ADVERTISEMENT
Iklan Header 1200x120

Soal Renovasi Pasar, DPRD Kudus Anis Hidayat Minta Pemkab Prioritaskan Hal Mendesak

Inti berita

KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus telah menganggarkan sebesar Rp 4 miliar untuk melakukan renovasi delapan pasar tradisional di Kudus.

Soal Renovasi Pasar, DPRD Kudus Anis Hidayat Minta Pemkab Prioritaskan Hal Mendesak
POTRET: Ketua Komisi B DPRD Kudus, Anis Hidayat. (Hasyim Asnawi/Lingkar.co)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

KUDUS, Lingkar.co - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus telah menganggarkan sebesar Rp 4 miliar untuk melakukan renovasi delapan pasar tradisional di Kudus.

Menurut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kudus, Pemkab Kudus perlu meninjau ulang soal rencana renovasi tersebut terkait kebutuhan dan urgensinya.

Ketua Komisi B DPRD Kudus, Anis Hidayat memberikan tanggapan soal renovasi pasar tradisional tersebut. Anis mengatakan, seharusnya Pemkab melihat dari segi urgensi dan kebutuhannya yang mendesak atau tidak.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Kalau tidak menjadi kebutuhan prioritas malah membuang-buang anggaran,  jadi basisnya memang harus kebutuhan,” kata Anis pada Selasa, 8 November 2022.

Menurutnya, pasar merupakan salah satu tonggak sektor penting dalam mendukung pemulihan ekonomi daerah dan nasional. Sehingga,  pihaknya akan mendukung perbaikan pasar jika memang menjadi kebutuhan prioritas yang mendesak.

“Jadi bukan perihal mendukung atau tidak. Tetapi melihat dulu basis kebutuhannya.  Jika ada hal yang lebih mendesak lebih baik mengalihkan ke situ dulu,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Di lain sisi, Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus melalui Kepala Bidang Pasar, Albertus Haris Yunanto membeberkan tujuan melakukan renovasi pasar tradisional.

Ia mengungkapkan, renovasi pasar tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan kenyamanan terhadap para pembeli dan penjual pasar.

JUAL BELI: Aktivitas jual beli di Pasar Tradisional Kliwon Kudus yang hendak direnovasi. (Hasyim Asnawi/Lingkar.co)

Oleh karena itu, pihaknya bermaksud untuk meningkatkan sarana dan prasarana yang mendukung agar aktivitas jual beli di pasar semakin meningkat. Sehingga bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD).

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Dalam hal ini, renovasi pasar tradisional yang meliputi perbaikan akses jalan, bangunan pasar hingga penambahan saluran air. Hal tersebut tentunya menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di masing-masing pasar yang berbeda-beda.

Renovasi kedelapan pasar tradisional itu di antaranya Pasar Kliwon, Pasar Baru, Pasar Wates, Pasar Mijen, Pasar Piji, Pasar Jekulo, Pasar Brayung, dan Pasar Undaan Kidul. Anggaran renovasi pasar ini dari anggaran murni APBD 2022 dan anggaran perubahan APBD 2022.

“Masing-masing pasar mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 190 juta. Tiga pasar yang sudah tergarap di antaranya Pasar Kliwon, Pasar Baru dan Pasar Wates,” bebernya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Pihaknya pun berharap pelaksanaan revitalisasi dan renovasi pasar tradisional ini akan segera rampung. Sehingga aktivitas jual beli tidak terganggu karena sarana prasarana di pasar sudah lebih baik. (Lingkar Network | Hasyim Asnawi - Koran Lingkar)

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu