Arsip Tag: Pilgub

Ingat Kata Gus Yasin: Berani Maulidan Harus Berani Meneladani Kanjeng Nabi, Jika Tidak Berarti Tidak Hormat

Lingkar.co – Kiai muda asal Sarang, KH. Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mengingatkan orang yang ikut Maulidan harus berani mengikuti Kanjeng Nabi. Jika tidak berarti tidak menghormat Nabi. Padahal malaikat saja hormat kepada Nur Muhammad sebelum Nabi dilahirkan ke dunia.

Gus Yasin menyampaikan pesan itu saat menjadi penceramah utama Gema Sholawat dan Tausiyah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Pucakwangi, Pati, Senin (7/10/2024) malam.

Menurut Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut 02 ini, esensi membaca maulid adalah mempelajari kisah nabi Muhammad SAW. Setelah mengerti mengikuti teladan yang diberikan.

“Sehingga kita mengerti, setelah mengerti tambah mahabbah (cinta) terhadap kanjeng Nabi,”jelasnya.

Dalam acara Maulid yang digelar tuan rumah H. Dardi, karena jadi Anggota DPRD Kabupaten Pati ini, Gus Yasin menguraikan, Nabi Muhammad dihormati sejak masih dalam bentuk Nur yang dititipkan Allah kepada Nabi Adam. Maka para malaikat pun sujud (hormat) kepada nabi Adam.

“Sujudnya malaikat kepada Adam bukan karena menyembah manusia, tetapi karna hormat kepada Nur Muhammad. Nabi dihormati bukan saat ini saja, tetapi sejak nabi Adam sudah dihormati. Kalau kita tidak hormat, lha kita ikut bangsanya siapa,” kata putra Mbah Maimoen Zubair, ulama kharismatik Sarang Rembang ini.

Gus Yasin melanjutkan, setelah Nur Muhammad dititipkan dan dihormati nabi pertama Adam hingga turun temurun, sampai ke bapak ibunya (Abdullah-Aminah), semua yang dapat titipan Nur Muhmmad itu hidupnya semua mulia.

“Maka orang yang ikut muludan harusnya senang semua, mulia semua, karena semua dapat Nur Muhammad, jadi sejak muludan ini tidak boleh sedih dan susah,” tuturnya.

Gus Yasin lanjut menjelaskan,bNabi itu rindu dengan semua umatnya. “Kita dikangeni junjungan harusnya kita lebih kangen lagi,” ujarnya.

Dirinya juga menjelaskan sejarah yang tercantum dalam kitab maulid. Dengan demikian, setiap muslim yang membaca kitab tersebut mestinya mengetahui masa kecil nabi.

Ia menuturkan, sejak dilahirkan nabi sudah mengerti ibunya Aminah merasakan susah. Sebab sudah tidak ada bapak. Buktinya nabi sampai disusukan kepada wanita lain.

“Maka jangan banyak nuntut orang tua yang tidak mampu, sehingga kita harus birul walidain (taat-baik) kepada orang tua,” pesannya.

Menurut Gus Yasin, nabi saat lahir juga sudah bisa menerima kondisi orang tua. Nabi disusoni (disusui) sebelah sudah merasa cukup. Tidak mau mengambil susu sebelah yang biasa diminum saudara satu susuan

Pilgub Jateng Memanas, Partai Demokrat Ancam Ganti DPC yang Tidak Menangkan Luthfi-Yasin

Lingkar.co – Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah mulai memanas, Partai Demokrat mengancam DPC yng tidak menangkan Pasangan Calon (Paslon) nomor 02, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen (Luthfi-Yasin).

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, Rinto Subekti menyatakan pihaknya tidak main-main mendukung Luthfi-Yasin untuk menang menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah. Baginya, paslon 02 adalah harga diri Partai Demokrat.

“Maka Ahmad Luthfi-Taj Yasin wajib menang. Tidak ada alasan untuk angkanya kecil. Jika ada Ketua DPC, para anggota DPRD, di wilayahnya pasangan ini kalah, saya berjanji akan mengevaluasi, bahkan akan saya ganti posisinya dengan yang lain,”kata Rinto saat Deklarasi dan konsolidasi pemenangan, di hotel Premiere Santika, Semarang, Minggu, (6/10/2024).

Di hadapan Ahmad Luthfi-Taj Yasin yang hadir, Rinto berjanji partainya siap memenangkan paslon no urut 2.

“Bagi kami Pak Luthfi-Gus Yasin adalah harga diri Partai Demokrar. Kita semua tidk ada yang berdiam diri. Semua wajib kerja serius untuk memenangkanya. Harus menang. Ini wajib,” tandasnya.

Rinto bersama jajaran pengurus dan kader di Jawa Tengah sudah berikrar, tidak ada satupun wilayah di 35 kabupaten/kota yang sampai kalah.

“Sekali lagi saya berjanji, kalau sampai ada DPC di Jawa Tengah ini paslon kita kalah, saya evaluasi Ketua DPCnya termasuk DPRD nya. Saya akan ganti. Ini tidak main-main,” kata Rinto.

Menurut Rinto, Partai Demokrat wajib memenangkan Luthfi-Yasin karena Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah memilih dan memutuskan memberi rekomendasi kepada pasangan ini. Paslon Luthfi-Yasin harus diamankan.

Selain itu, Rinto dan Partai Demokrat juga sudah capek Jawa Tengah dipimpin partai lain. Sudah saatnya ganti gubernur supaya Jateng lebih maju lagi.

Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti (kanan) dan Calon Gubernur nomor 02, Ahmad Luthfi saat Deklarasi dan konsolidasi pemenangan, di hotel Premiere Santika, Semarang, Minggu, 6 Oktober 2024.
Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti (kanan) dan Calon Gubernur nomor 02, Ahmad Luthfi saat Deklarasi dan konsolidasi pemenangan, di hotel Premiere Santika, Semarang, Minggu, 6 Oktober 2024. Foto: dokumentasi

“Kita sudah capek Jateng dikelola pihak sebelah. Sudah saatnya ganti. Supaya Jateng lebih maju lagi,” harapnya.

Dia juga meminta Paslon Urut 02 Luthfi-Yasin tidak usah khawatir karena kader Demokrat sudah pasang baliho bersama Ahmad Luthfi -Taj Yasin sejak lama.

“Insya Allah mulai tanggal 20 Oktober saya akan memimpin apel Ranting se-Jateng. Saya akan pimpin DPD Partai Demokrat Jateng road show untuk memenangkan Pak Ahmad Luthfi-Gus Yasin,” tegasnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Luthfi-Yasin Paket Lengkap Pilgub Jateng, Gus Yasin Tersipu Malu Dipuji Ganteng Oleh Relawan Jelita

Lingkar.co – Kumpulan aktivis perempuan muda yang manamakan diri Relawan Jaringan Perempuan Nahdliyin Pendukung Luthfi-Taj Yasin (Relawan Jelita) menyebut pasangan calon (Paslon) Gubernur nomor urut 02, Ahmad Luthfi-Taj Yasin (Luthfi-Yasin) merupakan paket lengkap.

“Gus Yasin ini paket lengkap ibu-ibu. Pak Luthfi polisi yang kebetulan santri, sedangkan Gus Yasin santri tulen putra Mbah Maimoen. Mantep bukaaan?” Dijawab kompak “Yeeessss.Okeeeh!” oleh para wanita muda ini.

Koordinator Relawan Jelita Jateng, Atatin Malihah mengatakan itu saat Gus Yasin menghadiri taaruf (perkenalan) visi-misi di hadapan relawan yang pada umumnya Fatayat NU (wanita muda) se-Semarang Raya, di Hotel C3 Ungaran, Minggu 6 Oktober 2024.

Atatin bahkan menyanjungnya suami Ning Nawal Nur Arafah itu dengan menyebut Gus Yasin paket lengkap karena ganteng dan religius. “Gus Yasin ini paket lengkap, rohaninya sae dan pria yang ganteng,” ujarnya.

“Kenapa kalian suka Gus Yasin?” tanya Atatin. Pertanyaan itu dijawab spontan, “Ganteeeengg,” oleh para hadirin yang semuanya wanita muda. Seisi ruangan pun ger-geran.

Gus Yasin yang duduk di depan pun senyum tersipu-sipu. Sampai panitia mengatakan, “Yang punya pasangan jangan melupakan pasanganya lho yaaa.”

Atatin melanjutkan pidatonya. Dia berharap, semoga Allah ijabah (mengabulkan) paslon Luthfi-Yasin menang dan memimpin Jawa Tengah. Baginya lahir batin insya Allah Lugas (Luthfi-Yasin) menang.

“Saya ulang kenapa seneng Gus Yasin? “Ganteeeng?” Kenapa pilih no 2? “Santun dan santri guru kita semua,” jawab para Jelita lagi.

Dijelaskan, Gus Yasin paket komplit. Tidak saja pengalaman di parlemen tapi juga pernah jadi wakil gubernu Jateng. Tentu dia pengalaman dan memahami tugas-tugas di Jawa Tengah.

Sedangkan Ahmad Luthfi pernah menjadi Ketua Cabang PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) di Surabaya, pernah kuah di IAIN. Pernah empat tahun mondok di Kediri. Pernah 4 tahun menjabat Kapolda Jateng. Untuk Gus Yasin sudah tidak asing lagi. Santri yang birokrat.

“Ini duet saling menyempurnakan. Pak Luthfi penyayang. Sama putra putrinya kelihatan penyayang. Kepada keluarga penyayang apa lagi sama masyarakat,” katanya.

Gus Yasin salut dengan Relawan Jelita Jawa Tengah. “Kalian luar biasa. Di tangan jenengan semua nanti kita mendengar tanggal 27 November kita menang,” ucapnya disambut yees para hadirin.

Dia menjelaskan sudah sepakat Ahmad Luthfi untuk bersama-mengabdi Jawa Tengah.

“Kami sudah ijin kepada masyarakat dan tokoh-tokoh. Kalau ada kesempatan kembali ke Jawa Tengah, akan lebih manfaat untuk pesantren Jawa Tengah dan masyarakat semuanya. Mohon dukungannya,” pinta Gus Yasin. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Yoyok-Joss Siap Menangkan Luthfi-Yasin di Pilgub Jateng 2024

Lingkar.co – Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Semarang Nomor Urut 2, Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss) menghadiri Rapat Konsolidasi Partai Demokrat untuk menangkan Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng.

Acara ini digelar di Hotel Santika Kota Semarang, Minggu (6/10/2024). Kegiatan itu dihadiri juga Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti, Sekretaris DPD Partai Demokrat Jateng, Kartika Sukawati, mantan Gubernur Jateng, Bibit Waluyo dan jajaran Partai Demokrat lainnya.

Usai kegiatan, Calon Wali Kota Semarang, Yoyok Sukawi mengaku jika Demokrat sudah siap untuk berjuang dan memanaskan mesin partai di Pilkada 2024. Selain Luthfi-Taj Yasin, Partai Demokrat juga siap memenangkan Paslon lainnya yang maju di Pilkada 2024.

“Partai Demokrat yang saat ini gantian dipanasin mesinnya. Jadi untuk Jateng semuanya sudah dipanasin, utamanya Kota Semarang tadi sudah dikonsolidasikan bahkan Pak Ketua tadi pesan khusus untuk Kota Semarang supaya lebih keras, lebih semangat lagi bekerja,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan konsolidasi ini, Paslon yang diusung Partai Demokrat baik di Pigub Jateng dan Pilwakot Semarang bisa menang. Lebih lanjut, Yoyok memastikan jika menang nanti, pemerintahan yang dipimpin nanti akan sejalan dengan sistem dari Presiden terpilih yakni Prabowo Subianto.

Hal ini juga akan selaras juga dengan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin. Oleh karena itu, semangat kolaborasi ini harus diwujudkan dengan kemenangan di Pilkada Serentak 2024.

“Ada semangat kolaborasi antara kota dengan provinsi. Kalau dilihat juga visi-misinya mirip ya, kita punya tema perjuangan yang sama linier dengan visi-misi serta program Pak Prabowo,” terangnya.

Senada, Calon Wakil Wali Kota Semarang, Joko Santoso mengatakan, selain semangat kolaborasi, di dalam visi-misi yang sudah selaras juga ada sistem berkelanjutan. Oleh karena itu, sistem pemerintahan antara kota dengan provinsi nanti akan mudah dijalankan ketika Ahmad Luthfi-Taj Yasin dan Yoyok-Joss terpilih di Pilkada Serentak 2024.

“Jadi yang jelas pada visi kita ada kata berkelanjutan. Itu maksudnya antara gubernur dan wali kota itu senapas. Kita juga sama nomornya, sama partainya, dan sama pendukungnya,” tandasnya.

Sementara itu, Calon Gubernur Jateng Nomor Urut 2, Ahmad Luthfi mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan ini. Dirinya mendoakan agar para Paslon yang diusung Demokrat menang sehingga pemerintahannya bisa sejalan juga dengan pemerintah pusat.

“Secara kolaboratif kepanjangan kita juga. Kami siap bergerak bersama,” kata Luthfi dalam sambutannya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Dokter Umar Wahid Hasyim Jadi Ketua, Simak Susuan Tim Pemenangan Andika-Hendi di Pilgub Jateng 2024!

Lingkar.co – Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2024 menjadi perang bintang dengan tampilnya mantan Kapolda Jawa Tengah, Ahmad Luthfi yang menggandeng mantan Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen berhadapan dengan mantan Panglima TNI, Andika Perkasa yang berpasangan dengan Hendrar Prihadi (Andika-Hendi)

Dari pembentukan tim pemenangan Andika-Hendi, DPP PDI Perjuangan menunjukkan dr. Umar Wahid Hasyim (Gus Umar) sebagai ketua. Berikut ini susunan tim pemenangan Andika-Hendi untuk Pilgub Jateng 2024.

Wakil Ketua:

  1. Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso
  2. Komjen Pol (Purn) Anang Revandoko
  3. Sumanto
  4. Bambang Raya
  5. Bambang Hariyanto

Juru Kampanye:

  1. Megawati Soekarnoputri
  2. Komarudin Watubun
  3. Deddy Yevri Hanteru Sitorus
  4. Djarot Saiful Hidajat
  5. Sukur H. Nababan
  6. Said Abdullah
  7. Ganjar Pranowo
  8. Ahmad Basarah
  9. Yasonna H. Laoly
  10. Ronny Berty Talapessy
  11. Basuki Tjahaja Purnama
  12. Rano Karno
  13. Tri Rismaharini
  14. Nusyirwan Soejono
  15. Ribka Tjiptaning P
  16. Sri Rahayu
  17. I Gusti Ayu Bintang Darmawati
  18. I Made Urip
  19. S.B. Wiryanti Sukamdani
  20. Eriko Sotarduga B.P.S
  21. Zuhairi Misrawi
  22. H.M. Prananda Prabowo Sura MKD
  23. Mindo Sianipar
  24. Rokhmin Dahuri
  25. M.Y. Esti Wijayati
  26. Hasto Kristiyanto
  27. Drs. Utut Adianto
  28. Arif Wibowo
  29. Sadarestuwati
  30. Adian Yunus Yusak Napitupulu
  31. Y. Aryo Adhi Dharmo
  32. Olly Dondokambey
  33. Rudianto Tjen
  34. Yuke Yurike
  35. Hendra Gunawan
  36. Candra Irawan
  37. Daryatmo Mardiyanto
  38. Aria Bima
  39. Abdullah Azwar Anas
  40. Letnan Jenderal TNI (Purn) Ganip Warsito
  41. Y. Vian Feoh
  42. Komjen Pol. (Purn) Nurdin
  43. Andi Widjajanto
  44. M. Restu Hapsari
  45. Irmadi Lubis
  46. Andreas Hugo Pareira
  47. Bonnie Tryana
  48. Irmadi Lubis
  49. Andreas Hugo Pareira

Penasehat:

  1. Bambang Wuryanto
  2. Puan Maharani
  3. Utut Adianto
  4. Dyah Pikatan Orissa Putri Haprani

Dewan Pakar:

  1. Hendrawan Supratikno
  2. Goenawan Muhamad
  3. Ridwan Sanjaya
  4. Akhmad Muqowam
  5. Beni
  6. Yanuar Rara
  7. Warsito Ellwein
  8. Dra. Ida Nurlaila Candra
  9. Arif Budiman Chandra
  10. Gus Ahmad Dawud
  11. Gus Ali Shodiqin
  12. Soehardjono
  13. Stephanus Sukirno
  14. Rukma Setiabudi
  15. Willem Tutuarima

Sekretaris: Daniel Budi Setyawan

Wakil Sekretaris:

PW GMPI Jateng Beserta 35 Pengurus Cabang Satu Suara Dukung Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Pilgub Jateng

Lingkar.co – Pengurus Wilayah (PW) Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Jawa Tengah (Jateng) beserta pengurus cabang di 35 Kabupaten/Kota menyatakan satu suara mendukung pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Pilgub Jateng 2024.

Hal itu dideklarasikan oleh seluruh pengurus GMPI dalam acara rapat koordinasi wilayah di Hotel Metro Kota Semarang pada Sabtu (28/9/2024).

Menurut Ketua PW GMPI Jateng, Nurul Furqon, pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh pengurus cabang se-Jateng dan bersepakat mendukung paslon Ahmad Luthfi-Taj Yasin.

“Hari ini kami seluruh jajaran GMPI se-Jateng berkumpul menyatukan suara untuk pilgub. Kami seluruh jajaran dari wilayah hingga ranting GMPI sepakat dan satu suara mendukung pak Luthfi dan Gus Yasin. Bismillah dados!.” ungkap Nurul Furqon.

Nurul Furqon dalam rapat memberikan instruksi langsung kepada pengurus cabang GMPI untuk segera bergerak mempromosikan Ahmad Luthfi-Taj Yasin.

“Dengan ini, saya instruksikan seluruh pengurus GMPI seluruh Jawa Tengah untuk segera bergerak. Kita gaungkan pak Luthfi dan Gus Yasin ke setiap penjuru,” ujar Nurul dalam pidatonya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, perwakilan kabupaten/kota tampak memaparkan strategi masing-masing untuk pemenangan paslon Ahmad Luthfi-Taj Yasin.

Seperti diungkapkan Muhammad Atho’illah, Ketua PC GMPI Kendal. Ia menyebut, pihaknya telah melakukan pergerakan sejak pendaftaran paslon.

“GMPI kendal kebanyakan kalangan santri, jadi tak mungkin ke lain hati. Sejak pendaftaran pak luthfi dan Gus Yasin, kita langsung bergerak dan berkoordinasi dengan organisasi-organisasi santri,” papar Gus Atho, sapaan akrabnya.

Pria lulusan Ponpes Al-Anwar, Sarang, Rembang tersebut mengaku lebih menggunakan metode pendekatan secara door to door.

“Target kami ya kalangan santri dan pemuda-pemudi, lebih banyak kita anjangsana sembari ngopi santai. Door to door itu cara paling ampuh buat anak muda,” kata Gus Atho.

PP GMPI Beri Restu

Dalam acara rapat koordinasi tersebut Perwakilan Pimpinan Pusat (PP) GMPI turut hadir dan memberikan restu keputusan PW GMPI Jateng beserta PC GMPI di 35 Kabupaten/Kota.

Wakil Ketua Umum PP GMPI, Bobby Khana, menyatakan untuk seluruh kader di Jateng untuk terus membawa spirit GMPI yang sanggup mengatasi tantangan.

“Motto GMPI itu sanggup mengatasi tantangan. Jadi, spirit itu harus tetap tertanam dalam kehidupan. Terlebih dalam dukungan pilkada seperti ini. Kader GMPI harus mampu menjadi solusi dalam berbagai keadaan,” kata Bobby membuka acara rapat.

Kader GMPI, lanjut Bobby, harus selalu tangguh dalam berbagai situasi dan kondisi.

“Dengan demikian, saya mewakili Ketua Umum Achmad Baidowi meletakkan tanggung jawab pemenangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin ke seluruh pengurus GMPI di Jateng,” pungkas Bobby.

Dalam rapat tersebut turut hadir perwakilan DPW Partai PPP, Sholehah Kurniawati, Perwakilan relawan Balamuda Ahmad Luthfi, dan perwakilan relawan Jamaah Yasin.

Penulis: Muhammad Nurseha

Pilgub Jateng 2024: Adu Kuat Kombinasi Nasionalis-Agamis Lawan Mesin Satu Warna

Lingkar.co – Pengamat politik dari UIN Walisongo Semarang, M. Kholidul Adib mengatakan, pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen (Luthfi-Yasin) yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju tambah Partai Nasdem, PKS, PKB dan PPP (KIM Plus) adalah pasangan ideal, dalam artian representasi nasionalis-agamis.

“Luthfi-Yasin diusung KIM plus adalah kombinasi Nasionalis-Agamis. Demikian juga dengan partai-partai yang tergabung dalam poros KIM Plus yang mengusung Ahmad Luthfi – Taj Yasin juga menunjukkan warna yang beraneka ragam,” kata Adib kepada lingkar.co pada Selasa (17/9/2024).

“Partai-partai KIM Plus juga sudah mulai memanaskan mesin politiknya, selain juga mengandalkan gerakan relawan yang semakin gencar,” sambungnya.

Ia pun menilai kolaborasi gerakan partai dan relawan dari barisan KIM plus akan menjadi kekuatan dahsyat bagi Luthfi-Yasin. “Sementara faktor logistik tentu kedua paslon memiliki logistik yang memadai walau kita tidak tahu berapa besar logistik yang sudah disiapkan,” ujarnya.

Selain itu, Adib juga tidak memungkiri Paslon Luthfi-Yasin unggul di atas kertas karena lebih besar dukungan pada sisi elektoral. Namun demikian ia mengingatkan Luthfi-Yasin tidak boleh lengah atau terlalu percaya diri, sebab kalau sampai lengah atau terlalu percaya diri justru lemah dalam perkembangannya.

“Kandidat yang didukung oleh banyak partai tapi kalau mesin politiknya tidak bekerja ya akan stagnan,” ucapnya.

“Andika-Hendi dan pendukungnya bisa membuat gerakan yang lebih dahsyat sehingga tidak menutup kemungkinan bisa mengejutkan semua pihak dengan menjadi pemenang Pilgub Jateng 2024,” tandasnya.

Sedangkan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi mengandalkan kerja mesin satu warna yaitu PDI Perjuangan yang menang dalam Pileg di Jateng sebagai partai politik pengusung. Meski begitu, Adib juga memperhatikan bahwa Andika-Hendi merupakan pasangan sesama kader PDIP atau sama-sama dari kalangan nasionalis. Oleh karena itu, harus bisa masuk ke kalangan santri untuk bisa menang.

Beda Hasil Survei Pilgub Jateng, Andika-Hendi :Ya itu Hasil Survei Mereka

Lingkar.co – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Jenderal TNI (Purn.) Andika M Perkasa dan Hendrar Prihadi alias Hendi memberikan tanggapan terkait adanya beda hasil survei Pilgub Jateng dari salah satu lembaga survei yang mengunggulkan pasangan calon Luthfi – Yasin.

Andika menegaskan dirinya bersama Hendi lebih memilih fokus menjalankan strategi yang telah disusun oleh tim pemenangan. Hal tersebut disampaikan saat Andika bersama Hendi menghadiri kegiatan Rapat Kerja Cabang Khusus di Kabupaten Purworejo, Rabu (11/9/2024).

Andika sendri menegaskan bahwa dirinya bersama Hendi akan terus mengevaluasi pergerakan yang telah dijalankan.

Mantan Panglima TNI itu pun menegaskan masih ada cukup waktu untuk terus meningkatkan elektabilitasnya bersama Hendi.

“Ya itu hasil survei mereka. Kami pun akan terus berusaha. Pasti kalau ada kekurangan – kekurangan ya harus dievaluasi, yang terpenting kan kita masih punya waktu untuk memperbaiki,” respon Andika santai.

Adapun salah satu lembaga survei bernama Kanigoro Network merilis hasil survei yang mengunggulkan pasangan Luthfi – Yasin dengan elektabilitas sebesar 45,2 persen, sedangkan Andika – Hendi ada di angka 37,7 persen. Kanigoro Network sendiri sebelumnya tidak masuk dalam daftar 81 lembaga survei yang terdaftar di KPU untuk Pemilu 2024.

Paslon Cagub-cawagub Jateng, Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi saat diwawancarai wartawan seusai menghadiri kegiatan Rapat Kerja Cabang Khusus di Kabupaten Purworejo, Rabu (11/9/2024). Foto: dokumentasi
Paslon Cagub-cawagub Jateng, Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi saat diwawancarai wartawan seusai menghadiri kegiatan Rapat Kerja Cabang Khusus di Kabupaten Purworejo, Rabu (11/9/2024). Foto: dokumentasi

Hasil yang dirilis Kanigoro Network tersebut pun belakangan menuai sorotan karena berbeda dengan hasil survei Pilgub Jateng yang dirilis oleh Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) yang mengunggulkan pasangan Andika – Hendi dengan elektabilitas 64,8 persen, sedangkan Luthfi – Yasin ada di angka 31,4 persen.

Lebih lanjut, Andika sendiri menekankan optimismenya bersama Hendi untuk memenangkan konstestasi Pilgub Jateng 2024. “Ya harus optimis, kita akan berusaha memberikan yang terbaik, baik itu visi, misi, maupun program,” tegasnya.

Sedangkan terkait upaya pemenangan di Kabupaten Purworejo, Andika mengaku menyerahkan sepenuhnnya pada struktur PDI Perjuangan di Purworejo.

“Ya upaya pemenangan di Purworejo sendiri akan dipimpin langusng oleh Ketua DPC nya. Karena mereka sudah membuktikan adanya peningkatan suara juga (di Pemilur 2024,” ungkapnya. (*)

Penulis: Bojes
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Beda Hasil Lembaga Survei Pilgub Jateng, Ahmad Luthfi: Saya Belum Lihat

Lingkar.co – Calon Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menanggapi pertanyaan tentang perbedaan hasil lembaga survei untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah.

Ada yang menunjukkan angka tinggi untuk pasangan Luthfi-Yasin dan sebaliknya mengunggulkan Andika – Hendi. Terkait hal itu, Luthfi mengaku belum pernah melihat hasil survei tersebut.

“Saya belum pernah lihat survei,” ujar Luthfi usai mengunjungi Pasar Talun di Kabupaten Magelang, Rabu (11/9/2024).

Menurut Luthfi, survei hanyalah penunjang, dan yang lebih penting adalah kerja keras di lapangan.

“Yang penting itu kerja, kerja, kerja,” tegasnya.

Luthfi menegaskan bahwa tim pemenangannya berkomitmen penuh untuk bekerja sesuai dengan prinsip demokrasi dan tetap menjaga jarak dari institusi mana pun.

Terkait banyaknya purnawirawan TNI dan Polri yang bergabung dalam tim pemenangannya bersama Taj Yasin. Apakah ini bagian dari strategi khusus atau ada kaitannya dengan instansi mereka sebelumnya?

Mantan Kapolda Jateng ini menegaskan bahwa tidak ada strategi khusus di balik kehadiran sejumlah mantan jenderal dan purnawirawan TNI-Polri di tim pemenangannya.

Calon Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dalam sebuah kesempatan di Magelang. Foto: dokumentasi

“Tidak ada kaitannya dengan kedinasan. Kita semua bekerja untuk menampung aspirasi rakyat,” katanya.

Luthfi menekankan bahwa tim pemenangan Luthfi-Yasin terdiri dari berbagai elemen masyarakat yang fokus bekerja untuk rakyat.

“Masalah tim sukses itu kan biar mereka yang bekerja, tetapi tidak ada kaitannya dengan instansi. Prinsipnya, demokrasi ini kan dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat,” jelasnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Editor : Kharen Puja Risma

Kanigoro Network Survei Pilgub Jateng, Sebaran Segmentasi Luthfi – Yasin dan Andika – Hendi

Lingkar.co – Pasca pendaftaran calon kepala daerah (Cakada) diketahui bahwa saat ini Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) hanya ada dua poros, yaitu koalisi besar yang mengusung Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen (Luthfi – Yasin) berhadapan dengan PDI Perjuangan yang mengusung Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi (Andika – Hendi).

Keduanya kini telah rajin melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Mengiringi hal itu, berbagai lembaga survei juga juga aktif melakukan penelitian.

Salah satunya Lembaga survei Kanigoro Network. Lembaga survei itu menunjukkan elektabilitas paslon berdasarkan usia pemilih.

Dalam keterangan persnya, Kanigoro Network melakukan survei pada tanggal 1-6 September 2024 di 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.

Metodologi survei yang digunakan yaitu tatap muka dengan teknik simple random sampling dan proporsional yang melibatkan 1.600 responden.

Margin of Error survey adalah ±2,8%,” kata Pendiri Kanigoro Network, Joko Kanigoro, dalam keterangan yang dikutip media Lingkar dari detik, Senin (9/9/2024).

Sebagai informasi, bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Jateng Luthfi-Yasin diusung oleh Partai Gerindra, Partai Golkar, PKS, PKB, Partai Nasdem, PPP, PAN, Partai Demokrat, dan PSI, sedangkan pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi (Hendi) merupakan kader PDI Perjuangan.

“Hasil survei menunjukkan Ahmad Luthfi-Taj Yasin unggul dengan elektabilitas 45,2%, sedangkan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi memperoleh 37,7%. Sekitar 17,1% responden belum menentukan pilihan mereka. Kenaikan elektabilitas Ahmad Luthfi-Taj Yasin yang konsisten diperkirakan akan terus berlanjut hingga bulan November,” kata Joko.

Keunggulan pasangan Luthfi-Yasin dalam Pilgub Jateng, menurut Joko, karena sosialisasi yang sudah beredar sejak tiga bulan lalu ditambah dukungan dari banyak partai koalisi.

Sedangkan pasangan Andika-Hendi terbantu oleh ketokohan dari Andika yang merupakan Panglima TNI dan popularitas dari Hendi.

“Di sisi lain, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi yang baru-baru ini muncul sebagai bakal calon mampu mencapai elektabilitas 37,7% berkat popularitas Hendrar Prihadi dan ketokohan Andika Perkasa sebagai mantan Panglima TNI,” tegasnya.

Kemudian, survei Kanigoro Network juga melakukan preferensi pemilih berdasarkan usia. Menurut hasil, kelompok Baby Boomer dan gen X lebih memilih calon Luthfi-Yasin dengan persentase 68,4% dan 37,7% memilih Andika-Hendi.

“Sedangkan, untuk kelompok zilenial (gen Z) dan milenial cenderung memilih Andika Perkasa-Hendrar Prihadi dengan elektabilitas 56,2%. Luthfi-Taj Yasin sebesar 43,8%,” jelasnya.

Selain itu, ada survei berdasarkan gender. Hasil yang ditunjukkan yaitu pasangan yang unggul pada pemilih bergender perempuan.

“Terakhir, kelompok gender perempuan memilih Ahmad Luthfi-Taj Yasin dengan elektabilitas 59,7%, dibandingkan dengan 40,3% untuk Andika Perkasa-Hendrar Prihadi,” katanya

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Editor : Kharen Puja Risma