Warga Jakarta Meninggal Usai Divaksin Covid-19 AstraZeneca

Kegiatan vaksinasi di Pasar Muara Karang, Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat (7/5/2021) menggunakan vaksin Astra Zeneca.(ANTARA/LINGKAR)
Kegiatan vaksinasi di Pasar Muara Karang, Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat (7/5/2021) menggunakan vaksin Astra Zeneca.(ANTARA/LINGKAR)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90



JAKARTA, Lingkar.co - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melapor kepada Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono. Itu terkait seorang warga di Jakarta Timur, Trio Fauqi Virdaus yang meninggal dunia usai vaksinasi COVID-19, AstraZeneca.

"Kami menyampaikan kejadian itu kepada Pak Wamenkes agar menjadi perhatian serius," kata Anies di Jakarta, Senin.

Anies menyatakan pemerintah hrus menyikapi kejadian itu dengan serius. Karena berkaitan dengan kepercayaan masyarakat terhadap vaksin COVID-19.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Anies menuturkan sejumlah negara di Eropa membatasi usia warga yang ikut vaksinasi AstraZeneca, yakni batasan umur 40 tahun hingga 60 tahun.

Sebelumnya, seorang warga Viki mengisahkan adiknya, Trio Fauqi Vidaus meninggal dunia pada Kamis (6/5) atau sehari setelah mendapatkan vaksin AstraZeneca.

Pada Rabu sore usai menjalani vaksinasi, mendiang Trio menceritakan kepada orangtuanya bahwa ia habis divaksin dan merasakan badannya tidak enak.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Malam harinya, Trio merasakan demam tinggi, hingga sakit di bagian kepala. Keesokan harinya, demam yang dirasakan Trio semakin tinggi. Bahkan, menurut Viki, sang adik sempat berteriak karena tak kuat menahan sakit kepalanya.

Saat ini pihak fasilitas kesehatan dan Satgas COVID-19 tengah menyelidiki kejadian ini terkait vaksin atau ada faktor lainnya.(ara/lut)

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu