Kemenhub Ungkap Transportasi Darat Milik Negara Terus Tergeser oleh Ojol

transportasi darat milik negara semakin tergeser dengan ojek online (ojol) dan taksi online. ISTIMEWA/LINGKAR.CO
transportasi darat milik negara semakin tergeser dengan ojek online (ojol) dan taksi online. ISTIMEWA/LINGKAR.CO
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

JAKARTA, Lingkar.co – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan bahwa transportasi darat milik negara semakin tergeser dengan ojek online (ojol) dan taksi online.

Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat mengatakan bahwa transportasi darat milik negara adalah Bus Damri.

“Sekarang penumpang angkutan bus damri semakin menurun karena banyak penumpang beralih ke ojol dan taksi online yang sebenarnya illegal,” katanya, Jumat (4/1/2022).

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Baca Juga :
Sambut Hari Lahir, Pemkab Purworejo Gelar Lomba Cipta Lagu Mars Purworejo 2022

Ia mengatakan, pemerintah terus berusaha untuk memperkuat ekosistem transportasi darat melalui pembangunan sejumlah infrastruktur.

Namun, hingga saat ini transportasi bus justru landau dan tidak mengalami perubahan yang lebih baik dari sebelumnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Kami sudah membangun beberapa terminal di daerah, namun tidak naik naik. Padahal pembangunan infrastruktur itu untuk membuat nyaman kepada masyarakat”, lanjutnya.

Tak hanya ojol dan taksi online, jumlah kendaraan pribadi juga memengaruhi turunnya ekosistem transportasi darat milik negara.

Hal utama penyebabnya karena da perubahan perilaku masyarakat terhadap penggunaan transportasi.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Menurutnya, pembangunan jalan tol yang Presiden Jokowi lakukan membuat masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi.

“Bahkan, adanya pembangunan jalan tol yang presiden Jokowi bangun di beberapa tempat. Ada beberapa perilaku berbeda di masyarakat. Dari Surabaya ke Semarang hanya membutuhkan beberapa jam dengan menggunakan kendaraan pribadi,” kata Budi.

Ia mewanti-wanti bahwa transportasi milik swasta dan pribadi sangat menurunkan aspek pelayanan negara bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Kami tadi rapat dengan pak Menteri (Budi Karya) beliau juga menyampaikan keprihatinan kita harus bergerak seperti apa,” pungkasnya.

Penulis : Kharen Puja Risma

Editor : Muhammad Nurseha

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280
ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu