Iklan

Tidak Ada Jual Beli Jabatan, Bupati Serang: Jika Ada yang Catut Nama Segera Lapor!

Inti berita

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan tidak ada jual beli jabatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. Ia bahkan meminta agar segera melaporkan jika ada yang mencatut nama untuk kenaikan jabatan.

Tidak Ada Jual Beli Jabatan, Bupati Serang: Jika Ada yang Catut Nama Segera Lapor!
Bupati Serang, Ratu Zakiyah saat melantik Pejabat Administrator di Aula Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Ciruas, Rabu (16/7/2026). Foto: dokumentasi

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan tidak ada jual beli jabatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. Ia bahkan meminta agar segera melaporkan jika ada yang mencatut nama untuk kenaikan jabatan.

”Tadi juga saya sampaikan, jika ada yang mendapatkan nilai ekonomis menggunakan nama bupati, menggunakan nama pak wakil bupati, atau bahkan misalnya menggunakan nama Pak Menteri (Menteri Desa PDT Yandri Susanto), untuk mendapatkan nilai ekonomis, maka tolong segera laporkan kepada kami. Kami akan tindak lanjuti itu,” tegasnya.

Penegasan itu disampaikan usai melantik 21 Pejabat Administrator dan dirangkaikan dengan Penyerahan Surat Keputusan Pemberian Tugas tambahan 20 orang sebagai Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Aula Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Ciruas pada Rabu (16/7/2026). 

Ia lantas menjelaskan, pihaknya sudah menyampaikan surat kepada instansi terkait bahwa setiap pelantikan, setiap rotasi jabatan atau promosi, tidak ada jual-beli jabatan. 

”Itu sudah kami sampaikan komitmen kami, melalui surat kepada pihak Kepolisian, Kejagung, KPK, dan yang lainnya,” tandasnya.

Ratu Zakiyah, sapaan akrabnya mengatakan, untuk pelantikan saat ini merupakan kali kedua. Dirinya berani memastikan jika pejabat yang dilantik saat ini sudah sesuai dengan kompetensinya.

”Insya Allah, karena ini sudah melalui berbagai pertimbangan, kami juga lihat kinerjanya, kami juga lihat rekam jejaknya. Maka, ada beberapa yang mungkin yang sebelumnya menjadi kapus, sekarang tidak lagi, karena memang kita sudah lihat ada hal-hal yang indisipliner yang sudah mereka lakukan,” jelasnya.

Sejalan dengan hal itu, pihaknya juga memastikan penerapan manajemen talenta dalam birokrasi pemerintahan masih terus berjalan. 

”Insya Allah besok akan ke BKN dalam rangka menindaklanjutinya, sehingga ke depan kami akan melakukan atau mengikuti yang sudah diprogramkan oleh BKN yaitu menjadi manajemen talenta,”tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa ASN merupakan abdi masyarakat dan pelayan masyarakat. Karena itulah dirinya memilih aula UPT Puskesmas Ciruas sebagai tempat pelantikan.

Bahkan, ia mengingatkan kepada para pejabat untuk tidak alergi terhadap situasi atau lingkungan di masyarakat. 

”Ini kita juga ingin memberikan contoh bahwa pejabat, menjadi seorang pejabat bukan hanya duduk di tempat atau duduk di singgasana saja, tetapi bagaimana pejabat juga bisa memberikan teladan bagi masyarakat yang ada di bawah,” pesannya.

Tak lupa Ratu Zakiyah menyampaikan selamat menjalankan tugas bagi yang sudah dilantik, baik atas nama pemerintah daerah.

”Cepat mengikuti, cepat beradaptasi dengan lingkungan atau organisasi setempat sehingga kemudian roda pemerintahan bisa berjalan lebih optimal, efisien dan akuntabel,” tuturnya.

Selain itu, ia meminta agar para kepala puskesmas yang dilantik dapat memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Sebab, saat ini masyarakat tidak ingin menunggu lama dalam proses semua pelayanan.

”Maka, segala sesuatu harus dilakukan dengan agresif, dengan cepat, dengan responsif. Khusus kepada Kepala Puskesmas yang tadi telah dilantik, jika ada hal-hal yang terjadi permasalahan di masyarakat harus segera diselesaikan dengan cepat,” pungkasnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang, Iskandar Nordat mengatakan untuk pejabat Eselon 3 Administratis sebanyak 21 orang yang dilantik saat ini salah satunya Camat Cikeusal, A. Manan.

”Untuk pejabat Eselon 4 atau Kasubag Tata Usaha Puskesmas 15 Orang, dan Kepala Puskesmas 21 orang,” ujarnya. (*)

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu