Gubernur Jawa Barat Tinjau Longsor di Batutulis, Siapkan Anggaran Penanganan

TINJAUAN: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, didampingi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meninjau lokasi longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor (14/4/2025). (Foto: Istimewa)
TINJAUAN: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, didampingi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meninjau lokasi longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor (14/4/2025). (Foto: Istimewa)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, didampingi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meninjau lokasi longsor Batutulis di Jalan Saleh Danasasmita, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor (14/4/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur memberikan arahan kepada perangkat daerah terkait di Pemda Provinsi Jabar untuk segera mengambil langkah perbaikan teknis.

“Untuk alokasi anggaran dibagi dua, setengah dari provinsi, setengah dari kota,” ujar Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Ia meminta jajaran terkait, termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, segera menyediakan lahan terlebih dahulu agar pembangunan dapat dimulai tahun ini.

“Nanti jalan ini (lokasi longsor) akan diubah menjadi Leuweung Batutulis,” ucapnya.

Baca Juga: Pungli di Jalan Umum Jadi Sorotan, Pemprov Jabar Keluarkan Surat Edaran Resmi

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa pembebasan lahan untuk pembangunan jalan akan dilakukan bersama oleh Pemda Provinsi Jabar dan Pemkot Bogor.

Untuk penyelenggaraan pembangunan, ia menyebut telah melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan memperoleh komitmen dukungan.

“Insyaallah bulan Juni akan ada Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, tapi yang penting menurut pemerintah pusat, lahan harus disiapkan terlebih dahulu oleh daerah,” ujar Dedie Rachim.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Seperti disampaikan Dedi Mulyadi, bekas longsoran nantinya akan diperbaiki dan dijadikan taman Leuweung Batutulisserta ditanami pepohonan endemik.

“Karena dari hasil kajiannya, jalan ini tidak bisa digunakan kembali, secara teknis mungkin di bawah ada mata air, terdapat dua kajian, satu dari BTP, satu dari Kementerian Pekerjaan Umum yang tidak menyarankan jalan lama digunakan kembali, tetapi menyatakan akan ada trase baru,” jelasnya.

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu