90 ASN Pemkab Magelang Wisuda Pawiyatan Panatacara dan Pamedharsabda Permadani

Inti berita

Lingkar.co - Sebanyak 90 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang resmi diwisuda setelah mengikuti pelatihan panatacara (pembawa…

90 ASN Pemkab Magelang Wisuda Pawiyatan Panatacara dan Pamedharsabda Permadani
Para ASN Pemkab Magelang berfoto bersama seusai wisuda Pawiyatan Panatacara dan Pamedharsabda Permadani di GOR Gemilang, Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (18/6/2026).
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Sebanyak 90 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang resmi diwisuda setelah mengikuti pelatihan panatacara (pembawa acara adat) dan pamedharsabda (pembicara/pewarta dalam bahasa Jawa).  

Upacara Wisudha Purnawiyata Pawiyatan Panatacara dan Pamedharsabda Permadani Magelang Bregada 49 dan 50 digelar di GOR Gemilang, Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (18/6/2026). 

Keterampilan bahasa Jawa tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Magelang dalam memperkuat pelestarian budaya Jawa di kalangan ASN. Selain itu, juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan sumber daya manusia yang unggul sekaligus berkarakter budaya. 

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/turis-asal-jerman-terpikat-pesona-wisata-dan-budaya-blora

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/lestarikan-tradisi-ruwatan-silayur-camat-janji-dukung-anggaran-wayangan-tahun-2027

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut, khususnya DPD Permadani Kabupaten Magelang. 

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Pawiyatan ini menjadi bukti nyata kiprah Pemerintah Kabupaten Magelang dalam menggali, mengembangkan, dan melestarikan budaya Jawa yang adiluhung," ujarnya. 

Ia menegaskan, kemampuan sebagai panatacara dan pamedharsabda bukan sekadar keterampilan berbicara di depan publik, melainkan mencerminkan nilai-nilai luhur budaya seperti tata krama, etika, serta karakter yang menjadi identitas bangsa.  

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/wali-kota-semarang-siapkan-akademi-wayang-untuk-regenerasi-seniman-muda

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/seniman-kendal-ekspresikan-kegelisahan-persoalan-sampah-lewat-tarian-kipas

Menurutnya, ASN memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik. Oleh karena itu, kemampuan komunikasi yang baik, santun, dan berbudaya menjadi hal penting dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat. 

"ASN adalah abdi masyarakat, bukan pejabat yang harus dilayani. Mereka harus bekerja cepat, tepat, transparan, dan berintegritas, sesuai filosofi Jawa 'sepi ing pamrih, rame ing gawe'," katanya. 

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Bagi Grengseng, pelatihan tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Magelang, yakni mewujudkan daerah yang maju dengan tetap berakar pada budaya lokal. 

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/jemaah-haji-kabupaten-magelang-terbagi-5-kloter-besar

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/lomba-smart-health-challengges-kuatkan-pendidikan-karakter-pmr-berikut-ini-daftar-pemenangnya

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Sementara, Ketua DPD Permadani Kabupaten Magelang, Tri Wardoyo menjelaskan, kegiatan wisuda ini merupakan bagian dari program berkelanjutan dalam membina ASN agar memiliki kompetensi budaya, khususnya dalam penggunaan bahasa Jawa yang baik dan benar. 

"Kehadiran para tamu tidak hanya sebagai saksi wisuda, tetapi juga sebagai bentuk dukungan dan doa agar Permadani terus berkembang dalam melestarikan budaya," ungkapnya. 

Materi yang diberikan meliputi, kepermadanian, budi pekerti, dan tata acara, bahasa dan sastra Jawa serta teknik berbicara, tata busana Jawa, tembang, hingga praktik acara kedinasan. 

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/tk-aba-semesta-sleman-orientasi-pengembangan-karakter-dan-pengetahuan-global

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/lewat-satpol-pp-goes-to-school-pemkot-semarang-hadir-ciptakan-generasi-sehat-dan-berkarakter

Tri Wardoyo menambahkan, hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan. Nilai peserta yang semula rata-rata berada di angka 30,37 saat pretest meningkat menjadi 77,65 saat posttest. 

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Ini menunjukkan adanya peningkatan kompetensi yang sangat baik, dengan kenaikan nilai mencapai 47,28 poin," jelasnya. 

Ia menambahkan, hingga saat ini jumlah lulusan Permadani Kabupaten Magelang telah mencapai 3.007 orang, yang diharapkan mampu menjadi agen pelestari budaya di lingkungan masing-masing. (*) 

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu