Arsip Tag: Pilgub Jateng

Luthfi-Yasin Menang Pilkada Jateng, Syukuran Gelar Konser Ndarboy Genk di Boyolali

Lingkar.co – Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah terpilih Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen akan menggelar tasyakuran kemenangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah dengan konser Ndarboy Genk di Boyolali.

Mengusung tagline Kembali Mengabdi untuk Jawa Tengah, acara syukuran dengan konsep musik rakyat yang menghadirkan bintang tamu asl Yogyakarta itu akan digelar pada Minggu, 2 Februari 2025, di Kalipepe Land, Boyolali dimulai pada pukul 17.00 WIB.

“Tujuannya syukuran bersama warga masyarakat Jawa Tengah. Makanya kita hibur warga masyarakat ini,” ujar Ahmad Luthfi dalam keterangan persnya pada Jumat (24/1/2025).

Selain Ndarboy, acara ini juga akan menampilkan Denny Klo, musisi dan penyanyi yang menciptakan lagu untuk Luthfi-Yasin berjudul Ngopeni lan Ngelakoni, serta DJ cantik Syifa Allofa.

“Kemenangan ini kemenangan masyarakat Jawa Tengah, bukan Luthfi-Yasin. Semuanya harus guyub rukun bersama,” pesannya.

Sebagai informasi, Keputusan KPU Provinsi Jateng Nomor 200 Tahun 2024 tentang Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng memutuskan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi mendapatkan suara sah 7.870.084. Sementara pasangan nomor urut 2 Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen mendapatkan 11.390.191 suara sah. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

SGN Kota Semarang Gelar Tasyakuran Kemenangan Gus Yasin

Lingkar.co – Rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah menetapkan pasangan calon nomor 02 Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen sebagai pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah 2024.

Hasil rekapitulasi KPU Jawa Tengah menyebutkan paslon Luthfi-Yasin berhasil mengumpulkan total 11.390.191 suara, unggul atas pasangan calon nomor urut 01 Andika Perkasa-Hendrar Prihadi yang mendapatkan 7.870.084 suara.

Atas keberhasilan Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) kembali melenggang sebagai Wakil Gubernur Jateng, Santri Gayeng Nusantara SGN Kota Semarang menggelar Tasyakuran kemenangan di Ponpes Al Qur’an Dzauqal Furqon Krasak Rowosari Tembalang Kota Semarang, Sabtu (7/12/2024).

Ketua SGN Kota Semarang, Kiai Eko Yulianto menuturkan, keberhasilan Gus Yasin merupakan harapan kalangan pesantren. Karena itu ia berharap pesantren di Jawa Tengah bisa ikut merasakan manfaat program yang disusun oleh Luthfi-Yasin.

“Gus Yasin jadi Wagub lagi, semoga berdampak positif bagi para santri, dan syiar Islam di Jateng,” tuturnya.

Kendati demikian, santri yang lulus dari Ponpes Al Anwar Sarang tahun 2000 ini mengakui bahwa Hendrar Prihadi cukup berhasil sebagai wali kota Semarang. Sehingga, suara Luthfi-Yasin kalah di kota Semarang

Pengasuh Ponpes Al Qur'an Dzauqal Furqon, KH Ichsan Turmudi AH saat menyampaikan sambutan dalam tasyakuran kemenangan Taj Yasin Maimoen. Foto: istimewa
Pengasuh Ponpes Al Qur’an Dzauqal Furqon, KH Ichsan Turmudi AH saat menyampaikan sambutan dalam tasyakuran kemenangan Taj Yasin Maimoen. Foto: istimewa

“Meskipun kalah di kota Semarang tapi tetap kita syukuri karena bisa jadi Wagub lagi ini menjadi modal utama bagi perjalanan karir Gus Yasin. Karena itu kami tentunya berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kemenangan Gus Yasin,” ujarnya.

Senada, KH Ichsan Turmudi AH selaku tuan rumah kegiatan tasyakuran mengaku senang dengan kemenangan Luthfi-Yasin pada Pilgub Jateng. Ia juga berterima kasih kepada semua kiai, ustadz, santri serta masyarakat luas yang telah mendukung pemenangan pasangan Luthfi-Yasin di kota Semarang

“Semoga menjadi pemimpin yang adil dan amanah, pemimpin yang mampu memakmurkan warga Jawa Tengah, pemimpin yang mendukung syiar Islam, pemimpin yang menjadi teladan bagi Indonesia, khususnya di Jawa Tengah,” doanya.

Hasil Resmi Pilgub Jateng, Ahmad Luthfi-Taj Yasin Raih 11,3 Juta Suara, Andika-Hendi 7,8 Juta Suara

Lingkar.co – Akhirnya hasil resmi Pilgub Jateng 2024 ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah. Dalam rapat pleno yang digelar di kantor KPU Hari Sabtu, 7 Desember 2024, ditetapkan Pemenangnya adalah paslon 2 Ahmad Luthfi – Gus Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin).

Pasangan yang didukung koalisi 15 partai KIM+ itu meraih 11.390.191 suara. Sementara pasangan Nomor Urut 1, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi, yang hanya didukung PDIP meraih 7.870.084 suara. Ahmad Luthfi-Gus Taj Yasin Menang Mutlak.

Ketua KPU Jawa Tengah Handi Tri Ujiono dalam rapat pleno penetapan mengatakan, rekapitulasi rapat pleno hasil akhir ini berjalan dengan baik dan lancar. Bahkan berproses lebih cepat karena laporan masing-masing kabupaten/kota berjalan lebih maju.

“Total suara sah yang diperoleh kedua pasangan calon sebanyak 19.260.275 suara. Jumlah suara tidak sah sebanyak 1.528.502 suara. Sementara total DPT ada 28,4 juta,” katanya.

Ia mengatakan jumlah penduduk Jawa Tengah yang menggunakan hak pilih dalam pemungutan suara 27 November 2024 lalu mencapai 20.788.777 orang. Dengan tingkat partisipasi pemilih sekitar 70 persen. Meski tergolong belum maksimal, angka 70 persen termasuk yang tertinggi dibanding wilayah lain.

Hasil rekapitulasi suara tersebut, lanjut dia, dituangkan dalam surat keputusan KPU Jawa Tengah yang selanjutnya diserahkan kepada kedua saksi pasangan calon dan Bawaslu Jawa Tengah.

Sidang pleno KPU Jawa Tengah. Foto: istimewa
Suasana sidang pleno rekapitulasi suara Pilgub Jawa Tengah. Foto: istimewa

Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Jawa Tengah, menurut dia, setelah dipastikan tidak ada sengketa hasil pilkada.

“Penetapan akan dilakukan setelah diterima surat dari Mahkamah Konstitusi (MK) yang disampaikan melalui KPU RI,” katanya.

Ia menambahkan, proses rekapitulasi hasil Pilgub Jawa Tengah 2024 ini bisa selesai lebih cepat dari waktu yang direncanakan karena koordinasi dan komunikasi yang dilakukan mulai dari bawah berjalan lancar.

Hitung Cepat 3 Lembaga Survei, Luthfi-Yasin Unggul Atas Andika-Hendi Dalam Pilkada Jateng

Lingkar.co – Pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen unggul dalam hitung cepat atau quick count Pilkada Jawa Tengah (Jateng) 2024 di tiga lembaga survei.

Melansir dari CNN Indonesia. Pertama, berdasarkan hasil quick count Charta Politika untuk pukul 15.15 dengan 55,33 persen suara yang masuk, pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin memperoleh suara 57,56 persen.

Sedangkan pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi memperoleh 42,44 persen suara berdasarkan hasil quick count.

Kedua, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mencatatkan pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin memperoleh suara 59,29 persen dari total 52,90 persen suara yang telah masuk hingga pukul 15.15 WIB.

Sementara untuk pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi memperoleh 40,71 persen suara.

Indikator Politik Indonesia yang mencatatkan memperoleh suara Ahmad Luthfi-Taj Yasin 58,79 persen dari total 48,33 persen suara yang telah masuk hingga pukul 15.15 WIB.

Sementara pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi mendapat 41,21 persen suara.

Namun demikian, Lembaga Survei Indonesia (LSI) belum mengeluarkan hasil quick count atau hitung cepat Pilkada Jawa Tengah.

Sebagai catatan, hasil resmi Pilkada 2024 baru bisa diketahui sekitar 19 hari setelah pemungutan suara pada 16 Desember. KPU masing-masing daerah akan melakukan rekapitulasi berjenjang. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Yoyok Sukawi Bersama Keluarga Gunakan Hak Pilih di TPS 01 Kelurahan Wonotingal

Lingkar.co – Calon Wali Kota Semarang nomor urut 2, AS Sukawijaya alias Yoyok Sukawi bersama keluarga menggunakan hak pilihnya sebagai warga negara pada Pilkada serentak 2024 di TPS 01 RT 06 RW 01 Kelurahan Wonotingal, Candisari, Kota Semarang, Rabu (27/11/2024).

Dia mencoblos bersama istrinya, Swasti Aswagati dan kedua anaknya, Cantya Saswita Sukawijaya dan Sasmya Saswita Sukawijaya. Mereka kompak mengenakan baju serba putih saat datang ke TPS tersebut.

Yoyok Sukawi dan keluarganya berangkat dari rumahnya di Kompleks Jalan Sinabung Raya sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka jalan kaki bersama sekitar 40 meter untuk sampai ke TPS.

Sebelum berangkat ke TPS, Calon Wali Kota Koalisi Semarang Maju Bermartabat itu memiliki ritual khusus di rumah. Yoyok sarapan pagi bersama keluarga serta tidak lupa salat duha dan memanjatkan doa.

Yoyok Sukawi dan istrinya, Swasti Aswagati beserta kedua putrinya saat menyerahkan undangan dari KPU di TPS 01 RT 06 RW 01 Kelurahan Wonotingal, Candisari, Kota Semarang, Rabu (27/11/2024). Foto: dokumentasi
Yoyok Sukawi dan istrinya, Swasti Aswagati beserta kedua putrinya saat menyerahkan undangan dari KPU di TPS 01 RT 06 RW 01 Kelurahan Wonotingal, Candisari, Kota Semarang, Rabu (27/11/2024). Foto: dokumentasi

Dalam perjalanannya menuju TPS, Cawalkot yang berpasangan dengan Joko Santoso itu menyapa warga setempat. Warga antusias berjabat tangan dengan CEO PSIS Semarang tersebut.

Sesampainya di TPS, Yoyok beserta istri dan kedua anaknya memberikan surat undangan dan KTP ke petugas KPPS. Mereka lalu duduk mengantre sekitar dua menit untuk dipanggil dan mendapatkan giliran mencoblos.

Usai menggunakan hak pilih, dia mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan partai politik pengusung dan tim pemenangan Yoyok-Joss, serta para kader dan relawan yang telah berjuang sejak awal pencalonan di Pilwakot Semarang.

“Alhamdulillah sudah plong, semuanya sudah kita lalui terima kasih untuk semua tim pemenangan partai pengusung para pimpinan partai, para pimpinan koalisi, relawan, sahabat, saudara semuanya yang sudah bekerja keras,” katanya kepada awak media usai menggunakan hak pilihnya.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Semarang yang sudah mendukungnya di Pilwakot 2024. Termasuk dalam hal penyusunan visi misi dan program kerja Yoyok-Joss yang melibatkan partisipasi masyarakat.

Tekat Gerakan Pemuda Nahdliyin Menangkan Yoyok-Joss di Pilwalkot Semarang dan Luthfi-Yasin di Pilgub Jateng

Lingkar.co , Gerakan Pemuda Nahdliyin (GPN) Kota Semarang bertekat memenangkan pasangan Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss) dalam Pilwalkot Semarang dan pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen (Luthfi-Yasin) pada Pilgub Jateng yang akan digelar serentak pada 27 November nanti.

“Bismillah, tekat ini kita niati ibadah dan nderek dawuh para kiai (ikut penuturan para kiai,-red), suksesi ini ikhtiar bersama agar kota Semarang bisa lebih baik, pemerintah juga punya perhatian yang lebih baik terhadap syiar Islam,” kata ketua GPN Kota Semarang, Agus Setyawan dalam sambutan doa bersama untuk kemenangan Luthfi-Yasin dan Yoyok-Joss dalam Pilkada Serentak 2024.

Doa bersama pada Sabtu (23/11/2024) malam berlangsung di Beringin Wetan Kampung Baru RT 10 rw 08 Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Doa bersama sekaligus konsolidasi ini merupakan putaran terakhir menjelang masa tenang.

Untuk itu ia meminta agar semua relawan merapatkan barisan, memastikan diri, keluarga, dan kerabat untuk mencoblos Paslon nomor 02 di Pilkada serentak. “Kita pastikan dulu semua anggota keluarga kita, dan tetangga kita untuk memilih pasangan calon nomor dua, Yoyok-Joss dan Luthfi-Yasin,” pesannya.

Sekretaris PC GP Ansor Kota Semarang ini kembali mengingatkan bahwa semua elemen yang tergabung dalam GPN Kota Semarang harus sadar betul bahwa kontestasi politik pemilihan kepala daerah ini untuk semua warga, utamanya kalangan pesantren dan Nahdlatul Ulama (NU).

Sekretaris GPN Kota Semarang Dimas Bagus Pamungkas saat sambutan Sabtu (23/11/2024) malam berlangsung di daerah kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Foto: istimewa
Sekretaris GPN Kota Semarang Dimas Bagus Pamungkas saat sambutan Sabtu (23/11/2024) malam berlangsung di daerah kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Foto: istimewa

“Kepentingan politik yang utama untuk NU dan pesantren karena pasangan calon nomor dua punya komitmen terhadap para kiai. Jadi jangan pernah ragu, yakinkan semua untuk milih nomer dua,” tegasnya.

Kata Agus, pemerintah yang mendapat keberkahan dimulai dari masyarakat memilih pemimpin yang dekat dengan ulama dan ulama yang mau dijadikan pemimpin.

Pengasuh Pesantren Lirboyo Memohon Alumni Pilih Luthfi-Yasin di Pilgub Jateng

Lingkar.co – Partai Koalisi Pengusung Luthfi-Yasin menggelar Doa Bersama Untuk Jawa Tengah di lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semarang, Sabtu (23/11/2024) sore.

Kegiatan yang menghadirkan Masyayikh (sejumlah kiai khos sepuh) Pesantren besar di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat ini dimaksudkan untuk menjemput kemenangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen dalam kontestasi Pilgub Jateng.

Hadir pula dalam kesempatan itu, Presiden RI ke-7 Ir. H. Joko Widodo (Jokowi), para ketua partai koalisi Luthfi-Yasin, tiga artis nasional kader Partai Amanat Nasional (PAN) yaitu Primus Yustisio, Eko Patrio dan Uya Kuya.

Pengasuh Pesantren Lirboyo Kediri, KH. Abdullah Kafa Bihi Mahrus memohon agar para alumni Lirboyo, Ploso, Sarang, Rembang, Kajen, Pati, Mranggen dan Kaliwungu untuk memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Luthfi Luthfi-Yasin sebagai dalam Pilgub Jateng.

“Ini ikhtiar kita, kita banyak sekali orang pesantren yang berjasa kepada negara,” tuturnya.

Doa Bersama Untuk Jawa Tengah di lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semarang, Sabtu (23/11/2024) sore.
Mantan Presiden RI, Joko Widodo dan pasangan calon Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen serta para kiai menghadiri Doa Bersama Untuk Jawa Tengah di lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semarang, Sabtu (23/11/2024) sore. Foto: Rifqi/Lingkar.co

Ia menuturkan, santri harus memilih pemimpin yang diridai Allah. Ia katakan insya Allah Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen merupakan pemimpin yang mendapatkan rida Allah SWT. Maka, kata dia, Jawa Tengah menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,

“Kalau Allah meridhoi dan Allah mengampuni maka semua akan dimudahkan oleh Allah SWT,” jelasnya.

Kiai kharismatik dari Jawa Timur ini juga mendoakan agar pasangan Luthfi-Yasin menjadi pemimpin dan pribadi yang bermanfaat bagi bangsa Indonesia, khususnya Jawa Tengah.

Pimpin Ribuan Relawan Rumah Juang, Herviano Siap Menangkan Agustina- Iswar dan Andika-Hendi di Pilkada Serentak

Lingkar.co – Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan dapil Jateng I, Mochamad Herviano Widyatama memimpin sekitar 2000 relawan Rumah Juang melakukan deklarasi dukungan kepada Agustina-Iswar dan Andika-Hendi.

Politisi yang meraih suara terbanyak di dapil I ini menggalang dukungan untuk Agustina – Iswar sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Semarang dan Andika – Hendi sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah.

“Kita sama-sama harus mendukung Agustina-Iswar dan Andika Hendi,” ujar Herviano dalam pembukaan deklarasi di Quest Hotel Plampitan pada Jum’at malam (22/11/2024).

Pria yang akrab disapa Vino ini mengatakan bahwa dirinya akan membantu kepala daerah yang ada di daerah pemilihannya.

“Kami berkomitmen akan membantu kepala daerah di dapil kami untuk bekerja keras untuk warga Jateng dan Kota Semarang,” bebernya.

“Insya Allah perjuangan kami akan lebih maksimal dengan dukungan relawan semua,” tuturnya.

Pimpin Ribuan Relawan Rumah Juang, Herviano Siap Menangkan Agustina- Iswar dan Andika-Hendi di Pilkada Serentak
Pimpin Ribuan Relawan Rumah Juang, Herviano Siap Menangkan Agustina- Iswar dan Andika-Hendi di Pilkada Serentak. Foto: dokumentasi

Vino mengatakan bahwa visi dan misi Agustina – Iswar sesuai dengan program yang diembannya, yaitu sekolah gratis.

Hal tersebut dikatakan oleh Agustina saat diberi kesempatan menyampaikan visi dan misi.

“Program 13 tahun sekolah gratis dan berkualitas serta dana RT untuk memaksimalkan kesejahteraan,” tandas Agustina.

Agustina kemudian menambahkan bahwa di Kota Semarang, berdasarkan survei, wilayah yang paling banyak memilih pasangan Agustina-Iswar adalah Semarang Timur.

Jaringan Kiai Semarang Tidak Asal Dukung Paslon Pilwalkot, GPN Sebut Joko Joss Kembangkan NU di Semarang Utara

Lingkar.co , Jaringan Kiai Semarang dari para kiai sepuh, kiai muda, gus, da’i atau mubaligh kota Semarang telah menyatakan dukungan terhadap pasangan calon nomor urut 02 Yoyok Sukawi dan Joko Santoso (Yoyok-Joss) untuk menangkan Pilwalkot Semarang.

Sekretaris Gerakan Pemuda Nahdliyin (GPN) Kota Semarang, Dimas Bagus Pamungkas menyebut dukungan tersebut bukan asal dukungan, namun berdasarkan pertimbangan yang matang.

“Dukungan dari kiai sepuh itu tidak asal mendukung, tapi melihat manfaat dan jasa Mas Joko Joss yang terbukti komitmen mengembangkan Nahdlatul Ulama di Semarang Utara,” katanya saat kegiatan Doa Bersama Untuk Kemenangan Luthfi-Yasin di Desa Tinjomoyo, Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, Jumat (22/11/2024).

Dimas mengungkapkan, dirinya mendapatkan informasi tersebut dari salah satu wakil ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang masa khidmat (periode) 2016-2021.

“Jadi ada banyak sekali rapat atau sekedar diskusi di rumah Mas Joko Santoso, rapat dan diskusi seputar mengembangkan organisasi NU yang dilakukan para pengurus MWCNU (Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) Kecamatan Semarang Utara,” ungkapnya.

GPN Kota Semarang berfoto bersama seusai Doa Bersama Untuk Kemenangan Luthfi-Yasin di Desa Tinjomoyo, Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, Jumat (22/11/2024) malam.
GPN Kota Semarang berfoto bersama seusai Doa Bersama Untuk Kemenangan Luthfi-Yasin di Desa Tinjomoyo, Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, Jumat (22/11/2024) malam. Foto: istimewa

Dari forum tersebut, kata Dimas, banyak gagasan yang menghasilkan kepengurusan kelurahan terbentuk kembali. “Jadi, kalau hari ini kita kembali punya banyak ranting NU di Semarang Utara itu awalnya dari situ, diskusi dan rapat di rumah Mas Joko,” urainya.

Untuk itu, dirinya meminta agar semua warga NU Semarang memantapkan hati memilih pemimpin yang didukung oleh para kiai. “Bismillah, nderek dawuh kiai, milih Yoyok-Joss di Pilwalkot Semarang, dan Luthfi-Yasin di Pilgub Jateng,” tegasnya.

“Kepemimpinan yang baik itu kalau pemimpin bisa dekat dengan ulama, para kiai. Kalau manut kiai, insya Allah hidup kita berkah,” imbuhnya.

Bukan Basis Santri, Doa Bersama GPN Ikhtiar Yakinkan Masyarakat Pilih Luthfi-Yasin di Pilgub Jateng

Lingkar.co , Sekretaris Gerakan Pemuda Nahdliyin (GPN) Kota Semarang, Dimas Bagus Pamungkas mengungkapkan bahwa dia bersama merupakan bagian dari ikhtiar meyakinkan masyarakat untuk memilih pasangan calon Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen (Luthfi-Yasin) pada masa coblosan 27 November nanti.

Meski memiliki tradisi keislaman yang sama, namun ada daerah yang tidak dekat dengan kalangan pesantren atau bukan basis santri.

“Di daerah ini punya tradisi keislaman model Nahdlatul Ulama (NU), tapi bukan basis santri. Jadi memang kita harus tahu persis bagaimana cara meyakinkan saudara kita ini untuk memilih Gus Yasin,” kata dia seusai kegiatan Doa Bersama Untuk Kemenangan Luthfi-Yasin di Desa Tinjomoyo, Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, Jumat (22/11/2024) malam.

Selain itu, dirinya juga mengakui bahwa daerah tersebut bukan dari basis partai pengusung Paslon 02 Luthfi-Yasin dan Yoyok-Joss dalam Pilkada serentak.

Meski demikian, dirinya tetap optimis karena secara organisasi, NU semakin kuat di Semarang. “Alhamdulillah di sini ada beberapa kader yang aktif di Banom NU, tentunya mereka kita harapkan bisa diandalkan untuk kemenangan Luthfi-Yasin di TPS sekitar sini,” ujarnya.

Kepada para relawan, ia mengingatkan bahwa menghadapi perbedaan yang ada di masyarakat butuh ketenangan dan ketelatenan. “Harapannya agar kader yang ada di sini mulai terbiasa ngemong masyarakat yang beda-beda ini, karena ini modal awal untuk mendapatkan simpati dan suara pemilih,” ujarnya.

Doa Bersama Untuk Kemenangan Luthfi-Yasin di Desa Tinjomoyo, Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, Jumat (22/11/2024) malam.
Doa Bersama Untuk Kemenangan Luthfi-Yasin di Desa Tinjomoyo, Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, Jumat (22/11/2024) malam. Foto: istimewa

Dirinya juga mengingatkan bahwa pasangan calon 02 merupakan calon pemimpin yang mendapatkan dukungan lebih banyak kiai (ulama) dari kontestan Paslon 01. “Mengikuti yang lebih banyak kiai itu penting, insya Allah berkah, selamat dunia akhirat,” tuturnya.

Bahkan, kata Dimas, masyarakat yang beruntung adalah yang memiliki pemimpin seorang kiai seperti Gus Yasin, atau dekat dan dapat dukungan banyak orang alim atau ulama seperti Yoyok-Joss.

“Kepemimpinan yang baik itu kalau pemimpin bisa dekat dengan ulama, para kiai. Kalau manut kiai, insya Allah hidup kita berkah,” imbuhnya.