Arsip Tag: posko

Gus Yasin Resmikan Posko Pemenangan Santri di ‘Kandang Banteng’

Lingkar.co – Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meresmikan Posko untuk memenangkan Pilgub Jateng 2024 di ‘kandang banteng’, Jl. Pahlawan No. 5 Kota Semarang pada Jumat 11 Oktober 2024.

Pos untuk kemenangan Paslon Cagub-Cawagub Jateng nomor urut 02, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen (Luthfi-Yasin) itu diberi nama Posko Pemenangan Santri.

Posko tersebut terletak di jalan strategis kota yang diketahui dalam beberapa pemilu dan pilkada selalu dimenangkan oleh PDI Perjuangan. Tidak jauh dari Gedung Gubernuran dan DPRD Jateng. Berdampingan persis dengan gedung Bank Mandiri dan Bank UOB. Menurut rencana, posko tersebut juga sebagai Kantor Transisi kedepan.

Pukul 17.30 Wib diresmikan oleh Gus Yasin dan Ketua Tim Pemenangan Luthfi-Yasin, Letnan Jenderal TNI (Purn) AM Putranto. Dihadiri juga Paslon Cawalkot Semarang Yoyok Sukawi dan Joko Santoso, anggota DPRD Kota Semarang Melly Pangestu dan Swasti Aswagati.

Hadir pula perwakilan tokoh Tionghoa Harry dan Gouw Andy Siswanto bersama dengan sejumlah kiai, dan Santri Gayeng Nusantara (SGN) se-Jawa Tengah.

Acara berlangsung di lantai 3. Dimulai dengan doa dan pembacaan manaqib. Gedung tiga lantai itu penuh sesak. Setelah selamatan dan makan bersama, AM Putranto dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para relawan yang memperjuangkan paslon 02.

“Saya punya keyakinan paslon ini akan menang. Saya melihat dari dekatnya Gus Yasin dengan para kiai. Waktunya habis untuk bersama kiai untuk kemenangan Luthfi-Yasin,” katanya.

Letnan Jendral purnawirawan bintang tiga itu mengatakan, Ahmad Luthfi juga luar biasa. Punya banyak pengalaman. Keduanya sudah melakukan (nglakoni) tinggal merawat (ngopeni).

Fasilitas Makan Siang Gratis Suasana Kekeluargaan, Posko Yoyok-Joss Ramai Ojol dan Warga Sekitar

Lingkar.co – Posko pemenangan Yoyok Sukawi Sukawi dan Joko Santoso yang dinamai Omahe Bocahe Dewe setiap siang pasti ramai dikunjungi bagi para pengemudi ojek online, pekerja di sekitar posko karena memang menyediakan makan siang gratis

TK perlu mewah, yang pasti memberikan menu sederhana dengan suasana kekeluargaan untuk warga sekitar selama persiapan menghadapi Pilwakot Semarang 2024.

Beberapa pekerja ojek online yang kerap disebut ojol ini mengaku merasa terbantu dengan program penyediaan makan siang gratis di posko Omahe Bocahe Dewe.

Salah satunya, Catur Wahyono, pengemudi ojol yang selama ini kerap menunggu penumpan di depan Posko Omahe Bocahe Dewe.

“Alhamdulillah program ini membantu kita untuk berhemat. Kebetulan saya mangkalnya di Sukun, terus ada posko ini jadi terbantu,” ucap Catur Wahyono usai melakukan santap siang di Posko Omahe Bocahe Dewe, Selasa (8/10/2024) siang.

Selain itu, Narto yang merupakan juru parkir di sekitar Posko Bocahe Omahe Dewe juga mengatakan, bahwa program ini sangat bagus untuk dia dan rekan-rekannya.

“Senang sekali. Ini bagus. Membantu kami sehari-hari dalam beberapa hari terakhir. Semoga berkah dan Mas Yoyok dan Mas Joko bisa menang dalam Pilkada nanti,” ujar Narto.

Semenjak program penyediaan makan siang secara gratis di Posko Omahe Bocahe Dewe ini, banyak kalangan yang telah memanfaatkan tersebut. Tak hanya ojol dan juru parkir, ada juga pekerja bangunan atau kondektur bus yang memanfaatkan program tersebut. (rf)

Datangi Posko Pemenangan, DMI Kota Semarang Nyatakan Dukung Yoyok-Joss di Pilwalkot Semarang

Lingkar.co – Dukungan terus mengalir terhadap pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss). Kali ini, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang yang mendatangi Omah Bocahe Dewe, Posko Pemenangan Yoyok-Joss di Banyumanik, Kota Semarang.

Ketua DMI Kota Semarang, H. Ahmad Fuad mengatakan, deklarasi dukungan kepada paslon nomor urut 02 Alamsyah Satyanegara (AS) Sukawijaya atau Yoyok Sukawi dan Joko Santoso (Yoyok-Joss) murni dengan alasan utama, Yoyok-Joss adalah bocahe dewe atau putra daerah Kota Semarang.

“Iya karena putra daerah, Mas Yoyok dan Mas Joko adalah bocahe dewe yang mengerti dan paham terkait kondisi Kota Semarang,” kata Ahmad Fuad saat dikonfirmasi, Minggu (6/10/2024).

Menurut Fuad, kedua paslon lahir dan besar di Kota Semarang dan merupakan calon pemimpin potensial. Baik Yoyok maupun Joko Santoso, juga memiliki gagasan-gagasan modern yang berpihak kepada masyarakat.

“Keduanya adalah calon yang masih muda, dan potensial. Ini yang mendasari kami untuk mendukung Mas Yoyok dan Mas Joss (sapaan akrab Joko Santoso-red),” ujarnya.

Dia pun menjabarkan sejumlah visi misi program Yoyok-Joss yang berpihak kepada masyarakat Kota Semarang. Di antaranya pendidikan gratis untuk siswa sekolah swasta maupun negeri, termasuk sekolah-sekolah non-formal.

Begitu halnya terkait kesehatan masyarakat. Dirinya yakin Yoyok-Joss akan membuat BPJS Kesehatan adil bagi seluruh elemen masyarakat Kota Semarang.

Kemudian urusan perekonomian kerakyatan melalui program Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) senilai Rp 5 juta bagi pelaku usaha mirko kecil atau UMK, diberikan tanpa agunan.

“Ya kami melihat dari program-programnya yang dibutuhkan oleh masyarakat, dan ini keputusan DMI Kota Semarang untuk mendukung Mas Yoyok dan Mas Joss,” katanya.

Yang tak kalah dari program-program tersebut adalah tak ada kenaikan PBB atau Pajak Bumi dan Bangunan selama kepemimpinan Yoyok-Joko Santoso lima tahun ke depan.

Dari seluruh program-program itu, Fuad meyakini Yoyok-Joss akan memenangi kontestasi pemilihan wali kota dan wakil wali kota atau Pilwakot Semarang, 27 November mendatang.

Dia juga meyakini program itu tak hanya janji manis lalu ditinggalkan, melainkan akan dijalankan sepenuhnya oleh Yoyok-Joss, paslon yang diusung oleh sembilan partai plitik dalam Koalisi Semarang Maju Bermartabat tersebut.

Fuad bersama seluruh pengurus cabang DMI dari 16 kecamatan se-Kota Semarang yang hadir juga menitipkan pesan kepada Yoyok-Joss terkait pemberdayaan masjid.

“DMI bertugas memberdayakan masjid-masjid, kelak nanti Mas Yoyok dan Mas Joko pasti memiliki perhatian tersebut,” ujarnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Dirikan Posko Pemenangan di Rumah Warga, Trini Puspa Lestari Ingin Lebih Dekat dengan Pemilih

Lingkar.co – Caleg DPR RI Dapil II Jateng (Demak, Jepara, Kudus) dari PDI Perjuangan Trini Puspa Lestari baru-baru ini mendirikan posko pemenangan di rumah salah satu warga Wonosalam. Trini mengaku dirinya turut tinggal menetap sementara di rumah tersebut.

“Tujuan utamanya adalah membaur, melebur bersama warga agar saya bisa tau lebih detil aspirasi mereka. Permasalahan warga nggak bisa selesai hanya dengan statistik atau survey kan? Jadi ya, saya memutuskan untuk live in (menetap menginap, red) di rumah Pak In’am ini,” ungkap Caleg dengan Nomor Urut 3 saat dihubungi Lingkar.co melalui seluler, Jumat (29/12/2023).

Baca Juga:
Trini Puspa Bangga Ratu Kalinyamat Bisa Jadi Pahlawan Nasional

Trini Puspa juga menggelar syukuran dan doa bersama dalam launching posko pemenangan tersebut bersama warga sekitar.

Wong Jowo Ojo ilang Jowone, namanya membuka sesuatu ya tetep harus syukuran. Apalagi di dapil saya ini warganya masih sangat memegang teguh adat budaya,” terangnya.

Sementara, sang pemilik rumah, In’am menyatakan ketersediaan dan dukungannya kepada Trini Puspa Lestari.

Baca Juga:
Ganjar Pranowo Minta Kepala Desa Awasi Tempat Wisata Selama Nataru

“Saya seneng dan sangat mendukung bahkan bangga mas kalo ada calon DPR yang mau terjun langsung. Ndak banyak caleg yang mau bener-bener turun ke warga ngene e mas. Joss laahh, kudu didukung biar permintaan masyarakat tersampaikan dengna baik,” ungkap pemilik rumah.

Sebelumnya, Trini Puspa sempat berkeliling bediskusi dengan pemuda-pemudi Demak.

“Saya ini kan aktif di beberapa organisasi, nah sambil sharing sambil riset bareng pemuda-pemudi di Kabupaten Demak. Biar bisa maju bersama,” pungkas Trini.

Penulis: Muhammad Nurseha

Editor: Muhammad Nurseha

Masuk Musim Penghujan, Bupati Blora Minta BPBD Siapkan Posko Aduan Kebencanaan

Lingkar.co – Memasuki puncak musim penghujan, Bupati Blora H.Arief Rohman, S.IP, M.Si, meminta seluruh jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potenai bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.

Selain menyiapsiagakan personel dan sarana prasarana penanggulangan bencana, Bupati juga meminta agar BPBD membuka posko aduan kebencanaan untuk masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Arief saat memimpin Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan Penangggulangan Bencana di Kabupaten Blora, Jumat (1/12/2023). Apel dilaksanakan di Alun-Alun Kabupaten Blora.

“Kepada segenap unsur penanggulangan bencana agar meningkatkan respon waktu tanggap saat terjadi bencana, upayakan bisa hadir pada kesempatan pertama sehingga penduduk akan merasa terlindungi, termasuk membuka ruang pengaduan masyarakat, mungkin BPBD ada pos yang bersiaga 24 jam ketika ada bencana, semua stakeholder bisa dikoordinasi, dan tentunya fungsi koordinasi ini penting,” terang Bupati

Dikatakan Bupati, saat ini kita telah memasuki musim hujan dan akan mencapai puncak musim hujan pada Januari dan Februari 2024 yang berpotensi meningkatnya bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.

“Oleh sebab itu menjadi kewajiban kita untuk senantiasa mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terutama warga yang tinggal di wilayah rawan banjir, tanah longsor,” paparnya

Peran Aktif

Bupati mencontohkan, bahwa sehari sebelumnya (30/11), di Kecamatan Blora Kota terjadi hujan deras disertai angin kencang, dan menumbahkan sejumlah 7 pohon.

Ia juga meminta kepada masyarakat, para relawan, dan BPBD jika menemukan pohon yang berpotensi tumbang dan membahayakan masyarakat untuk segera bisa melapor.

Masuk Musim Penghujan, Bupati Blora Minta BPBD Siapkan Posko Aduan Kebencanaan. Foto: dokumentasi

“Untuk masyarakat, BPBD, kalau ada potensi pohon yang sudah mau tuumbang dan sebagainya nanti segera dilaporkan dan nanti bisa dikoordinasi dengan OPD terkait untuk bisa diantisipasi, dan tidak menunggu sampai kejadian. Kalau memang secara teknis pohon tersebut layak ditumbangkan atau dipotong, ini bisa segera dilakukan tentunya sesuai dengan aturan yang ada,” tambahnya

Tak hanya itu, Bupati juga berpesan kepada jajarannya baik OPD maupun Camat/Instansi terkait yang ada di wilayah untuk ikut berperan aktif melakukan kegiatan –kegiatan dalam rangka mengantisipasi kebencanaan.

“Kepada kepala OPD/ Camat/ instansi terkait agar menggalakkan kembali kegiatan resik-resik, kerja bakti massal di lingkungan masing-masing, termasuk normalisasi saluran air, drainase, pembersihan gorong-gorong, selalu koordinasi dengan aparat terkait (BPBD, TNI, POLRI, OPD terkait dan Ormas Kebencanaan) dalam penanganan darurat,” tambahnya

Pihaknya juga berharap kepada segenap unsur OPD teknis, TNI, POLRI sebagai penanggung jawab penanggulangan bencana tingkat Kabupaten Blora untuk senantiasa berusaha meningkatkan sistem manajemen bencana, yaitu segala upaya atau kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pencegahan, mitigasi, kesiapan, tanggap darurat dan pemulihan yang dilaksanakan sebelum, saat dan setelah bencana.

Lanjutnya, BPBD Kabupaten Blora yang merupakan koordinator penanggulangan bencana, diharapkan segera melakukan beberapa hal penting dalam rangka meningkatkan perlindungan kepada masyarakat. Hingga Dinas Sosial PPPA, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Pelaksana BPBD agar menyiapkan stok bahan logistik yang memadai, guna kesiapsiagaan pemenuhan kebutuhan dasar

Plt Kepala Pelaksana BPBD Blora, Hadi Praseno, menuturkan bahwa saat ini memasuki puncak musim penghujan, potensi terjadinya bencana alam perlu diantisipasi. Terlebih banyak penduduk Blora yang tinggal di daerah rawan bencana.

“Demografi jumlah penduduk Kabupaten Blora sebanyak 575.551 jiwa penduduk tinggal di daerah rawan bencana banjir, tanah longsor, angin kencang, dan bencana lainnya,” terangnya

Pihaknya menambahkan, bahwa BPBD juga telah melakukan langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi potensi kebencanaan yang ada di Blora.

Apel tersebut diikuti dengan diikuti Wakil Bupati Blora, Forkopimda Blora, Kepala OPD dan Camat, TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, PMI, Organisasi Masyarakat, dan Relawan,yang ada di Kabupaten Blora. Selain itu, kendaraan, berbagai alat dan sarana prasarana untuk penanggulangan bencana juga disiagakan dalam apel tersebut. (Adv)