KSP Benarkan Dugaan Transaksi Jual Beli SPPG Jadi Pemicu Pencopotan Dadan dari BGN

Inti berita

Lingkar.Co - Dadan Hindayana resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman…

KSP Benarkan Dugaan Transaksi Jual Beli SPPG Jadi Salah Satu Pemicu Pencopotan Dadan dari BGN
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Dadan Hindayana resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman membenarkan bahwa salah satu faktor yang melatarbelakangi keputusan tersebut adalah dugaan praktik jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Ya, kemungkinan besar seperti itu, banyaklah informasi-informasi ke beliau (Presiden),” ujar Dudung di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Saat kembali ditanya apakah pencopotan Dadan berkaitan dengan dugaan jual beli dapur SPPG, Dudung menegaskan hal tersebut memang menjadi salah satu pertimbangan.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Ya, salah satu faktornya itu,” tambahnya ketika dikonfirmasi ulang mengenai isu tersebut.

Dudung juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginginkan pelaksanaan program MBG berjalan optimal tanpa penyimpangan. Ia menekankan bahwa Presiden tidak menghendaki adanya pelanggaran dalam program tersebut.

“Tapi presiden inginnya sempurna bahwa semua itu tidak ada terjadi sedikit pun ada yang menyimpang dari program beliau karena ini itu tadi saya katakan ini uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Ia menambahkan bahwa program MBG dirancang dengan tujuan baik untuk meningkatkan gizi anak-anak, sehingga pengelolaan di lingkungan BGN harus dilakukan secara profesional dan tertib agar tidak membuka celah penyimpangan.

“Niat baik bapak presiden untuk mencerdaskan anak-anak melalui program MBG ini ya artinya tidak hanya sekedar makan saja tetapi manajemen ini memang harus kita atur sehingga tidak ada celah-celah penyimpangan-penyimpangan,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi terhadap jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang kemudian berujung pada pencopotan Dadan Hindayana dari posisi Kepala BGN.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Pengumuman pergantian tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi bersama Seskab Teddy Indra Wijaya dan Kabakom M Qodari di Istana Kepresidenan, Selasa (2/6/2026).

Prasetyo menjelaskan bahwa keputusan diambil Presiden setelah melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja para pimpinan BGN.

“Pada hari ini Selasa tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional, pertama adalah Saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, kedua Saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, yang ketiga Saudara Sony Sonjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini di dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional,” kata Pras dalam konferensi pers.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Posisi Kepala BGN kini resmi dijabat oleh Nanik S Deyang yang sebelumnya merupakan Wakil Kepala BGN.

“Mengangkat Saudari Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru,” ujar Prasetyo.

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu