Klarifikasi Johan Budi
Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang juga eks anggota DPR, Johan Budi, kedapatan melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman pribadi Jokowi di kawasan Sumber, Solo, pada Kamis (10/9/2026). Meskipun menimbulkan beberapa spekulasi publik dirinya menjelaskan bahwa tujuannya jauh-jauh datang ke Solo adalah murni untuk membicarakan konten digital yang sedang dirintisnya. Johan rupanya bermaksud mengundang Jokowi untuk menjadi bintang tamu eksklusif di salah satu program podcast YouTube miliknya.
"Saya sudah 2 bulan punya podcast, sudah 13 episode. Hari ini maksud saya mengundang Pak Jokowi untuk podcast saya," ungkap Johan Budi usai pertemuan tertutup tersebut.
Melobi langsung yang dilakukan Johan rupanya membuahkan hasil manis. Dirinya mengonfirmasi bahwa Jokowi telah menyanggupi undangannya untuk duduk bersama dan berbincang di depan kamera sebagai bintang tamu di podcast miliknya.
Johan menjanjikan bahwa perbincangannya dengan Jokowi nanti akan mengupas sisi lain sang mantan presiden yang jarang atau bahkan tidak pernah tersorot oleh media selama ini.
"Tadi Pak Jokowi mengaku bersedia datang ke podcast Johan Budi. Ada hal-hal yang saya tanyakan, beberapa hal yang tidak ada di berita," bocornya.
Di sela-sela penjelasannya mengenai program podcast, Johan Budi secara mengejutkan mengucap satu pengumuman penting terkait karir politiknya yaitu dirinya dengan tegas mengklarifikasi status kepartaiannya yang selama ini masih sering dikaitkan dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Johan memastikan sudah menanggalkan seragam merah dan tidak lagi berstatus sebagai kader partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
"Oh iya, saya saat ini sudah bukan kader PDIP lagi, sudah mundur," pungkas Johan.