Arsip Tag: Achmad Baidowi

Akademisi Usulkan PT Pemilu 2029 Diturunkan Jadi 2,5 Persen

Lingkar.co – Kalangan akademisi Ilmu Pemerintahan mengusulkan penurunan ambang batas parlemen Parliamentary Threshold (PT) menjadi 2,5 persen pada Pemilu 2029. Usulan ini dipandang sebagai langkah moderat sekaligus respons atas Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 116/PUU-XXI/2023 yang menyatakan ketentuan PT 4 persen dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2017 tentang Pemilu bertentangan dengan konstitusi.

Ketua Bidang Organisasi Ikatan Alumni Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN (IKADIP), Achmad Baidowi, menegaskan bahwa putusan MK tersebut bersifat mengikat dan secara eksplisit menginstruksikan pemerintah bersama DPR untuk segera melakukan revisi UU Pemilu. Dengan demikian, ketentuan ambang batas 4 persen tidak lagi relevan diterapkan pada Pemilu 2029.

“Putusan MK menegaskan pentingnya keseimbangan antara prinsip proporsionalitas dan penyederhanaan partai. Artinya, sistem pemilu harus tetap mengakomodasi keragaman politik, namun dengan pembatasan yang rasional agar tidak semua partai masuk parlemen,” ujar Achmad Baidowi, Senin (2/2/2026).

Ia menyinggung data Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada Pemilu 2024 yang mencatat sekitar 17,3 juta suara pemilih atau setara 11,4 persen dinyatakan tidak terkonversi menjadi kursi DPR karena partai politiknya gagal melampaui PT. Angka tersebut, menurutnya, sangat signifikan dan bahkan sebanding dengan perolehan suara partai-partai besar.

“Angka suara terbuang ini menunjukkan bahwa PT 4 persen terlalu tinggi dan justru menggerus prinsip keterwakilan rakyat dalam sistem demokrasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Achmad menilai bahwa ambang batas 4 persen juga belum terbukti efektif dalam mendorong penyederhanaan partai politik. Hal itu terlihat dari Effective Number of Parliamentary Parties (ENPP) yang masih berada di angka 6,2, dengan delapan partai politik tetap berhasil menembus parlemen.

“Artinya, PT 4 persen tidak menghasilkan penyederhanaan ekstrem. Konsentrasi kekuatan politik tetap berada pada sekitar enam partai, sementara jumlah partai di parlemen masih relatif banyak,” kata Achmad Baidowi, yang juga Pengajar Program Studi Hukum Tata Negara di Institut Darul Ulum Banyuanyar.

Ia berpandangan, angka 2,5 persen merupakan titik tengah yang paling rasional. Ambang batas tersebut dapat berfungsi sebagai penyaring agar hanya partai dengan dukungan signifikan yang masuk parlemen, tanpa menegasikan suara pemilih.

“Dengan PT 2,5 persen, aspek proporsionalitas dan penyederhanaan partai sebagaimana ditekankan MK dapat tercapai secara seimbang. Keragaman politik tetap terwakili, namun parlemen juga tidak terfragmentasi secara berlebihan,” pungkasnya. (*)

Achmad Baidowi: RUU Batal, Pilkada Gunakan Putusan MK

Lingkar.co – Rapat Paripurna DPR RI dengan agenda pengesahan RUU Pilkada pada Kamis (22/8/2024) batal digelar, sehingga tidak bisa menjadi UU.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Baleg DPR RI/Fraksi PPP Achmad Baidowi dalam keterangan resminya yang diterima Lingkar.co pada Kamis (22/8/2024) malam.

“Maka yang berlaku hari ini adalah putusan MK. KPU melanjutkan tahapan pilkada menggunakan putusan MK tersebut,” kata Gus Awiek, sapaan akrabnya.

Dia pun berharap pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dapat berjalan dengan lancar.

“Pengalaman pilkada serentak yang pertama kali digelar di Indonesia ini harus berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.

Sebelumnya telah diberitakan bahwa Rapat Paripurna dengan agenda pengesahan RUU Pilkada ditunda karena jumlah peserta rapat tidak memenuhi kuorum.

“Oleh karena itu, kita akan menjadwalkan kembali rapat Bamus (Badan Musyawarah) untuk rapat paripurna karena kuorum tidak terpenuhi,” kata Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Ruang Paripurna Gedung MPR/DPR/DPD, dikutip dari Antara, Kamis (22/8/2024).

Dasco mengatakan bahwa rapat paripurna itu hanya dihadiri 176 orang anggota DPR, yang terdiri atas 89 orang hadir secara fisik dan 87 orang izin tidak menghadiri secara langsung.

Jumlah tersebut tidak memenuhi persyaratan kuorum karena kurang dari 50 persen plus 1 total jumlah anggota DPR RI sebanyak 575 anggota. Selain itu, kuorum juga tidak terpenuhi karena tidak dihadiri perwakilan dari seluruh fraksi partai.

Setelah memaparkan kondisi tersebut, Dasco pun mengetok palu sidang tanda batalnya rapat paripurna tersebut. Setelah itu, para anggota DPR RI yang sudah berada di ruang rapat paripurna itu meninggalkan lokasi.

Sebelumnya, Rabu (21/8/2024), Badan Legislasi DPR RI dan pemerintah menyetujui untuk melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 atau RUU Pilkada pada rapat paripurna DPR terdekat guna disahkan menjadi undang-undang.

Persetujuan yang disepakati dalam Rapat Panitia Kerja (Panja) RUU Pilkada Badan Legislasi DPR RI itu, rencananya akan dibawa ke rapat paripurna pada Kamis.

Terdapat dua materi krusial RUU Pilkada yang disepakati dalam Rapat Panja RUU Pilkada hari ini. Pertama, penyesuaian Pasal 7 UU Pilkada terkait syarat usia pencalonan sesuai dengan putusan Mahkamah Agung.

Pasal 7 ayat (2) huruf e, disepakati berusia paling rendah 30 tahun untuk calon gubernur dan calon wakil gubernur, serta 25 tahun untuk calon bupati dan calon wakil bupati serta calon wali kota dan calon wakil wali kota terhitung sejak pelantikan pasangan terpilih.

Kedua, perubahan Pasal 40 dengan mengakomodasi sebagian putusan Mahkamah Konstitusi yang mengubah ketentuan ambang batas pencalonan pilkada dengan memberlakukannya hanya bagi partai nonparlemen atau tidak memiliki kursi di DPRD. (*)

Penulis: Miftahus Salam

PPP Tolak Wacana Presiden Kembali Dipilih MPR

Lingkar.co – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi, menyatakan partainya menolak rencana amandemen konstitusi yang kini sedang ramai dibicarakan usai pertemuan MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) dengan mantan Ketua MPR Amien Rais.

Pihaknya menyatakan keberatan atas salah satu gagasan dalam wacana amandemen tersebut, yakni pemilihan presiden melalui MPR.

“Saya bersama fraksi PPP tentu menolak keras kalau kembali ke konstitusi yang lama dimana presiden dipilih oleh MPR,” katanya, Minggu (9/6/2024).

Anggota Komisi VI DPR RI yang sering disapa Awiek tersebut menegaskan bahwa pemilihan presiden yang dilakukan secara tidak langsung justru akan menggerus nilai-nilai demokrasi yang telah dicapai melalui reformasi.

“Iklim demokrasi yang sudah dibukan justru jangan diputar kembali,” imbuhnya.

Dia menyebut, gagasan amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) itu akan mengembalikan sistem parlementer di mana presiden dipilih secara tidak langsung, yakni melalui parlemen, bukan oleh rakyat.

Dia mengkhawartirkan kondisi ini akan memicu pemerintahan yang otoriter.

lebih lanjut, Awiek juga mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada komunikasi antara Bamsoet dengan PPP untuk membicarakan amandemen UUD.

Namun, ia menyebut bahwa Bamsoet pernah mengunjuki PPP untuk membahas soal Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) pada tahun 2023.

Sedangkan menurut Bamsoet, Amien Rais terbuka dengan ide amandemen konstitusi.

“Walaupun beliau telah meletakan perubahan atas UUD, mulai dari amandemen pertama sampai keempat, beliau tidak keberatan untuk UUD ini disempurnakan kembali,” katanya setelah pertemuan dengan Amien Rais.

Pertemuan Amien Rais dengan Bamsoet sebelumnya bertempatan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Rabu (5/6/2024), dengan pembahasan peluang amandemen UUD 1945, khususnya untuk mengubah tata cara pemilihan presiden dan wakil presiden.

Gugatan PPP Berguguran di MK, Awiek: Alat Bukti Tak Dipertimbangkan

Lingkar.co – Sejumlah gugatan PPP terkait hasil Pemilu 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) ‘berguguran’ atau tidak lanjut ke tahap pembuktian. PPP menyayangkan putusan MK karena menilai alat bukti yang diajukan mereka tidak dipertimbangkan.

Menurut Ketua DPP PPP Achmad Baidowi (Awiek) menyatakan pihaknya tetap menghormati keputusan MK. Namun menyayangkan karena tak dilanjutkan hingga pembuktian, meskipun PPP telah menyiapkan alat buktinya.

“Tentu kami menghormati putusan MK karena bersifat final dan mengikat. Meskipun sebenarnya kami menyayangkan karena perkara PPP tidak dilanjutkan ke pembuktian,” kata Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi atau Awiek, kepada wartawan, Rabu (22/5/2024).

Alat bukti sudah ditambahkan oleh PPP pada persidangan dan disahkan oleh majelis hakim MK.
Namun, alat bukti itu, menurut PPP, tidak dipertimbangkan MK, sehingga upaya gugatan PPP kandas.

“Padahal pada persidangan awal sudah kami tambahkan alat-alat bukti untuk PPP dan majelis hakim mengesahkan alat-alat bukti tersebut. Hanya saja bukti-bukti itu tidak berarti ketika hakim MK hanya berpatokan pada permohonan. Sementara tambahan alat bukti yang disahkan sendiri oleh majelis tidak dijadikan sebagai pertimbangan,” ujar Awiek.

Bergugurannya gugatan PPP ini membuat potensi PPP lolos ke DPR atau Senayan dengan ambang batas 4% juga tertutup. PPP menyiapkan langkah selanjut agar peluang tembus ke Senayan terbuka.

“Kami akan konsolidasikan dahulu dengan tim hukum langkah apa saja yang akan diambil,” imbuhnya.

Dari 24 perkara yang diajukan PPP, diketahui kurang lebih ada sekitar 10 perkara yang telah diputuskan tidak diterima oleh MK. Sidang putusan dismissal digelar di gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (21/5), membacakan 155 perkara dan 52 perkara lainnya akan dibacakan pada Rabu (22/5).

Dari 100 perkara yang telah dibacakan putusan dismissal, kurang lebih 10 perkara di antaranya merupakan gugatan PPP. Dalam putusannya, MK banyak tidak menerima gugatan PPP.

Berikut perkara-perkara PPP yang tidak diterima MK:

  1. Nomor 100-01-17-12/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 dapil Jabar
  2. Nomor 139-01-17-29/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 dapil Gorontalo
  3. Nomor 44-01-13-13/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 dapil Jateng
  4. Nomor 252-01-17-31/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 dapil Maluku
  5. Nomor 174-01-17-36/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 dapil Papua Tengah
  6. Nomor 216-01-17-23/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 dapil Kaltim
  7. Nomor 168-01-17-01/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 dapil Aceh
  8. Nomor 209-01-17-08/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 dapil Lampung
  9. Nomor 46-01-17-16/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 dapil Banten
  10. Nomor 119-01-17-03/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 dapil Sumbar

KPU lantas menanggapi banyaknya gugatan PPP yang berguguran di sidang PHPU Pileg 2024. KPU pun menilai gugatan PPP tidak akan lanjut ke tahap pembuktian.

“Ya kalau kita perhatikan saya tidak hafal nomor perkaranya tetapi diantaranya yang paling menonjol di Jawa Barat tadi itu ada 19 kabupaten/kota di Jawa Barat dan oleh Mahkamah dinyatakan tidak memenuhi seingat saya tadi ya, tidak bisa lanjut ke pemeriksaan pembuktian,” kata Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari di gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (21/5).

“Itu artinya apa, perkara PPP untuk DPR RI sengketa hasil pemilu DPR RI di beberapa perkara berhenti sampai di sini tidak dilanjutkan kepada pemeriksaan pembuktian,” sambungnya.

Penulis: Kharen Puja Risma

Editor: Muhammad Nurseha

Berdasarkan Hasil Quick Count PPP Lolos PT, Achmad Baidowi: Kami akan Kawal Terus

Lingkar.co – Wakil Ketua Bappilu DPP PPP Achmad Baidowi (Awiek) mengklaim berdasar dari hasil quick count, PPP lolos parliamentary thershold (PT).

PPP melihat hasil quick count berbagai lembaga survei yang hasilnya tidak jauh berbeda dengan selisih rata-rata 0,4 persen. Dengan margin of error 1 persen, dapat diprediksi PPP hampir pasti lolos ke Senayan.

“Kami akan kawal terus perolehan suara PPP ini sampai dengan rekapitulasi nasional di KPU,” kata Achmad Baidowi kepada Lingkar.co pada Kamis (15/2/2024).

Pasca pemungutan suara pemilu pada Rabu (14/2/2024), banyak partai politik memantau hasil perhitungan suara melalui lembaga survey.

Data dari Charta Politika pada Kamis menunjukkan sebanyak sembilan partai politik lolos ke senayan.

Berikut data hitung cepat Charta Politika hingga Kamis (15/9/2024) pukul 10.23 WIB.

  1. PKB: 10,58 persen
  2. Partai Gerindra: 13,61 persen
  3. PDI Perjuangan: 15,8 persen
  4. Partai Golkar: 13,64 persen
  5. Partai Nasdem: 8,81 persen
  6. Partai Buruh: 0,67 persen
  7. Partai Gelora: 0,97 persen
  8. PKS: 9,92 persen
  9. PKN: 0,37 persen
  10. Partai Hanura: 0,83 persen
  11. Partai Garuda: 0,43 persen
  12. PAN: 7,14 persen
  13. PBB: 0,53 persen
  14. Partai Demokrat: 7,68 persen
  15. PSI: 2,96 persen
  16. Partai Perindo: 1,5 persen
  17. PPP: 4,3 persen
  18. Partai Ummat: 0,55 persen

Sementara itu, mengutip dari instagram narasinewsroom, Ketua Bappilu PPP, Sandiaga Uno mengungkapkan kesiapannya untuk move on.

“PPP ini kan posisinya unik sekali, kita ini “Partai Pendukung Pemerintah” PPP. Kita ada di pemerintahan 2 periode dengan pak Jokowi. Kami siap untuk bekerja sama dan move on kepada siapapun presiden terpilih,” ungkap Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno juga mengungkapkan pesan tersebut telah ia teruskan terhadap seluruh jajaran di DPP PPP dan Plt Ketua Umum, Muhammad Mardiono.

“Pesan ini sudah saya isyaratkan kepada seluruh jajaran di DPP PPP dan juga Ketum,” kata Sandi.

Penulis: Muhammad Nurseha
Editor: Muhammad Nurseha

Achmad Baidowi Mandatkan 115 Caleg Utusan GMPI Jateng untuk Raih Suara Pemilih Pemula

Lingkar.co – Ketua Umum Pimpinan Pusat Generasi Pembangunan Indonesia (PP GMPI) Achmad Baidowi (Awiek) memberi mandat kepada 115 calon legislatif (caleg) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari GMPI tetap pertahankan tradisi politik partai.

Hal tersebut Awiek sampaikan di acara Pelatihan Kader Menengah (PKM) PW GMPI Jateng di Magelang, Sabtu (13/1/2024).

“Dari hasil survey kemarin pemilih PPP 40 persen berasal dari usia 35 hingga 60 tahun, ini harus dipertahankan. Nah hari ini 60 persen dari DPT itu dibawah usia 40tahun. Ini kemudian saya mandatkan kepada 115 caleg GMPI Jateng untuk dapat meraih suara pemilih pemula,” ungkap Achmad Baidowi saat membuka acara PKM di Hotel Safira.

Awiek juga berpesan kepada kader-kader GMPI Jateng untuk tetap mempertahankan tradisi politik PPP.

“Dari data tadi, meskipun pemilih pemudanya banyak, kalian harus tetap mempertahankan tradisi politik PPP. Kenapa? Karena PPP sampai hari ini masih memiliki pemilih tetap dan turun temurun di masyarakat,” ungkapnya.

Buktinya, lanjut Awiek, ketika masyarakat ditanya tentang PPP hanya segelintir yang tak mengenali.

“Hasil dari survey tersebut banyak masyarakat mengenali PPP dengan partai hijau dengan 48persen kemudian partainya politik 30persen dan 12persen lainnya menjawab Sandiaga Uno,” beber Awiek.

Achmad Baidowi pun yakin dengan hasil survey tersebut partainya akan tetap lolos di parliamentary threshold (PT).

“Dengan demikian, saya yakin PPP akan tetap lolos PT di Februari nanti. Untuk itu kalian (115 caleg GMPI Jateng, red) harus tetap turut mensukseskan caleg DPR RI di dapil masing-masing. Kalau di dapil Magelang ini ada Mbah Muslih (K.H Muslih Z.A, red) dan Gus Aziz (Abdol Aziz, red),” kata Anggota DPR RI Dapil Madura tersebut.

Terpisah, ketua PW GMPI Jateng, Nurul Furqon mengungkapkan kesiapannya mengawal caleg-caleg dari GMPI Jateng untuk PPP.

“Sesuai instruksi Ketum (Achmad Baidowi, red) tadi, kita siap melaksanakan, dan mengawal instruksi tersebut agar caleg-caleg GMPI melaksanakan,” ungkapnya kepada wartawan di Lokasi acara.

Dalam acara PKM PW GMPI tersebut hadir 115 caleg GMPI Jateng, pengurus PW GMPI Jateng, Sekjen PP GMPI Rizkyansyah Wathan beserta pengurus PP GMPI. (*)

Penulis: Muhammad Nurseha

Editor: Muhammad Nurseha

Tanpa NasDem, Enam Parpol Diundang Jokowi, PPP: Berpotensi Wujudkan Koalisi Besar

Lingkar.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang enam ketua umum partai politik (parpol) pendukung pemerintah, kecuali NasDem, malam ini, Selasa (2/5/2023).

Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Muhammad Romahurmuziy atau Gus Rommy, membenarkan Presiden Jokowi, hanya mengundang enam ketum parpol pendukung pemerintah ke Istana Merdeka.

“Halalbihalal di tengah masih di bulan Syawal,” ucap Gus Rommy, kepada Lingkar.co, Selasa (2/5/2023) sore.

“Pertemuan nanti malam yang rencananya dihadiri seluruh ketum parpol pendukung pemerintah minus Nasdem,” ucap Gus Rommy.

Selain itu, kata dia, pertemuan enam ketum parpol pendukung pemerintah bersama Presiden Jokowi, berpotensi mewujudkan koalisi besar.

“Berpotensi mewujudkan koalisi besar dengan formasi Ganjar-Prabowo sebagai capres-cawapres,” ucap Gus Rommy.

Namun, ia menilai, hal itu bertolak dari realita bahwa Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto merupakan dua figur teratas dalam pelbagai survei.

“Tentu hal ini bertolak dari kenyataan bahwa dua figur tersebut teratas di berbagai polling,” ucap Gus Rommy.

“Dan partai pemenang Pemilu 2019 lebih tepat sebagai pengaju capres. Sementara parpol pemenang selanjutnya sebagai pengaju cawapres,” lanjutnya.

Kendati demikian, Gus Rommy, menyerahkan keputusan tersebut kepada Ketum Gerindra, Prabowo Subianto, apakah mau menjadi cawapres.

“Tentu hal ini terpulang ke Prabowo, apakah bersedia menjadi Cawapres di tengah amanat partainya utk menjadi Capres,” sebut Gus Rommy.

‘Distribution of Power’

Dia menambahkan, jika koalisi besar tidak terwujud, maka pertemuan nanti malam menjadi finalisasi ‘distribution of power’ enam parpol pendukung pemerintah.

“Jika koalisi besar minus Nasdem tak terwujud, maka pertemuan nanti malam bisa jadi akan memfinalisasi distribution of power dari 6 parpol pendukung pemerintah,” jelasnya.

“Dimana PDIP-PPP telah menentukan sikap finalnya, sementara yang empat parpol yakni Golkar, Gerindra, PKB dan PAN, belum menentukan sikap finalnya,” lanjutnya.

Menurutnya, pendistribusian kekuatan enam parpol pentng dilakukan untuk memastikan kesinambungan pembangunan saat ini.

“Pendistribusian ini penting utk memastikan kesinambungan pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintahan saat ini,” tegas Gus Rommy.

“Khususnya mega-mega proyek infrastruktur seperti IKN, jalan tol, bendungan, bandara, dan lain-lain,” sambungnya.

Hal tersebut, kata dia, tentu sejalan dengan keinginan dan harapan Presiden Jokowi, yang selalu disampaikan dalam berbagai kesempatan.

“Ini sejalan dengan harapan Pak Jokowi di beberapa kesempatan terbatas yang mengatakan, bahwa Presiden 2024 diharapkan tetap diusung dan dimotori oleh anggota Parpol pendukung pemerintahan saat ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek, membenarkan adanya udangan dari Presiden Jokowi.

“Infonya begitu,” ucap Awiek, saat dikonfirmasi Lingkar.co, Selasa (2/5/2023) siang.

Dia mengatakan, Presiden Jokowi mengundang enam ketua umum parpol pendukung pemerintah pada pukul 19.00 WIB, malam ini.

“Infonya ada 6 ketum parpol yang mendapatkan undangan (Presiden Jokowi) pukul 19.00 WIB,” ucapnya.
Lalu, Awiek memastikan bahwa Plt Ketum PPP, Muhammad Mardiono, dipastikan menghadiri undangan tersebut.

“Pak Mardiono, hadir,” ucap Awiek.

Diketahui, saat ini ada 7 parpol pendukung pemerintah, yakni PDIP, Gerindra, Golkar, PAN, PKB, PPP, dan NasDem.

“Nah, kalau 6 parpol yang mendapatkan undangan, berarti ada satu parpol koalisi pemerintahan yang tidak mendapat undangan,” pungkas Awiek.*

Penulis: M. Rain Daling
Editor: M. Rain Daling

Jelang lebaran, GMPI Bangkalan Bagikan Paket Sembako ke Warga

Lingkar.co – Jelang Hari Raya idul Fitri 1444 H, Pimpinan Cabang (PC) Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Kabupaten Bangkalan, melakukan pembagian sembako kepada warga yang membutuhkan.

Ketua PC GMPI Kabupaten Bangkalan, Kosim Rahman menyampaikan, pembagian paket sembako ini untuk membantu fakir miskin, anak yatim, dan janda yang ada di Kabupaten Bangkalan.

“Jumlah yang dibagikan sekitar 100 paket sembako dari PC GMPI. Paket Sembako tersebut berisi beras 3 kg, gula, dan uang tunai,” ujarnya kepada media, Kamis (20/4/2023).

Kosim mengatakan, paket sembako itu merupakan bantuan langsung dari Anggota DPR RI Fraksi PPP Achmad Baidowi dapil Madura yang setiap tahun pasti dilakukan pada momen menjelang lebaran Idul Fitri.

Foto: dokumentasi GMPI Bangkalan

Kosim berharap, bantuan sembako yang diberikan ini dapat membantu kebutuhan bagi masyarakat terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Salah satu penerima bantuan paket sembako, Romlah (32), mengucapkan terima kasih kepada Achmad Baidowi yang peduli terhadap warga Bangkalan.

Dia mendoakan, Achmad Baidowi sukses dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota DPR RI mewakili Sumbar. Menurutnya, Awiek (sapaan akrab Achmad baidowi) sangat banyak membantu untuk masyarakat Madura.

“Terima kasih pak Achmad Baidowi, sembako sudah kami terima. Kami sangat berterima kasih dan terbantu jelang menghadapi Lebaran Idul Fitri tahun ini,” kata Romlah.

Penulis : Kharen Puja Risma

Editor : Kharen Puja Risma

Dianggap Risiko Terlalu Besar, PPP Tolak APBN Jadi Jaminan KCJB

Lingkar.co – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi, meminta agar pemerintah bersikap tegas terhadap China atas permintaannya untuk menjadikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia sebagai jaminan pinjaman hutang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Menurut Awiek, sapaan akrabnya, negosiasi penambahan utang proyek KCJB sebesar Rp8,3 triliun dengan China perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

Selain itu, pihak konsorsium KCJB juga meminta konsensi proyek diperpanjang hingga 80 tahun.

“Kami menilai kenaikan biaya konstruksi atau cost overrun terjadi akibat perencanaan proyek yang kurang matang. Sehingga selama proyek dijalankan terdapat kenaikan biaya bunga, biaya tenaga kerja, hingga biaya pembebasan lahan.” katanya.

“Kondisi tersebut seharusnya sudah tercermin pada saat uji kelayakan proyek dilakukan. Kesalahan dalam perencanaan tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak BUMN dan pemerintah Indonesia,” imbuhnya, Minggu (16/4/2023).

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia saat ini tengah putar otak akibat membengkaknya biaya proyek KCJB sebesar US$ 1,2 miliar.

Ditambah, China juga mematok bungan utang sebesar 3,4% yang artinya jauh lebih tinggi dari harapan pemerintah, yakni 2%.

Padahal, menurutnya, penggunaan jaminan APBN dan perpanjangan konsensi memiliki beberapa resiko yang cukup besar terhadap keuangan negara.

Dia juga menegaskan, jika proyek KCJB secara finansial memiliki masa pengembalian investasi yang cukup panjang dan dipastikan dapat memberikan resiko yang sangat besar bagi APBN.

“Ya kan jelas, proyek ini akan memberikan beban jangka panjang bagi APBN. Tentu bukan masa konstruksi yang menimbulkan beban, namun saat kereta resmi beroperasi beban operator bisa ikut menjadi tanggungan APBN,” katanya.

“Apalagi pemerintah konsesi 80 tahun, yang berarti utang akan jadi tanggungan APBN jangka panjang,” imbuhnya.

Awiek meminta kepada pemerintah untuk waspada terhadap skenario dept trap atau jebakan utang dimana proyek yang membebani BUMN dan anggaran negara sengaja diciptakan dengan skenario tertentu.

“Kami meminta agar Pemerintah waspada terhadap skenario debt trap dimana proyek yang membebani BUMN dan anggaran Negara sengaja diciptakan dengan skenario tertentu oleh pihak kreditur sehingga pengelolaan aset strategis nasional pindah ke tangan asing,” katanya.

“Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung awalnya adalah business to business sehingga permasalahan pembengkakan biaya selama proyek berjalan dapat diselesaikan dengan mekanisme bisnis, bukan melibatkan APBN yang notabene hasil pungutan pajak dari warga Indonesia,” pungkasnya.

Penulis : Kharen Puja Risma
Editor : Kharen Puja Risma

Komentar Achmad Baidowi soal Pertemuan Hasto – Romahurmuziy: PPP dengan PDIP itu CLBK

Lingkar.co – Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi atau Awiek, menanggapi pertemuan Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Muhammad Romahurmuziy, dengan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.

“Pertemuan sahabat lama, saya kira hal yang biasa saja,” ucap Awiek, kepada Lingkar.co, Selasa (7/2/2023) malam.

Dia mengatakan, pertemuan kedua sahabat lama itu atas inisiatif Gus Romy-sapaan akrab Muhammad Romahurmuziy.

“Ya sesama anak bangsa bertemu ya biasa saja, bagus-bagus saja,” ucap Juru Bicara (Jubir) PPP itu.

“Apalagi PPP dengan PDIP kantornya bersebelahan dan bertetangga,” sambungnya.

Lebih lanjut, Awiek, mengatakan hal yang wajar jika pembicaraan kedua elit parpol tersebut, merembet ke arah politik.

“Ya namanya speak-speak politik kan bisa saja, tetapi itu kan bukan pengambilan keputusan,” ucap Awiek.

Wakil Ketua Badan Legislatif (Baleg) DPR RI, tersebut, mengatakan bahwa PPP dan PDIP sering bekerjasama dalam pemilu.

“Sudah saya katakan beberpa waktu lalu, PPP dengan PDIP itu CLBK (cinta lama bersemi kembali)” tuturnya.

Ia pun menjelaskan, pertemuan Gus Romy dengan Hasto, sebuah nostalgia masa lalu saat PPP dan PDIP menduetkan Megawati dengan Hamzah Haz.

Kala itu, Megawati Soekarnoputri, menjabat sebagai Presiden pada 2001-2004, menggantikan Abdurrahman Wahid.

Hamzah Haz, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Umum PPP, jadi Wakil Presiden mendampingi Megawati.

“Kan dulu ada Mega-Hamzah, dan kita dua kali pada periode ini menjadi bagian koalisi bersama PDIP,” ucap Awiek.

“Jadi kerjasama PPP dengan PDIP itu hal yang biasa,” pungkasnya.

Pertemuan Gus Romy dengan Hasto

Sebagaimana diketahui, Gus Romy, bertemu dengan Sekjen PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, pada Rabu (1/3/2023).

Pertemuan tersebut, terlihat dari foto unggahan Gus Romy dalam akun Instagram pribadinya.

“PPP dan PDIP adalah partai yang sama-sama sudah genap berusia setengah abad,” tulis Gus Romy.

Ia pun menyebut, jika PPP dan PDIP telah melalui 10 pemilu dengan suka dan duka.

“10 pemilu sudah sama kita lalui dengan suka dan duka, baik dalam tekanan penguasa maupun kebebasan demokrasi,” tulis Gus Romy.

“Berbincang santai dengan Sekjen PDIP mas Hasto di kantornya, yang hanya bersebelahan tembok dengan kantor DPP PPP,” tulisnya lagi.*

Penulis: M. Rain Daling
Editor: M. Rain Daling