Waspada, Gunung Merapi Kembali Luncurkan Lava Pijar 1.500 Meter

WASPADA: Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Srumbang, Magelang, Jateng, Kamis (6/5/21). (ANTARA/LINGKAR.CO)
WASPADA: Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Srumbang, Magelang, Jateng, Kamis (6/5/21). (ANTARA/LINGKAR.CO)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

YOGYAKARTA, Lingkar.co - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi pada Kamis (3/6) kembali luncurkan lava pijar.

Guguran lava pijar tersebut meluncur dengan jarak maksimum sejauh 1.500 meter ke arah barat daya mulai pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

Baca juga:
BNPB Belum Temukan Varian Virus Baru Covid-19 di Kudus

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Menurut Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, selama periode pengamatan itu Merapi juga mengalami 43 kali gempa guguran.

Dengan amplitudo 3-20 mm selama 10-141 detik, lima kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-7 mm selama 11-27 detik.

Asap berwarna putih juga terpantau keluar dari Gunung Merapi dengan intensitas tebal setinggi 50 meter di atas puncak.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Baca juga:
WHO Berikan Izin Sinovac, Bukti Vaksin di Indonesia Aman

Selain itu juga terjadi sembilan kali gempa fase banyak dengan amplitudo 2-6 mm selama 5-9 detik, dan lima kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 25-67 mm selama 11-24 detik.

Pada periode pengamatan Jumat (2/6) pukul 18.00-24.00 WIB, Gunung Merapi tercatat meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke arah barat daya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

BPPTKG hingga saat ini jika melihat keadaannya dan hasil dari pantauan, pihaknya masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Baca juga:
Keraton Ratu Boko Tawarkan Paket Piknik Eksklusif

Apabila terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi dapat menjangkau radius tiga km dari puncak gunung.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Guguran lava dan awan panas dari Merapi BMKG perkirakan berdampak pada wilayah sektor selatan-barat daya, yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih. (ara/luh)

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu