Adanya TT-E Tak Perlu Lagi Tebusan Blanko

ILUSTRASI: Aktifitas Kantor Kepala Desa Pekalongan, Kecamatan Winong. (IBNU MUNTAHA/LINGKAR.CO)
ILUSTRASI: Aktifitas Kantor Kepala Desa Pekalongan, Kecamatan Winong. (IBNU MUNTAHA/LINGKAR.CO)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

PATI, JAWA TENGAH, Lingkar.co – Dengan adanya inovasi Tanda Tangan Elektronik (TT-e), kini pemerintah desa tak perlu lagi terima tebusan blanko dari pusat.

Hal ini tentunya mempermudah pemdes juga masyarakat dalam memperoleh pelayanan kependudukan yang cepat.

Kepala Desa Pekalongan, Ukhwatur Roi menjelaskan, dengan (TT-e) tersebut pihaknya kini sudah tidak menerima tembusan berkas kependudukan lagi.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Akibatnya kami kini tidak memiliki data kependuduka yang terbaru,” ujarnya.

Dalam hal ini Pemdes Pekalongan tetap berusaha untuk melakukan penghimpunan data kependudukan dengan jalan lain.

Seperti dengan meminta masyarakat yang melakukan permohonan surat pengantar untuk menyertakan KK.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Dengan metoda demikian, pemerintah desa bisa memiliki arsip berkas kependudukan masyarakat setempat,” terangnya.

Baca juga:
Pemdes Kebolampang Dorong Pemuda Lakukan Permohonan Berkas Kependudukan Secara Daring

Inginkan Akses Data Kependudukan

Kaur Administrasi Umum Desa Pekalongan, Faisal Akhyar berharap kedepannya tetap memiliki hak akses data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Jadi kami tidak usah repot melakukan penghimpunan data kependudukan,” imbuhnya.

Terkait kesiapan untuk menerima fasilitas tersebut, saat ini Desa Pekalongan sudah memiliki infrastruktur yang mumpuni. Seperti operator, komputer dan jaringan internet.

“Kami tinggal menunggu keputusan Disdukcapil Pati untuk memberikan hak aksesnya pada kami,” harapnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Menanggapi hal itu, Kepala Disdukcapil Pati, Rubiyono mengatakan. Terkait pemberian hak akses SIAK untuk pemdes Kabupaten Pati, pihaknya telah melakukan perencanaan.

“Karena tidak hanya kesiapan perangkat komputer dan jaringan internet saja. Kami harus mempersiapkan antar muka aplikasi untuk SIAK desa. Serta pembuatan infrastruk lainnya,” terang Rubiyono.

Baca juga:
Dewan Ramai-Ramai Tolak Jumani Jadi Sekda Pati

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Selain itu, persiapan keamanan atau infrastruktur lain untuk meminimalisir kebocoran data kependuduka juga sangat penting.

“Kami harap, seluruh pemdes untuk bersabar terlebih dahulu,” pungkasnya.

Penulis: Ibnu Muntaha

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Editor: Galuh Sekar Kinanthi

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu