Lingkar.co - Anggota DPRD Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso menilai pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan langkah evaluatif yang dilakukan pemerintah untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar semakin efektif, terukur, dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
"Pergantian kepemimpinan ini menunjukkan respons pemerintah terhadap berbagai masukan dan aspirasi masyarakat terkait pelaksanaan program MBG. Ini menjadi bagian dari upaya penyempurnaan sistem agar program dapat berjalan lebih baik," kata Cahyo di Surabaya, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, keputusan yang diambil Presiden Prabowo Subianto mencerminkan komitmen pemerintah dalam memastikan program prioritas nasional tersebut berjalan sesuai sasaran, terutama dalam mendukung peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
Cahyo mengapresiasi langkah evaluasi yang dilakukan pemerintah pusat. Ia menilai kebijakan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga kualitas pelaksanaan program yang mendapat perhatian luas dari masyarakat.
"Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, penyempurnaan tata kelola menjadi hal yang penting," ujarnya.
Sebagai anggota Komisi E DPRD Jawa Timur yang membidangi kesejahteraan rakyat, Cahyo menyatakan siap mendukung berbagai upaya perbaikan yang dilakukan pemerintah pusat maupun jajaran pimpinan BGN yang baru.
Ia juga mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, BGN, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kualitas pelaksanaan serta keberlanjutan program MBG di berbagai daerah.
Cahyo menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang pemerintah dalam membangun generasi yang sehat, produktif, dan berkualitas.
"Program ini adalah bentuk kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia sekaligus menyiapkan kekuatan bangsa di masa depan," katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru untuk menggantikan Dadan Hindayana.
Selain itu, Presiden juga mengangkat Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN menggantikan Lodewijk Pusung dan Sony Sonjaya.