Polisi Usut Selebaran Sindir PPKM dan Sentil Politisi di Klaten

Seorang petugas dari Muspika Klaten Utara, melepas salah satu selebaran yang berisi sindiran di wilayah tersebut. FOTO: ANTARA/Lingkar.co
Seorang petugas dari Muspika Klaten Utara, melepas salah satu selebaran yang berisi sindiran di wilayah tersebut. FOTO: ANTARA/Lingkar.co
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

SEMARANG, Lingkar.co – Selebaran berisi sindiran kepada pemerintah terkait penanganan Covid-19 dan kebijakan perpanjangan PPKM, sempat beredar di Klaten, Jawa Tengah.

Selain menyindir pemerintah, dalam beberapa selebaran juga tertulis kalimat yang menyentil para politisi.

Selebaran-selebaran itu terpantau pada Selasa (17/8/2021), dengan ditempel pada tembok gedung, tiang listrik dan fasilitas umum lainnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Petugas Koramil, Polsek, dan petugas Kecamatan Klaten Utara, telah mencopot selebaran-selebaran tersebut.

Ada sekira 16 selebaran yang ditertibkan karena dianggap meresahkan masyarakat.

Merespon beredarnya selebaran berisi sindiran tersebut, Polisi langsung melakukan penyelidikan.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Saat ini sedang diselidiki, terkait selebaran tentang perpanjangan PPKM yang beredar di wilayah Klaten," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Iqbal Alqudusy, dalam rilisnya, Rabu (18/8/2021).

Dia mengatakan, ada tiga jenis tulisan berbeda pada selebaran-selebaran itu yang berisi sindiran tentang penerapan PPKM.

Berdasarkan hasil penulusuran, kata Iqbal, polisi menemukan selebaran tersebut tertempel pada sejumlah titik di Kabupaten Klaten.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Seperti di lampu lalu lintas simpang GOR Gelar Sena, tembok pagar GOR, simpang jalan MAN 2 Klaten, dan tembok pintu Taman Lampion,” jelasnya.

Iqbal mengakui kebijakan PPKM menyebabkan banyak sektor yang terganggu. Namun, kesehatan dan keselamatan masyarakat merupakan yang utama.

"Kami mohon kesabaran dan kesadaran masyarakat dalam memerangi Covid-19, antara lain dengan menjalankan protokol kesehatan," ucapnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Sementara itu, Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo, juga telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan.

"Saat ini Polri, dalam hal ini Polres Klaten sedang melakukan penyelidikan terhadap selebaran-selebaran, terkait perpanjangan PPKM," ucapnya, Rabu (18/8/2021).

Baca Juga:
Akses Jalan ke Kampung Tambakrejo, Jadi Prioritas Pembangunan Tahun 2022

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

BELUM DIKETAHUI PELAKUNYA

Kapolres AKBP Eko, mengatakan, sampai saat ini belum mengetahui identitas pelaku yang menyebarak selebaran bernada sindirian tersebut.

“Pelaku menempel selebaran di tempat-tempat strategis di pinggir jalan raya,” ucapnya.

Pada selebaran tersebut, ada yang berisi sindiran terhadap politisi hingga kebijakan pemerintah soal perpanjangan PPKM.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Kapolres mengatakan, dalam penanganan Covid-19, khususnya masa PPKM, seluruh instansi pemerintah dan relawan di Kabupaten Klaten telah bekerja optimal.

"Memang ada beberapa sektor yang terdampak secara ekonomi akibat pemberlakuan PPKM, namun hal itu tentunya bertujuan untuk menjaga keselamatan seluruh masyarakat," jelasnya.

Kapolres mengajak seluruh pihak agar tetap bersabar, tetap bersatu padu saling mendukung dalam penanganan Covid-19.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Kami TNI-Polri menyadari dan memohon maaf kepada masyarakat serta sektor-sektor yang terganggu akibat PPKM,” kata Kapolres.

Namun, kata dia, kesehatan dan keselamatan rakyat adalah hukum yang tertinggi.

“Kesehatan dan keselamatan rakyat untuk anak cucu kita ke depan. Kami mohon kesadaran masyarakat dan bersabar hingga PPKM selesai," ujarnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Dalam selebaran, salah satunya bertuliskan, 'COVID Belum selesai, 2024 sudah mulai, fixxx !!! COVID-19 syarat kampanye, dengan janji-janji yang akan mengakhiri penderitaan rakyat'.

Ada juga bertuliskan, '17 Agustus tahun ini temanya bertahan hidup, dipaksa sehat di negara sakit, #PPKM sampai mampus'. *

Penulis : M. Rain Daling | ANTARA

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Editor : M. Rain Daling

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu