Arsip Tag: Wisma Perdamaian

Ahmad Luthfi Salat Id di Simpanglima, Gus Yasin di Mijen, Open House di Wisma Perdamaian

Lingkar.co – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dijadwalkan melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang, Sabtu (21/3/2026). Sementara itu, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen akan menunaikan salat id di wilayah Kecamatan Mijen.

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama telah menetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Penetapan tersebut dilakukan melalui sidang isbat yang digelar pada Kamis (19/3/2026).

Berkaitan dengan hal itu, Gubernur Ahmad Luthfi akan melaksanakan salat Id di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang. Ini menjadi kali kedua Ahmad Luthfi merayakan Idulfitri sebagai gubernur.

Berdasarkan informasi dari Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman, pelaksanaan salat id di Simpanglima dijadwalkan dimulai pukul 06.15 WIB dan terbuka untuk umum.

KH Zaenuri Ahmad Al Hafidz, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qur’ani Kabupaten Semarang, akan bertindak sebagai imam. Sedangkan Ustadz Muhammad Yusuf dijadwalkan sebagai bilal.

Adapun khatib salat Id adalah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab. Ia akan menyampaikan khutbah bertema “Idulfitri Momentum Menjaga Ketaqwaan, Membangun Kepedulian Sosial dan Kepedulian terhadap Lingkungan.”

Di lokasi berbeda, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen direncanakan melaksanakan salat Id di wilayah Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Usai pelaksanaan salat Id, Ahmad Luthfi bersama Taj Yasin Maimoen dijadwalkan menggelar open house di Wisma Perdamaian. Kegiatan silaturahmi tersebut akan berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB dan terbuka bagi masyarakat umum. (*)

KORMI Kota Semarang 2025–2029 Resmi Dilantik, Tunjung: Siap Bawa Olahraga Masyarakat Makin Masif

Lingkar.co – Ketua KORMI Jawa Tengah, Dr. Edi Purwanto, resmi melantik jajaran pengurus KORMI Kota Semarang periode 2025–2029 di Wisma Perdamaian, Senin (2/3/2026) sore.

Dalam pelantikan tersebut, Dyah Tunjung Pudyawati dipercaya kembali memimpin KORMI Kota Semarang. Perempuan yang akrab disapa Mbak Tunjung itu menegaskan, amanah yang diembannya bukanlah tanggung jawab ringan.

“Ini bukan sekadar jabatan, tetapi amanah untuk melayani masyarakat melalui gerakan hidup sehat dan aktif,” ujar Tunjung dalam sambutannya.

Menurutnya, olahraga masyarakat memiliki peran strategis dalam membangun budaya hidup sehat, mempererat persaudaraan, sekaligus memperkuat karakter warga Kota Semarang.

Ia menyebut, hingga saat ini sudah terdapat 43 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang terdaftar di KORMI Kota Semarang. Tiga inorga lainnya masih menunggu pengukuhan dan akan segera dilantik setelah prosesi pengurus periode 2025–2029 rampung.

“Potensi olahraga masyarakat di Kota Semarang sangat besar. Inorga tumbuh dan berkembang dengan baik. Ini menjadi kekuatan utama kita untuk terus bergerak,” tegasnya.

Fokus Perluas Jangkauan hingga 16 Kecamatan

Ke depan, KORMI Kota Semarang berkomitmen memperkuat sinergi antar-inorga serta memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga rekreasi. Program yang inklusif, ramah usia, dan terbuka untuk semua kalangan akan menjadi prioritas.

Tunjung menargetkan kegiatan KORMI bisa menjangkau seluruh wilayah di ibu kota Jawa Tengah tersebut.

“Kami ingin program-program KORMI hadir di 16 kecamatan di Kota Semarang. Olahraga masyarakat harus benar-benar bisa dirasakan seluruh warga,” katanya.

Selain itu, berbagai event olahraga kreatif dan edukatif juga disiapkan. Tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kegiatan berbasis komunitas.

Pesan Ketua KORMI Jateng: Pertahankan Prestasi

Ketua KORMI Jawa Tengah, Edi Purwanto, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia berharap KORMI Kota Semarang mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi.

“Kita tahu persaingan di Jawa Tengah cukup ketat. Tapi saya yakin Kota Semarang bisa terus berprestasi. KORMI tidak bisa berjalan sendiri, harus terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara KORMI dengan pemerintah kota serta dinas terkait, agar pembinaan olahraga masyarakat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Dengan kepengurusan baru ini, KORMI Kota Semarang diharapkan semakin solid, inovatif, dan mampu menjadi rumah besar olahraga masyarakat yang terbuka bagi seluruh warga. ***

Resmi Dilantik di Wisma Perdamaian, Berikut Ini Susunan Pengurus PW Prima DMI Jawa Tengah

Lingkar.co – Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Tengah Masa Khidmat 2025-2029 resmi dilantik oleh Ketua DMI Jateng pada Jum’at (5/12/2025) siang di gedung Wisma Perdamaian Kota Semarang.

Ketua PW DMI Jawa Tengah, Prof. Dr. KH. Ahmad Rofiq, MA seusai melantik mengungkapkan menurunnya moralitas pelajar. Ia menyebut kasus guru yang menampar siswa dinonaktifkan oleh Gubernur Banten. Selain itu, ada juga kasus guru madrasah diniyah di Demak yang viral karena mendapat denda

Prof. Rofiq juga menyoroti para pegiat masjid yang pada umumnya generasi tua. Padahal, menurut dia, masjid merupakan tempat yang strategis untuk membina generasi muda.

Untuk itu ia berharap agar Pemerintah Provinsi, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah, dan para pemangku kebijakan bisa berkolaborasi dalam mempersiapkan generasi muda aktif di masjid, “Tadi saya sampaikan ketika di ruang transit, mungkin kita bisa bermitra, bersinergi dalam menyiapkan generasi masa depan yang lebih baik,” harapnya.

Salah satu Dewan Pembina PW Prima DMI Jateng, Ahsan Fauzi mengaku bersyukur pengurus baru telah resmi dilantik. Sebab, pelantikan hari ini menjadi bukti bahwa dirinya telah berhasil dalam kaderisasi.

“Alhamdulillah, masa kepemimpinan saya telah berakhir dengan lahirnya pemimpin baru Prima DMI Jateng, semua laporan kegiatan yang dilaksanakan juga diterima. Semoga perjalanan organisasi ini lebih baik dari masa kepemimpinan saya,” tuturnya.

Susunan Pengurus

Susunan pengurus PW Prima DMI Jawa Tengah disahkan oleh Prof Dr KH. Ahmad Rofiq, MA dengan Prof. Dr. H Imam Yahya, MAg selaku ketua dan Sekretaris PW DMI Jateng dengan surat keputusan nomor: PW/KPTS/002/XII/1445-2025.

Berikut ini susunannya

Ketua PW DMI Jawa Tengah, Prof. Dr. KH. Ahmad Rofiq MA saat sambutan pelantikan PW Prima DMI Jateng di Wisma Perdamaian Kota Semarang, Jum'at (5/12/2025). Foto: Rifqi/Lingkar.co
Ketua PW DMI Jawa Tengah, Prof. Dr. KH. Ahmad Rofiq MA saat sambutan pelantikan PW Prima DMI Jateng di Wisma Perdamaian Kota Semarang, Jum’at (5/12/2025). Foto: Rifqi/Lingkar.co

BADAN PENGURUS HARIAN :
Ketua Umum : Nanang Aji Sapuro
Wakil Ketua Umum : Yekti Nur Azali
Wakil Ketua Umum : Ananda Samudra Putera
Wakil Ketua Umum : Ragil Pungkasana
Wakil Ketua Umum : Heri Susanto

Sekretaris Umum : Rohmat Rianto
Wakil Sekretaris Umum : Kuni Kamila
Wakil Sekretaris Umum : Mat Iksan
Wakil Sekretaris Umum : Nur Kholis Majid
Wakil Sekretaris Umum : N. Yusrul Muna

Bendahara Umum : Anang Fatkhurohman
Wakil Bendahara Umum : Solikin
Wakil Bendahara Umum : Hasanuddin
Wakil Bendahara Umum : Anang Abdusyifa
Wakil Bendahara Umum : Falasifah

Gubernur Jateng Pastikan Pelayanan Publik di Jawa Tengah Tidak Terganggu

Lingkar.co – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjamin pelayanan publik di kabupaten/kota dan provinsi tidak terganggu pascasejumlah aksi yang terjadi beberapa hari terakhir. Akselerasi kinerja juga diharapkan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, melihat situasi saat ini sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, paling utama adalah aktivitas pelayanan masyarakat serta tugas pokok dan fungsi (tupoksi) penyelenggaraan pemerintahan harus tetap berjalan normal.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab dari kita semua. Penting untuk mereka (aparatur sipil negara) tetap beraktivitas melayani masyarakat, sehingga kalau ada yang membutuhkan pelayanan di kantor itu berjalan normal,” katanya saat ditemui usai Doa Bersama Lintas Agama di Wisma Perdamaian, Minggu (31/8/2025.

Ia menekankan, sejauh ini semua aktivitas di perkantoran berjalan normal. Begitu juga dengan aktivitas akselerasi kinerja yang harus tetap dijalankan oleh seluruh aparatur sipil negara, baik di lingkungan Pemprov Jateng maupun di Kabupaten/Kota.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi juga menegaskan, pelayanan publik di Jawa Tengah tidak terganggu. Hal itu juga sudah dikoordinasikan dengan seluruh Bupati dan Wali Kota serta Forkopimda di masing-masing daerah bahwa semua pelayanan publik berjalan normal.

“Ini bentuk kontribusi masyarakat serta aparat keamanan dan pemerintah. Keamanan tidak hanya diciptakan dari unsur pemerintah, tetapi masyarakat lainnya juga harus ikut serta menjamin keamanan itu sendiri, sehingga roda pemerintahan tetap berjalan,” katanya.

Luthfi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Sebab salah satu syarat pembangunan wilayah dapat berjalan dengan baik adalah adanya jaminan keamanan dan ketertiban. Ia yakin masyarakat Jawa Tengah dapat bergandengan tangan untuk mewujudkan hal itu.

“Saya yakin ini bisa kita wujudkan apabila seluruh lapisan masyarakat bergandengan tangan dalam rangka menurunkan tensi, kemudian memberikan kontribusi, komunikasi dan sebagainya,” katanya.

Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menambahkan, peradaban di Nusantara, khususnya di Jawa Tengah, itu dibangun dengan kebersamaan, kedamaian, dan gotong royong. Untuk itu ia mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Jawa Tengah. Di mana saat ini pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah sedang bagus, banyak investor yang akan datang, dan banyak peluang usaha dan investasi bermunculan.

“Kita semua berharap ini terwujud dan bisa membuka peluang usaha dan peluang kerja bagi masyarakat kita untuk bersama-sama sejahtera, bersama-sama menikmati hasil maupun anugerah yang diberikan kepada kita berupa bumi yang hijau, makmur dan gemah ripah loh jinawi. Mari kita kawal bersama kemakmuran dan kemajuan bangsa ini, khususnya yang ada di Jawa Tengah sehingga masyarakat kita betul-betul tentram,” katanya. (*)

Serukan Kedamaian, OKP Lintas Iman Jawa Tengah Sampaikan Pernyataan Sikap

Lingkar.co – Organisasi Kepemudaan atau Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Lintas Iman Jawa Tengah menyerukan pesan kedamaian. Pesan itu tertuang dalam pernyataan sikap yang dideklarasikan setelah doa lintas agama di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Minggu malam, 31 Agustus 2025.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan untuk menyikapi perkembangan dinamika sosial politik yang terjadi akhir-akhir ini, baik di wilayah Provinsi Jawa Tengah maupun secara nasional. Pernyataan sikap OKP Lintas Agama Jawa Tengah tersebut berisi tujuh poin penting. Berikut naskah lengkap pernyataan sikap tersebut.

Kami OKP Lintas Iman Jawa Tengah dengan penuh rasa tanggung jawab moral, kebangsaan, dan kemanusian, menyampaikan sikap sebagai berikut:

  1. Menyampaikan Duka Cita.
    Kami turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban jiwa maupun luka-luka akibat peristiwa yang terjadi belakangan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan dan para korban mendapatkan kedamaian sisi Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Menyerukan Ketenangan dan Kebijaksanaan.
    Kami mengimbau masyarakat Jawa Tengah, khususnya pemuda lintas iman, agar tetap tenang, menahan diri, serta tidak terprovokasi oleh ajakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang beredar melalui media sosial, pesan berantai, atau berita yang belum jelas kebenarannya. Kandis damai adalah modal utama menjaga kehidupan bersama.
  3. Mengingatkan Bahaya Benturan Adu Domba.
    Kami menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap segala bentuk upaya adu domba antaragama, antarsuku, maupun antargolongan, serta benturan antara mayarakat dan aparat keamanan. Aspirasi dan pendapat hendaknya disampaikan dalam bingkai kebenaran, kasih, dan keadilan. Perbedaan adalah bagian dari demokrasi, tetapi jangan sampai diperalat untuk merusak persatuan dna kesatuan masyarakat Jawa Tengah.
  4. Menolak Kekerasan dan Anarkisme
    Kami menolak dengan tegas segala bentuk aksi anarkisme, perusakan fasilitas umum, maupun tindakan kekerasan yang mencederai ajaran agama dan nilai luhur bangsa. Hak menyampaikan pendapat dijamin oleh konstitusi, namun harus diwujudkan dengan cara damai, bermartabat, dan beradab demi menjaga kehormatan rakyat dan bangsa.
  5. Mengajak Pemimpin dan Aparat Bertindak Adil dan Bijaksana.
    Kami mengimbau seluruh pemimpin eksekutif, legislatif yudikatif, serta aparat keamanan untuk mendengar aspirasi rakyat dengan hati yang bijaksana dan penuh welas asih. Kepemimpinan tidak boleh digunakan untuk kepentingan kelompok semata, melainkan harus berpihak pada rakyat kecil yang lemah dan terpinggirkan. Kami mendesak aparat penegak hukum bertindak profesional, transparan, dan tidak bertindak berlebihan serta mengedepankan dialog serta mediasi dalam menangani situasi yang berkembang.
  6. Memperkuat Persatuan dan Solidaritas Lintas Iman
    Kami mengajak seluruh pemuda lintas iman di Jawa Tengah untuk memperkokoh persatuan, toleransi, dan solidaritas. Hanya dengan kebersamaan tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan, kita dapat menjaga Jawa Tengah tetap rukun, tenteram, dan harmonis dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kami berharap peristiwa ini menjadi cermin bagi para pemimpin bangsa untuk melakukan evaluasi dan refleksi bersama, agar mampu menjalankan kepemimpinan yang adil, tulus, dan mengutamakan kesejahteraan rakyat. Dengan kepemimpinan yang berbelarasa dan berkeadilan, masyarakat akan merasakan hadirnya negara yang mengayomi, melindungi, serta menghadirkan kedamaian.

Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan. Semoga Allah SWT ‘senantiasa melindungi dan membimbing kita semua, serta menjaga Jawa Tengah tetap aman, rukun, dan damai dami keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Mari bersama kita komitmen untuk menjaga dan mengamankan Jawa Tengah demi persatuan, keadilan, dan kemanusiaan,” kata perwakilan OKP Lintas Agama Jawa Tengah menutup deklarasi damai dan pernyataan sikap.

Adapun sebelum Deklarasi Damai dan Pernyataan Sikap OKP Lintas Agama lebih dulu digelar doa bersama. Ketua GP Ansor Jawa Tengah, Muchammad Shidqon Prabowo, mengatakan, doa bersama lintas iman yang dilakukan di Wisma Perdamaian bukan hanya simbol kebersamaan melainkan wujud nyata komitmen kita menjaga persatuan dan kesatuan republik ini.

“Sebagai kader pemuda di Jawa Tengah, kami meyakini menjaga Indonesia adalah bagian dari ibadah dan pengabdian. Maka kita kuatkan persaudaraan lintas agama, saling merangkul dalam kebersamaan dns terus bekerja sama dalam tegaknya persatuan dan kesatuan serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (*)