Iklan

Tasyakuran Haji Pemkab Klaten; 1.110 Jemaah Kembali dengan Selamat, Tiga Orang Wafat di Tanah Suci

Inti berita

Lingkar.co - Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Klaten, Nurcholis Arif Budiman, menyampaikan, sebanyak 1.110 jemaah haji Kabupaten…

Tasyakuran Haji Pemkab Klaten; 1.110 Jemaah Kembali dengan Selamat, Tiga Orang Wafat di Tanah Suci
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyerahkan kartu Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) secara simbolis kepada tiga perwakilan jamaah haji. Foto: dokumentasi

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Klaten, Nurcholis Arif Budiman, menyampaikan, sebanyak 1.110 jemaah haji Kabupaten Klaten yang tergabung dalam enam kelompok terbang (kloter), telah kembali ke tanah air secara bertahap dengan selamat.

Namun, tiga jemaah haji wafat di Tanah Suci, terdiri atas dua jamaah dari Kloter 60 dan satu jamaah dari Kloter 61.

“Satu jemaah dari Kloter 20 telah kembali pada 10 Juni 2026. Sebanyak 80 jemaah dari Kloter 59 pada 21 Juni 2026, kemudian 1.022 jemaah dari Kloter 60, 61, dan 62 pada 22 Juni 2026, serta tujuh jemaah dari Kloter 81 pada 30 Juni 2026,” paparnya, Kamis (9/7/2026).

Ia menyampaikan hal itu dalam tasyakuran kepulangan jemaah haji 1448 H yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten di Grha Bung Karno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut menjadi wujud rasa syukur atas kepulangan jamaah haji sekaligus ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, ulama, dan para jamaah haji Kabupaten Klaten.

Sementara itu, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyambut dengan suka cita kepulangan seluruh jemaah haji yang telah menunaikan ibadah di Tanah Suci selama kurang lebih 40 hari dan kembali dalam keadaan sehat.

Menurut Hamenang, para jemaah haji memiliki peran penting dalam menularkan pengalaman spiritual, dan memberikan teladan kepada masyarakat, agar keimanan semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Selamat kembali berkumpul bersama keluarga. Semoga perjalanan spiritual yang telah panjenengan jalani, dapat ditularkan kepada keluarga dan masyarakat, sehingga semakin memperkuat iman masyarakat Kabupaten Klaten. Karena di era sekarang ini, pertahanan kita yang paling kokoh tidak lain adalah iman dan takwa,” tuturnya.

Kegiatan tasyakuran ditutup dengan penyerahan kartu Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) secara simbolis kepada tiga perwakilan jamaah haji, dilanjutkan doa bersama dan tausiah. (*)

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu