Arsip Tag: Kabar Pekanbaru hari ini

Hindari Premanisme dan Jaga Profesionalisme, Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Satpol PP Tak Boleh Lakukan Pungli

Lingkar.co – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengingatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar tidak melakukan praktik premanisme seperti pungutan liar (pungli), khususnya kepada pedagang kaki lima (PKL)

Ia menegaskan hal itu mengingat pentingnya menjaga dan meningkatkan profesionalisme Satpol PP sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan wajah kota. Seluruh personel diingatkan .

Menurut dia, Kota Pekanbaru merupakan pintu gerbang sekaligus wajah Provinsi Riau. Oleh karena itu, seluruh aparatur, termasuk Satpol PP, harus mampu menampilkan sikap dan penampilan yang rapi, profesional, serta berintegritas.

“Tidak boleh lagi ada petugas Satpol PP yang meminta atau memungut uang dari PKL, termasuk dengan dalih penitipan gerobak atau lapak. Kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP) bukan tempat penyimpanan gerobak karena dapat merusak estetika lingkungan,” tegasnya, Kamis (16/4/2026).

Agung juga menekankan pentingnya patroli rutin guna menjaga ketertiban umum. Selain itu, peningkatan kesejahteraan yang telah diberikan pemerintah, seperti kenaikan gaji, harus diimbangi dengan kinerja yang lebih baik dan disiplin tinggi.

Satpol PP memiliki peran strategis dalam mendukung kinerja organisasi perangkat daerah lainnya, seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Sosial. Tanpa dukungan Satpol PP, berbagai program pemerintah dinilai sulit berjalan optimal.

“Satpol PP adalah pasukan utama dalam menertibkan dan menyukseskan program pembangunan di Kota Pekanbaru,” ujar Agung.

Dalam upaya meningkatkan efektivitas kerja, Pemko Pekanbaru juga berencana memusatkan operasional Satpol PP di kantor baru yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani (Kantor Unit Pelaksana Teknis Metrologi). Langkah ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan pengawasan terhadap seluruh personel.

Agung turut menyoroti pentingnya keseragaman dan kerapian anggota, mulai dari pakaian dinas, sepatu, hingga penampilan fisik seperti potongan rambut. Satpol PP harus menjadi contoh bagi masyarakat.

Selain itu, ia mendorong peningkatan kebugaran fisik personel dengan menetapkan standar minimal kemampuan berlari sejauh lima kilometer. Hal ini dinilai penting untuk menunjang kesiapan dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Sebagai bentuk perhatian, kami juga akan memberikan bantuan sembako kepada personel. Namun demikian, kesejahteraan tersebut harus dibarengi dengan integritas dan pelayanan yang humanis kepada masyarakat,” ucap Agung.

Dalam penegakan ketertiban, ia mengingatkan agar petugas tetap mengedepankan pendekatan persuasif tanpa tindakan kasar atau merugikan masyarakat. Namun, terhadap aksi premanisme, Agung menyatakan sikap tegas.

“Saya tidak akan membiarkan premanisme di Pekanbaru. Jika Satpol PP tidak berani, saya yang akan turun langsung,” tutupnya. (*)

Tak Masuk Sekolah Negeri, Markarius Anwar Harapkan Pesantren Tampung Peserta Didik

Lingkar.co – Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan, Pondok Pesantren (Ponpes) Dar Aswaja (Dar Ahlussunah Waljamaah) yang membuka cabang di Pekanbaru berpotensi menjadi solusi alternatif dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), terutama bagi anak-anak yang belum tertampung di sekolah negeri. Pemkot membuka peluang kerja sama agar lembaga pendidikan tersebut dapat menjadi pilihan bagi masyarakat.

“Ke depan, kami berharap pesantren ini dapat menampung anak-anak yang tidak diterima di sekolah negeri. Lokasinya yang berada di pinggiran kota tentu akan memudahkan akses dari perumahan warga,” ucap Markarius, Senin (13/4/2026)

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Pekanbaru menyambut baik pencanangan pembangunan Ponpes Dar Aswaja sebagai upaya memperluas akses pendidikan agama Islam di Ibu Kota Provinsi Riau. Pemkot bersyukur atas hadirnya pesantren tersebut di Pekanbaru.

Menurut dia, keberadaan pesantren yang sebelumnya telah berkembang di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) itu diharapkan mampu menjadi wadah pendidikan agama Islam yang berkualitas bagi generasi muda. Pemko menyambut baik pembangunan cabang ponpes ini di Pekanbaru.

“Saya berharap prosesnya berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam pembinaan pendidikan agama Islam,” harapnya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Dar Aswaja Usman Saufi menyampaikan, pencanangan pembangunan telah dimulai tahun ini dengan dukungan tokoh masyarakat dan ulama setempat.

Kegiatan awal pesantren akan dipusatkan di masjid yang telah tersedia di lokasi. Masjid tersebut sementara difungsikan sebagai pusat kegiatan pendidikan dan pembinaan, sembari menunggu proses pembangunan fisik ponpes rampung.

“Kami mulai dengan kegiatan kajian keagamaan untuk berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Seluruh aktivitas sementara dipusatkan di masjid sambil pembangunan berjalan,” jelasnya.

Pembangunan ponpes ditargetkan dimulai tahun ini. Jika belum selesai, operasional penuh akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.

Pembangunan pesantren ini berdiri di atas lahan wakaf seluas kurang lebih setengah hektare yang diberikan oleh Zaini Ismail, mantan Sekdaprov Riau. Lahan tersebut diharapkan menjadi amal jariyah yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (*)

Tak Lakukan Peremajaan PJU, Dishub Pekanbaru Tunggu Evaluasi Kemendagri

Lingkar.co – Plt Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, melalui Kepala Bidang Kelengkapan Teknik Sarana Prasarana (KTSP), Bagus Saputra mengatakan, saat ini pihaknya belum melakukan peremajaan lampu penerangan jalan umum (PJU). Dishub masih menunggu hasil evaluasi dari Kemendagri terkait efisiensi anggaran.

“Masih ada evaluasi dari Kemendagri, terkait efisiensi anggaran,” kata Bagus, Senin (13/4/2026).

Menurut Bagus, untuk kegiatan seperti rencana peremajaan ribuan lampu PJU pada tahun ini, akan disesuaikan dengan kebutuhan.

“Jadi untuk kegiatan-kegiatan itu disesuaikan lagi dengan kebutuhan. (Peremajaan PJU) Itu sepertinya kena kurangi juga, pergeseran,” ujar Bagus.

Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dishub menargetkan peremajaan 2.000 lampu PJU. Ribuan lampu yang akan diremajakan tersebar di berbagai titik ruas jalan, diantaranya di Jalan Soekarno Hatta, Jalan SM Amin, dan Jalan Air Hitam.

Selain peremajaan PJU, Dishub Kota Pekanbaru juga berencana melakukan pemasangan baru PJU di 230 titik. (*)

Hampir 10 Tahun Terbengkalai, Jalan Teluk Leok Rumbai Timur Akhirnya Diaspal Pemkot Pekanbaru

Lingkar.co – Setelah hampir 10 tahun terbengkalai tanpa perbaikan, Jalan Teluk Leok di Kecamatan Rumbai Timur kini akhirnya mulai diaspal oleh Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho. Perbaikan dilakukan sepanjang 2,5 kilometer, Kamis (19/3/2026)

Perbaikan ini menjadi jawaban atas keluhan masyarakat yang selama bertahun-tahun mengharapkan jalan tersebut diperbaiki.

Selama ini kondisi Jalan Teluk Leok diketahui mengalami kerusakan cukup parah dan sering dikeluhkan warga karena mengganggu aktivitas sehari-hari, serta membahayakan pengendara yang melintas.

Dimulainya pengaspalan jalan tersebut disambut gembira oleh masyarakat yang merasa aspirasi mereka akhirnya benar-benar diwujudkan.

Perbaikan infrastruktur ini tidak hanya dilakukan di Jalan Teluk Leok. Pemerintah Kota Pekanbaru juga melakukan pengaspalan jalan di Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Bina Widya, dengan panjang mencapai 2,9 kilometer.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah kota dalam memperbaiki ruas-ruas jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Warga menilai dimulainya perbaikan jalan tersebut menjadi bukti bahwa kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho benar-benar menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat.

Apresiasi atas langkah tersebut juga datang dari tokoh masyarakat Riau yang juga mantan Gubernur Riau, Saleh Djasit. Dirinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho atas perhatian dan komitmennya dalam memperbaiki infrastruktur yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan jalan yang sebelumnya rusak dan kini mulai diperbaiki akan memberikan dampak besar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas warga serta aktivitas ekonomi.

“Terima kasih kepada Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho yang telah memperhatikan kondisi jalan masyarakat. Perbaikan ini tentu sangat membantu mobilitas warga dan manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas pemerintah kota. Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan terus berupaya memperbaiki ruas-ruas jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat secara bertahap.

Menurutnya, setiap aspirasi masyarakat merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata. Perbaikan Jalan Teluk Leok yang selama hampir satu dekade tidak tersentuh perbaikan dan kini kembali mulus menjadi salah satu bukti komitmen tersebut.

Pemerintah Kota Pekanbaru pun terus berupaya menghadirkan pembangunan yang merata di seluruh wilayah kota, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari berbagai program pembangunan yang dijalankan. (*)

Waste Station Siap Beroperasi, Warga Pekanbaru Bisa Tukar Sampah dengan Rupiah

Lingkar.co — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, secara resmi mulai membuka stasiun pengumpulan dan pemilahan sampah (Waste Station) jelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Satu Waste Station yang bakal beroperasi, berada di RTH depan Rumah Dinas Wali Kota Pekanbaru, Jalan Ahmad Yani.

Warga Pekanbaru kini bisa menukarkan sampah di titik tersebut menjadi uang. Rencananya, Waste Station ini sudah beroperasi pada 20 Maret 2026.

“Waste station insya Allah satu titik akan beroperasi sebelum Lebaran di RTH depan rumah wali kota,” kata Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, Kamis (19/3/2026).

Menurutnya, Waste Station di sana sudah 70 persen siap untuk beroperasi. Saat ini hanya tinggal finishing dan diharapkan bisa beroperasi sebelum lebaran.

Ia menuturkan, tahap awal ada 10 titik Waste Station yang akan beroperasi. Lokasinya menyebar di sejumlah wilayah kota.

Adapun 10 titik Waste Station ini diantaranya, RTH Kaca Mayang, Wisata Alam Mayang, TRC Pekanbaru AMAN 112, Stadion Utama Riau, Taman MPP, MPP, Seberang Polda Riau, STC, Pasar Panam, dan Simpang 4 Rumbai.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra mengatakan bahwa Waste Station ini akan mulai dioperasikan dalam beberapa hari ke depan.

“Insya Allah sebelum lebaran ini satu Waste Station sudah bisa beroperasi. Masyarakat bisa menukarkan sampah di sana,” kata Reza.

Beberapa sampah rumah tangga yang dapat ditukarkan diantaranya, plastik, kaca, minyak jelantah, kertas atau kardus, logam, dan elektronik bekas.

“Jadi masyarakat datang bawa sampah ditimbang, berat sampah akan mendapatkan poin. Poin itu kalau sudah banyak baru ditukar menjadi uang elektronik atau saldo ke aplikasinya,” terang Reza.

Masyarakat nantinya bisa mendownload aplikasi Rekosistem untuk mengetahui berapa jumlah poin dan penukaran saldo. (*)

Jalur Mudik Masih Rusak, Markarius Anwar Sebut Sudah Komunikasi dengan Pemprov Riau

Lingkar.co – Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengaku sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terkait sejumlah jalan lintas yang rusak di sekitar Kota Pekanbaru.

Komunikasi tersebut dimaksudkan untuk memastikan ada perbaikan di sejumlah ruas jalan lintas yang menjadi jalur mudik Lebaran 2026.

“Kami sudah berkomunikasi, jalan provinsi yang rusak segera diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Riau,” terangnya, Sabtu (14/6/2026).

Menurutnya, sejumlah ruas jalan provinsi di Kota Pekanbaru segera menjalani perawatan. Adanya perawatan juga untuk memastikan kenyamanan pemudik yang hendak melintas.

Dirinya menyebut bahwa berkomunikasi secara langsung untuk mencari solusi cepat. Mereka sedang berupaya membenahi ruas jalan lintas daerah sebelum memasuki Idul Fitri 1447 H.

“Untuk jalan provinsi yang di Pekanbaru memang sekarang sedang perawatan jalan,” ulasnya.

Markarius Anwar juga menegaskan, pihaknya siap menerima pengaduan masyarakat soal ruas jalan lintas yang rusak. Ia mengaku bakal berkomunikasi langsung dengan Pemerintah Provinsi Riau.

“Kalau ada titik tertentu masih rusak, langsung kita follow up pengaduan masyarakat, kita komunikasikan dengan dinas PU Provinsi Riau,” ujarnya.

Kondisi ruas jalan provinsi di Kota Pekanbaru mengalami kerusakan. Kondisinya menanti proses perbaikan jelang momen mudik Idul Fitri 1447 H. (*)