ADVERTISEMENT
Iklan Header 1200x120

Rawat Tradisi dan Kukuhkan Generasi Panatacara, Sanggar Reksa Budaya Gelar Wisuda Purna Wiyata Bregada V

Pengampu Sanggar Reksa Budaya Jawa, Bopo Sudarmo Kusumo Diharjo saat mewisuda 19 siswa. Foto: dokumentasi
Pengampu Sanggar Reksa Budaya Jawa, Bopo Sudarmo Kusumo Diharjo saat mewisuda 19 siswa. Foto: dokumentasi
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Sanggar Seni Reksa Budaya Jawa menggelar Wisuda Purna Wiyata Panatacara Tuwin Pamedhar Sabda Bregada V di kompleks Sanggar Reksa Budaya Jawa, Desa Karangawen, Kabupaten Demak, Ahad (23/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Karangawen Purhadi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sanggar dan para pengampunya yang telah melestarikan tradisi Jawa.

“Kami berterima kasih kepada Bopo Sudarmo Kusumo Diharjo yang telah konsisten menguri-uri budaya Jawa. Semoga ilmu yang diberikan bermanfaat luas dan membawa dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Pengampu sanggar, Bopo Sudarmo Kusumo Diharjo menyatakan bahwa dirinya berkomitmen untuk terus menjaga keberlangsungan tradisi Jawa melalui pendidikan seni dan bahasa.

“Kami akan terus membuka kelas-kelas berikutnya. Pelestarian budaya tidak boleh berhenti, dan generasi muda harus diberi ruang untuk belajar sekaligus mencintai warisan leluhurnya,” tuturnya.

Sudarmo secara resmi mewisuda 19 siswa yang telah menyelesaikan pendidikan panatacara angkatan ke-V. Mereka dinyatakan lulus sebagai generasi baru panatacara atau pembawa acara adat Jawa yang dituntut tidak hanya fasih berbahasa Jawa, tetapi juga memahami filosofi serta etika budaya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Hadir dalam acara tersebut; Kepala Desa Karangawen Purhadi, Sekretaris Kecamatan Karangawen Ani Fahriyati, para pengampu sanggar seni dari wilayah Demak, serta masyarakat sekitar yang turut memberi dukungan pada pelestarian budaya Jawa di daerah tersebut.

Kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan sejumlah tarian tradisional, seperti Gambyong, Tari Payung, Tari Merak, dan Tari Lilin. (*)

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu