ADVERTISEMENT
Iklan Header 1200x120

Hobi jadi Cuan! Ini Pesan Gus Wahid Ciptakan Bisnis Kreatif

Gus Wahid saat memberikan pelatihan pemasaran melalui  E-Commerce dan E-Catalog di Gedung Juang 45.
Gus Wahid saat memberikan pelatihan pemasaran melalui E-Commerce dan E-Catalog di Gedung Juang 45. (dok Istimewa)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co – Di dalam dunia usaha, sering kali hobi menjadi ladang pekerjaan, sehingga perlunya hobi yang digemari untuk bisa lebih didalami sehingga dapat memberikan keuntungan tersendiri.

Hal itu disampaikan Gus Wahid saat melalui workshop yang digelar Dispora Kota Semarang bertajuk Pelatihan Pemasaran Melalui E-Commerce dan E-Catalog di Gedung Juang 45, Selasa (18/2/2025).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri anak muda kreatif Kota Semarang yang melihat peluang bisnis.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Hobi itu biasanya menghabiskan uang namun jika cerdas membidik peluang, justru akan mendatangkan cuan yang tidak sedikit,” ungkap Gus Wahid.

Gus Wahid yang juga koordinator Pegiat Pariwisata Kota Semarang ini menegaskan, para pemuda cukup melihat peluang dan kemudian konsisten dalam menjalani bisnis yang bermula dari hobi tersebut.
Usai menemukan passion, para pemuda harus mampu membuat materi promosi yang menarik baik melalui foto atau video.

Setelah itu diunggah melalui media sosial sebagai alat promosi dan setelah pasar penjualan teruji, baru kemudian berjualan melalui e-commerce.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Yang pasti harus lebih ulet, tekun, konsisten dan jangan pantang menyerah. Karena salah satu kunci sukses adalah tidak mudah putus asa,” tandasnya.

Kepala LPSE Kota Semarang Hendrawan menegaskan jika saat ini seluruh barang dan jasa sudah dapat dipasarkan melalui e-katalog.

Sehingga, harapannya para anak muda yang sedang merintis bisnis, dapat memanfaatkan e-katalog ini sebagai sarana menjual produk mereka.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Kepala Disporapar Kota Semarang, Fravarta Sadman melalui Kabid Pemberdayaan Pemuda, Ahmad Oktanis Sedyatmoko menegaskan, jika pelatihan ini ditujukan bagi 60 pemuda kreatif di Kota Semarang.

Pihaknya berharap melalui pelatihan ini, para pemuda yang merintis bisnis bisa memanfaatkan sarana penjualan melalui e-commerce dan e-katalog.

“Eranya adalah penjualan online dengan memanfaatkan teknologi sehingga para pemuda kota ini juga harus mampu menguasainya agar dapat menguasai pasar,” tandasnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Penulis : Alan Henry

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu