Iklan

Siswa SMP Meninggal saat Pelajaran PJOK, Ini Respon Dindikpora Rembang

Inti berita

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang akan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan…

Siswa SMP Meninggal saat Pelajaran PJOK, Ini Respon Dindikpora Rembang
Kepala Dindikpora Kabupaten Rembang, Achmad Solchan. Foto: Istimewa.

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang akan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) setelah seorang siswi SMP Negeri 2 Rembang meninggal dunia saat mengikuti kegiatan belajar.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (3/8/2026). Dindikpora menyatakan turut berduka atas kejadian tersebut dan memastikan akan mengambil langkah evaluasi untuk mencegah peristiwa serupa.

Kepala Dindikpora Kabupaten Rembang, Achmad Solchan, mengatakan pihaknya akan mengumpulkan guru-guru PJOK untuk mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran olahraga, terutama terkait aspek keselamatan peserta didik.

"Tentunya kita semua nggak ada yang menghendaki seperti ini, benar-benar musibah bagi kami, bagi keluarga besar pendidikan. Kami mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga siswa, semoga siswa husnul khotimah," ujarnya, Rabu (5/8/2026).

Menurut Solchan, hasil evaluasi akan menjadi dasar penyusunan langkah-langkah pencegahan agar kegiatan pembelajaran olahraga di sekolah dapat berlangsung lebih aman.

"Kami akan menggali berbagai kondisi dan permasalahan yang ada di lapangan, kemudian merumuskan langkah-langkah yang diperlukan. Harapannya, kejadian ini menjadi pelajaran bersama sehingga aspek keselamatan dalam pembelajaran dapat semakin diperkuat," katanya.

Dindikpora juga akan meminta keterangan dari pihak SMP Negeri 2 Rembang, termasuk guru PJOK yang mengajar saat kejadian, untuk mengetahui kronologi secara utuh.

"Pak guru belum kami mintai penjelasan, tetap akan kami mintai penjelasan kronologinya. Kami akan mengambil tindakan-tindakan preventif," pungkas Solchan.

Melalui evaluasi tersebut, Dindikpora berharap seluruh sekolah di Kabupaten Rembang semakin memperhatikan prosedur keselamatan dalam setiap kegiatan pembelajaran, khususnya yang melibatkan aktivitas fisik.

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu