Arsip Tag: Rinto Subekti

Pilgub Jateng Memanas, Partai Demokrat Ancam Ganti DPC yang Tidak Menangkan Luthfi-Yasin

Lingkar.co – Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah mulai memanas, Partai Demokrat mengancam DPC yng tidak menangkan Pasangan Calon (Paslon) nomor 02, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen (Luthfi-Yasin).

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, Rinto Subekti menyatakan pihaknya tidak main-main mendukung Luthfi-Yasin untuk menang menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah. Baginya, paslon 02 adalah harga diri Partai Demokrat.

“Maka Ahmad Luthfi-Taj Yasin wajib menang. Tidak ada alasan untuk angkanya kecil. Jika ada Ketua DPC, para anggota DPRD, di wilayahnya pasangan ini kalah, saya berjanji akan mengevaluasi, bahkan akan saya ganti posisinya dengan yang lain,”kata Rinto saat Deklarasi dan konsolidasi pemenangan, di hotel Premiere Santika, Semarang, Minggu, (6/10/2024).

Di hadapan Ahmad Luthfi-Taj Yasin yang hadir, Rinto berjanji partainya siap memenangkan paslon no urut 2.

“Bagi kami Pak Luthfi-Gus Yasin adalah harga diri Partai Demokrar. Kita semua tidk ada yang berdiam diri. Semua wajib kerja serius untuk memenangkanya. Harus menang. Ini wajib,” tandasnya.

Rinto bersama jajaran pengurus dan kader di Jawa Tengah sudah berikrar, tidak ada satupun wilayah di 35 kabupaten/kota yang sampai kalah.

“Sekali lagi saya berjanji, kalau sampai ada DPC di Jawa Tengah ini paslon kita kalah, saya evaluasi Ketua DPCnya termasuk DPRD nya. Saya akan ganti. Ini tidak main-main,” kata Rinto.

Menurut Rinto, Partai Demokrat wajib memenangkan Luthfi-Yasin karena Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah memilih dan memutuskan memberi rekomendasi kepada pasangan ini. Paslon Luthfi-Yasin harus diamankan.

Selain itu, Rinto dan Partai Demokrat juga sudah capek Jawa Tengah dipimpin partai lain. Sudah saatnya ganti gubernur supaya Jateng lebih maju lagi.

Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti (kanan) dan Calon Gubernur nomor 02, Ahmad Luthfi saat Deklarasi dan konsolidasi pemenangan, di hotel Premiere Santika, Semarang, Minggu, 6 Oktober 2024.
Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti (kanan) dan Calon Gubernur nomor 02, Ahmad Luthfi saat Deklarasi dan konsolidasi pemenangan, di hotel Premiere Santika, Semarang, Minggu, 6 Oktober 2024. Foto: dokumentasi

“Kita sudah capek Jateng dikelola pihak sebelah. Sudah saatnya ganti. Supaya Jateng lebih maju lagi,” harapnya.

Dia juga meminta Paslon Urut 02 Luthfi-Yasin tidak usah khawatir karena kader Demokrat sudah pasang baliho bersama Ahmad Luthfi -Taj Yasin sejak lama.

“Insya Allah mulai tanggal 20 Oktober saya akan memimpin apel Ranting se-Jateng. Saya akan pimpin DPD Partai Demokrat Jateng road show untuk memenangkan Pak Ahmad Luthfi-Gus Yasin,” tegasnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Sambangi PKB, Partai Demokrat Jajaki Kerja Sama Pilgub Jateng

Lingkar.co – Partai Demokrat mulai melakukan penjajakan politik menjelang kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) maupun Pilkada Kabupaten/Kota, salah satunya diawali dengan menyambangi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah untuk berkolaborasi.

Sebagaimana siaran pers yang diterima lingkar.co pada Selasa (30/4/2024, PKB menerima kunjungan silaturahmi dari Partai Demokrat Jateng, di kantor DPW PKB Jateng di Kota Semarang, Jumat (26/4/2024) malam.

Hadir dalam silaturahmi itu Ketua DPW PKB Jateng KH M Yusuf Chudlori didampingi Sekretaris DPW PKB Jateng H Sukirman, Ketua LPP Syarif Abdillah, tim Desk Pilkada, serta sejumlah pengurus wilayah.

Ketua DPD Partai Demokrat Jateng Rinto Subekti juga hadir didampingi sejumlah pengurus intinya.

Ketua DPW PKB Jateng KH M Yusuf Chudlori menyambut baik silaturahmi ini. Apalagi dengan niatan membawa provinsi Jawa Tengah semakin lebih baik.

“Syarat berlayar sudah cukup. Tapi tentunya semua juga harus memikirkan komponen-komponen lain. Jadi semuanya masih dinamis,” katanya.

Sosok yang akrab disapa Gus Yusuf ini menyatakan, PKB dan Demokrat sudah memenuhi syarat formal jika ingin maju dalam Pilgub Jateng. PKB dengan 20 kursi dan Demokrat 7 kursi.

“Karenanya kita bisa bekerja sama dengan Demokrat, baik di fraksi parlemen maupun nanti dalam Pilgub atau Pilkada,” terangnya.

Ditanya soal sosok yang dinilai layak maju dalam Pilgub, Gus Yusuf pun berseloroh bahwa saat ini ada dirinya dan ketua DPD Demokrat Jateng Rinto Subekti.

“Yang pasti masih dinamis. Tapi silaturahmi ini menjadi langkah maju, meski tentu harus terus berkomunikasi dengan parpol lain,” katanya.

Gus Yusuf sangat mengapresiasi Demokrat yang sudah membuat langkah maju dalam melakukan komunikasi politik. Termasuk mengajak PKB bekerja sama, membawa Jateng semakin maju, makmur dan menyusul sejumlah ketertinggalan dari provinsi tetangga.

Gus Yusuf menambahkan, saat ini arah politik berubah dan semakin dinamis. Partai sebesar apapun, tetap butuh komponen-komponen lain dalam memajukan daerah.

“Karena itu, semua parpol dituntut kontribusinya, ide, maupun karyanya untuk Jawa Tengah,” tegasnya.

Gus Yusuf mengakui, untuk Pilkada di kabupaten/kota, ada semacam kearifan lokal yang tidak bisa dibendung. Satu sisi, domain Pilkada, utamanya rekomendasi merupakan kewenangan pengurus pusat.

“Namun kita yakin, DPP tak akan meninggalkan aspirasi dari tingkat daerah maupun provinsi,” jelasnya.

Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti mengatakan silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya membangun Jawa Tengah ke arah yang lebih baik.

Menurutnya, Pilgub maupun Pilkada merupakan sesuatu yang harus dijalani. Karenanya harus melakukan komunikasi politik dengan berbagai pihak.

“Di Pilgub kita ingin ada kerja sama dengan PKB. Namun di tingkatan daerah, ada kearifan lokal sendiri. Sehingga mungkin ada juga yang kerja sama, namun adapula yang saling berkompetisi,” tandasnya. (*)

Penulis: Ani Friska
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Gelar Pertemuan, Gerindra dan Demokrat Siap Koalisi di Pilgub Jateng

Lingkar.co – Pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng tinggal beberapa bulan. Penjajakan kerja sama antar partai mulai terlihat. Salah satu kabar yang santer adalah Partai Gerindra dan Partai Demokrat Jateng telah siap koalisi dalam Pilgub Jateng yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024 mendatang.

Kesiapan koalisi kedua partai itu tercermin saat petinggi kedua partai bertemu di DPD Partai Gerindra Jateng. Memanfaatkan momen silaturahim lebaran, kedua partai saling bertukar pikiran dan dsikusi selama hampir dua jam. Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Sudaryono hadir langsung menyambut koleganya dari Demokrat, Rinto Subekti.

Sudaryono didampingi sekretaris DPD Partai Gerindra Jateng Heri Pudyatmoko bersama sejumlah pengurus dan anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jateng. Sedangkan Rinto Subekti didampingi sekretarisnya Kartina Sukowati dan beberapa elit partai. Usai pertemuan yang berlangsung hangat Sudaryono mengatakan, kesiapannya berkoalisi dengan Partai Demokrat Jateng.

“Untuk pelaksanaan Pilgub Jateng yang akan datang, saya kira kami, Partai Gerindra dan Partai Demokrat siap berkoalisi dan bekerja sama lebih lanjut, apalagi ditingkat pusat hubungan Pak Prabowo dan Pak SBY sangat baik, dan kami senang-senang saja,” kata Sudaryono.

Kerja sama kedua partai, lanjut Cagub Jateng ini sudah dibuktikan pada gelaran Pilpres lalu. Saat itu kedua partai bersatu dalam koalisi Indonesia Maju dan berhasil memenangkan calon yang diusung yakni Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024. “Saya kira kerja sama ini sangat layak diteruskan,” ujar Sudaryono. Apalagi kedua partai memiliki kursi yang cukup untuk mengusung calon dalam Pilgub 2024 mendatang.

Partai Gerindra, lanjut Sudaryono memiliki 17 kursi dan Partai Demokrat meraih 7 kursi. Jika keduanya digabung maka jumlah kursinya ada 24 dan jumlah itu sudah cukup mengusung kandidat cagub-cawagub sendiri. Meski demikian, pihaknya tetap membuka kesempatan pada partai lain untuk bergabung dalam koalisi.

“Kami selalu terbuka menerima teman-teman partai lain untuk bergabung dengan koalisi ini, kita bisa saling kerja sama untuk membangun Jawa Tengah,” katanya.

Ditambahkan Sudaryono, kerja sama ini juga akan dilanjutkan pada level kabupaten/kota yang juga akan melaksanakan pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak.

“Kerja sama ini tentu akan dilanjutkan pada level kabupaten/kota yang juga akan mengadakan pemilihan bupati/walikota, jadi tidak berhenti disini saja, namun juga akan dikembangkan ke daerah-daerah,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua DPD Demokrat Jateng, Rinto Subekti mengaku senang jika bisa berkoalisi dengan Partai Gerinda Jateng. “Kami sadar diri jika Partai Demokrat hanya memiliki tujuh kursi sehingga harusnya melakukan koalisi, kerja sama dengan Gerindra membuat kami nyaman,” katanya.

Rinto menjelaskan, koalisi kata dia, melihat kondisi lokal, namun rekomendasi ada di DPP Partai Demokrat tetap yang menjadi patokan. Sosok Sudaryono yang bakal maju sebagai calon Gubernur Jateng, menurutnya sebagai sosok potensial karena masih muda dan mampu memenangkan Prabowo-Gibran pada Pilpres lalu. “Disini kita berpikir bagaimana Mas Sudaryono bisa dicalonkan, meskipun kita juga melakukan penjajakan calon internal,” bebernya.

Rinto menegaskan jika partainya siap berkoalisi dengan Gerindra, untuk Pilgub, ataupun Pilbup, dan Pilwakot. Selain itu, pihaknya juga sepakat terbuka untuk mengembangkan koalisi dengan partai manapun. “Di Jateng ini kita siap berkoalisi, meskipun kearifan lokal berbicara. Domainnya tetap di DPP untuk menurunkan rekomendasi,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ani Friska
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat