Sekolah Rakyat Pati Diserbu Peminat, Kuota SMP dan SMA Sudah Penuh

Inti berita

Lingkar.co – Minat masyarakat terhadap program Sekolah Rakyat di Kabupaten Pati terus meningkat. Bahkan, kuota penerimaan siswa baru untuk jenjang SMP dan SMA…

Sekolah Rakyat Pati Diserbu Peminat, Kuota SMP dan SMA Sudah Penuh
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat menghadiri peringatan satu tahun Sekolah Rakyat Kabupaten Pati melalui kegiatan Open House di Aula Sekolah Rakyat/Sentra Margo Laras Pati, Jumat (19/6/2026). Foto: Istimewa/Pemkab Pati
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co – Minat masyarakat terhadap program Sekolah Rakyat di Kabupaten Pati terus meningkat. Bahkan, kuota penerimaan siswa baru untuk jenjang SMP dan SMA pada tahun ajaran 2026 telah terpenuhi seluruhnya.

Hal itu diungkapkan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat menghadiri peringatan satu tahun Sekolah Rakyat Kabupaten Pati melalui kegiatan Open House di Aula Sekolah Rakyat/Sentra Margo Laras Pati, Jumat (19/6/2026).

Menurut Chandra, tingginya animo masyarakat menjadi bukti bahwa program pendidikan berasrama yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga desil 1 tersebut mendapat kepercayaan luas dari masyarakat.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Untuk tahun ini, jenjang SMP sudah penuh dengan 190 siswa dan SMA juga sudah terpenuhi 90 siswa. Yang masih tersedia saat ini adalah jenjang sekolah dasar dengan sekitar 30 siswa,” kata Chandra.

Ia menjelaskan, masih tersisanya kuota SD dipengaruhi pertimbangan sebagian orang tua yang belum sepenuhnya siap melepas anak usia dini mengikuti sistem pendidikan berasrama.

Meski demikian, Chandra optimistis minat masyarakat akan terus meningkat seiring semakin banyaknya informasi mengenai kualitas layanan dan fasilitas yang tersedia di Sekolah Rakyat.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa perkembangan Sekolah Rakyat Kabupaten Pati telah melampaui ekspektasi. Dari hasil peninjauan langsung, fasilitas pendidikan hingga kebutuhan dasar siswa dinilai telah terpenuhi dengan baik.

“Program ini sangat luar biasa. Kelas-kelasnya bersih, fasilitasnya lengkap, kamar mandinya juga bersih. Anak-anak mendapatkan tiga kali makan dan makanan ringan. Mereka benar-benar merasa seperti di rumah sendiri,” ujarnya.

Selain mendapatkan pendidikan formal, para siswa juga memperoleh pemenuhan gizi, pembinaan karakter, pendidikan agama, serta berbagai kegiatan pengembangan diri. Menurut Chandra, kualitas pembelajaran yang diterima siswa tidak kalah dengan sekolah umum lainnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Anak-anak ini sudah mampu berbahasa Inggris dan bahasa Arab. Pelajaran mereka juga tidak tertinggal dari sekolah-sekolah lain. Bahkan setelah kegiatan belajar formal, mereka masih mendapatkan pembelajaran agama dan aktivitas positif lainnya,” tuturnya.

Keberhasilan tersebut, lanjut Chandra, menunjukkan bahwa Sekolah Rakyat telah membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memiliki kesempatan yang sama dalam meraih masa depan yang lebih baik.

Seiring meningkatnya jumlah pendaftar, Pemerintah Kabupaten Pati juga terus mempersiapkan operasional Sekolah Rakyat di Kecamatan Tlogowungu. Progres pembangunan fasilitas baru itu disebut telah mencapai sekitar 85 persen dan akan segera ditinjau untuk memastikan kesiapan penggunaan.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Nanti hari Selasa kami akan berkunjung ke lokasi di Tlogowungu untuk memastikan kesiapan pembangunan dan menentukan waktu operasionalnya. Tempatnya akan lebih besar dibandingkan yang sekarang,” pungkasnya. (*)

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu