ASUS ExpertBook Ultra Diklaim Jadi Standar Baru Laptop Bisnis Berbasis AI

Inti berita

Lingkar.co – ASUS memperkenalkan ExpertBook Ultra sebagai laptop bisnis premium yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional dan kalangan korporasi di…

ASUS ExpertBook Ultra Diklaim Jadi Standar Baru Laptop Bisnis Berbasis AI
ASUS uji ExpertBook Ultra terhadap ketahanan air. (dok Alan Henry)

Lingkar.co – ASUS memperkenalkan ExpertBook Ultra sebagai laptop bisnis premium yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional dan kalangan korporasi di era kecerdasan buatan (AI). Perangkat ini diklaim menghadirkan kombinasi performa tinggi, keamanan berlapis, serta mobilitas yang mendukung produktivitas kerja modern.

Commercial Director ASUS Indonesia, Eric Khoven, mengatakan ExpertBook Ultra hadir sebagai perangkat Copilot+ PC yang ditenagai prosesor Intel Core Ultra X9 Processor 388H generasi terbaru. Laptop tersebut juga dibekali Neural Processing Unit (NPU) dengan kemampuan pemrosesan AI hingga 50 Trillion Operations Per Second (TOPS).

Menurut Eric, kemampuan tersebut menjadi salah satu keunggulan utama dibanding sejumlah laptop bisnis premium lain yang saat ini masih menggunakan prosesor Intel Core Ultra 7 Series 2 dengan performa AI NPU hingga 48 TOPS.

“ASUS langsung menghadirkan teknologi terbaru di segmen laptop bisnis flagship sehingga mampu memberikan performa AI yang lebih optimal untuk kebutuhan profesional,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (24/6/2026).

Ia menjelaskan, perangkat tersebut dirancang untuk menangani berbagai aktivitas multitasking, mulai dari konferensi daring, pengolahan data dalam jumlah besar, hingga penyusunan presentasi secara bersamaan.

Selain itu, fitur ASUS AI ExpertMeet memungkinkan proses transkripsi, penerjemahan bahasa, hingga optimasi kamera web dijalankan langsung melalui NPU. Dengan mekanisme tersebut, kinerja prosesor utama tetap efisien dan konsumsi daya baterai dapat ditekan.

Dari sisi tampilan, ASUS ExpertBook Ultra mengusung layar Tandem OLED berukuran 14 inci dengan tingkat kecerahan hingga 1.400 nits. Teknologi tersebut diklaim mampu menjaga kualitas visual tetap optimal meskipun digunakan di area terbuka dengan paparan cahaya matahari langsung.

“Teknologi Tandem OLED tidak hanya menghadirkan tingkat kecerahan lebih tinggi, tetapi juga membantu memperpanjang usia pakai panel dibanding OLED konvensional,” kata Eric.

ASUS juga membekali perangkat ini dengan desain ringan berbobot sekitar 1,1 kilogram. Meski demikian, laptop tersebut telah memenuhi standar ketahanan militer US MIL-STD 810H yang dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi penggunaan.

Menurut ASUS, perangkat tersebut mampu menahan tekanan hingga 100 kilogram tanpa mengurangi fungsionalitasnya. Fitur ini dinilai penting untuk mendukung mobilitas pengguna yang sering membawa perangkat dalam aktivitas perjalanan bisnis.

Tidak hanya mengedepankan performa dan ketahanan fisik, ASUS turut memperkuat aspek keamanan melalui sistem ASUS ExpertGuardian yang telah memperoleh sertifikasi NIST Level-4.

Teknologi tersebut menghadirkan perlindungan data berlapis pada tingkat perangkat keras sehingga informasi dan dokumen penting perusahaan tetap aman dari akses pihak yang tidak berwenang.

“Meski perangkat hilang atau dicuri, data yang tersimpan tetap terlindungi karena sistem keamanan bekerja langsung pada level perangkat keras,” jelasnya.

Dengan kombinasi kemampuan AI, layar berteknologi tinggi, ketahanan fisik, serta sistem keamanan tingkat enterprise, ASUS menilai ExpertBook Ultra menjadi salah satu perangkat yang siap mendukung kebutuhan kerja profesional dan dunia bisnis di masa depan. ***

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu