Arsip Tag: Kapolda Jateng

Kaesang Klaim Peluang Menang di Pilgub Jateng

Lingkar.co – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep mengklaim jika dirinya lebih berpeluang untuk menang dalam Pilkada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah daripada DKI Jakarta.

“Kita lihat sekarang survei saya di DKI ini kan kecil, mungkin yang kemarin Litbang Kompas saya masih di angka satu persen. Alhamdulillah di Jateng dengan tidak ada foto, tidak ada baliho, tidak ada billboard, Allhamduillah saya nomor satu,” ujarnya.

Meski telah mendapatkan bahan acuan, namun dirinya masih belum mau menyebut bakal maju di Pilgub Jateng atau DKI Jakarta. “Untuk yang mana tunggu nanti ya di Bulan Agustus saat pendaftaran,” ujarnya melanjukan.

Kendati demikian dirinya mengaku, tingginya hasil survei di Jawa Tengah bisa menjadi acuan bila hendak maju menjadi calon Gubenur Jawa Tengah. “Peluang menang Allhamdulillah sangat besar di Jawa Tengah,” ucapnya.

Putra Presiden Joko Widodo ini memberikan pernyataan politiknya tersebut bersama pengurus PSI saat menghadiri peresmian Kantor DPD PSI Kota Semarang di Ruko Jagalan No 32 E, Kota Semarang, Sabtu (20/7/2024).

Terkait isu dirinya akan didampingi Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi, Kaesang justru menyebut bila Kapolda Jateng itu layak menjadi seorang gubernur. Namun demikian ia meminta semua pihak menunggu terkait kontestasi Pilkada Jateng.

“Ya saya kira kita lihat balik lagi Jateng ini provinsi yang besar dan Pak Luthfi sebagai kapolda yang beliau lakukan sudah banyak khususnya di Jateng. Jadi saya rasa beliau pantas jadi gubernur di Jateng untuk periode selanjutnya. Tapi balik lagi untuk masalah Luthfi-Kaesang ataupun Kaesang-Luthfi kita lihat nanti ya,” imbuhnya.

Sementara Ketua DPD PSI Kota Semarang, Bangkit Mahantiyo menegaskan, kehadiran Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep salah satunya meresmikan kantor DPD PSI Kota Semarang yang baru. Tak hanya meresmikan kantor, Kaesang Pangarep juga melantik pengurus DPD PSI Kota Semarang periode 2024-2029.

“Selain itu juga menyerahkan beberapa rekomendasi untuk calon dari PSI yang akan maju di beberapa wilayah di Jawa Tengah. Kami berterima kasih, Ketua Umum kami hadir langsung untuk meresmikan kantor kami yang baru,” paparnya. (*)

Penulis: Bojes
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Ratusan Kades di Pati Dukung Kapolda Jateng Jadi Gubernur, Bawaslu: Terancam Dicopot

Lingkar.co – Beredar video ratusan kepala desa (kades) di Kabupaten Pati mendeklarasikan dukungan kepada Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol. Ahmad Luthfi untuk menjadi Gubernur Jawa Tengah Periode 2024-2029.

Menanggapi hal itu, Bawaslu Jawa Tengah menyampaikan bahwa sebetulnya dalam acara tersebut tidak ada agenda deklarasi dukungan terhadap bakal calon yang akan mengikuti Pilkada Serentak 2024.

“Menurut informasi dari Bawaslu Kabupaten Pati, tidak ada agenda deklarasi dukung Pak Luthfi dan lain-lain, jadi ada semacam penyalahgunaan forum. Dari Dispermades sebenarnya tidak ada acara deklarasi dukungan untuk siapapun,” ujar Sosiawan, Divisi Humas Bawaslu Jawa Tengah, Selasa (25/6/2024).

Ia juga mengatakan saat ini Bawaslu Pati tengah melakukan penelusuran terkait adanya dugaan pelanggaran dalam video tersebut.

“Sejauh ini kami masih menunggu hasil pengumpulan keterangan teman-teman Bawaslu Kabupaten Pati untuk kemudian kami sikapi,” ungkapnya.

Menurutnya, kejadian ini mengarah kepada pelanggaran netralitas aparatur desa.

“Tentu ini bagi Bawaslu menunjukkan adanya aspek kerawanan pilkada dalam hal netralitas aparat desa/kades. Kades harusnya dilarang terlibat dalam politik praktis pemilu maupun pilkada, mereka harus netral,” tegasnya.

Pelanggaran netralitas kades akibat video viral tersebut dinilai dapat dikenai sanksi administratif maupun pidana.

“Sanksi administratifnya bisa sampai dicopot atau diberhentikan dari jabatannya. Kalau pidana memang ada ancaman pidana, kalau misal sudah kena administratif, pidananya bukan prioritas. Hal ini karenakan keterlibatan mereka itu bisa dimaknai atau ditafsirkan sebagai bentuk simpati. Tapi tetap, bagaimanapun unsur netralitas sudah mereka ingkari dari deklarasi itu,” ungkap Sosiawan.

Atas kejadian ini, Bawaslu Jawa Tengah menghimbau kepada seluruh aparatur negara ASN, TNI/POLRI, maupun aparat desa untuk benar-benar menjaga netralitas dan independensinya.

“Jangan sampai terlibat untuk dukung mendukung yg dapat merugikan atau menguntungkan calon tertentu,” pungkasnya. (*)

Penulis: Furia Hera Wati
Editor: Miftahus Salam

Berbagi Kasih Dengan Difabel, Irjen Pol Ahmad Pastikan Investasi Rasa Aman

Lingkar.co – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, dirinya ingin kepolisian melakukan investasi rasa aman kepada masyarakat. Oleh karena itu saat melakukan Safari Kamtibmas di Pemalang, ia juga berbagi kasih dengan penyandang disabilitas atau difabel.

“Pada kesempatan ini, saya datang untuk memastikan wilayah Pemalang dan daerah lainnya mampu membuat investasi yaitu rasa aman di tengah masyarakat,” ungkap Kapolda Jateng dalam kegiatan yang digelar di Regina Hotel, Kabupaten Pemalang pada Rabu (12/6/2024) pagi.

“Ini kewajiban kita semua yang ada di ruangan, tidak hanya TNI Polri dan Muspida. Namun juga tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat,” ujarnya

Menurut Kapolda Jateng, rasa aman merupakan bentuk investasi yang berdampak baik bagi perekonomian masyarakat. Salah satunya dapat memancing investor dan menunjang kemajuan daerah. Oleh karena itu rasa aman tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI Polri, namun juga elemen masyarakat

“Pembangunan di suatu daerah tidak bisa hanya mengandalkan APBN dan APBD, perlu dukungan investor, baik nasional maupun daerah. Dengan adanya jaminan keamanan yang kita berikan, akan mendorong para investor untuk ikut menanamkan modal dalam rangka pembangunan daerah tersebut,” terangnya.

Dengan demikian, katanya, akan membuat masyarakat Jawa Tengah mampu melakukan explorasi dan menggali potensi besar yang dimiliki. Ia lantas mennyontohkan sinergitas yang dilakukan segenap elemen masyarakat pada saat penanggulangan Covid-19.

“Tanpa keterpaduan, krisis kesehatan yang dialami masyarakat akan berimplikasi pada krisis ekonomi. Krisis ekonomi akan menimbulkan krisis keamanan yang akhirnya mengganggu stabilitas harkamtibmas,” paparnya.

Oleh karena itu, gerak sinergi TNI Polri, Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat mampu menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah. Sejalan dengan hal itu kondisi perekonomian masyarakat juga berangsur pulih pasca Covid-19. “Keterpaduan dan kolaborasi ini juga dibutuhkan guna menyukseskan Pilkada yang akan datang,” ujarnya.

Kapolda menyebut bahwa pemilu adalah arena konflik yang sah untuk mendapatkan kekuasaan yang dilindungi undang undang. “Pemilu kemarin kita telah laksanakan Operasi Mantap Brata yang berjalan sukses dan lancar. Pemilu di Jawa Tengah berlangsung aman karena kita memiliki asas yang namanya gotong royong, oleh karena itu dengan gotong royong pula kita akan mensukseskan Pilkada ke depan ” pungkasnya

Pada kesempatan itu, Ahmad Luthfi memberikan bantuan kepada para diafa dan bantuan kursi roda untuk penderita sakit menahun yang membutuhkan alat bantu. Ia berharap bantuan tersebut bermanfaat. Juga memberikan dampak positif agar semakin produktif dan memiliki motivasi tinggi, khususnya dalam membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Konsolidasi Tiga Pilar, Mbak Ita Pastikan Pemkot Siap Terlibat Jaga Kamtibmas

Lingkar.co , Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu memastikan jika Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang siap terlibat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Hal itu disampaikan Mbak Ita sapaannya saat Konsolidasi Tiga Pilar di Gedung Serba Guna Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Kota Semarang, Rabu (15/5/2024).

Tiga pilar yang dimaksud dalam pertemuan ini yaitu TNI (Babinsa), Polri (Babinkamtibmas), dan Kelurahan (Pemerintah Daerah) yang nantinya menjadi ujung tombak menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. 

Dalam kesempatan itu, hadir juga Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Wakapolda Jateng Brigjen Agus Suryonugroho dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Jateng serta personel TNI-Polri.

Kegiatan itu diselenggarakan dalam rangka pengamanan tahapan-tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Mbak Ita mengaku jika pihaknya akan siap mensupport kebutuhan penanganan-penangan pengamanan.

“Mendampingi bapak Kapolda bersama Forkopimda Kota Semarang bersama-sama bersilaturahmi mengenai tiga pilar Kota Semarang. Kita sama-sama support dan dukungan tiga pilar Kota Semarang termasuk dari sisi pengamanan Pilpres lalu dan nanti ke depan Pilkada serentak,” ujarnya.

Konsolidasi ini juga diharapkan bisa mempererat hubungan agar pelayanan-pelayanan kepada masyarakat selalu prima. Ke depan, Mbak Ita menyebut jika akan selalu siap bekerja sama memajukan Kota Semarang.

“Kami matursuwun kepada bapak Kapolda yang selalu memberikan arahan untuk tiga pilar Kota Semarang,” terangnya.

Sementara Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menjelaskan, jika tiga pilar dikumpulkan dalam rangka persiapan Operasi Mantap Praja pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Kegiatan ini dilakukan terpusat serentak sampai tingkat kota/kabupaten.

Fokus yang dilakukan masing-masing setiap daerah harus mampu menyiapkan skema-skema pengamanan Pemilu Pilkada mendatang. Untuk di Polda Jateng sendiri sudah menyiapkan Sispamkota sampai SispamVVIP.

“Terakhir konsolidasi paling bawah yaitu tiga pilar wujudkan keamanan di wilayah paling kecil. Kalau paling kecil kita amankan, saya yakin untuk wilayah kabupaten kota akan aman. Semua pasukan akan melakukan kegiatan, Kapolres, Dandim dan Bupati/Wali Kota akan mengamankan wilayah termasuk KPU,” imbuhnya. (ADV)

Dapat Bantuan Sumur Bor dari Polda Jateng, Warga Desa Rowobranten Ringinarum Kendal Sumringah Kini Tak Takut Kekurangan Air Bersih

Lingkar.co – Warga Desa Rowobranten Kecamatan Ringinarum Kendal nampak sumringah saat menerima bantuan sumur bor dari Polda Jateng. Dengan adanya bantuan tersebut, kini warga tak perlu khawatir kekurangan air bersih, terlebih ketika musim kemarau.

Sebelum menyerahkan bantuan sumur bor, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Lutfi terlebih dahulu diadakan zoom meeting dengan seluruh kapolres se Jaewa Tengah.

Sarmini (46) salah satunya, ia nampak bahagia melihat bantuan tersebut lantaran selama musim kemarau mengeluhkan aliran air bersih dari Pamsimas desa sangat kecil.

Bahkan kerap mati dan tidak mengeluarkan air sama sekali. Demikian pula air sumur yang tidak bisa ditimba karena kering. Sehingga ia kesulitan mendapat air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kalo Pamsimas mati ya pakai sumur. Cuma ya tidak mencukupi, karena sumbernya kecil sehingga kalau untuk mandi juga kurang,” ungkapnya.

Praktis, bantuan tersebut menjadi berkah tersendiri bagi warga. Menurut Kepala Desa Rowobranten, Atmo, ada 150 rumah yang membutuhkan air bersih. Namun debit air bersih yang ada sangat kecil dan tidak mencukupi kebutuhan warga.

Padahal sudah ada dua tandon air di Pamsimas. Namun hal itu tidak maksimal dan membuat warga kesulitan air bersih. Ia pun bakal memprioritaskan bantuan tersebut untuk warga yang tinggal di sebelah selatan jalan tol.

“Sumur bor ini bisa mencakup 150 rumah warga. Sekarang mereka tidak kesulitan air lagi. Nantinya prioritas warga sebelah selatan jalan tol yang kekurangan air bersih,” ujarnya.

Kendati demikian Atmo mengaku, saat ini masih ada beberapa rumah warga yang masih mengalami masalah kekurangan air bersih. Karena itu, dirinya masih mengupayakan agar kebutuhan air bersih warganya segera tercukupi.

“Untuk rumah lainnya sedang kami usahakan dalam mencukupinya,” tambahnya.

Sementara Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menjelaskan, program sumur bor ini dilaksanakan sebagai bakti sosial Polda Jawa Tengah. Selain itu, ia juga menyebut kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di 35 Polres di Jateng.

Namun demikian, ia menyebut masih ada 16 kabupaten/kota yang masih kesulitan air bersih dalam pemetaan data rawan kekeringan. Oleh karena itu, pihaknya akan segera melakukan percepatan dan bisa dilaksanakan secara mandiri oleh masing-masing Polres.

“Saya yakin Polri tidak bisa berdiri sendiri. Karena itu saya mengharapkan stakeholder di kabupaten/kota ikut serta dalam rangka rasa memiliki kepada masyarakat,” tuturnya.

Peresmian difungsikannya sumur bor ini ditandai dengan pemecahan kendi oleh Kapolda Jateng, didampingi Wakapolda Jateng, dan Bupati Kendal. Setelah peresmian, para pemangku kebijakan ini melakukan pengecekan debit air dan disaksikan oleh warga Desa Rowobranten.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kendal, Dico Mahtado Ganinduto berpesan agar masyartakat tidak panik dengan stok air bersih. Dico pun berharap bisa tetap berkolaborasi dengan Polri sehingga masyarakat bisa terbantu.

Ia pun menyebut, saat ini ada dua kecamatan yang mengalami kekurangan air bersih. Yakni Kecamatan Patean, tepatnya di desa Curug Sewu dan Sidokumpul, sedangkan di Kecamatan Kaliwungu ada di desa Sumberejo .

“Di kabupaten Kendal saat ini hanya dua desa yang mengalami kekurangan air bersih, bukan kekeringan, yakni di desa Curug Sewu dan Sidokumpul Kecamatan Patean Kendal,” kata Bupati. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Alot! Tersangka Mafia Tanah Oknum DPRD Blora Dapat Penangguhan Penahanan dari Polda Jateng

Lingkar.co , Kasus mafia tanah yang menjerat oknum mantan wakil ketua DPRD Kabupaten Blora berinisial AA berjalan alot. Padahal AA sudah dijadikan tersangka oleh penyidik Polda Jateng. Namun malah mendapat penangguhan penahanan.

Oleh karena itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Dr Sri Mulyono meminta Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi dan jajarannya agar tak main-main dalam menangani kasus dugaan mafia tanah yang menimpa seorang PNS di Kabupaten Blora bernama Sri Budiyono.

“Kami minta Kapolda Jateng dan jajarannya tidak lagi pasang badan atas dugaan kasus mafia tanah yang menimpa PNS di Blora dengan tersangka AA dan EE,” kata

Hal yang lebih mengerikan, lanjut peraih gelar Doktor dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ini, berkas perkara kedua tersangka tersebut sudah bolak balik dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jateng.

“Lucunya, berkas perkara masih P19 atau belum lengkap. Kuat dugaan ada tawar menawar dalam kasus ini. Kasusnya sudah dua tahun lho. Masak melengkapi berkas saja penyidik Polda Jateng bisa kesulitan,” jelas Sri Mulyono.

“Bukan hanya AA yang jadi tersangka. Notaris berinisial EE yang diduga terlibat juga sudah jadi tersangka,” kata Sri Mulyono kepada wartawan Jumat (1/9/2023)

Kendati demikian, pria kelahiran Rembang Jawa Tengah ini menyayangkan adanya penangguhan penahanan terhadap tersangka yang tak lain oknum anggota Komisi B DPRD Blora berinisial AA dan oknum pejabat notaris berinisial EE.

“Namun, dua orang itu mendapat penangguhan penahanan oleh penyidik Direskrimum Polda Jateng. Ini sangat istimewa sekali. Meskipun penangguhan penahanan merupakan hak penyidik. Saya kira ini sangat luar biasa,” tukasnya.

Oleh karena itu, ia menilai alotnya penanganan kasus itu bisa berdampak buruk bagi institusi Polri khususnya Polda Jateng di mata masyarakat.

“Terlebih lagi belum lama ini Polda Jateng disorot terkait adanya oknum anggota Polri yang terlibat dalam penerimaan Bintara baru. Kasus ini bisa meruntuhkan kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Irjen Irjen Pol Ahmad Luthfi,” tegasnya.

Dirinya mengungkapkan, kepolisian wajib memberikan perkembangan penanganan perkara atau SP2HP tersebut ke pelapor.

“Tidak usah diminta. Polisi wajib memberikan SP2HP kepala pelapor. Jadi masyarakat akan tahu bagaimana perkembangan perkaranya itu,” ucapnya.

Sri Mulyono yang pernah menjadi Staf Khusus anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI (Prof. Dr. Subur Budhisantoso) 2007-2009 ini mengungkapkan, jika Polda Jateng tidak serius dalam menuntaskan kasus dugaan mafia tanya ini kasihan rakyat yang menjadi korban.

“Kasihan korbannya. Polda Jateng harus memberikan menjadi pengayom, pelindung dan pelayan bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Sri Budiyono melaporkan kasus dugaan mafia tanah yang melibatkan wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora berinisial AA di SPKT Polda Jawa Tengah pada tahun 2021 silam. Laporan tersebut diterima dengan tanda bukti laporan Nomor : STTLP/237/XII/2021/JATENG/SPKT tanggal 7 Desember.

Kasus bermula, Sri Budiyono meminta tolong agar dicarikan pinjaman dana ke AA sebesar Rp 150 juta dengan jaminan sertifikat hak milik tanah miliknya dengan luas 1.310 meter persegi yang berlokasi di Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.

“Pada Agustus 2020, Pelapor, istri Pelapor beserta Abdulah Aminudin atau AA dan disaksikan staf dari PPAT Elizabeth Estiningsih menyepakati adanya pinjaman uang sebesar Rp 100 juta dan janji pengembaliannya sekitar 3 bulan lamanya,” ucap kuasa hukum Sri Budiyono Zaenul Selasa (8/2/2022) silam.

Setelah 3 bulan berlalu, tepatnya pada akhir Januari 2021, tahu-tahu Sri Budiyono mendapat kabar gembok kunci pagar rumah yang berdiri di atas tanah tersebut, dirusak dan diganti dengan gembok kunci yang baru.

Tak hanya itu, ia juga mendapati sertifikat Hak Milik Tanah atas nama Sri Budiyono telah dibalik nama menjadi atas nama AA.

Atas peristiwa itu, Sri Budiyono melaporkan hal itu ke Polda Jawa Tengah pada 7 Desember 2021 berdasarkan Nomor : STTLP/237/XII/2021/JATENG/SPKT.

Lama berselang dari kasus itu, wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora berinisial AA serta seorang notaris berinisial EE telah dijadikan tersangka dalam kasus itu. Namun, keduanya mendapatkan penangguhan penahanan dari Polda Jawa Tengah. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Gelar Kirab pada Puncak Perayaan HUT Bhayangkara ke 77, Dekatkan Polri ke Masyarakat

Lingkar.co – Dalam rangka peringati puncak rangkaian HUT Bhayangkara ke 77, Polda Jateng menyelenggarakan Kirab Kebangsaan di Kawasan Simpang Lima Kota Semarang, Sabtu (1/7/2023).

Pada acara tersebut diawali dengan upacara di Lapangan Pancasila, yang dipimpin oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi dan diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) serta Kapolres-Kapolresta jajaran Polda Jateng.

Selain pertunjukan-pertunjukan yang disajikan, Polda Jateng juga mendirikan stand-stand yang diisi oleh UMKM-UMKM. Tidak hanya itu, ada juga pasar sembako murah yang bisa dibeli oleh masyarakat.

Pada gelaran tersebut, Polwan turut menyajikan keahlian mengendarai kendaraan roda dua dan dilanjutkan dengan belasan parade lainnua, ribuan masyarakat turut antusias dalam pertunjukan tersebut.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan mendekatkan Polri dengan masyarakat agar lebih dikenal agar bisa terus bersinergi menjaga keamanan ketertiban masyarakat.

“Tentu refleksi HUT Bhayangkara ke 77 khusus untuk Polda Jateng titik balik evaluasi kita dalam rangka Polri mendekatkan diri kepada masyarakat agar dicintai masyarkat,” pungkas Luthfi disela kegiatan.

Selain menjaga keamanan wilayah, menjalin kedekatan dengan masyarakat juga ditujukan untuk mengawal pelaksanaan Pemilu 2024.

“Karena netralitas yang utama sehingga dapat pengawal pelaksanaan demokrasi di Jateng,” terangnya.

Lanjutnya, Luthfi mengaku, moment Hari Bhayangkara ini akan dijadikan kesempatan untuk berbenah dan evaluasi dalam melayani masyarakat. Dirinya juga meminta kepada
personelnya untuk tidak anti kritik saat menjalankan tugasnya.

“Polri akan terbuka selama itu kritik membangun untuk kesehatan organisasi. Kritik bagi kita merupakan obat untuk memperbaiki baik itu perilaku dan sikap kedinasan tentu adalah yang konstruktif bukan yg destruktif untuk kesehatan organisasi. Karwna pada dasarnya Polri dari masyarakat dan untuk masyarakat,” tambahnya.

Penulis : Alan Henry

Gubernur dan Kapolda Jateng Sambut Kedatangan Pemudik Gratis di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Lingkar.co – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyambut pemudik yang tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Minggu (16/4/2023). Total, ada 1.100 penumpang dan sekitar 400 unit sepeda motor yang diangkut oleh KM Dobonsolo dari Jakarta.

“Kami lihat pemudik hari ini dari Pelni sudah berlabuh, ada 1.100 penumpang dan 400 unit kendaraan yang tadi sudah turun,” kata Ganjar saat menyambut pemudik gratis menggunakan kapal laut.

Ganjar Pranowo tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang sekitar pukul 08.00 WIB. Sebelum menyambut para pemudik, ia bersama Kapolda juga sempat menyapa para penumpang yang hendak berangkat ke Kalimantan.

Sekitar lima belas menit kemudian, KM Dobonsolo mulai berlabuh dan bersandar di dermaga pelabuhan Tanjung Emas.

Para penumpang yang melihat sosok Ganjar langsung bersorak memanggil nama gubernur berambut putih itu. Teriakan penumpang dari atas kapal itu disambut lambaian tangan Gubernur ke arah kapal.

Begitu penumpang mulai turun dari kapal, Gubernur kemudian mendekati dan menyapa satu per satu warganya yang baru tiba dari perantauan.

“Mau ke mana? Bawa motor? Hati-hati ya,” ujar Ganjar menyapa para pemudik.

Pada kesempatan itu, Gubernur juga memberikan hadiah mainan dan minuman kemasan, kepada anak-anak yang ikut mudik naik kapal.

Tampak rona bahagia terpancar di wajah para pemudik. Seorang pemudik bernama Giyanto, bahkan berkesempatan untuk berbincang dan bercanda dengan Gubernur.

“Alhamdulillah, tadi kami ngobrol sama mereka yang ikut, rasanya senang sekali,” kata Gubernur.

Ilustrasi mudik gratis lingkar.co

Menurutnya, program mudik gratis sepeda motor naik kapal laut ini sangat bagus. Ia pun berharap tahun berikutnya akan ada lagi. Sebab, program ini memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pemudik yang membawa sepeda motor.

“Saya berharap, yang naik kapal itu mendapatkan insentif ya. Pertama, gratis. Kedua, kalau membawa kendaraan sepeda motor sebenarnya jauh relatif lebih aman. Toh selama perjalanan juga nyaman, dapat makan juga, toilet bersih. Naik kapal adalah alternatif bagi yang ingin mudik berombongan. Kalau tidak salah, besok akan ada dari kapal perang yang bisa dipakai,” paparnya.

Sementara itu, pantauan arus di jalur mudik, kenaikan volume kendaraan sudah mulai tampak. Setidaknya, hingga Minggu pagi ini terpantau volume kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah sudah naik 60 persen dibandingkan hari biasanya.

Bagi Gubernur, itu bagus karena akan mengurangi penumpukan kendaraan pada puncak mudik yang diperkirakan terjadi pada tanggal 19 April 2023.

“Besok pagi, Kapolda akan membuat apel besar gelar pasukan untuk menyiapkan pemulangan atau mudik nanti. Sekarang tim sudah ada di lapangan,” bebernya.

“Termasuk di kabupaten/kota kita minta bupati dan wali kotanya untuk membantu. Kemarin, kami keliling berbagi tugas, Kapolda mengecek seluruh jalur lalu lintas, saya coba cek di pasar-pasar tumpah, termasuk tempat-tempat wisata. Insya Allah, mereka semua menyiapkan diri dengan baik,” lanjutnya.

Gubernur berharap, mudik Lebaran tahun 2023 ini benar-benar dapat berjalan lancar, aman, dan berkesan. Oleh sebab itu, kesiapan dalam pelayanan mudik, mulai dari posko, hingga kebersihan fasilitas penunjang sangat penting.

Bahkan, ia beberapa waktu lalu sudah mengumpulkan pengelola rest area agar menjaga kebersihan dan memberikan pelayanan terbaik.

“Pemudik kami ingatkan jangan nyampah maka tempat-tempat rest area kita minta untuk menambah tempat penampungan sampah sementara agar bisa dikelola dengan baik. Mudah-mudahan lancar semuanya,” pesannya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Dukun Slamet Racuni Korban dengan Sianida

Lingkar.co – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, mengungkapkan, Slamet Tohari alias Dukun Slamet atau Mbah Slamet (46), melakukan pembunuhan berantai di Banjarnegara dengan memberi racun sianida.

Saat memimpin konferensi pers di Mako Polresta Surakarta, Kamis (6/4/2023) sore, Kapolda menerangkan, sebelum membunuh para korbannya, dukun Slamet mengajak mereka untuk menggelar ritual penggandaan uang di sebuah kebun di Wanayasa, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Dengan modus mengetes, Dukun Slamet kemudian meminta korban untuk menelan tablet yang mengandung klonidin sebelum meminum cairan yang mengandung racun sianida.

“Korban dites pakai klonidin itu. Kalau tidak ngantuk berhasil, dan kemudian diberi sianida itu. Itu bisa dikuatkan dengan keterangan ahli,” terang Kapolda

Kabid Labfor Polda Jateng, Kombes Pol Slamet Iswanto menguatkan paparan Kapolda dengan menerangkan hasil upaya scientific crime investigation.

Ia terangkan, pihaknya mulai melakukan identifikasi jenazah tersebut di Polres Banjarnegara pada Selasa 4 April 2023, kemarin.

“Hasilnya ditemukan, 2 butir serbuk (apotas) dan dua butir tablet warna putih. Dua butir apotas positif mengandung zat potasium sianida. Sedangkan, dua butir tablet mengandung klonidin,” ungkapnya

Lebih lanjut Kabid Labfor menjelaskan, Sianida adalah senyawa beracun yang dapat menyebabkan kematian pada sel-sel tubuh ketika tertelan. Sedangkan, klonidin adalah obat antihipertensi golongan penghambat reseptor alfa agonis kerja sentral.

Menurutnya, potasium sianida mampu merusak efek, merusak sel-sel di dalam tubuh dalam rentang waktu sekitar 1 menit sampai 5 menit. Jika seseorang menelan dalam jumlah yang cukup banyak, maka orang tersebut bisa meninggal dalam 5 menit.

“Dua belas korban itu positif mengandung sianida. Jadi bisa diambil kesimpulan, korban meninggal karena sianida,” tegas Kabid Labfor

Menurutnya, dalam kasus pembunuhan berantai yang viral ini, kedua pelaku menggunakan dua zat tersebut sebagai syarat dalam ritual penggandaan uang. Pelaku diminta untuk menelan dua zat tersebut.

“Penggunaan dua jenis pil itu merupakan modus dari pelaku,” pungkasnya (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Kapolda Jateng Apresiasi Aksi Demo Di Jateng Berlangsung Damai

SEMARANG,Lingkar.co – Sejumlah aksi menyampaikan pendapat di muka umum pada sejumlah tempat di Jateng pada Kamis (25/11/2021), mendapat apresiasi Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Aksi yang terpantau berlangsung mengerucut pada dua hal yaitu aksi dalam rangka penolakan upah buruh murah dan aksi unra kelompok ormas.

Meski berjumlah besar, menurut Kapolda, aksi massa dari kalangan pekerja maupun ormas berjalan aman dan lancar.

Aktivitas masyarakat secara umum tidak terganggu karena telah ada upaya antisipasi lewat pengerahan tenaga pengamanan dan rekayasa lalu lintas.

Menurut Kapolda, unjuk rasa atau menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara yang teratur UU No 9 Tahun 1998 dan terjamin oleh UUD 1945.

Kapolda mengungkapkan, ia memantau perkembangan aksi demo di Jawa Tengah termasuk yang berlangsung di Semarang.

Di depan kantor Gubernur, ratusan massa Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) menggelar aspirasi mereka dan berdialog dengan Gubernur Ganjar Pranowo.

Sementara aksi ormas dengan massa yang cukup besar juga terjadi di Surakarta, Pekalongan, Kudus dan Banyumas.

Pengamanan Demonstrasi Juga Berfokus Pada Prokes

Mewakili Kapolda Jateng, Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menegaskan di saat pandemi sekarang ini, pengamanan demonstrasi tidak hanya berpusat pada pengaturan massa namun juga berupaya agar aksi tetap taat prokes.

“Jangan lupakan juga bahwa aksi penyampaian pendapat di muka harus tetap menghormati hak-hak orang lain seperti warga di sekitar lokasi kegiatan serta pengguna jalan,” kata Kabidhumas saat wawancara, Kamis (25/11/2021) sore.

Berdasar evaluasi lapangan, aksi penyampaian pendapatan di muka umum yang berlangsung di wilayah Jateng cukup kondusif. Peserta aksi cenderung kooperatif sehingga berjalan lancar dan tertib.

“Untuk itu, Polda Jateng mengucapkan terimakasih pada rekan-rekan yang telah menyampaikan aspirasi,” katanya.

“Semoga ketertiban dan kenyamanan dalam kegiatan penyampaian pendapat di muka umum khususnya wilayah Jateng dapat terus terjaga dan menjadi budaya yang baik nantinya,” tambahnya.

Ia menambahkan, Polda Jateng dan jajaran siap mengamankan serta mengawal aksi penyampaian pendapat yang ada di wilayah Jateng.

“Namun dihimbau agar para peserta aksi tetap patuh pada aturan yang berlaku, menjaga toleransi pada sesama warga serta mentaati protokol kesehatan. Jangan sampai aksi yang dilakukan malah menciptakan kluster covid yang baru,” tutup Kabidhumas.

Penulis : Tito Isna Utama

Editor : Rezanda Akbar D.