Gerhana Matahari Total 2027, Simak Waktu dan Wilayahnya.

Inti berita

Pada tahun 2027 akan terjadi Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Total yang akan menjadi salah satu fenomena langit yang menarik perhatian.

Gerhana Matahari Total 2027, Simak Waktu dan Wilayahnya.
Foto: Gerhana Matahari
Gerhana Matahari

Pada 6 Februari 2027 akan terjadi Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Total 2027 akan menjadi salah satu fenomena langit yang menarik perhatian karena jalur totalitasnya membentang dari Eropa selatan hingga Timur Tengah. Fenomena ini akan terjadi pada 2 Agustus 2027.

Tahun 2027 akan menghadirkan dua gerhana Matahari dengan bentuk yang berbeda. Yang pertama yaitu Gerhana Matahari Cincin berlangsung pada 6 Februari 2027. Beberapa bulan kemudian, tepatnya 2 Agustus 2027, terjadi Gerhana Matahari Total.

Gerhana Matahari Total

Peristiwa yang paling banyak ditunggu pada 2027 terjadi pada 2 Agustus 2027, karena pada tanggal tersebut, Bulan akan melintas tepat di depan Matahari sehingga tertutup dari sudut pandang wilayah tertentu di Bumi, menciptakan fase Gerhana Matahari Total.

Jalur atau spot yang paling bagus membentang dari wilayah Eropa selatan menuju Afrika Utara, kemudian melewati Mesir dan Arab Saudi dan berakhir di sekitar Yaman. NASA menyebutkan Spanyol bagian selatan, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, Arab Saudi, dan Yaman sebagai wilayah yang pas untuk menyaksikan fase total.

Selain negara-negara tersebut, sejumlah wilayah lain tetap dapat mengalami Gerhana Matahari Sebagian. Cakupannya jauh lebih luas diantaranya, Eropa serta Afrika, kawasan Timur Tengah, Asia Tenggara, sebagian Kanada timur, Maine bagian utara di Amerika Serikat, serta wilayah perairan Atlantik dan Hindia. Sehingga, di Indonesia masih dapat menyaksikan Gerhana Matahari meski sebagian.

Jam Gerhana Matahari Total 2027

Secara global, Gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2027 dimulai ketika fase sebagian pertama kali terlihat pada 07.30 UTC. Fase total pertama dimulai sekitar 08.23 UTC, sementara puncak gerhana secara global berlangsung sekitar 10.06 UTC.

Fase tertutup total terakhir berakhir 11.49 UTC, kemudian fase sebagian secara global berakhir sekitar 12.43 UTC. Perlu dicatat, waktu tersebut merupakan urutan peristiwa secara global. Waktu yang dilihat dari satu kota tidak akan sama dengan kota lainnya karena jalur bayangan Bulan terus bergerak melintasi permukaan Bumi dan setiap negara waktunya berbeda-beda.

Jika dikonversi ke waktu Indonesia bagian barat, puncak global tersebut berada sekitar 17.06 WIB. Namun, angka ini tidak berarti pengamat di Indonesia akan melihat Gerhana Matahari Total pada pukul tersebut. Indonesia berada di luar jalur totalitas sehingga yang terlihat hanyalah gerhana sebagian seperti negara Asia tenggara lainnya.

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu