Semua tulisan dari Ahmad Rifqi Hidayat

Ombak Tinggi , Warga Ramai-ramai Berburu Kerang Putih di Pantai Sendang Sikucing Kendal

KENDAL, LINGKAR.CO – Puluhan warga pesisir pantai Sendang Sikucing, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah ramai-ramai berburu kerang putih yang terseret ombak besar di pinggir pantai.

Tidak hanya warga sekitar, namun juga pengunjung yang berwisata ikut berburu kerang putih di pagi, dan sore hari.

Pengelola pantai Sendang Sikucing, Ahmad Mahrozi kepada Lingkar.co mengatakan, kerang putih banyak dijumpai di tepi pantai pada bulan Desember ketika kondisi cuaca hujan serta gelombang laut sedang tinggi.

Oleh karena itu, bagi warga pesisir, fenomena alam ketika ombak laut tinggi terkadang memberi berkah tersendiri. “Ini hampir terjadi setiap tahun. Bbiasanya memang di bulan Desember seperti sekarang ini , saat hujan terus menerus dan gelombang tinggi,” katanya, Rabu, (28/12/2022).

Tidak perlu terjun ke laut. Warga cukup menunggu kerang yang terbawa arus kencang di pinggir pantai, dan mengambilnya tanpa menggunakan alat. Warga senang mengkonsumsi kerang ini, dan tidak jarang pula ada yang menjualnya di pasar.

Puluhan warga pesisir pantai Sendang Sikucing, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah ramai-ramai berburu kerang putih yang terseret ombak besar di pinggir pantai.
Suasana Pantai Sendang Sikucing Kendal saat sore hari (Wahyudi/Lingkar.co

Pantauan awak media Lingkar.co di lokasi. Nampak warga membawa kantong plastik atau karung sambil menyisir sepanjang pantai Sendang Sikucing Rowosari Kendal.

Meskipun nampak ramai, namun Mahrozi mengaku lonjakan pengunjung masih kalah dengan akhir tahun 2021 lalu.

“Untuk pantai Sendang Sekucing saat ini pengunjung menurun. Selain ombak besar juga ada imbauan dari BPBD Kendal, sementara tidak boleh bermain di pantai,” ujarnya.
Sementara, salah satu pengunjung yang ikut mencari kerang putih, Thoriq mengatakan, hewan laut tersebut ada akhir tahun 2022 ini tidak sebanyak dengan di akhir tahun 2021.

“Ini merupakan fenomena alam yang terjadi setahun sekali ketika ombak beser pada bulan Desember. Tahun lalu lebih banyak kerangnya, tapi tahun ini tidak begitu banyak,” kata Thoriq,.

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Objek Wisata Alam di Kendal Melonjak 3 Kali Lipat Jelang Tahun Tahun Baru 2023

KENDAL, LINGKAR.CO – Sejak sepekan lalu jumlah pengunjung objek wisata alam di Kendal, Jawa Tengah melonjak rata-rata 3 kali lipat. Liburan Natal dan Tahun Baru 2023 mengakibatkan adanya peningkatan kunjungan.

Menurut Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid memperkirakan lonjakan pengunjung wisata bakal terjadi sejak libur sekolah sampai awal januari 2023.

Lonjakan pengunjung terjadi sejak mulai awal masa liburan akhir tahun 2022.

“Berdasarkan hasil monitoring selama libur sekolah sejak tanggal 23 Desember lalu, rata-rata jumlah wisata meningkat dua hingga tiga kali lipat dari biasanya,” kata Ircham kepada Lingkar.co, Kamis (29/12/2022).

Menurutnya, meningkatnya jumlah pengunjung sejumlah objek wisata karena banyak masyarakat yang memanfaatkan masa libur untuk pergi ke tempat wisata.

Oleh karena itu, pihaknya berupaya untuk terus meningkatkan pengunjung dengan memaksimalkan obyek wisata pada libur panjang akhir tahun ini.

Dia sebut antara lain dengan menggelar pertunjukan seperti kesenian daerah dan sebagainya.

“Selain itu, untuk menarik wisatawan juga ada penambahan berbagai even di obyek wisata tersebut,” imbuhnya menjelaskan.

Menyikapi kondisi cuaca yang cukup ekstrim belakangan ini, Disporapar Kendal juga sudah berkoordinasi dengan puhak terkait.

Untuk itu, ia meminta kepada semua pengelola wisata, terutama wisata pantai dan pegunungan agar meningkatkan pengamanan.

“Petugas wisata dan petugas Polairud untuk lebih waspada dan meningkatkan pengawasan kepada para pengunjung yang bermain-main di laut tepi pantai,” tandasnya. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor Ahmad Rifqi Hidayat

Kepantasan Seorang Yudo Margono

Lingkar.co – Saatnya Panglima TNI dijabat ‘Laksamana Raja di Laut’. Begitu kiranya meminjam judul lagu melayu klasik Iyet Bustami. KSAL Laksamana Yudo Margono setelah sabar setahun menunggu, akhirnya tampil sebagai pucuk pimpinan TNI menggantikan Jendral Andika Perkasa.

Sejauh ini, sepanjang sejarah Republik Indonesia, baru ada 2 figur KSAL yang mendapat kesempatan menjadi Panglima TNI selain Laksamana Yudo. Dan itu terjadi di era reformasi pasca 1998. Mereka adalah Laksamana Widodo AS dan Laksamana Agus Suhartono.

Yudo Margono sebelum menjabat sebagai KSAL pernah mendapat kepercayaan sebagai Pangkogabwilhan I yang salah satu wilayah operasionalnya adalah hot spot terpanas Laut Natuna Utara (LNU).

Antisipasi dinamika LNU yang demam berkepanjangan adalah konsentrasi penuh armada tempur TNI AL untuk siaga penuh. Tentu bersama TNI AD dan TNI AU. Sudah ada brigade tempur komposit Gardapati di Natuna dengan sejumlah pergelaran alutsista berbagai jenis.

Antara lain ada skuadron jet tempur, UAV, satuan radar, sejumlah KRI. Termasuk kapal-kapal BAKAMLA dan KKP.

Sepak Terjang Jaga Laut Natuna Utara

Inisiatif KSAL membangun kapal perang striking force jenis korvet untuk VVIP dengan nama KRI Bung Karno 369 adalah untuk sebuah refleksi nasional. Ini adalah kapal perang kepresidenan.

Pemberian nama KRI Bung Karno sekaligus untuk mengingatkan kita betapa seorang ‘Bung Besar’ Soekarno dengan ‘Dekrit Trikoranya’ tahun 1961 mampu menjadikan angkatan laut Indonesia berjaya, disegani dan terkuat di kawasan bumi selatan.

Bayangkan saat itu kita mempunyai seratusan kapal perang dan 12 kapal selam ‘Whiskey Class’ dari Uni Sovyet. Juga kekuatan angkatan udara yang menggetarkan kawasan dengan seratusan pesawat tempur dan bomber strategis.

Atas dasar kekuatan armada yang besar ini Presiden AS John F Kennedy kemudian ‘membujuk’ Belanda agar bersedia keluar dari Papua secara terhormat melalui diplomasi dan bendera PBB. Akhirnya Belanda bersedia ‘pulang kampung’.

Pembangunan kapal perang jenis korvet KRI Bung Karno 369 ini dibuat oleh galangan kapal swasta nasional di Batam. Bukan beli dari luar negeri. Dan ini jelas satu semangat dengan kalimat ‘Berdikari’ sebagaimana gelora The Founding Father Republik Indonesia.

Seremoni penamaan KRI Bung Karno 369 dilakukan oleh Presiden ke 5 Megawati Sukarno Putri bersama KSAL pada tanggal 20 Juni 2022 yang lalu di Jakarta.

Keluarga Yudo Margono

Yudo Margono adalah figur sederhana yang lugas dan lincah dalam menjalankan tugas ketentaraannya. Jauh dari hingar bingar politik.

Yudo Margono yang lahir di Madiun 57 tahun lalu memiliki seorang istri perwira Polri berpangkat AKBP. Pribadinya sederhana namun mimik wajahnya selalu memperlihatkan keseriusan dan ketegasan.

Pada sisi yang lain ia ternyata seorang humanis yang cukup pintar berdendang. Vokal campur sarinya merdu di telinga.

Sebagai KSAL yang sedang mengembangkan kekuatan TNI AL, Yudo memindahkan markas Guskamla (Gugus keamanan laut) untuk bermarkas di Sabang. Kemudian Koarmada Satu ia pindah dari Jakarta ke Tanjung Pinang. Koarmada Dua di Surabaya dan Koarmada Tiga di Sorong Papua.

Sangat tepat keputusan memindahkan markas Koarmada Satu di ‘garis depan’ Kepulauan Riau. Juga sekaligus markas Kogabwilhan Satu. Rentang kendali dan efektivitas operasi KRI lebih terukur. Tidak perlu bolak balik ke Jakarta.

Sisi lain, PT PAL saat ini sedang mempersiapkan pembangunan 2 kapal perang jenis fregat Arrowhead 140. Juga ada pesanan on going project sedang dalam proses produksi belasan kapal perang untuk TNI AL.

Antara lain seperti OPV, LST, LPD, penyapu ranjau, KCR, KPC, BCM. Untuk alutsista marinir bisa dong lebih diprioritaskan pertambahannya karena sudah dikembangkan menjadi 3 divisi.

Pasukan marinir adalah pasukan serbu pantai, maka sangat wajar perlu menambah alutsista secara kuantitas dan kualitas.

Kita berharap Laksamana Yudo mampu mengembangbesarkan angkatan laut negeri kepulauan ini bersama dua matra lainnya. Tentu bersinergi dengan Kementerian Pertahanan. Program modernisasi 41 KRI striking force dapat selesai karena dinamika potensi konflik di kawasan sudah di depan mata.

Juga penambahan jet tempur, satuan peluru kendali berbagai jenis, radar GCI dan pesawat peringatan dini AWACS. Indonesia harus mempersiapkan kekuatan militernya sebagai antisipasi cuaca terburuk di kawasan Indo Pasifik, khususnya Laut China Selatan. Laksamana raja di laut sudah sangat paham sekali soal geopolitik dan geostrategis ini. (*)

Penulis: Jagarin Pane
Penulis adalah Pemerhati Pertahanan dan Alutsista TNI, tinggal di kota Semarang

Panaskan Mesin Politik, DPD Partai Golkar Kendal Gelar Pendidikan Politik

KENDAL, LINGKAR.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kendal mulai memanaskan mesin politik dengan menggelar pendidikan politik bagi masyarakat desa Krajankulon, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Anggota legislatif Kendal dari Partai Golkar, Muhamad Tomy Fadlurahman berharap, pendidikan politik dapat memberikan wawasan pengetahuan masyarakat, kader Golkar dan para aktivis.

Selain itu, lanjutnya, pendidikan politik juga bertujuan agar partai golkar sudah siap saat pelaksanaan Pileg maupun Pilkada serentak tahun 2024 mendatang.

“Semoga, pada pemilu 2024 mendatang bisa menambah suara bagi partai golkar” harapnya, Rabu (28/12/2022).

Menurutnya, pendidikan politik sangat penting bagi masyarakat. Sebab, pemerintah sangat membutuhkan peran peran aktif masyarakat dalam berpolitik. Khususnya dalam memilih wakil yang tepat mendapatkan amanah rakyat.

“Kalau tanpa ada pengetahuan politik, maka masyarakat akan kebingungan dalam memilih para wakil rakyatnya, ” ujarnya.

“Sehingga dengan pendidikan politik bisa menyadarkan masyarakat ikut berperan dalam pemilu serentak mendatang,” sambungnya.

Jaga Semangat Kader

Lebih jauh ia mengatakan, adanya pendidikan politik juga akan meningkatkan pengetahuan dan wawasan para kader, utamanya kalangan pemuda.

Dengan demikian akan membangun semangat baru untuk nantinya menjadi lebih siap, berani, kreatif, dan inovatif dalam menjadi pemimpin.

Selain itu, ia akan membuat suara kaum milenial menjadi potensi perolehan suara terbanyak pada pelaksanaan pileg dan pilkada serentak nanti.

Untuk itu, partai berlambang Pohon Beringin juga sudah mempersiapkan dan memiliki strategi khusus untuk menjangkau kaum milenial.

“Pendidikan politik juga bertujuan agar dalam pileg, Partai Golkar mendulang suara sebanyak-banyaknya guna mendapatkan tambahan perolehan kursi di dewan dan menyiapkan kader untuk menjadi calon pemimpin,” tandasnya. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Puluhan Hektar Tanaman Padi Baru Tanam Terendam Banjir, Petani Pasrah

KENDAL, Lingkar.co – Puluhan hektar tanaman padi usia dua hingga tiga pekan terendam banjir selama dua hari di kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Petani hanya pasrah, jika dalam waktu dekat tidak segera surut, tanaman padi pasti mati.

Salah satu petani asal Desa Pojoksari, Sunari mengatakan, tinggi air yang menggenangi area persawahan tersebut bervariasi antara 20-70 cm.

“Jika dalam waktu dekat tidak segera surut, maka tanaman padi dapat dipastikan mati,” ujar Sunari kepada Lingkar.co, Selasa (28/12/2022).

Lebih lanjut ia mengaku pasrah, jika tidak ada tindakan dari pemerintah untuk segera menanggulangi curahan air hujan yang memenuhi area persawahan tersebut.

“Air menggenangi tanaman padi, lebih dari 10 hektar sawah yang terendam di tiga desa. Jika tidak segera surut, pasti pada mati sebab usia tanam baru 2-3 minggu,” jelas Sunari

Kronologi

Curah hujan yang cukup tinggi beberapa pekan ini mengakibatkan puluhan hektar tanaman padi di tiga desa di kecamatan Rowosari terendam banjir. Tiga desan tersebut antara lain desa Pojoksari, Bulak dan Wonotenggang.

“(Banjir) Akibat hujan deras sehingga air dari sungai Pening dan saluran irigasi meluap,” ungkapnya.

Tidak hanya sawah yang tergenang air, ada pula beberapa ruas jalan yang terendam air akibat luapan saluran irigasi yang tidak mampu menampung debit air.

Penyebab terjadinya banjir, juga karena banyak saluran air atau sungai yang sudah dangkal. Praktis hal itu membuat air meluap ketika hujan turun dengan ontensitas yang tinggi.

Sementara para petani yang sedang mulai menanam padi, banyak yang memilih memindahkan bibit padi ke tempat yang tidak banjir agar tidak hanyut terbawa air.

Ironisnya, belum ada upaya penanggulangan dari pemerintah, baik tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa sampai berita ini turun. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Fluktuatif Harga Kedelai Buat Pengusaha Tempe Dilema

KENDAL, Lingkar.co – Pengusaha tempe mengalami dilema, terutama pada sektor usaha rumahan atau home industry Bagaimana tidak, biaya produksi tempe mengalami kelesuan lantaran harga kedelai yang fluktuatif.

Sesaat harga kedelai melambung tinggi, tiba-tiba kembali turun. Nafis (40) salah satu pembuat tempe pun terdampak fluktuatif harga kedelai.

Pengusaha tempe rumahan ini mengaku dilema untuk memberi bandrol hasil produksi.

“Mau naikkan harga takut tidak terjangkau oleh pembeli, tidak naik harga produksi tidak nutup,” akunya kepada awak media Lingkar.co, Selasa (27/12/2022).

Ia mengaku gamang menentukan harga tempe saat awak media Lingkar.co menemuinya di rumahnya, Gg. Bangun RT.02 RW.04 Desa Penanggulan Kecamatan Pegandon Kendal, Jawa Tengah.

“Solusinya paling sedikit mengecilkan ukuran saja. Biar harga tetap sama dan pembeli tidak keberatan.” jelasnya.

Teruskan Usaha Mertua

Mulanya, Nafis meneruskan usaha mertuanya berjualan tempe dari produsen lain. Namun sejak bulan Juli 2008, Nafis memutuskan memproduksi tempe sendiri dengan menggunakan nama brand tempe Bima

“Alhamdulilah sampai saat ini berjalan dan sudah banyak pelanggan. Selain saya setor-setorkan ke penjual atau warung makan dan penjual olahan tempe, saya juga jual sendiri di pasar Pegandon.” Jelas Nafis.

Lebih jauh Nafis mengeluhkan, tidak stabilnya harga kedelai sebagai bahan pokok tempe sangat mengganggu. Ia mengaku terbebani biaya produksi dan susah menentukan harga jual ke konsumen.

“Saya produksi sekitar 27 sampai 35 Kg kedelai tiap hari. Dengan harga jual variatif, dari yang satu blok Rp.4ribu, ada yang Rp.5ribu dapat tiga, dan ada yang eceran saya jual Rp.2ribu tiap irisan.” terangnya.

Menurutnya, tempe adalah makanan asli Indonesia. Semua lapisan masyarakat menikmatinya dengan beragam cara olah. Tempe juga memiliki gizi yang dibutuhkan tubuh.

Ia pun berharap Pemerintah yang menggemborkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lebih memperhatikan para pengusaha tempe rumahan. Terlebih, dunia usaha yang berusaha bangkit paska pandemi Covid-19.

“Kami harap pemerintah bisa lebih menperhatikan pengusaha mikro ini agar bisa lebih berkembang di tengah situasi ekonomi yang tidak sehat,” ucapnya.

Penulis: Oman Abdurrohman
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

PDN 2022 75%, Hendi Targetkan Pengadaan Tahun 2023 Capai 90%

MAGELANG, Lingkar.co – Kepala LKPP Republik Indonesia, Hendrar Prihadi mengungkap realisasi pengadaan pemerintah untuk Produk Dalam Negeri (PDN) hingga jelang tutup tahun ini telah mencapai 78%, baik itu pengadaan melalui penyedia maupun swakelola.

Menurutnya, hal itu menunjukkan kinerja pengadaan pemerintah di tahun 2022 cukup baik terkait dengan isu penggunaan produk dalam negeri.

Namun meskipun begitu, mantan Walikota Semarang dua periode tersebut menyatakan bahwa capaian tersebut perlu dimaksimalkan kembali. Maka dari itu ia pun menargetkan realisasi pengadaan pemerintah untuk PDN di tahun 2023 mencapai 90%.

Hendi, sapaan akrabnya, menekankan hal tersebut dalam Rakor Evaluasi Pengadaan Barang/Jasa di Kabupaten Magelang, baru-baru ini.

Di sisi lain, Hendi juga menyinggung pentingnya mempercepat penyerapan anggaran pemerintah guna menggerakkan ekonomi nasional.

Untuk itu dirinya juga menargetkan adanya kenaikan transaksi pengadaan melalui katalog elektronik (E-Katalog) hingga 500 triliun rupiah, atau lebih dari 5 kali lipat dari capaian 2022 yang sebesar 77 triliun.

“Saat ini sekitar 55% pengadaan masih dengan sistem E-Tendering yang dalam prosesnya cukup memakan waktu. Sedangkan E-Purchasing yang prosesnya lebih cepat masih sekitar 13,35%,” ungkapnya, Selasa (27/12/2022).

“Maka dari itu di tahun depan untuk mempercepat penyerapan anggaran, kami meminta komitmen dari Kementerian, Lembaga, dan Pemda untuk bisa fokus melakukan realisasi pengadaan melalui E-Katalog,” tegasnya

“Saat ini sudah ada 2,3 juta produk tayang di E-Katalog dari target Pak Presiden 1 juta di tahun ini, dan tahun depan kami targetkan 3,5 juta,” lanjutnya.

“Tapi saat ini fokus kita tidak hanya pada tayangnya, tapi juga meningkatkan transaksinya. Maka dari itu kami terus berupaya untuk langsung menyentuh daerah agar bisa ada komitmen yang selaras” sambungnya.

Tingkatkan Transaksi Katalog Elektronik

Dalam kesempatan itu, Hendi juga meminta untuk meningkatkan transaksi pengadaan melalui katalog elektronik. Ia berharap pemerintah daerah bisa memaknai manfaat sistem katalog secara luas.

“Siapa bilang pekerjaan fisik tidak bisa pakai E-Katalog? Bisa saja dibuat dengan sistem beton tergelar 1 meter lari, atau aspal tergelar, atau mungkin pasangan bata, dan seterusnya,” terangnya.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin menyambut baik paparan Hendi. Ia mengaku senang dengan kehadiran Hendi di daerah untuk memberikan pengarahan secara langsung pada pemerintah daerah.

“Terima kasih mas Hendi sudah menyempatkan hadir di Kabupaten Magelang,” tuturnya.

Ia pun mengaku optimis pengembangan produk dalam negeri akan naik setelah pandemi melanda dalam 2 tahun ini.

“Saya rasa dengan adanya perhatian secara langsung ini, kami lebih optimis untuk menghadapi tantangan ke depan, terkhusus untuk mendukung pengembangan produk dalam negeri dan UMKM di Kabupaten Magelang,”tuturnya. (*)

Penulis: Oman Abdurrohman
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Sandiaga Uno Raih Indonesia Man of The Match in Tourism 2022

JAKARTA, Lingkar.co – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meraih penghargaan ‘Indonesia Man of The Match in Tourism 2022’.

Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kabanparekraf), Sandiaga berhak menerima penghargaan tersebut berkat ragam kebijakan dan strategi yang ia gagas berhasil.

Yakni memberikan dampak pada kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

Demikian Lingkar.co melansir prestasi Sandiaga dari laman resmi kemenparekraf.go.id, Senin (26/12/2022).

Ia menerima secara simbolis dari President ITTA Foundation, Panca R Sarungu pada Malam Anugerah Indonesia Travel and Tourism Awards 2022.

Penghargaan berlangsung meriah di Artotel Suites Mangkuluhur, Jakarta.

“Penghargaan ini memberikan suatu semangat dan keyakinan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan terus maju dan bertumbuh ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Menurut Sandiaga, Indonesia sedang menjadi spotlight dunia berkat kesuksesan pelaksanaan KTT G20.

Selain itu juga perayaan puncak World Tourism Day, dan sejumlah event internasional lain.

Oleh karena itu ia berharap, euphoria ini harus bisa optimal dengan kerja sama seluruh unsur pentahelix.

Lebih lanjut ia mengungkapkan target kinerja pariwisata di tahun 2023 untuk wisatawan mancanegara sebesar 3,5-7,4 juta kunjungan.

Sedangkan wisatawan nusantara 1,2–1,4 miliar. Ia yakin pergerakan akan diraih dengan hasil maksimal.

“Saya mengajak para pimpinan perusahaan yang bergerak dalam bidang pariwisata untuk bergandengan dengan pemerintah mencapai target kunjungan wisatawan pada 2023,” kata Sandiaga.

Luncurkan Aplikasi Tepanas

Dalam kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga bersama dengan stakeholder terkait juga meluncurkan aplikasi Tepanas (Teman Parekraf Nasional).

Fitur utama pada aplikasi ini adalah kumpulan informasi yang berkaitan dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Isi aplikasi mulai dari pemesanan paket event yang masuk ke dalam KEN (Kharisma Event Nusantara), dan paket perjalanan ke desa wisata.

Juga mendukung rantai pasok industri pariwisata dan ekonomi kreatif, hingga national discount card yang dapat digunakan untuk mendukung Bangga Berwisata di Indonesia Aja (BBWI).

Sementara, President ITTA Foundation, Panca R Sarungu mengatakan, tidak hanya Sandiaga saja yang menerima penghargaan.

Namun, pihaknya juga memberikan ‘Lifetime Achievement Award’ kepada Prof. Dr. H. Sapta Nirwandar, Wakil Menteri Pariwisata, Kabinet Indonesia Bersatu II.

Ia berhak menerima penghargaan tersebut karena sebagai sosok yang hingga kini terus mendedikasikan waktu dan pemikiran untuk pengembangan sektor pariwisata.

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Malam Natal Meriah dan Kondusif Uskup Agung Apresiasi Pemprov Jateng

SEMARANG, Lingkar.co – Pelaksanaan ibadah dan perayaan malam Natal di Jawa Tengah, khususnya di Keuskupan Agung Semarang (KAS) berjalan lancar dan menyenangkan, Minggu (25/12/2022).

Uskup Agung Mgr Robertus Rubiyatmoko menilai suasana damai malam natal tercipta atas kekompakan Gubernur dan Wakil Gubernur, Ganjar Pranowo dan H. Taj Yasin Maimoen serta Forkopimda Jawa Tengah.

“Kesempatan yang sangat indah dan luar biasa membuat kami senang,” ujar Romo Rubi, sapaan Uskup Agung.

Kehadiran Ganjar beserta Forkopimda termasuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah, menurut Romo Rubi, membuat suasana antara pemerintah, gereja, dan rakyat terasa begitu dekat. Sekaligus mengungkapkan warga Jateng bersunguh-sunguh menjaga persaudaraan dan menjunjubg tinggi toleransi di Indonesia.

“Di Jawa Tengah kondusif, di Keuskupan Agung Semarang yang meliputi Jawa Tengah dan DIY berjalan dengan baik, kondusif sekali, dan menyenangkan. Kami bisa optimal sekali apalagi setelah dua tahun tidak ada perayaan bersama seperti ini, lalu ini (bisa dirayakan) menjadi sesuatu yang sangat indah sekali,” tuturnya.

Gubernur dan Wakil Gubernur, Ganjar Pranowo dan H. Taj Yasin Maimoen serta Forkopimda Jawa Tengah saat melakukan kunjungan malam Natal (dok

Utamakan Kerukunan

Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen menilai, perayaan natal tahun ini menjadi momen bersama untuk terus mempererat kerukunan sesama umat. Menurutnya, dengan menjaga kerukunan dan gotong royong, Indonesia dapat segera pulih dan semakin maju.

“Paling utama adalah kerukunan, bersama kita punya satu (negara) yaitu Negara Republik Indonesia untuk kita bangun. Kita dorong menjadi negara rujukan bukan hanya Asia namun dunia,” kata Gus Yasin, sapaan akrab Taj Yasin.

Lebih jauh Wagub mengingatkan, kerukunan masyarakat menjadi salah satu penunjang bagi negara untuk mengungkit roda ekonomi. Setelah pandemi, ancaman resesi dunia masih membayang-bayangi seluruh negara, termasuk Indonesia.

Oleh karenanya, apabila masyarakat rukun dan aman, maka roda-roda penggerak ekonomi dapat berjalan secara cepat sehingga ekonomi semakin meningkat.

“Dan itu bagaimana mengungkit perekonomian di tahun 2023 yang sudah diwanti-wanti presiden, bahwa di tahun 2023, 2024 akan mengalami resesi. Namun kita yakin, kita optimis, apabila kita bersama-sama, kita lakukan bareng-bareng dan semua itu kita kembalikan ke Tuhan (Allah) untuk memperbaiki ekonomi kita,” tuturnya.

Apresiasi TNI/Polri

Gus Yasin pun mengapresiasi jajaran TNI dan Polri dalam pengamanan Natal. Wagub menilai, TNI Polri telah bekerja sangat maksimal sehingga ibadah Natal dapat berjalan lancar tanpa kendala.

“Saya ucapkan terima kasih kepada TNI Polri, yang menjaga kelancaran ibadah natal tahun ini. Tentu kita juga ikut menyampaikan bahagia atas terselenggaranya natal tahun ini. Saya ucapkan natal kepada warga nasrani dan katholik yang merayakan. Kami menyambut baik,”

Wagub juga mengimbau agar dalam  perayaan Tahun Baru besok, masyarakat tetap tertib menjalankan aturan yang berlaku. Menurutnya, dengan keberhasilan perayaan natal tahun ini, maka tahun baru bisa lebih memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk tahun mendatang. 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam pertemuan itu mengucapkan Selamat Natal pada Romo Rubi.

Ganjar mengaku, pada perayaan Natal tahun ini, ia merasakan suasana pulih dari Pandemi Covid-19.

“Jadi suasananya pasti sangat bahagia. Kami semua menyampaikan selamat Natal Mo, mudah-mudahan jadi spirit untuk bangkit dan semangat lagi tahun depan,” ucapnya. (*)

Ahmad Rifqi Hidayat

Dolan Semarang Zoo, Raffi Ahmad Tertarik Investasi

SEMARANG, Lingkar.co – Artis papan atas, Raffi Ahmad dikabarkan hendak berinvestasi di kebun binatang Semarang atau Semarang Zoo.

Ketertarikan Raffi dan istrinya, Nagita Slavina (Gigi) terungkap saat mengunjungi Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (25/12/2022).

Pasangan selebritas ini bersama rombongannya berkunjung ke sejumlah tempat wisata. Antara lain ke kawasan Kota Lama dan Kebun Binatang kebanggaan warga kota Semarang.

Plt. Wali Kota Semarang, Hj. Hevearita Gunaryati Rahayu, menyampaikan terima kasih kepada pasangan selebritas itu yang mau berkunjung ke Semarang Zoo.

“Saya berterima kasih sekali Mas Raffi dan Mbak Gigi mau datang ke sini di tanggal merah. Jadi nanti akan ada kejutan, sebagaimana yang berdua sampaikan.

Ita, sapaan akrabnya, berharap kehadiran pasangan artis ini mampu mendongkrak tingkat kunjungan di tempat wisata yang ada di perbatasan Semarang-Kendal itu.

“Hari ini keduanya datang melihat langsung apa yang ada di sini (Semarang Zoo). Termasuk yang ada di Kota Lama,” kata Ita, sapaan Hevearita.

Ita berharap Raffi dan Gigi melalui Rans Entertainment mau menanamkan investasi di dunia hiburan Kota Semarang.

“Ramai banget, Kota Lama juga bagus banget. Mungkin tahun 2023 akan ada kejutan. Wujudnya apa? Itu kejutan. Mau hotel, apa mau yang jenisnya entertainment, nanti saja. Doakan Rans bisa ikut menceriakan masyarakat Semarang,” ujar Raffi.

Kolaborasi Rans Entertainment – Semarang Zoo

Sementara, Direktur Semarang Zoo, Choirul Awaludin mengatakan, Raffi Ahmad akan berkolaborasi dengan Semarang Zoo. Namun, untuk saat ini, ia belum mengungkapkan wujud kolaborasi yang ia maksud.

“Angkanya juga belum bisa kami sampaikan. Sejauh ini kami masih menyamakan konsep dulu,” jelas dia.

Lebih jauh Awaludin menuturkan, pihaknya masih memerlukan beberapa perbaikan infrastruktur untuk kelancaran kolaborasi tersebut. Salah satunya kandang satwa. Menurutnya, kandang satwa menjadi salah satu hal utama yang harus ditingkatkan sebelum Rans resmi berkolaborasi.

Sejumlah perbaikan yang telah selesai antara lain; sebagian kandang herbivora, kandang burung berbentuk kubah dan rumah. Sejumlah perbaikan saat ini tengah dikebut untuk memberikan kenyamanan para pengunjung.

“Dari beberapa zoo, yang siap berkolaborasi dengan Rans adalah Semarang Zoo. Konsepnya mungkin animal wildlife, jadi nanti satwa bisa berinteraksi langsung dengan pengunjung,” bebernya.

Saat ini, lanjut Awaludin, jumlah pengunjung harian di Semarang Zoo rata-rata sebanyak 1.500 orang. Jumlah itu masih jauh dari jumlah pengunjung sebelum pandemi Covid-19. “Dulu harian bisa 4000, pernah mencapai puncaknya yakni 6000,” ungkap Awaludin. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat