Arsip Tag: PPP Jateng

Tekad Kembali ke Senayan, GPK Jateng Deklarasi Siap Menangkan Pemilu 2029 untuk PPP

Lingkar.co – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Jawa Tengah menggelar deklarasi pemenangan Pemilu 2029 di Hotel Candi Indah (HCI) Semarang pada Sabtu (23/8/2025). GPK adalah Badan Otonom (Banom) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

GPK Jawa Tengah berkomitmen memenangkan Pemilu 2029. Dalam deklarasi ini, H Haizul Ma’arif SH MH, selaku Ketua PW GPK Jawa Tengah menegaskan bahwa deklarasi ini adalah pemantik semangat para kader untuk memenangkan pemilu atau pileg, terutama di Jawa Tengah.

“Misinya tentu di Senayan (DPR RI), ini yang penting. Jadi deklarasi ini adalah pemantik agar kita semangat memenangkan Pemilu 2029,” ujar pria yang akrab disapa Gus Haiz ini.

Seperti yang kita tahu, perolehan suara PPP di Pemilu 2024 tidak memuaskan, bahkan tidak lolos Parliamantery Treshold atau lebih tepatnya hanya sekitar 2,5 persen dari seluruh total suara pemilu. Hal ini menyebabkan PPP tidak mendapatkan kursi DPR RI.

“Jadi kita itu muhasabah atau instropeksi diri agar kita semua solid dan tidak saling menyalahkan dan menata strategi serta kerja keras bersama-sama,” tandas Gus Haiz.

Gus Haiz mengatakan pula, sangat penting merekrut kader potensial untuk mendongkrak suara PPP. Perekrutan itu dilakukan melalui diklat agar sesuai dengan arah kebijakan partai.

“Penting sekali merekrut kader potensial melalui diklat agar sesuai dengan arah kebijakan partai,” tuturnya.

Di Jawa Tengah, menurut Haiz, daerah Solo Raya menjadi PR berat. Apalagi di Kabupaten Wonogiri, GPK belum memiliki struktur kepengurusan.

“Dapil di jateng yang kami sorot tentunya Solo Raya yang memang suaranya paling kecil. Terutama di Kabupaten Wonogiri yang belum ada PC GPK di sana,” ujarnya.

Kemudian, Imam Fauzan Amir Uskar selaku Ketua Pimpinan Pusat (PP) GPK mengatakan agar PPP sukses dalam pemilu 2029, pendekatan dan cara suksesinya harus berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya.

“Pendekatan dan caranya harus berbeda dari pemilu-pemilu sebelumnya ya. Kalau kita lihat dalam pemilu 2024 sangat money oriented, tapi dalam pemilu 2029 mungkin kembali ke strategi ketokohan dan memperkuat jaringan sosial partai,” tuturnya.

Lalu mengenai dugaan bahwa kekalahan PPP dalam Pemilu 2024 karena mendukung calon presiden yang salah, Imam Fauzan mengatakan dirinya tidak berkapasitas menjawab hal tersebut.

“Untuk dukungan presiden di 2029 masih sangat dinamis. Kalau apakah dukungan presiden di 2024 itu salah, saya kira bukan kapasitas saya untuk menilai,” ungkapnya.

Lalu untuk calon ketua umum PPP dalam muktamar 2025, Imam Fauzan berharap ketua yang baru memiliki ketokohan yang kuat dan mampu memenangkan PPP di Pemilu 2029.

“Kemudian untuk calon ketua umum PPP dalam muktamar 2025 nanti saya harap tokoh yang mampu mengangkat harkat dan martabat PPP agar kembali Berjaya seperti dahulu kala,” ujarnya.

Di akhir, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP, Masruhan Samsurie, menegaskan bahwa kader-kader GPK memiliki potensi besar untuk berjuang bersama PPP.

“Jadi GPK itu selalu punya potensi dan jadi garda depan pengkaderan sekaligus gerakan di PPP. Perannya sangat penting dalam banyak hal, mulai pemilu, pileg, pilkada, atau perjuangan PPP untuk masyarakat, mereka selalu jadi garda terdepan,” tuturnya.

Apalagi, tambah Masruhan, tradisi di PPP adalah membentuk kader potensial melalui kaderisasi agar tidak melenceng dari visi dan misi partai.

“Kemudian dalam tradisi PPP, setiap kader yang ingin maju dalam kontestasi kepemimpinan itu disyaratkan mengikuti proses kaderisasi formal yang ada, termasuk di dalam GPK,” ungkapnya.

Kemudian kriteria kader PPP untuk mengikuti pemilu atau pileg tentunya harus sduah terbukti kontribusinya di PPP, lalu memiliki modal sosial luas.

“Dengan kriteria itu, seorang kader bisa membentuk jaringan kerja untyk mencapai misi dalam pengabdian kepada negara melalui kontestasi kepemimpinan,” tutupnya. (*)

Penulis: Husni Bojes

PPP Jateng Dukung Gus Yasin Jadi Ketua Umum PPP, Masyayikh Jateng Beri Restu

Lingkar.co Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Samsurie menyatakan mendukung Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin sebagai kandidat ketua umum DPP partai Kakbah dalam muktamar mendatang.

Selain mendukung Gus Yasin, mantan aktivis PMII ini juga menyatakan bahwa PPP sebagai partai berbasis agama masih diminati oleh tokoh nasional.

“Kemunculan Gus Yasin bersama nama-nama lain seperti Sandiaga Uno, Jenderal (Purn) Dudung Abdurrahman, dan Gus Ipul (Syaifullah Yusuf), menandakan bahwa PPP masih diminati tokoh-tokoh berkaliber nasional,” ujar Masruhan pada Selasa (7/1/2025)..

Ia melanjutkan, muktamar yang direncanakan digelar setelah Lebaran 2025 akan menjadi momentum penting bagi PPP untuk kembali merebut kursi di Senayan pada Pemilu 2029 mendatang.

“Tantangan besar bagi Ketua Umum baru adalah membawa PPP kembali ke parlemen, mengingat kegagalan pada Pemilu sebelumnya,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa Gus Yasin mendapatkan dukungan dari sejumlah DPC PPP kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Dukungan kepada Gus Yasin juga diamini PPP Solo. Edy Jasmanto. Bahkan, dirinya sudah mengusulkan sosok Taj Yasin Maimoen pada muktamar yang dulu, tapi karena terbentur aturan dalam AD/ART maka gagal.

Ia menilai Gus Yasin sangat tepat untuk menyelamatkan partai PPP agar mampu mendulang suara dan masuk ke Senayan lagi pada pemilihan legislatif lima tahun mendatang.

“Karena putra Mbah Maimoen dan alumni Sarang. Terbukti waktu pemilihan legislatif, suara DPD untuk beliau banyak. Paling mungkin untuk menyelamatkan PPP adalah sosok Taj Yasin,” tegas Edy.

Selain Kota Surakarta, DPC PPP Kota Semarang juga menyatakan dukungan serupa. Fathur Rohman selaku ketua menyatakan hal itu.

Cawagub Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat di panggung bersama KH Agus Ali Qoishor (Gus Ali) sesuai Mujahadah Rutinan Ahad Kliwon, Thoriqoh Syadziliyyah Ad Dalhariyyah, di Ponpes Darussalam Watucongol Magelang, Minggu (20/10/2024). Foto: dokumentasi
Cawagub Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat di panggung bersama KH Agus Ali Qoishor (Gus Ali) sesuai Mujahadah Rutinan Ahad Kliwon, Thoriqoh Syadziliyyah Ad Dalhariyyah, di Ponpes Darussalam Watucongol Magelang, Minggu (20/10/2024). Foto: dokumentasi

“Kalau PPP ingin kembali ke khittah ya pemimpin ke depan ya Gus Yasin. Secara sanad politik nyambung langsung, keturunan Mbah Maimoen,” ujar manan, sapaan akrab Fathur Rohman.

Jika terpilih, mustinya Gus Yasin akan menjadi magnet bagi sejumlah kader dan simpatisan lain untuk merawat kembali PPP, sebagaì partai yang berasas Islam,” imbuhnya.

Restu Masyayikh

Usulan agar Gus Yasin maju dalam muktamar mendatang juga mendapatkan restu dari masyayikh (kiai yang dianggap sebagai sesepuh) PPP Jawa Tengah, salah satunya Sekretaris Majelis Syariah DPP Partai PPP, KH Fadholan Musyafak,.

PPP Jateng Buka Suara soal Kemungkinan Duet Ahmad Luthfi-Gus Yasin

Lingkar.co – Ketua DPW PPP Jawa Tengah (Jateng) Masruhan Samsuri turut menanggapi beredarnya video Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi yang sedang melakukan photoshoot bersama mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), di mana keduanya memakai baju yang sama.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat Ahmad Luthfi dan Gus Yasin sedang berada di sebuah studio foto. Kedua memakai kemeja dengan corak warna putih dan hitam dan memakai peci.

Masruhan mengatakan bahwa beredarnya video itu menunjukkan kans duet Ahmad Luthfi dengan Gus Yasin masih ada. Meskipun putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep juga disebut-sebut bakal mendampingi Luthfi di Pilgub Jateng 2024.

“Kalau foto itu benar artinya duet Luthfi-Yasin masih bisa berlangsung. Meski ada nama lain, Kaesang misalnya, yang diberitakan akan duet juga dengan Luthfi,” ujar Masruhan kepada Lingkar.co, Jumat (11/7/2024).

Meski begitu, dirinya meminta publik untuk menunggu beberapa hari ke depan terkait bagaimana kemungkinan itu terjadi.

“Nanti kita tunggu beberapa hari ke depan,” kata dia.

Sebelumnya, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi yakin siapa pun yang maju bersama Gus Yakin bakal memenangkan kontestasi di Pilgub Jateng.

“Kalau di Jateng berdasarkan jajak pendapat dari sejumlah lembaga survei, kader PPP cukup potensial untuk bisa berkontestasi dalam pilkada, baik sebagai calon gubernur atau wakil gubernur, yakni Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin,” kata Awiek, sapaan akrabnya saat dihubungi Lingkar.co, Kamis (11/7/2024).

Namun hingga saat ini, pihaknya masih mempertimbangkan pencalonan Gus Yasin antara maju sebagai calon gubernur (cagub) atau calon wakil gubernur (cawagub).

“Tentu kita realistis berkomunikasi bersilaturahmi dengan partai-partai dan calon-calon pendampingnya. Kalau menjadi calon gubernur, siapa yang layak menjadi wakilnya. Kalau menjadi calon wakil, dengan siapa Gus Yasin bisa menang,” ujar Awiek.

“Yang jelas analisa kami yang bergandengan dengan Taj Yasin Maimoen akan menang di Jateng. Itu keyakinan kami,” pungkasnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

PPP Tingkatkan Elektabilitas dan Tembus Batas Parlemen Diangka 4,1 persen

Lingkar.co – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bakal menaikan elektabilitas dan menembus ambang batas parlemen yaitu 4,1 persen.

Hal tersebut disampaikan Plt Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono pada pengukuhan Bacaleg DPR RI, DPRD I dan DPRD II dan pelantikan PW WPP Jawa Tengah.

“Beberapa waktu lalu ada lembaga survei yang dikerjakan sudah mendapatkan mengakuan oleh rakyat dan umat, bahwa perjuangan sesuai jalannya atau on the track,” ujarnya di Ballrom Merapi, PRPP Semarang, Kamis (18/5/2023).

Naiknya elektabilitas PPP katanya, tidak terlepas dari konsolidasi yang telah dilakukan partainya.

“Tentu, setelah kami berikan amanah selama delapan bulan atau persisnya tujuh bulan secara nasional dari Aceh hingga Papua,” ucapnya.

“Konsolidasi kami baik, bahkan seluruh instrumen organisasi partai bergerak menjalankan misi demokrasi PPP yaitu mendengar suara arus bawah baik internal maupun para tokoh,” lanjutnya.

Dirinya mengaku, akan terus bergerak untuk menjemput kemenangan PPP bersama seluruh kadernya se Indonesia.

“Kalau melihat di Jateng saat ini, terjadi juga diseluruh Indonesia termasuk di Papua. Seluruh Indonesia bergerak bersatu menuju kemenangan,” imbuhnya.

Penulis: Alan Henry

PPP Jateng Angkat Bicara Soal DPP PPP Capreskan Ganjar Pranowo

Lingkar.co – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Tengah Partai persatuan pembangunan (PPP) angkat bicara soal pencapresan Ganjar Pranowo yang diusung oleh dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.

Keputusan DPP PPP yang turut mengusung Ganjar Pranowo menjadi Capres pada Pmilu 2024 mendatang disampaikan langsung oleh Plt Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono di kediamannya di Sleman, Yogyakarta, Rabu (26/4/2023).

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Samsuri, mengatakan, keputusan DPP PPP mengususng Ganjar menjadi capres merupakan tindak lanjut dari dukungan PPP sebelumnya kepada Ganjar-Yasin sebagai Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Tengah pada Pilgub Jateng tahun 2018.

“Plt Ketum M Mardiono menyampaikan itu sebagai hasil Rapimnas PPP di Jogjakarta Selasa kemarin, Kami PPP Jateng memandang alasan PPP mendukung Ganjar tersebut sebagai wujud dari keberhasilan duet figur Nasionalis dan figur religius selama lima tahun Ganjar-Yasin memimpin Jateng ini,” kata Masruhan, Kamis (27/4/2023).

Dia menambahkan, PPP kembali berharap kepada Gubernur Jateng tersebut agar nantinya bia berpasangan dengan figur yang disimbolsasikan sebagai kekuatan relijius.

“Soal nama, tentu akan dimusyawarahkan dulu dengan KIB, dengan PDIP yang mempunyai Ganjar dan tentu saja dengan Ganjar sendiri. Masih ada waktu yang cukup untuk menunggu pasangan Ganjar tersebut,” imbuhnya.

Menurutnya, jabatan Ganjar sebagai Gubernur Jateng yang akan berakhir pada bulan September 2023 tersebut berhasil memimpin Jateng.

Selain itu, menurutnya, keelektabilisan dan popularitas Ganjar diatas semua figur tak terbantahkan lagi.

“Satu hal yang niscaya adalah kedekatan Ganjar dengan Hadrotus Syeh Mbah Maimoen ketika masih sugeng, dan diijinkannya Gus Yasin mendampingi Ganjar adalah bukti nyata dukungan dan kepercayaan Mbah Moen kepada Ganjar dalam soal kepemimpinan,” katanya.

PPP Jateng akan terus mengawal agar pendamping Ganjar tetap dari kalangan yang peduli dengan ulama,” imbuhnya.

Adapun kedekatan Ganjar Pranowo dengan PPP juga bisa dikatakan terbangun dalam keluarganya.

Ganjar adalah orang PDIP sedang istrinya Siti Atikoh adalah lahir dari keluarga PPP.

Siti Atikoh adalah keluarga Bani Hisyam Abdul Karim atau yang akrab Mbah Hisyam Kalijaran Purbalingga. Keturunan Bani Hisyam adalah ulama dan pengasuh pondok pesantren ternama di Jawa Tengah.

Selain di pondok pesantren, keluarga Ganjar dari istri juga banyak yang berkecimpung di organisasi Islam. Diantaranya menjadi pengurus Muslimat NU Kabupaten Purbalingga. Kakak Siti Atikoh, Hj Nurul Hidayah juga sekarang menjabat sebagai pengurus DPW PPP Jateng.

“Jadi kalau ada yang bilang Ganjar itu abangan, nggak beragama, itu fitnah. Saya sebagai pamannya tahu betul beliau itu muslim tulen. Salat, puasa juga sudah berhaji,” pungkasnya.

Penulis : Kharen Puja Risma
Editor : Kharen Puja Risma

Serap Aspirasi Masyarakat, Nurul Furqon Gelar Reses di 8 Titik

JEPARA, Lingkar.co – Anggota komisi D DPRD Jawa Tengah, H. Nurul Furqon, SE., MM, melakukan kegiatan Resesdi Desa Senenan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara. Adapun kegiatan ini Nurul Furqon lakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

“Pada dasarnya kegiatan ini merupakan waktu yang tepat bagi saya dapat bersilaturrahim dengan konstituen di daerah pemilihan saya, utamanya dalam rangka menjaring dan menampung aspirasi mereka.” kata Nurul Furqon kepada Lingkar.co di hotel tempatnya menginap, Rabu (12/10/2022).

Selain untuk menyerap aspirasi, lanjutnya, kegiatan Reses ini dapat ia manfaatkan untuk berkonsolidasi dengan struktural partai di tingkat DPC dan PAC. Terutama terkait perkembangan kondisi PPP di Jepara.

“Tadi saya sempat bertanya kepada teman-temen pengurus Partai terkait bagaimana kondisi politik di kabupaten Jepara. Kita juga sharing soal bagaimana cara bekerja yang baik sebagai pengurus partai. Maklum saja, karena kita belum lama ini melaksanakan Muscab dan Musancab. Jadi ada beberapa pengurus yang masih baru dan kurang memahami tugas sebagai Pengurus Partai.” ujar anggota DPRD Jateng Dapil Jateng III tersebut.

Bagi Nurul Furqon, Jepara memang menjadi perhatian khusus, karena kota Kartini ini merupakan basis terbesar dalam meraih suara. Bukan hanya untuk tingkat Provinsi, namun juga tingkat Pusat dan Kabupaten.

Hal ini terbukti, Jepara berhasil memperoleh 10 orang dewan di tingkat Kabupaten, dan menjadikan kader terbaiknya sebagai Ketua DPRD Kab. Jepara. Dan Jepara juga menjadi penyumbang suara terbanyak dalam menghantarkan KH. Rojih Ubab Maimoen (gusRojih) sebagai anggota DPR-RI dari Dapil Jateng II, yakni Demak, Kudus dan Jepara.

Saat Lingkar.co tanya soal saran, kritik, dan aspirasai apa yang ia serap, Nurul Furqon menyampaikan bahwa bantuan aspirasi masyarakat dan kinerja pengurus partai harus ada peningkatan.

“Sepertinya kinerja partai akan menjadi perhatian khusus kedepannya. Terlebih mendekati tahun-tahun politik. DPC, PAC, dan PR harus betul-betul bekerja cerdas dan kreatif untuk meningkatkan perolehan suara Partai,” pungkasnya.

Meningkatkan Suara Partai di Pemilu 2024

Acara Reses di desa Senenan ini menjadi tampak istimewa karena turut pula di hadiri KH. Masykuri selaku ketua DPC PPP Jepara dan juga sekretaris, H. Habil Mubarok. Dengan kehadiran stakeholder partai ini, maka beberapa saran dan kritik para pengurus tingkat Kecamatanpun langsung dapat terjawab.

Anggota DPRD Jateng Nurul Furqon (kiri) bersama Ketua DPC PPP Kab Jepara Masykuri (dua kanan). Dok. Pribadi/Lingkar.co

Banyak keluhan kader adalah Kartu Tanda Anggota (KTA) partai yang belum juga kunjung selesai.

“Jadi, KTA ini belum juga jadi sampai sekarang karena terkait pergantian pucuk pimpinan Partai di DPP. Kami berharap, bapak-bapak pengurus partai bersabar sebentar. Insya-Allah, setelah kondisi membaik, kami akan segera selesaikan, dan bapak-bapak sekalian dapat segera membagi KTA itu kepada kader-kader partai.” Jawab Masykuri.

Menurutnya, DPC telah bekerja maksimal dalam pengadaan KTA untuk kadernya. Namun memang iklim politik yang kurang bersahabat kemarin memaksa pengadaan KTA tertunda untuk sementara waktu.

“Kami ingin memberikan saran kepada bapak-bapak dewan, baik di tingkat Kabupaten, Provinsi, dan Pusat untuk lebih banyaklagi dalam memberikan bantuan aspirasi untuk masyarakat. Karena saya yakin masyarakat akan ingat akan kebaikan bapak-bapak dewan dan akan memilih bapak-bapak kembali dalam Pemilihan Legeslatif ke depan. Ini adalah salah satu masukan saya untuk meningkatkan perolehan suara PPP, khususnya di kecamatan Tahunan Jeparaini.” Ungkap Miftahul, salah seorangPengurusRanting PPP di desa PlatarkecamatanTahunan.

“Insya Allah, kami selaku anggota DPRD Jawa Tengah siap bekerja semaksimal mungkin untuk dapat memberikan bantuan aspirasi masyarakat secara tepat. Hanya saja, kami mohon masyarakat juga harus bersabar. Karena permohonan yang masuk kepada kami ini juga tidak sedikit. Sehingga harus bergantian. Siapa yang masuk lebih dahulu ya kami dahulukan.” jawab Nurul Furqon, dengan semangat.

Selain soal bantuan aspirasi masyarakat yang harus tepat sasaran, Pengurus Partai juga dimintai untuk meningkatkan kinerja. Sehingga dapat meminimalisir terulangnya kembali masalah-masalah yang muncul dalam pemilu 2019 kemarin.   

Reses kali ini dilaksanakan di 8 titik selama 8 hari di Jepara dan Demak dari tanggal 5 – 12 Oktober 2022. Nurul Furqon dan anggota DPRD Jawa Tengah yang lain melaksanakan reses dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat untuk kemudian disampaikan sebagai masukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Penulis: Miftahul Asror Malik

Editor: Kharen Puja Risma

Ketua Majelis Syariah PPP Jateng Wafat Saat Perjalanan ke Muktamar NU di Lampung

JAKARTA, Lingkar.co – Ketua Majelis Syariah DPW PPP Jateng KH Imam Sya’roni yang juga Katib Syuriyah PWNU Jateng meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju lokasi muktamar NU di Lampung, Senin (20/12/2021).

Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi mengatakan, Ketua Majelis Syariah PPP Jateng KH Imam Sya’roni yang notabene Katib Syuriyah PWNU Jateng meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju lokasi muktamar ke-34 NU di Lampung.

“Kiai Imam Sya’roni meninggal dunia tadi pagi jam 07.10 WIB. Setelah solat Subuh di Stasiun Gambir usai menempuh perjalanan dari Semarang ke Jakarta menuju lokasi Muktamar ke-34 NU,” ujar Arwani di Jakarta, Senin (20/12/2021).

Arwani mengatakan KH Imam Sya’roni merupakan salah satu kiai muda NU yang juga berkiprah di PPP.

Baca Juga :
Cegah Penyebaran Virus, Khadziq Imbau Warganya di Perantauan Tidak Mudik

Menurut dia, belum lama beliau menjadi tuan rumah gelaran Munas Ulama PPP di Pesantren Fadlul Fadlan di Semarang, pertengahan Oktober lalu.

“Terakhir dalam kegiatan Munas Ulama PPP dan Hari Santri pertengahan Oktober lalu beliau ikut hadir di Semarang,” ucap Arwani.

Arwani mengatakan partainya berduka atas meninggalnya Kiai Sya’roni. Dedikasi dalam pengabdian terhadap NU dan PPP tak diragukan lagi pada sosok almarhum.

“Kiai Sya’roni merupakan sosok yang total dalam pengabdian di NU dan PPP. Kami sangat kehilangan beliau. Insya Allah Husnul khotimah, beliau sedang dalam perjalanan berkhidmat untuk NU,” tambah Arwani

Arwani yang sedianya pada Senin (20/12/2021) ini melakukan kunjungan di Aceh untuk konsolidasi partai, membatalkan kunjungannya dan langsung menuju Semarang untuk memberikan penghormatan terakhir terhadap almarhum.

“Tadi pagi saya terbang ke Aceh. Saat transit di Medan mendapat kabar duka atas kepergian almarhum, sekarang sedang menuju Semarang,” ucap Sekjen PPP.

Penulis : Muhammad Idris