Dongkrak UMKM, Pemuda Desa Panggungroyom Gagas Wisata Kuliner Kampung Londo

Peresmian Destinasi Wisata Kuliner "Kampung Londo" pada Sabtu (13/7/2024) malam. Foto: Miftahus Salam/Lingkar.co
Peresmian Destinasi Wisata Kuliner "Kampung Londo" pada Sabtu (13/7/2024) malam. Foto: Miftahus Salam/Lingkar.co
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Pemerintah Desa Panggungroyom, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati meresmikan Destinasi Wisata Kuliner "Kampung Londo" pada Sabtu (13/7/2024) malam. Tujuannya untuk mendongkrak perekonomian warga setempat, khususnya bagi para pelaku UMKM.

Inisiator Kampung Londo Teguh Suman mengatakan bahwa program ini diinisiasi oleh para pemuda Desa Panggungroyom. Para pemuda, katanya, ingin potensi yang ada di desa bisa lebih maksimal, sehingga mampu mendongkrak perekonomian warga setempat.

"Di Desa Panggungroyom ini kan memiliki banyak UMKM, khususnya kuliner. Ini kita fasilitasi dengan membuat semacam Destinasi Wisata Kuliner yang lokasinya kita jadikan satu agar bisa lebih maksimal," katanya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Ia menjelaskan Kampung Londo memiliki makna 'Kulon Ndeso'. Kalau dalam bahasa Indonesia artinya 'Sebelah Barat Desa'.

"Ini karena lokasi yang digunakan di lapangan desa yang sebelah barat, makanya kita namakan Kampung Londo," ujarnya.

Kampung Londo ini, katanya, buka mulai pukul 15.00 sampai 20.00 WIB. Berbagai macam jajanan kuliner tersedia di sini. Juga dimeriahkan live music untuk menghibur para pengunjung.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Di sini didominasi makanan tradisinal, seperti pecel, lontong, rujak, dan lain-lain. Fast food juga ada," tuturnya.

Dirinya berharap ke depan ada investor yang tertarik untuk menanamkan modalnya di Kampung Londo. Supaya bisa lebih berkembang dan fasilitas bisa lebih lengkap.

"Kami bersama pemuda desa tentunya akan memaksimalkan semaksimal mungkin, untuk mecampai target yang lebih baik tentunya kami juga membutuhan peran investor," katanya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Koordinator pedagang di Kampung Londo menyebutkan saat ini sudah ada 30 pedagang yang ikut bergabung.

"Sampai hari ini sudah ada 30 pedagang yang sudah mendaftar, dengan beberapa macam jenis jajanan  terutama jajanan tradisonal, ada pecel, rujak, lontong dan lain-lain," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Panggungroyom, Hadi mengaku sangat mendukung program yang diinisiasi para pemuda desa ini. Supaya bisa lebih berkembang Kampung Londo saat berada di bawah naungan BUMDes.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Tentu Program Destinasi Wisata Kuliner Kampung Londo ini di bawah naungan BUMDes. Ke depanya akan ada beberapa evaluasi dari BUMDES untuk meningkatkan dan memaksimalkan kegiatan ini," katanya.

Desnitasi Wisata Kuliner yang masih tergolong baru ini ternyata mendapatkan respon positif dari warga sekitar. Bahkan, di hari peresmiannya tempat parkir yang disediakan overload.

"Ya saya pribadi selaku warga sini sangat menyambut baik dengan adanya destinasi wisata kuliner ini. Yang dulunya sering jajan di luar desa, kini bisa jajan di desa sendiri bareng keluarga," kata Ghofur, warga Desa Panggungroyom. (*)

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Penulis: Miftahus Salam

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu