PSSI Kabupaten Pati bersama Kejaksaan Negeri Pati meluncurkan turnamen sepak bola usia muda Adhyaksa Cup 2026. Ajang tersebut diperkenalkan melalui konferensi pers yang digelar di Kantor KONI Pati, Sabtu (22/8/2026).
Turnamen ini menjadi bagian dari upaya pembinaan pemain sepak bola sejak usia dini, khususnya melalui kompetisi Kelompok Usia 10 Tahun (KU-10) dan Kelompok Usia 12 Tahun (KU-12).
Adhyaksa Cup 2026 akan berlangsung dalam dua gelombang, yakni pada 29–30 Agustus serta 5–6 September 2026. Sebanyak 43 klub telah memastikan keikutsertaan dalam kompetisi tersebut.
Dari jumlah itu, terdapat 24 tim yang akan berlaga di kategori KU-12 dan 19 tim pada kategori KU-10. Pesertanya tidak hanya berasal dari Pati, tetapi juga sejumlah daerah di luar wilayah Jawa Tengah, bahkan luar pulau.
Ketua PSSI Pati Dian Dwi Budianto mengatakan, peserta terjauh dalam turnamen tersebut berasal dari Kutai Kartanegara. Selain itu, terdapat pula tim dari Bojonegoro dan Semarang.
“Peserta terjauh datang dari Kutai Kartanegara, Bojonegoro, dan Semarang. Namun untuk peserta dari Pati sendiri tentu tetap kita maksimalkan,” ujar Dian.
Untuk menarik minat sekaligus memberikan apresiasi kepada para peserta, panitia menyediakan total hadiah senilai Rp40 juta. Hadiah tersebut diberikan untuk tim terbaik di masing-masing kelompok umur, lengkap dengan piala, medali, dan sertifikat.
Pada setiap kategori usia, juara pertama akan mendapatkan uang pembinaan Rp10 juta, piala tetap, piala bergilir, medali emas, serta sertifikat. Juara kedua memperoleh Rp4 juta, piala tetap, medali, dan sertifikat.
Sementara itu, dua tim yang menjadi juara ketiga bersama masing-masing menerima uang pembinaan Rp2 juta, piala tetap, medali, dan sertifikat.
Panitia juga menyiapkan penghargaan individu. Pemain dengan jumlah gol terbanyak atau Top Scorer mendapat Rp300 ribu, Best Player Rp300 ribu, sedangkan Best Goalkeeper memperoleh Rp200 ribu.
Seluruh pemain yang ambil bagian juga akan mendapatkan sertifikat keikutsertaan sebagai bentuk apresiasi.
Ketua Komisi C DPRD Pati H. Joni Kurnianto yang turut hadir dalam konferensi pers menyambut baik penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, kompetisi usia dini dapat menjadi momentum untuk mendorong kembali perkembangan sepak bola di Kabupaten Pati.
Namun, Joni mengingatkan agar pelaksanaan turnamen tetap mengedepankan etika, keamanan, dan sportivitas.
“Ini awal yang bagus untuk sepak bola di Kabupaten Pati. Pesan saya tolong dijaga betul, terutama masalah etika dan pengamanan,” tegas Joni.
Melalui Adhyaksa Cup 2026, PSSI Pati dan Kejaksaan Negeri Pati berharap kompetisi usia muda tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga menjadi ruang bagi pemain-pemain muda untuk mengembangkan kemampuan dan membuka jalan menuju jenjang sepak bola yang lebih tinggi.