Arsip Tag: Deklarasi

Komitmen Wujudkan Batur Zero Miras, Tokoh Masyarakat Banjarnegara Gelar Deklarasi

Lingkar.co – Berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh pemuda, hingga organisasi kemasyarakatan, mendeklarasikan komitmen mewujudkan wilayah ‘Batur Zero Miras’ (Nol Persen Minuman Keras).

Deklarasi tersebut dilakukan seusai forum musyawarah yang digelar di Aula Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah Kamis (9/4/2026).

Camat Batur, Agung Hermawan, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan aspirasi murni dari bawah. Dukungan mengalir dari berbagai pihak, termasuk MWCNU, Pimpinan Cabang Muhammadiyah, unsur pendidikan, hingga organisasi perempuan.

“Ini adalah bukti masyarakat yang bermartabat. Ketika otak saja tidak cukup, hati dipakai. Kami ingin memastikan generasi muda Batur unggul, berakhlak, dan tidak terkontaminasi miras, langkah ini telah kami laporkan kepada Ibu Bupati dan mendapatkan dukungan penuh,” Kata Agung Hermawan.

Enam Tuntutan Utama

Dalam deklarasi tersebut, koordinator aksi Muhammad Hadi Purwanto, membacakan enam poin tuntutan aksi yang menjadi landasan gerakan. Tuntutan ini bertujuan menciptakan payung hukum yang kuat dan efek jera bagi para pelanggar.

Adapun poin-poin utama tuntutan tersebut meliputi Penyusunan Peraturan Desa (Perdes) di seluruh wilayah Kecamatan Batur terkait larangan peredaran miras dan obat terlarang, Komitmen Kolektif antara Forkopimcam, ormas, dan tokoh masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dari miras. Serta Pembinaan Tegas terhadap pihak yang diduga terlibat penjualan miras melalui pernyataan berhenti secara terbuka dan tertulis.

Tuntutan lainnya yaitu Integritas Aparat melalui pernyataan resmi untuk tidak terlibat dalam peredaran miras dan Mekanisme Pengawasan yang menjamin perlindungan bagi pelapor serta adanya hak partisipasi masyarakat dalam penertiban yang terkoordinasi dengan aparat berwenang.

Hadi juga mengingatkan bahwa pengedar miras bekerja secara terorganisir, sehingga masyarakat harus lebih kompak.

“Jika kita pecah sementara mereka bekerja sama, tentu kita akan kalah,” tegasnya.

Ia juga menyatakan bahwa gerakan ini lahir dari keresahan masyarakat terhadap potensi tindak kriminalitas yang dipicu oleh miras, seperti kekerasan dan pencurian.

“Minuman keras adalah biang kejahatan. Kami ingin memperbaiki personal yang terlibat agar bisa berubah menjadi baik dan tidak mengulangi perbuatannya,” tutur Hadi.

Menanggapi tuntutan tersebut, Kasatpol PP Banjarnegara, Fajar Nidaul Syarifah, memberikan apresiasi tinggi. Ia berharap Kecamatan Batur dapat menjadi role model bagi wilayah lain di Banjarnegara dalam hal ketertiban umum.

“Satpol PP berkomitmen melakukan patroli rutin dan menindaklanjuti pengaduan masyarakat. Saat ini, kami juga tengah mengkaji revisi Perda agar selaras dengan KUHP Baru (UU No. 1/2023), untuk memastikan penegakan hukum di lapangan memiliki dasar yang lebih kuat,” kata Fajar.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan penyerahan naskah rumusan tuntutan kepada pihak Kecamatan. Masyarakat berharap, deklarasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal baru bagi Batur yang lebih religius, aman, dan bersih dari pengaruh negatif alkohol.

Deklarasi Kecamatan Batur bebas Miras juga dihadiri Anggota DPRD Banjarnegara Ibrahim, Perwakilan Kesbangpolinmas Banjarnegara, Satpol PP Banjarnegara, Forkompimca Kecamatan Batur, Kepala Desa se Kecamatan Batur,Tokoh Masyarakat, tokoh agama , Pemuda dan organisasi wanita Kecamatan Batur. (*)

DPW PPP Jateng Terbelah, Dua Kubu Usung Calon Ketum Berbeda dalam Muktamar

Lingkar.co – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah terbelah dalam menentukan dukungan calon ketua umum untuk maju dalam Muktamar X yang akan digelar di Jakarta.

Kubu pertama yang dipimpin Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Samsurie yang telah resmi mengusung Agus Suparmanto sebagai calon ketua umum, dan Taj Yasin Maimoen sebagai calon sekretaris jenderal.

Sementara itu, kubu kedua yang dipimpin Sekretaris DPW PPP Jateng, Suyono, memilih memantapkan dukungan agar Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, kembali memimpin partai berlambang Ka’bah tersebut.

Sekretaris DPW PPP Jateng, Suyono, mengakui adanya perbedaan pandangan politik di internal partai. Menurutnya, ada 22 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) menyatakan dukungan kepada Mardiono.

“Ada 20 yang sudah memberikan rekomendasi tertulis lengkap dengan tandatangan ketua dan sekretaris DPC, sementara yang dia sudah menyatakan berdasarkan kepercayaan, tanpa pernyataan tertulis,” ungkapnya melalui sambungan telepon, Selasa (23/9/2025).

Saat ditanya alasan memilih Mardiono kembali, ia bilang karena dinilai tulus membangun PPP ke depan, “Kami bukan menolak kader baru, tetapi tidak seharusnya langsung mencalonkan diri sebagai ketua umum.

Alasan lain, kata dia, AD/RT jelas mengatur bahwa calon harus minimal lima tahun menjadi pengurus di tiga tingkatan, “Kalau belum memenuhi syarat, ya tidak bisa,” ujarnya.

Terkait langkah deklarasi Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Samsuri, mendukung Agus, Suyono menyebut hal itu sah dalam politik.

“Legal-legal saja. Saya juga melakukan hal yang sama. Politik itu biasa berbeda, yang penting PPP tetap utuh,” tegasnya.

Soal klaim 35 DPC mendukung Agus, Suyono menilai tidak semuanya akurat. Ia menyebut ada sekitar 10 DPC yang ketuanya tidak hadir, bahkan sebagian justru menyatakan dukungan ke Mardiono.

“Perhitungan saya minimal 20 DPC mendukung Pak Mardiono. Bisa 22, sisanya margin error saja,” jelasnya.

Meski terjadi perbedaan sikap, Suyono memastikan setiap DPC bebas membawa aspirasi ke forum nasional.

“Jawa Tengah tidak bisa disimpulkan mendukung salah satu calon. DPC dipersilakan menentukan arah sesuai hati nuraninya,” tandasnya.

Dirinya juga membela kegagalan PPP tidak lolos ke Senayan bukan murni karena Mardiono. Melainkan karena pemilu legislatif berlangsung bersamaan dengan pemilihan presiden sehingga konsentrasi pengerahan massa untuk nyoblos PPP di pileg ikut terbelah.

Ia bahkan mengakui pada hari Kamis (18/9/2025) kemarin di Ikan Bakar Ciganjur Jatingaleh Kota Semarang, dirinya bersama lebih dari 20 DPC PPP melakukan deklarasi dukungan untuk Mardiono agar maju lagi dalam muktamar. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Jelang Muktamar X, DPW PPP Jateng Deklarasi Dukung Agus Suparmanto–Taj Yasin

Lingkar.co – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah resmi mengusulkan kader tulen PPP, Taj Yasin Maimoen, untuk maju sebagai Sekretaris Jenderal DPP.

Gus Yasin, yang saat ini masih menjabat Wakil Gubernur Jateng, diusulkan mendampingi Agus Suparmanto sebagai calon Ketua Umum PPP dalam Muktamar X yang akan digelar pada 27–29 September mendatang.

Dukungan tersebut ditegaskan melalui deklarasi DPW PPP Jateng di Hotel Grand Candi Semarang, Senin (22/9/2025).

Dalam deklarasi yang dipimpin langsung Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Samsuri, seluruh pengurus PPP se-Jawa Tengah berikrar mendukung dan siap memenangkan pasangan Agus Suparmanto dan KH. Taj Yasin pada Muktamar X.

“Kami berjanji akan melakukan koordinasi dan pemenangan bersama seluruh DPC se-Jawa Tengah untuk memastikan kemenangan H. Agus Suparmanto dan KH. Taj Yasin,” ujar Masruhan.

Usai deklarasi, Taj Yasin atau Gus Yasin menyampaikan bahwa dorongan agar dirinya mendampingi Agus Suparmanto tidak hanya datang dari Jawa Tengah, tetapi juga dari Kalimantan, Maluku, dan Jawa Barat.

“Awalnya hanya nama Mas Agus yang muncul, namun seiring waktu, muncul aspirasi agar saya mendampingi beliau bila terpilih sebagai ketua umum,” kata Gus Yasin.

Masruhan menambahkan, deklarasi ini diikuti 35 DPC PPP se-Jawa Tengah. “Kami siap mengamankan dan memenangkan pasangan Agus Suparmanto–Taj Yasin dalam Muktamar X PPP,” tegasnya. (*)

Tekad Kembali ke Senayan, GPK Jateng Deklarasi Siap Menangkan Pemilu 2029 untuk PPP

Lingkar.co – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Jawa Tengah menggelar deklarasi pemenangan Pemilu 2029 di Hotel Candi Indah (HCI) Semarang pada Sabtu (23/8/2025). GPK adalah Badan Otonom (Banom) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

GPK Jawa Tengah berkomitmen memenangkan Pemilu 2029. Dalam deklarasi ini, H Haizul Ma’arif SH MH, selaku Ketua PW GPK Jawa Tengah menegaskan bahwa deklarasi ini adalah pemantik semangat para kader untuk memenangkan pemilu atau pileg, terutama di Jawa Tengah.

“Misinya tentu di Senayan (DPR RI), ini yang penting. Jadi deklarasi ini adalah pemantik agar kita semangat memenangkan Pemilu 2029,” ujar pria yang akrab disapa Gus Haiz ini.

Seperti yang kita tahu, perolehan suara PPP di Pemilu 2024 tidak memuaskan, bahkan tidak lolos Parliamantery Treshold atau lebih tepatnya hanya sekitar 2,5 persen dari seluruh total suara pemilu. Hal ini menyebabkan PPP tidak mendapatkan kursi DPR RI.

“Jadi kita itu muhasabah atau instropeksi diri agar kita semua solid dan tidak saling menyalahkan dan menata strategi serta kerja keras bersama-sama,” tandas Gus Haiz.

Gus Haiz mengatakan pula, sangat penting merekrut kader potensial untuk mendongkrak suara PPP. Perekrutan itu dilakukan melalui diklat agar sesuai dengan arah kebijakan partai.

“Penting sekali merekrut kader potensial melalui diklat agar sesuai dengan arah kebijakan partai,” tuturnya.

Di Jawa Tengah, menurut Haiz, daerah Solo Raya menjadi PR berat. Apalagi di Kabupaten Wonogiri, GPK belum memiliki struktur kepengurusan.

“Dapil di jateng yang kami sorot tentunya Solo Raya yang memang suaranya paling kecil. Terutama di Kabupaten Wonogiri yang belum ada PC GPK di sana,” ujarnya.

Kemudian, Imam Fauzan Amir Uskar selaku Ketua Pimpinan Pusat (PP) GPK mengatakan agar PPP sukses dalam pemilu 2029, pendekatan dan cara suksesinya harus berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya.

“Pendekatan dan caranya harus berbeda dari pemilu-pemilu sebelumnya ya. Kalau kita lihat dalam pemilu 2024 sangat money oriented, tapi dalam pemilu 2029 mungkin kembali ke strategi ketokohan dan memperkuat jaringan sosial partai,” tuturnya.

Lalu mengenai dugaan bahwa kekalahan PPP dalam Pemilu 2024 karena mendukung calon presiden yang salah, Imam Fauzan mengatakan dirinya tidak berkapasitas menjawab hal tersebut.

“Untuk dukungan presiden di 2029 masih sangat dinamis. Kalau apakah dukungan presiden di 2024 itu salah, saya kira bukan kapasitas saya untuk menilai,” ungkapnya.

Lalu untuk calon ketua umum PPP dalam muktamar 2025, Imam Fauzan berharap ketua yang baru memiliki ketokohan yang kuat dan mampu memenangkan PPP di Pemilu 2029.

“Kemudian untuk calon ketua umum PPP dalam muktamar 2025 nanti saya harap tokoh yang mampu mengangkat harkat dan martabat PPP agar kembali Berjaya seperti dahulu kala,” ujarnya.

Di akhir, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP, Masruhan Samsurie, menegaskan bahwa kader-kader GPK memiliki potensi besar untuk berjuang bersama PPP.

“Jadi GPK itu selalu punya potensi dan jadi garda depan pengkaderan sekaligus gerakan di PPP. Perannya sangat penting dalam banyak hal, mulai pemilu, pileg, pilkada, atau perjuangan PPP untuk masyarakat, mereka selalu jadi garda terdepan,” tuturnya.

Apalagi, tambah Masruhan, tradisi di PPP adalah membentuk kader potensial melalui kaderisasi agar tidak melenceng dari visi dan misi partai.

“Kemudian dalam tradisi PPP, setiap kader yang ingin maju dalam kontestasi kepemimpinan itu disyaratkan mengikuti proses kaderisasi formal yang ada, termasuk di dalam GPK,” ungkapnya.

Kemudian kriteria kader PPP untuk mengikuti pemilu atau pileg tentunya harus sduah terbukti kontribusinya di PPP, lalu memiliki modal sosial luas.

“Dengan kriteria itu, seorang kader bisa membentuk jaringan kerja untyk mencapai misi dalam pengabdian kepada negara melalui kontestasi kepemimpinan,” tutupnya. (*)

Penulis: Husni Bojes

Kadin Kendal Deklarasi Gerakan Perempuan Untuk Kendal Berdaya

Lingkar.co – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Kabupaten Kendal secara resmi mendeklarasikan gerakan Perempuan untuk Kendal Berdaya dalam Rapat Pimpinan Kabupaten Kadin Kendal 2025 yang digelar di Hotel Sae Inn, Kendal. Deklarasi ini menjadi langkah strategis Kadin Kendal untuk menggerakkan program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis perempuan.

Ketua Kadin Kendal, Fransisca Cokro Handoko, menegaskan bahwa program ini akan diwujudkan melalui Kadin Peduli dengan fokus pada pelatihan UMKM bagi kaum perempuan. “Kadin Kendal adalah mitra sejati Pemkab Kendal dalam membangun kemandirian. Setiap program Kadin selalu selaras dengan visi dan misi Pemkab Kendal,” ujarnya.

Selain mendukung UMKM, Kadin Kendal juga mendorong optimalisasi ekspor produk unggulan daerah. Untuk itu, Kadin akan menyelenggarakan pelatihan ekspor bekerja sama dengan Exim Bank, termasuk penyediaan pendanaan bagi pelaku usaha.

Dukungan terhadap langkah ini juga datang dari Kadin Provinsi Jawa Tengah. Pengurus Kadin Jateng, Cahyanto, menyampaikan bahwa pihaknya terus memotivasi Kadin di seluruh Jawa Tengah, termasuk Kendal, agar mampu memberikan dampak luas bagi perkembangan ekonomi daerah. “Kadin Kendal perlu berkolaborasi dengan Pemda agar visi misi pembangunan daerah dapat berjalan seiring,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kendal, Agus Dwi Lestari, menekankan pentingnya sinergi Kadin dengan pemerintah daerah. Ia menyampaikan, Bupati Kendal memberikan dukungan penuh kepada Kadin untuk menjadi jembatan komunikasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah.

Program Perempuan Berdaya digadang sebagai inovasi Kadin Kendal dalam membangun sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan. Melalui peran aktif Kadin, lembaga perempuan diharapkan dapat bekerja sama dengan pengusaha dan pemerintah demi kemajuan Kabupaten Kendal. (*)

Penulis: Yoedhi W

Pimpin Ribuan Relawan Rumah Juang, Herviano Siap Menangkan Agustina- Iswar dan Andika-Hendi di Pilkada Serentak

Lingkar.co – Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan dapil Jateng I, Mochamad Herviano Widyatama memimpin sekitar 2000 relawan Rumah Juang melakukan deklarasi dukungan kepada Agustina-Iswar dan Andika-Hendi.

Politisi yang meraih suara terbanyak di dapil I ini menggalang dukungan untuk Agustina – Iswar sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Semarang dan Andika – Hendi sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah.

“Kita sama-sama harus mendukung Agustina-Iswar dan Andika Hendi,” ujar Herviano dalam pembukaan deklarasi di Quest Hotel Plampitan pada Jum’at malam (22/11/2024).

Pria yang akrab disapa Vino ini mengatakan bahwa dirinya akan membantu kepala daerah yang ada di daerah pemilihannya.

“Kami berkomitmen akan membantu kepala daerah di dapil kami untuk bekerja keras untuk warga Jateng dan Kota Semarang,” bebernya.

“Insya Allah perjuangan kami akan lebih maksimal dengan dukungan relawan semua,” tuturnya.

Pimpin Ribuan Relawan Rumah Juang, Herviano Siap Menangkan Agustina- Iswar dan Andika-Hendi di Pilkada Serentak
Pimpin Ribuan Relawan Rumah Juang, Herviano Siap Menangkan Agustina- Iswar dan Andika-Hendi di Pilkada Serentak. Foto: dokumentasi

Vino mengatakan bahwa visi dan misi Agustina – Iswar sesuai dengan program yang diembannya, yaitu sekolah gratis.

Hal tersebut dikatakan oleh Agustina saat diberi kesempatan menyampaikan visi dan misi.

“Program 13 tahun sekolah gratis dan berkualitas serta dana RT untuk memaksimalkan kesejahteraan,” tandas Agustina.

Agustina kemudian menambahkan bahwa di Kota Semarang, berdasarkan survei, wilayah yang paling banyak memilih pasangan Agustina-Iswar adalah Semarang Timur.

Gelar Istighosah untuk Kemenangan Luthfi-Yasin, Muslimat NU Kota Semarang Nyatakan Dukung Yoyok-Joss di Pilwakot Semarang

Lingkar.co – Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Semarang menggelar istighosah untuk kemenangan Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss) pada Pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota (Pilwakot) Semarang, di Ponpes Ash Shodiqiyah, Kamis (21/11/2024).

Hadir langsung dalam kegiatan doa ini, pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Semarang Nomor Urut 2, Yoyok-Joss, Ketua Muslimat NU Semarang, Hj Muslimatin Djatmiko, Pengasuh Ponpes Ash Shodiqiyah, KH Shodiq Hamzah dan para kiai serta nyai, dan tokoh-tokoh agama lainnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Muslimat NU Semarang, Hj Muslimatin Djatmiko mengatakan, jika kegiatan istighosah ini dilakukan sebagai wujud tawakal dan penuh harap kepada Allah SWT terkait apa yang sedang diperjuangkan oleh umat muslim di Kota Semarang.

Sebagai umat muslim, kata dia, wajib hukumnya untuk mendukung dan berjuang bersama-sama demi mewujudkan kesejahteraan. Menurutnya, pasangan Yoyok-Joss diharapkan bakal mampu membawa Kota Semarang menjadi lebih baik.

“Kita berharap apa yang telah diperjuangkan, khususnya untuk umat muslim mendapat ridho oleh Allah SWT,” ungkapnya.

KH Shodiq Hamzah Ustman saat memberikan pesan dan dukungan untuk Paslon 02 Yoyok-Joss. Foto: istimewa

Lebih lanjut, ia telah meminta kepada para pengurus Muslimat NU Kota Semarang untuk terus berjuang memenangkan Yoyok-Joss di Pilwakot Semarang 2024. Dia mendorong agar program-program prioritas Yoyok-Joss bisa terus disosialisasikan ke masyarakat.

“Ibu-ibu Muslimat NU ini sudah sepakat mendukung Pak Yoyok dan Pak Joko. Kami juga terus berjuang untuk kemenangan kita bersama,” terangnya.

Sementara itu, calon Wali Kota Semarang, Yoyok Sukawi mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dan doa yang telah diberikan oleh Muslimat NU Kota Semarang. Dirinya memastikan akan merealisasikan apa yang menjadi kebutuhan umat muslim.

“Kita akan terus bangun semangat kolaborasi ini untuk menjadikan Kota Semarang maju bermartabat. Saya yakin doa dan dukungan ini bisa membawa kerukunan dan kemakmuran bagi masyarakat,” jelasnya.

Majelis Taklim Aliansi Perempuan Cinta Kebaikan Dukung Yoyok-Joss Pimpin Kota Semarang

Lingkar.co – Ribuan massa yang tergabung dalam Majelis Taklim Aliansi Perempuan Cinta Kebaikan (Apik) menyatakan sikap dukungan terhadap pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Semarang Yoyok Sukawi-Joko Santoso alias Joss.

Aksi dukungan yang digelar di Gedung Kegiatan Pemuda Manunggal Jati Kota Semarang, Rabu (20/11/2024) itu juga diberikan kepada paslon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen.

Dalam deklarasi itu, Yoyok Sukawi hadir bersama sang istri Swasti Aswagati. Termasuk Gus Yasin bersama istrinya, Nawal Nur Arafah. Kedatangan mereka disambut riuh ribuan mak-mak yang juga berebut salaman dan berfoto bersama.

Deklarasi dukungan itu dilakukan setelah tausiah Ustazah Dyah Rahmawati tentang peningkatan kepribadian muslimah. Di dalamnya merinci tentang pembekalan rohani, pendidikan perempuan hingga ketahanan keluarga.

Dukungan itu selaras dengan upaya yang telah dilakukan Gus Yasin dengan Yoyok Sukawi semasa di Komisi E DPRD Jateng. Keduanya lah yang mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) Tentang Ketahanan Keluarga.

“Akhirnya selaras, ini yang menggerakkan bukan kami, tetapi takdir Allah sehingga kami bisa sinergi, searah membangun Jateng, dan Kota Semarang,” kata Gus Yasin seusai deklarasi.

Dalam diskusi yang dilakukan, juga terdapat beberapa masukan, dan saran yang diterima Yoyok maupun Gus Yasin. Di sini, tokoh pemuda Nahdlatul Ulama (NU) itu menekankan bahwa Jateng dan Kota Semarang linier dengan pemerintah pusat.

Paslon 02 Yoyok Sukawi dan Joko Santoso saat menghadiri deklarasi dukungan Majelis Taklim Aliansi Perempuan Cinta Kebaikan (Apik) di Gedung Kegiatan Pemuda Manunggal Jati Kota Semarang, Rabu (20/11/2024)
Paslon 02 Yoyok Sukawi dan Joko Santoso saat menghadiri deklarasi dukungan Majelis Taklim Aliansi Perempuan Cinta Kebaikan (Apik) di Gedung Kegiatan Pemuda Manunggal Jati Kota Semarang, Rabu (20/11/2024) foto: istimewa

“Tentu terima kasih, jamaah sudah mendeklarasikan, mendukung kami sekaligus memberikan masukan-masukan buat kami untuk senantiasa memperbaiki kebijakan tentang perempuan, anak-anak, dan disabilitas,” katanya.

Sementara itu, Yoyok Sukawi menjelaskan spirit kolaborasi untuk pembangunan Jateng dan Kota Semarang. Satu yang akan ditempuh, yaitu menerbitkan Perda Tentang Ketahanan Keluarga di Kota Semarang.

“Kami memang sedang berupaya membangun kolaborasi yang baik antara Kota Semarang dengan Jateng, di antaranya akan menguatkan Perda Tentang Ketahanan Keluarga, di Pemerintah Provinsi sudah ada, tetapi di Kota Semarang belum ada,” katanya.

Upaya itu merupakan langkah yang akan ditempuh bersama program dan visi misi dari paslon nomor urut dua, Yoyok-Joss Bocahe Dewe. Misalnya Perda Ketahanan Keluarga, Yoyok menjelaskan penting untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Siap Menangkan Pilgub, Korps Alumni KNPI Jawa Tengah Deklarasi Dukung Andika-Hendi

Lingkar.co – Korps alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Tengah melakukan deklarasi mendukung pemenangan paslon Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi (Andika-Hendi) dalam Pilgub yang akan berlangsung pada 27 November nanti.

Deklarasi dukungan yang diikuti oleh 200an mantan tokoh organisasi kepemudaan dari 35 kabupaten)kota dilaksanakan di hotel Santika Premiere, jl. Pandanaran Semarang, Minggu (17/11/2024).

Ketua Dewan Pakar Korps Alumni KNPI Jawa Tengah, Dr. Drs. Budiyanto, SH MHum menuturkan bahwa Dr. Hendar Prihadi SE MM merupakan kader terbaik di KNPI Jawa Tengah saat ini.

“Sudah punya tekat, langkah dan tujuan yang sama untuk menyukseskan Pilgub Jawa Tengah dengan memenangkan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi,” kata Budiyanto dalam orasinya.

Dia bilang, bagi alumni yang berhalangan hadir cukup dikabari, diajak jalan bersama menyukseskan Andika-Hendi di Pilgub Jateng. Sebab, kata dia, segenap keluarga besar alumni kepemudaan harus yakin Hendrar Prihadi terpilih sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah pada Pilkada serentak yang akan berlangsung 10 hari lagi

“Ini tidak perlu didiskusikan tapi diyakini. Tugas kita meyakinkan saudara kita, tetangga kita, masyarakat kita untuk coblos nomor satu karena pada hakekatnya suara rakyat adalah suara Tuhan,” tandasnya.

Sebagai informasi, Hendrar Prihadi merupakan salah satu mantan Ketua DPD KNPI Jawa Tengah. Elektabilitas Hendi muncul selepas moncer sebagai Wali Kota Semarang yang menyabet segudang penghargaan.

Atas kesuksesan Hendi memimpin kota Semarang, alumni KNPI Jawa Tengah percaya bahwa kreatifitas Hendi mampu membawa Jawa Tengah menjadi provinsi yang lebih maju.

Hadir sejumlah alumni KNPI Jawa Tengah yang telah menjadi tokoh nasional seperti Drs. Ahmad Muqowam (mantan anggota DPR RI dan DPD RI dapil Jateng) , Dr. Drs. Budiyanto SH MHum (mantan ketua FKPT Jaw Tengah), dan sejumlah tokoh Jawa Tengah. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Kiai Pesantren, Mubaligh Hingga Tokoh Agama Kota Semarang Sepakat Turun Gunung Menangkan Yoyok-Joss

Lingkar.co – Kiai pesantren, kiai sepuh, habaib, dan tokoh agama di Kota Semarang siap turun gunung untuk memenangkan pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang nomor urut 02, Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss) di Pilwakot 2024.

Hal ini ditandai dengan deklarasi dukungan yang dilakukan di Hotel Pandanaran Kota Semarang, Sabtu (16/11/2024). Tidak hanya sekadar mendukung, para kiai sepuh juga akan turun langsung ke masyarakat untuk memenangkan Yoyok-Joss.

Sejumlah tokoh berpengaruh yang ikut menyatakan dukungan kepada Yoyok-Joss diantaranya Pengasuh PP Al-Itqoon, KH Ahmad Haris Shodaqoh, PP Raudlatul Qur’an An-Nasimiyah, KH Hanief Ismail, PP Fadhlul Fadhlan KH Fadlolan Musyaffa’, PP Raudlatus Sya’idiyah KH Said Al-Masyhad, PP Raudlatul Qur’an, KH Khamad Makshum Turmudzi, KH Turmudzi Ichsan, KH Ghufron Bisri, KH Muhaimin, Habib Hasan Toha, Kiai Hanif Ma’sum dan sebagainya.

Sedangkan para da’i atau mubaligh antara lain Kiai Abdurrahmin Al Muhsin, Habib Ja’far Al Musawwa, Kiai Khoirul Amin, serta sejumlah dai kondang lain.

“Dukungan ini berasal dari para kiai sepuh, pengasuh, pondok pesantren, pimpinan jemaah majelis taklim, dari tokoh-tokoh dan kasepuhan-kasepuhan NU,” ujar Ketua Panitia, Syaiful Bahri.

Menurutnya, alasan yang membuat para kiai, habaib, dan tokoh agama memilih Yoyok-Joss ialah karena program yang diusung oleh Koalisi Semarang Maju Bermartabat ini mengakomodir kepentingan pondok pesantren dan pendidikan madrasah.

“Programnya banyak mengakomodasi kepentingan-kepentingan pondok pesantren, madrasah maupun mengakomodasi kepentingan masyarkat. Jadi ini yang membuat para kiai kasepuhan menyatakan dukungan kepada Mas Yoyok,” ucap Rahul.

Alumnus PP Al Muayyad Surakarta dan PP Futuhiyyah Mranggen ini melanjutkan, dalam acara tersebut para kiai telah bersepakat untuk bergerak mendekati masyarakat untuk memilih Yoyok Sukawi dan Joko Santoso dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang yang dilangsungkan pada 27 November mendatang.

Para kiai pengasuh pesantren, muballighin dan tokoh agama saat melakukan deklarasi dukungan kepada paslon Yoyok Sukawi dan Joko Santoso di hotel Pandanaran Semarang. Foto: istimewa
Para kiai pengasuh pesantren, muballighin dan tokoh agama saat melakukan deklarasi dukungan kepada paslon Yoyok Sukawi dan Joko Santoso di hotel Pandanaran Semarang. Foto: istimewa

“Tidak hanya mendukung saja, kami juga siap memenangkan, siap sosialiasi ke bawah karena tadi ada kesepakatan dengan Mas Yoyok langsung untuk ke depan saling sinergi antara ulama dengan umara atau pemerintahan,” ungkapnya.

Ketua Tim Pemenangan Yoyok Sukawi-Joko Santoso, Wahyoe “Liluk” Winarto menyambut baik dukungan dari para kiai, habaib, dan tokoh agama di Kota Semarang. Dukungan ini akan menambah kekuatan Yoyok-Joss menuju kemenangan.