Iklan

BAGANA Sragen Angkut 271.500 Liter Air untuk Warga yang Kekeringan

Inti berita

Jarum jam telah melewati tengah malam ketika aktivitas Banser Siaga Bencana (BAGANA) Kabupaten Sragen akhirnya berakhir. Sejak berangkat sekitar pukul 08.00…

BAGANA Sragen Angkut 271.500 Liter Air untuk Warga yang Kekeringan

Jarum jam telah melewati tengah malam ketika aktivitas Banser Siaga Bencana (BAGANA) Kabupaten Sragen akhirnya berakhir. Sejak berangkat sekitar pukul 08.00 WIB, para relawan terus bergerak mengantarkan air bersih ke sejumlah wilayah yang membutuhkan.

Hingga sekitar pukul 01.30 WIB dini hari, rangkaian distribusi tersebut mencatat total 271.500 liter air bersih telah disalurkan.

Angka itu bukan sekadar jumlah air yang dipindahkan dari tangki ke tangki. Di baliknya terdapat rangkaian perjalanan panjang relawan yang harus berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang menghadapi dampak kekeringan.

Pengiriman dilakukan secara bertahap menggunakan kendaraan tangki. Setiap kali tiba di lokasi sasaran, air bersih disalurkan sebelum kendaraan kembali bergerak menuju titik berikutnya.

Dalam catatan distribusi BAGANA Sragen, perjalanan telah memasuki tangki ke-11 ketika tim mengirimkan air ke Dukuh Sendang Rejo, Desa Ngrombo, Kecamatan Tangen.

Setelah pengiriman tersebut, kendaraan kembali melanjutkan perjalanan. Sasaran berikutnya berada di Desa Grengseng RT 01, Kecamatan Gesi.

Pengiriman ke wilayah Gesi tercatat sebagai tangki ke-12 dalam rangkaian distribusi air bersih pada hari tersebut.

Belum berhenti sampai di sana, perjalanan kembali dilanjutkan menuju SD Ngrombo 1. Fasilitas pendidikan itu juga menjadi salah satu sasaran distribusi karena ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan penting dalam menjalankan aktivitas sekolah.

Pengiriman berikutnya tercatat sebagai tangki ke-13.

Dengan demikian, sedikitnya 13 pengiriman tangki tercatat dalam dokumentasi kegiatan tersebut. Rangkaian itu menjadi bagian dari total distribusi air bersih sebanyak 271.500 liter.

Jika dihitung berdasarkan waktu, relawan BAGANA Sragen berada di lapangan selama kurang lebih 17,5 jam. Mereka memulai aktivitas sekitar pukul 08.00 WIB dan baru menyelesaikan rangkaian pengiriman sekitar pukul 01.30 WIB.

Durasi panjang tersebut memperlihatkan bahwa penyaluran air bersih tidak selalu selesai dalam hitungan beberapa jam. Ketika titik sasaran tersebar, kendaraan harus terus bergerak dari satu wilayah menuju wilayah lainnya.

Kebutuhan air bersih menjadi persoalan serius ketika musim kemarau menyebabkan sumber air masyarakat berkurang. Kondisi tersebut membuat bantuan melalui distribusi tangki menjadi salah satu cara untuk menjaga ketersediaan air bagi warga.

Di setiap titik, air yang dibawa relawan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Sementara pengiriman ke SD Ngrombo 1 turut memastikan kebutuhan air di lingkungan pendidikan tetap tersedia.

BAGANA Kabupaten Sragen juga melakukan dokumentasi melalui foto dan video selama proses distribusi. Dokumentasi tersebut menjadi laporan kegiatan sekaligus merekam perjalanan panjang relawan dalam menjalankan aksi kemanusiaan.

Dari pagi hingga dini hari, kendaraan tangki terus bergerak. Tidak hanya satu lokasi yang menjadi tujuan, tetapi sejumlah titik yang membutuhkan pasokan air bersih.

271.500 liter akhirnya menjadi angka yang mencatat seluruh rangkaian bantuan pada hari tersebut.

Angka tersebut menjadi penting karena menunjukkan skala kebutuhan sekaligus besarnya upaya yang dilakukan untuk mendistribusikan air ke wilayah terdampak kekeringan.

Dukuh Sendang Rejo, Desa Ngrombo, Kecamatan Tangen menjadi salah satu titik yang menerima pasokan. Berikutnya Desa Grengseng RT 01, Kecamatan Gesi, kemudian SD Ngrombo 1.

Perjalanan dari satu titik ke titik berikutnya dilakukan secara berkelanjutan hingga memasuki dini hari. Ketika sebagian masyarakat telah beristirahat, para relawan masih menyelesaikan tugas distribusi air bersih.

Pada akhirnya, sekitar pukul 01.30 WIB, rangkaian pengiriman berakhir. Sebanyak 271.500 liter air bersih telah didistribusikan melalui sedikitnya 13 pengiriman tangki.

Aksi tersebut menjadi gambaran bagaimana kekeringan bukan hanya persoalan berkurangnya air, tetapi juga membutuhkan gerak cepat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Bagi BAGANA Kabupaten Sragen, distribusi air bersih tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian kepada warga yang terdampak. Bagi masyarakat penerima, setiap tangki yang datang berarti tambahan pasokan air untuk melewati musim kemarau.

Dan pada hari itu, perjuangan tersebut berlangsung nyaris sepanjang hari—17,5 jam di lapangan, 13 pengiriman tangki, dan 271.500 liter air bersih untuk warga yang membutuhkan.

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Dapatkan notifikasi di perangkat Anda setiap ada berita baru di Peristiwa.

Komentar

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu