Lingkar.co - Bakal calon Ketua Umum (Caketum) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957, La Ode Safiul Akbar, berencana bertemu Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menjelang pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 yang akan berlangsung di Ancol, Jakarta.
La Ode menjelaskan, pertemuan tersebut dilakukan untuk menyampaikan kesiapan dirinya mengikuti kontestasi pemilihan ketua umum organisasi tersebut.
“Saya ingin menyampaikan kesiapan lahir batin, serta melaporkan amanah dan dukungan luar biasa yang terus mengalir dari rekan-rekan PDK di daerah," kata La Ode di Jakarta, Senin (1/6/2026).
Selain melaporkan kesiapan maju sebagai calon ketua umum, La Ode juga akan menyampaikan perkembangan terbaru terkait dukungan yang diterimanya dari berbagai Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 di sejumlah wilayah Indonesia.
Di sisi lain, Ketua Tim Pemenangan La Ode Safiul Akbar, Zainuddin, mengungkapkan bahwa dukungan terhadap kandidat yang diusungnya telah mencapai sekitar 80 persen dan masih berpotensi bertambah.
Menurutnya, dukungan tersebut berasal dari PDK Kosgoro 1957 baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Ia menilai sebagian besar pemilik hak suara di daerah kini telah menentukan pilihan kepada La Ode.
Zainuddin memperkirakan angka dukungan tersebut akan terus meningkat menjelang pembukaan Mubes V Kosgoro 1957.
Ia menambahkan, menguatnya dukungan tidak terlepas dari sikap sejumlah tokoh senior Partai Golkar dan Kosgoro 1957, termasuk anggota Dewan Pertimbangan Presiden sekaligus tokoh senior Golkar dan Kosgoro 1957, HR Agung Laksono.
"Kami optimistis dalam beberapa hari ini, angkanya akan terus bertambah. Masuknya dukungan dari tokoh-tokoh kunci dan petinggi Partai Golkar, seperti Pak Agung Laksono, menjadi magnet kuat yang membuat daerah-daerah semakin bulat dan solid mendukung Bang La Ode Safiul Akbar untuk memimpin Kosgoro 1957 periode 2026-2031," tutur Zainuddin.
Lebih lanjut, Zainuddin menilai kehadiran La Ode Safiul Akbar membawa semangat pembaruan bagi organisasi, khususnya dalam upaya memperkuat kembali pelaksanaan Tri Dharma Kosgoro yang meliputi Pengabdian, Kerakyatan, dan Solidaritas.
Menurutnya, La Ode menawarkan energi baru bagi Kosgoro 1957 sebagai salah satu organisasi yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan Partai Golkar.
Mubes V Kosgoro 1957 dinilai menjadi momentum penting untuk menentukan arah kebijakan dan strategi organisasi dalam menghadapi berbagai agenda politik nasional pada masa mendatang.
“Dengan modal dukungan yang mutlak dan restu dari para petinggi, partai Mubes V Kosgoro 1957 akan berjalan kondusif dan menjadi momentum kebangkitan organisasi di bawah kepemimpinan baru,” ungkap Zainuddin.
Penulis : Putri Septina