Arsip Tag: Bupati

Demo di Depan Kantor Bupati Pati, Petani Pundenrejo Kecewa Dilarang Garap Lahan Nenek Moyangnya Lagi

Lingkar.co – Petani Desa Pundenrejo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati pada Jumat (4/10/2024). Mereka menuntut lahan nenek moyangnya yang diduga diambil alih PT Laju Perdana Indah atau PG Pakis dikembalikan
Dalam aksinya, para demonstran membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan “Kembalikan tanah petani pundenrejo”, “Pundenrejo tidak baik-baik saja” dan “Petani Soko guru kehidupan”.

Sejumlah perwakilan demonstran akhirnya diterima untuk beraudiensi dengan perwakilan PT LPI dan Badan Pertahanan Nasional (BPN) Pati di Ruang Joyokusumo Setda Pati.
Dalam keterangannya, Fajar Andhika dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang yang mendampingi para petani Pundenrejo menyampaikan rasa kecewanya usai pertemuan itu. Sebab, para petani tidak diperbolehkan lagi beraktivitas di lahan tersebut.

“PT LPI saat ini juga tidak boleh beraktivitas di lahan tersebut. Namun yang disayangkan adalah proses permohonan izin dari PT LPI terhadap lahan tersebut tetap berjalan,” katanya.

Menurutnya, keputusan ini yang membuat masyarakat, khususnya para petani lagi-lagi berada dalam posisi yang terdesak. Pun ini, katanya, yang akan membuat ketegangan antara petani Pundenrejo dan PT LPI akan terus berlanjut.

“Kalau tidak ada keseriusan dari BPN untuk melakukan penyelesaian, kami rasa eskalasi konflik ini akan semakin tinggi dan lagi-lagi masyarakat yang terancam jadi korban,” ujarnya

Dia juga menganggap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati tidak berniat menyelesaikan konflik agraria di daerah Pundenrejo.

“Pemkab tidak memberikan rekomendasi tegas untuk meminta BPN segera membuat tim penyelesaian konflik agraria. Mereka hanya memandatkan mandat yang tidak jelas. Tidak secara konkret BPN harus segera membuat tim penyelesaian konflik agraria di Pundenrejo,” bebernya.

Dengan hasil ini, ia menyebut petani akan terus melanjutkan perjuangannya untuk mendapatkan kembali tanah nenek moyangnya.

“Yang paling jelas warga akan mendatangi secara bersama-sama BPN. Baik Kanwil, Kantah, bahkan ke BPN Pusat. Warga menuntut agar hak itu dihentikan dan tanahnya dikembalikan kepada masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat dan mencegah konflik terus menerus terjadi,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Pati Sujarwanto Dwiatmoko menjelaskan bahwa lahan di Pundenrejo tersebut berstatus Hak Guna Bangunan (HGB) PT LPI. Namun saat ini izin HGBnya sudah selesai.

“Ini tanah yang selama ini menjadi HGB atas nama PT LPI. Ternyata masyarakat juga pingin hidup dari situ karena sejarahnya dulu zaman penjajahan. HGB ini juga benar adanya. Ini berakhir HGB-nya,” jelas dia.

Setelah izin HGB ini berakhir, katanya, PT LPI kembali mengajukan perizinan Hak Pakai untuk mengelola lahan tersebut. Sementara petani Pundenrejo meminta agar adanya reformasi agraria atas lahan tersebut. Pihaknya pun meminta kedua belah pihak yang bersengketa untuk menahan diri.

“Kita hormati proses di BPN. Masyarakat menahan diri dulu. Keinginan masing-masing akan diselesaikan BPN sesuai prosedur hukum agraria. Solusinya masyarakat menahan diri. Mereka masuk juga belum ada alasannya. PT LPI juga tidak melakukan itu dulu. Tindakan-tindakan di lapangan yang provokatif. Artinya semua menahan diri dulu,” pungkasnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Mobil Branding Basuki-Nashri dan Mobil Plat Merah Terparkir di Halaman Rumah Dinas Wakil Bupati Kendal

Lingkar.co – Calon Bupati petahana, Windu Suko Basuki terpantau masih beraktivitas dan tinggal di rumah dinas Pemkab Kendal. Padahal, Basuki yang merupakan wakil bupati Kendal telah berpasangan dengan Nashri menjadi calon bupati periode 2024 – 2029.

Adapun surat izin cuti untuk Basuki dari Gubernur Jateng sudah turun sejak 12 September 2024. Jika merujuk surat yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Tengah pada 12 September 2024, calon kepala daerah wajib mengajukan cuti pada 25 September – 23 November 2024.

Surat yang ditandatangani Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menyebutkan, Windu Suko Basuki selama cuti kampanye dilarang menggunakan fasilitas negara yang terkait jabatannya.

“Berkenaan dengan ketentuan di atas, dengan ini kami memberikan cuti di luar tanggungan negara kepada saudara Windu Suko Basuki selama masa kampanye dari tanggal 25 september hingga 23 november 2024,” kata Nana Sudjana dalam suratnya, Kamis (26/9/2024).

Melansir dari Tribun Jateng, Windu Basuki tak mengelak dirinya masih menempati rumah dinas tersebut. Hanya saja, ia mengeklaim penggunaan rumah dinas tidak menyalahi aturan selama tidak digunakan untuk kampanye.

“Iya masih di rumah dinas. Selama enggak digunakan kegiatan Pilkada kan enggak masalah,” katanya, Kamis (26/9/2024).

Basuki menambahkan, dirinya saat ini masih ada kegiatan di Bugangin. “Mau ada kegiatan di Bugangin,” tuturnya.

Saat dilakukan pengecekan ke rumah dinas yang berada di kompleks Pemkab Kendal sekitar pukul 12:00 WIB, terlihat tim keamanan dari Satpol PP dan juga beberapa petugas keamanan rumah.

Terlihat juga ada mobil branding pasangan Basuki-Nashri (Basnas) yang terparkir di halaman samping belakang rumah dinas. Akan tetapi, setelah dilakukan pengecekan ulang sekitar pukul 13:00 WIB, mobil tersebut sudah tidak terlihat.

Sejumlah awak media sempat menanyakan keberadaan Windu Basuki kepada petugas jaga keamanan. “(Pak Basuki: red) iya masih tinggal di sini. Tapi siang ini masih kegiatan di luar,” kata penjaga.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Kendal Hevy Indah Oktaria mengatakan pihaknya akan melakukan konfirmasi dan penelusuran terkait mobil dukungan, yang masih menempati rumah dinas.

“Kalau masih di rumah dinas dan melakukan kampanye ya tidak boleh. Soal mobil juga ada potensi pelanggaran, kita akan konfirmasi dan penelusuran serta diupayakan untuk mobil dipindahkan,” terangnya saat dikonfirmasi, Kamis (26/9/2024).

Ia menambahkan, pihaknya sudah menanyakan hal tersebut kepada Pemkab Kendal untuk memastikan status keberadaan Basuki di rumah dinas.

“Tadi sudah konfirmasi ke Pak Sekda dan katanya sudah memberikan waktu kepada Windu Basuki untuk berkemas,” tandasnya. (*)

Awak media Lingkar.co sudah berusaha menghubungi Windu Suko Basuki melalui aplikasi perpesanan WhatsApp. Namun belum ada jawaban hingga berita ini diterbitkan. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Diduga Manfaatkan Kekuasaan, LKD Laporkan Petahana Bupati Demak ke Bawaslu

Lingkar.co – Lembaga Kepemiluan dan Demokrasi (LKD) melaporkan calon petahana Bupati Demak, Eisti’anah ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Demak. Eisti’anah diduga memanfaatkan kekuasaan dengan program-program bupati yang dinilai menguntungkan sepihak dalam Pilkada 2024.

Laporan itu kini dalam penanganan Bawaslu Demak dan masuk proses pemanggilan pelapor untuk klarifikasi di Bawaslu Demak, Rabu (25/9/2024).

Ketua LKD Demak, Ahlun Najah Faqrullah mengatakan, pihaknya melaporkan dua temuan kasus Pilkada yang diduga dilakukan petahana bupati Demak

“Pertama, Pasal 71 Undang-Undang Pilkada 2016, perihal dugaan kegiatan pemerintah yang merugikan dan menguntungkan salah satu pasangan calon (paslon),” kata Najah usai menghadiri undangan klarifikasi di kantor Bawaslu Demak, Rabu (26/9/2024).

Kedua, lanjutnya, mutasi jabatan yang dilakukan pejabat daerah dalam kurun waktu enam bulan sebelum penetapan paslon hingga akhir masa jabatan, kecuali dengan izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Ada beberapa temuan kami yang berupa kaya backdrup atau pamlfet itu menggunakan atribut yang sama, jadi bupati menggunakan atribut yang sama untuk pendaftaran di surat suara,” sambungnya.

Najah menduga, adanya penggunaan anggaran daerah yang disisipi kepentingan politis. Oleh karenanya, dia berharap Bawaslu menindak laporan tersebut sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku dan objektif.

“Kami meminta Bawaslu bekerja secara serius dan profesional. Kalau sampai laporan kami tidak ditindaklanjuti secara objektif kita akan lanjutkan ke DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu),” ujar dia.

Najah juga meminta kepada semua pihak, baik pelajar/mahasiswa, masyarakat pendidikan/kampus, media serta masyarakat pada umumnya turut mengawal dan mengawasi proses jalannya Pilkada Demak.

Mengenal Faiz, Profil Calon Bupati Batang yang Aktif dan Progresif Semasa di Pesantren

Lingkar.co – Mengenal Muhammad Faiz Kurniawan sosok yang menjadi sebuah fenomena baru di Kabupaten Batang. Pria berusia 33 tahun ini menjadi perwakilan generasi muda yang maju dalam Calon Bupati Batang berpasangan dengan H Suyono sebagai wakilnya.

Faiz lahir dari keluarga sederhana di sebuah kampung di Sayung Demak dan dididik sebagai santri yang memiliki pemikiran progresif.

Sebelum terjun dalam politik praktis, Faiz meniti karir sebagai lawyer dan pengusaha di Jakarta. Sukses dan cukup cemerlang membuat dirnya mendapat kepercayaan Partai Golkar, PPP, dan beberapa partai pendukung untuk meneruskan estafet kepemimpinan di Batang.

Muhammad Azka, sahabat masa kecilnya di dalam sebuah unggahan media sosial membeberkan sekilas tentang Faiz. Muhammad Azka merupakan senior Faiz di Pondok Pesantren Addainurriyah Pedurungan Semarang.

“Sebelum saya bicara soal mohon dukungan, saya ingin bercerita sedikit. Saya mengenalnya ketika selama menjadi santri di Pondok Pesantren sini. Di pesantren Ad Dainuriyyah 2 Semarang dia aktif sebagai pengurus harian sebagai Bendahara Pondok,” ujar Azka membuka ceritanya.

Azka mengatakan, pemikiran progresif Faiz dia temukan dari bacaan-bacaan favoritnya ketika berada di pondok yang diasuh oleh KH. Dzikron Abdulloh tersebut.

“Di lemarinya ada beberapa buku genre agama, politik sampai filsafat. Ada buku tebal yang membuat saya agak kaget dari Karen Amstrong berjudul ‘Sejarah Tuhan’ tergeletak di lemarinya pada waktu itu,” ungkapnya.

Meskipun berasal dari desa, menurut penuturan Azka, Faiz termasuk santri yang memiliki selera dalam berpenampilan. Dalam hal ini Azka menyebut Faiz memiliki selera dalam hal parfum.

“Saya menemukan juga ada parfum botol berukuran kotak besar bermotif gerigi pada bagian muka botol, ternyata itu parfum Dunhill Blue kalau tidak salah,” ingatnya.

“Saat itu parfum yang terbilang anti mainstream di saat parfum lainnya yang masyhur kita kenali di pesantren seperti Seribu Bunga, Malaikat Subuh dan Misik,” paparnya.

Azka menilai Faiz adalah orang yang humble dan gampang senyum. Ia membuktilan sendiri ketika dirinya mengalami kesulitan, Faizlah yang membantunya. “Saya memanggilnya Kang Faiz Kurniawan orang yang humble dan gampang senyum. Jujurly, awalnya kenangan Kang Faiz ini tak banyak,” kenangnya.

“Tetapi ternyata semakin ke sini semakin ke sana, garis takdir membawa pada persoalan tertentu yang bagi saya cukup menguras energi dalam hidup, bahkan keluarga kecil saya. Sampai berhenti pada titik satu-satunya cara ‘persoalan’ itu rampung, hanya bisa ditempuh dan diselesaikan oleh seorang, tak lain hanya Kang Faiz. Jasa itu sangat tersimpan tersendiri secara istimewa bagi saya pribadi,” urainya.

Bacabup Batang, M. Faiz Kurniawan saat sosialisasi memaparkan vis misinya dalam Yuk Kenalan Sama Mas Faiz di Kedai Dadar Everywhere Batang, Selasa (10/09/2024) sore. Foto: dokumentasi

Azka pun mengaku mendukung penuh sahabatnya itu untuk maju dalam Pilkada Batang. “Kini Kang Faiz sedang mencalonkan diri sebagai calon Bupati Batang. Saya sangat mendukungnya, meski sayang sekali saya tidak berdomisili di Batang,” ujarnya.

Azka kemudian teringat hadist yang dia bawakan pada kajian Hadits Arbain Nawawi di Masjid Baitus Sakinah RSJD Amino, Nabi Muhammad SAW mengatakan: Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu meriwayatkan: “Dan barangsiapa yang memudahkan urusan orang yang sedang kesulitan, maka Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan di akhirat”.

KPU Pati Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati

Lingkar.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati mengadakan Rapat Pleno Terbuka untuk pengundian dan penetapan nomor urut Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pati dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Senin (23/9/2024).

Hasilnya, paslon nomor urut 1 Sudewo-Risma Ardhi Chandra, paslon nomor urut 2 Wahyu Indriyanto-Suharyono, dan paslon nomor urut 3 Budiyono-Novi Eko Yulianto.

“Didapatkan hasil bahwa nomor urut 1 pasangan Pak Sudewo dan Pak Chandra. Untuk nomor urut 2 itu pasangan Pak Wahyu dan Pak Suharyono. Untuk nomor urut 3 pasangan Pak Budiono dan Pak Novi,” kata Ketua KPU Pati Supriyanto usai acara, Senin (23/9/2024).

Ia mengatakan setelah penetapan nomor urut ini akan dilanjutkan masa kampanye, dimulai dari tanggal 25 September sampai 23 November 2024.

“Masa kampanye itu kan masa sensitif, itu kita akan kerjasama dengan Bawaslu untuk koordinasi masalah apasaja di lapangan,” ujarnya.

“Tapi di KPU sebagai pelaksana teknis, untuk kampanye kita hanya mengatur regulasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, katanya, pihaknya saat ini sedang menyiapkan kedatangan logistik untuk Pilkada 2024.

“Tanggalnya (kedatangan)belum kita pastikan, tapi akan kami sampaikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Diketahui, pasangan Sudewo-Chandra diusung Partai Gerindra, PKB dan Partai NasDem, dan didukung Partai Golkar, PSI, PKN dan Partai Gelora.

Sementara, pasangan Wahyu-Suharyono diusung oleh PDIP, Partai Demokrat dan PKS.

Kemudian, pasangan Budiyono-Novi diusung PPP dan PAN. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Jawa Dihantui Ancaman Gempa Megathrust, Pj Bupati: Pati Relatif Aman

Lingkar.co – Pulau Jawa dihantui ancaman gempa berkekuatan besar dan berpotensi sunami atau gempa megathrust. Bahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 360.0/2094 tertanggal 28 Agustus 2024 yang ditandatangani Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sumarno tentang langkah dan upaya kesiapsiagaan seluruh instansi dan masyarakat terkait ancaman megathrust.

“Kita sudah melakukan mitigasi. Setelah mendapat info dari BMKG, kita langsung membuat surat edaran ke kabupaten/ kota, agar melakukan mitigasi,” kata Sekda Sumarno, belum lama ini.

Menanggapi hal itu, Pj Bupati Pati Sujarwanto Dwiatmoko mengatakan bahwa wilayah berjuluk Bumi Mina Tani ini relatif aman dari potensi gempa hingga menyebabkan tsunami karena diapit Gunung Muria.

“Pati relatif aman karena dekat dengan lereng muria. Sehingga kalau misalnya terjadi Gempa Megathrust tidak begitu besar,” ungkapnya.

Meski demikian, dirinya meminta warga Pati tetap waspada. Karena gempa bisa saja terjadi karena bumi masih terus bergerak.

“Yang penting bagaimana menyikapi ketika terjadi gempa dan menimbulkan tsunami. Namun misalkan sampai terjadi tsunami tidak sedahsyat pantai selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya mengatakan meskipun ada potensi gempa bumi Megathrust di Jawa. Namun, resiko gempa bumi Megathrust di Pati sangat kecil.

Akan tetapi masyarakat diminta untuk tetap Waspada. Lantaran dampak Megathrust secara tidak langsung bakal dirasakan oleh tempat-tempat yang aman.

“Kota yang di utara Jawa itu tetap diminta waspada meskipun barangkali tidak terdampak langsung tapi dampak tidak langsung dari bencana itu pasti akan dirasakan oleh daerah-daerah yang relatif aman,” tutupnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Berikut Visi dan Misi Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pati

Lingkar.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati telah resmi mengumumkan visi dan misi pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pati untuk periode 2024-2029.

Berikut visi dan misi tiga paslon Bupati dan Wakil Bupati Pati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024:

1. Sudewo, ST, MT dan Risma Ardhi Chandra 

2. Wahyu Indriyanto, SE dan Ir. Suharyono, MM

3. Budiyono dan Novi Eko Yulianto

Bupati Blora Serahkan Bantuan Sembako Untuk Korban Kebakaran Pasar Ngawen

Lingkar.co – Bupati H Arief Rohman dengan didampingi BPBD, Dinas Sosial, Dinas P4, dan Baznas, menyerahkan bantuan sembako pada para korban kebakaran pasar tradisional Ngawen di pendopo kecamatan Ngawen, Rabu (17/1/2024).

Sebanyak 1.025 paket sembako untuk pedagang secara bertahap nantinya akan diberikan kepada korban kebakaran sebagai bentuk kepedulian pemkab Blora kepada korban kebakaran.

“Pertama-tama saya atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Blora menyampaikan keprihatinan kami atas musibah kebakaran yang menimpa bapak ibu pedagang di Pasar Ngawen, pada Selasa 9 Januari 2024 yang lalu,” ucap Bupati Arief Rohman.

Menurutnya musibah tersebut telah menyebabkan kerugian bagi kita semua, bahkan hingga puluhan miliar ( ditaksir lebih dari 30 miliar), meliputi dari bangunan, fasilitas-fasilitas, dan kerugian yang dialami ratusan pedagang. Sebanyak 800 lapak pedagang Los, 150 lapak pedagang pelataran dan 60 kios dinyatakan hangus, dan banyak yang rusak.

“Pembangunan kembali pasar ini diperkirakan membutuhkan anggaran yang cukup besar yakni sekitar 25 miliar. Maka Pemerintah Kabupaten Blora menyiapkan berbagai langkah strategis baik jangka pendek maupun jangka panjang, salah satunya dengan mencari dukungan dari Pemerintah Pusat,” imbuhnya.

Seperti pada Jumat 12 Januari 2024 kemarin, Bupati bersama Kepala Dindagkop UKM Blora, langsung menemui Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, dan Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik, selain itu juga kami ke Kementerian PUPR dan Perum Bulog, yang pada intinya kita memohon bantuan dan dukungan untuk pembangunan kembali Pasar Ngawen.

“Semoga upaya kita ini bisa segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Pusat,” tuturnya.

Bupati juga mohon doa, agar pembangunan pasar Ngawen ini bisa secara cepat dibangun salah satu saat besok (Minggu depan ) Presiden berkunjung di Blora kita akan sampaikan tentang musibah ini .

“Nanti kita mohon beliau untuk mempercepat proses pembangunan pasar ini,” harapnya.

Untuk jangka pendek ini nanti akan kita petakan, untuk buat tempat sementara agar bisa mulai jualan.

Sementara itu, salah satu pedagang korban kebakaran di pasar Ngawen mengaku sedikit lega mendapat bantuan sembako. Namun demikian pihaknya juga berharap pemerintah juga bisa memberikan keringanan secara meteriil.

“Terima kasih atas bantuannya, semoga pembangunan pasar juga segera terlaksana,” harapnya.

Untuk diketahui, Pasar Ngawen, Blora terbakar Selasa (9/1/24) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Kerugian yang ditimbulkan cukup besar, yakni mencapai Rp 30 Miliar lebih. Menurut penjelasan Kepala Dindagkop UKM Blora, Kiswoyo, taksiran kerugian mencapai sekitar Rp 30,69 miliar.

Rincian kerugian itu, nilai bangunan Rp 15,5 Miliar, kerugian 60 pedagang kios sebesar Rp 608 juta, kerugian 800 pedagang los Rp 14,29 Miliar, kerugian 150 pedagang dasaran Rp 300 juta. (Adv)

Pasar Weleri Segera Diresmikan, Bupati: Area Kuliner Buka Sampai Malam

Lingkar.co – Bupati Kendal, Dico Mahtado Ganinduto menyebut Pasar Weleri 1 akan segera diresmikan usai dilakukan sedikit penyempurnaan. Diantaranya 12 tenang untuk area food court di lantai 2.

“Pasar Weleri nanti akan segera kita resmikan tapi ada sedikit penyempurnaan saja, karena nanti akan ada food court-nya,” terang Dico saat meninjau lokasi, Senin (15/1/2023).

Dico menjelaskan, area food court yang akan diisi 12 tenant direncanakan menjadi tempat kuliner yang akan buka sampai malam hari.

“Insyaallah di awal tahun ini segera realisasi,” jelasnya.

Menurutnya, dalam penyempurnaannya Pemerintah Kabupaten Kendal akan menggandeng perusahaan melalui program CSR-nya.

Food court-nya itu nanti akan kita siapkan juga meja dan kursinya yang memang senada dengan bangunannya. Sehingga memang estetikanya itu masih tetap terjaga. Nah itu kita menggunakan CSR,” imbuh Bupati Dico.

Bupati menambahkan, area food court tersebut nantinya bisa diakses melalui area dalam maupun area luar pasar. Dan diharapkan penataan harus rapi dan bersih, sehingga dapat membuat pengunjung nyaman untuk makan di tempat tersebut.

Pasar Weleri 1 telah selesai pembangunannya pada akhir Desember 2023 lalu, dengan bangunan yang terlihat estetik dan modern yang diharapkan dapat menjadi salah satu ikon di Kabupaten Kendal.

Terpisah, Camat Weleri, Dwi Cahyono Suryo berharap, Pasar Weleri 1 bisa segera dioperasikan, dan kedepan baik pengunjung maupun penjual dapat tetap kebersihan dan kenyamanan pasar tersebut.

“Pasar Weleri yg baru diharapkan nantinya suasananya tetap bersih, teratur dan nyaman baik untuk pedagang dan pembeli,” ujarnya. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Bupati Arief Canangkan Target Sub PIN Polio di Blora 88.309 anak

Lingkar.co – Bupati Blora, H. Arief Rohman canangkan Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) Polio di Kabupaten Blora, Senin (15/01). Secara simbolis orang nomor satu di Blora itu bersama dengan Bunda Paud, Ainia Shalichah, SH, M.Pd.AUD, M.Pd.BI meneteskan vaksin ke sejumlah anak di TK Pelangi Ceria, Kelurahan Jetis, Blora Kota.

Bersamaan dengan penacangan itu, penetesan vaksin Polio dilakukan diseluruh wilayah Kabupaten Blora. Baik di Puskesmas, Puskesmas Pembantu, di Kelompok bermain,PAUD, TK, dan SD.

Diketahui, kegiatan tersebut sesuai arahan Kemenkes RI, setelah satu kasus anak terjangkit polio virus (Acute Flaccid Poralysis) terdeteksi di Kabupaten Klaten, baru-baru ini. Polio sendiri merupakan penyakit menular yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kelumpuhan/ kecacatan seumur hidup. Bahkan kematian.

“Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) Polio digelar serentak pada 15 Januari dan 19 Februari 2024, dengan penetesan noval Oral Polio Vaccine Type 2 (nOPV2) pada anak-anak umur 0-7 tahun sebanyak 88.309 anak. Tanpa memandang status imunisasi sebelumnya,” papar Bupati Arief.

Kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan Blora, terutama tenaga-tenaga di lapangan yang memberikan layanan vaksin polio saat ini, Bupati mengucapkan terimakasih dan apresiasi. Termasuk ucapkan terimakasih kepada jajaran Dinas Pendidikan yang menyediakan jadwal untuk pelayanan di sekolah-sekolah.

Juga kepada TP PKK dan kader-kader Posyandu yang ada di desa/ kelurahan yang mendukung pelaksanaan Sub PIN Polio di desa/ kelurahan.

“Dengan sinergi yang sangat baik ini semoga harapan kita untuk mencapai tingkat partisipasi hingga 95%, bahkan 100% dapat terwujud. Tentunya hal ini untuk membentuk imunitas anak-anak pada usia tersebut,” imbuhnya.

Mas Arief sapaan akrab Bupati menekanan bahwa imunisasi pada Sub PIN polio ini gratis. Untuk itu ia meminta partisipasi aktif dari masyarakat Kabupaten Blora. “Orang tua cukup membawa anaknya ke Puskesmas/ Puskesmas Pembantu, Posyandu, TK/PAUD/SD/MI, dan pos imunisasi lainnya di bawah koordinasi Puskesmas.

Bupati Arief Canangkan Target Sub PIN Polio di Blora 88.309 anak. Foto: dokumentasi

Minta TNI/Polri Ikut Bantu

Bupati meminta agar TNI/ Polri juga ikut membantu dalam pelaksanaan vaksin polio ini sehingga target 95 persen bisa tercapai. ” InsyaAllah, dengan peran aktif kita dalam memberantas polio, akan membentuk generasi penerus Blora yang sehat dan kuat untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Blora,” tambahnya.

Sementara itu, terpisah Kepala Dinkes Blora Edi Widayat, S.Pd, M.Kes., MH mengatakan, pemberian imunisasi akan dilakukan dua tahap. Putaran pertama dimulai 15 Januari 2024, dan putaran kedua mulai 19 Februari 2024.

“Guna mencegah persebaran polio, Sub PIN polio tiga provinsi yaitu Jateng, DIY, dan Jatim diwajibkan memberikan imunisasi polio. Hal ini karena ditemukannya kasus polio di Klaten dan Pamekasan. Target imunisasi tersebut adalah anak-anak usia 0-7 tahun, tanpa melihat status vaksinasi sebelumnya,” jelasnya.

Dikemukakan, Sub PIN Polio akan diberikan melalui oral (mulut) dengan menggunakan jenis vaksin noval Oral Polio Vaccine Type 2 (nOPV2). Di Kabuupaten menyasar sekitar 88.309 dengan kebutuhan vaksin dua kali putaran 4.168 vial.

Harapannya, lanjut Edy Widayat, imunisasi akan mengurangi risiko penyebaran atau kejadian luar biasa (KLB) Polio. Dengan target tingkat partisipasi hingga 95 persen, nantinya akan membentuk imunitas anak-anak usia dini agar tidak terjangkit penyakit yang bisa menyebabkan kelumpuhan dan menyerang otot syaraf.

Kepada masyarakat dihimbau untuk tidak panik. Namun demikian Kepala Dinkes Edy minta warga harus tetap melakukan penerapan hidup bersih dan sehat (PHBS). Tidak BAB sembarangan, cuci tangan sebelum makan, dan imunisasi polio. Imunisasi dasar lengkap disediakan pemerintah dan gratis. (Adv)