Partai semifinal Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino akan tersaji di Supersoccer Arena, Kudus, pada Jumat (21/8/2026). Dalam laga semifinal tersebut, Timnas Putri U-16 Thailand akan bertanding melawan Timnas Putri U-16 Malaysia (15.00 WIB) dan Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi kontra Timnas Putri U-16 Yordania (20.00 WIB).
Dalam turnamen yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation berkolaborasi dengan PSSI tersebut, masing-masing tim telah mempersiapkan skuad dan strategi terbaik untuk memperebutkan tiket final.
Menilik hasil fase grup, Garuda Pertiwi memiliki catatan impresif dengan menyapu bersih tiga kemenangan, mencetak 11 gol tanpa sekalipun kebobolan. Berdasarkan statistik hasil pertandingan, kemampuan penggawa Garuda Pertiwi tampak menonjol dalam hal penguasaan kontrol, akurasi passing serta menciptakan peluang gol.
Bermodalkan skema permainan dan chemistry yang terbangun sejak Training Center (TC) hingga babak penyisihan terakhir, skuad yang mayoritas dihuni jebolan MilkLife Soccer Challenge All-Stars dan HYDROPLUS Soccer League All-Stars tersebut optimistis menatap babak semifinal.
“Yang paling kami syukuri adalah tidak ada pemain yang cedera. Memang kedalaman tim ini tidak sebaik yang kami harapkan, karena memang dipecah. Jadi, bahwa tidak ada yang cedera itu sesuatu yang sangat positif. Di pertandingan kelompok umur ini fokus kami adalah pembinaan, utamanya mencari pemain dan membina pemain. Tapi, setiap pertandingan itu penting makanya kami bisa ke semifinal. Jangan khawatir, nggak mungkin pemain mau kalah (di semifinal),” kata Pelatih Kepala Timnas U-16 Indonesia Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann.
Menimpali pernyataan sang pelatih, Penjaga Gawang Garuda Pertiwi, Alleana Ayu Arumi menegaskan tim dalam keadaan siap menghadapi Yordania di semifinal. Mendapat dukungan penuh dari masyarakat baik yang datang langsung ke stadion maupun yang menyaksikan lewat layar kaca, pemain yang membela Putri Tangsel City dalam event HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 ini menegaskan akan berjibaku bersama tim untuk memastikan satu tiket final menjadi milik Timnas Indonesia.
"Alhamdulillah tim bisa sampai ke semifinal. Kami sudah mempersiapkan dengan sangat baik pertandingan dengan Yordania besok. Kami akan bermain semaksimal mungkin dan menganggap semifinal besok seperti final,” ucap Alle, sapaan akrabnya.
Dari sisi lawan, Yordania juga memiliki kapasitas yang patut diperhitungkan. Meski lolos ke semifinal sebagai runner up Grup B, skuad asuhan Luna Rami Amin Almasri itu memiliki beberapa pemain kunci yang patut diwaspadai, salah satunya striker Alma Odai Yousef Alsaify yang menjadi motor serangan cepat. Yordania sejatinya hanya mengantongi satu kemenangan saat menghadapi Timnas Putri U-16 Singapura pada laga pertama babak penyisihan grup.
Namun berkat produktivitas gol yang diciptakan para pemainnya membuat tim wakil Timur Tengah mengamankan tiket semifinal.
“Yang pertama kami pastinya senang bisa sampai ke semifinal setelah melewati tiga laga berat di babak penyisihan. Kami lolos ke semifinal itu bukan karena beruntung. Para pemain sudah bertarung sampai akhir dan tampil baik walaupun memang ada beberapa kesalahan. Saya tetap bangga terhadap para pemain. Kami akan memberikan yang terbaik untuk bisa sampai ke babak final,” ujar coach Luna.
Gelandang Timnas Putri U-16 Yordania, Nadin Omar Qassem Abu Salha, memastikan timnya belajar dari kekalahan melawan Putri Nusantara di pertandingan terakhir babak fase grup untuk bisa mendapat hasil maksimal di babak semifinal.
“Pertandingan semifinal melawan Garuda Pertiwi akan sangat menarik karena kami akan menghadapi gaya permainan yang berbeda lagi dari Indonesia. Mereka (Putri Nusantara dan Garuda Pertiwi) punya kualitas dan kemampuan yang hampir sama yaitu semangat juang. Tapi, tim kami sangat antusias untuk bertanding dan semoga kami bisa lolos ke final,” ujarnya.
Di lain sisi, Thailand memiliki catatan positif selama babak penyisihan grup B. Keluar sebagai juara grup, skuad putri Negeri Gajah Putih itu memiliki permainan yang kolektif dan dominan di setiap pertandingan. Thailand juga memiliki tembok pertahanan yang kokoh, terbukti belum ada satu pun bola yang bersarang di gawang mereka. Menyambut laga semifinal, Pelatih Kepala Timnas U-16 Thailand, Thidarat Wiwasukhu menjamin kesiapan timnya menghadapi Malayan Tigress dengan kekuatan penuh.
“Pertandingan melawan Malaysia nanti pasti akan berlangsung sangat seru, karena Malaysia merupakan salah satu tim terbaik di Asia. Pastinya kami akan melakukan yang terbaik untuk menghadapi Malaysia,” ucap Coach Thidarat.
Kapten Timnas U-16 Putri, Thailand Kawinthida Kikuntod optimistis timnya akan menorehkan kemenangan melawan Malaysia. Berbekal hasil sempurna selama fase grup, dia optimis tim bisa mengatasi perlawanan Malaysia dan melenggang ke partai puncak.
“Seperti yang Coach Thidarat katakan bahwa Malaysia merupakan salah satu tim yang bagus. Tapi saya rasa bukan menjadi pertandingan yang berat untuk kami,” kata Kawinthida.
Jelang menghadapi Thailand di semifinal, Timnas Putri U-16 Malaysia tak gentar meski sempat terseok dalam dua laga awal dengan hasil sekali imbang lawan Hong Kong, China dan satu kali kalah saat menghadapi Garuda Pertiwi di fase grup. Pasukan yang dilatih oleh Fairuz Montana Bin Zainal Abidin itu berhasil lolos ke semifinal setelah menang besar atas Arab Saudi di laga terakhir dengan produktivitas 9 gol tanpa balas. Meski demikian, Malaysia akan memberikan kejutan di laga semifinal.
“Kami tahu Thailand adalah tim yang bagus. Insya Allah untuk menghadapi Thailand nanti, pemain Malaysia akan memberikan perlawanan sengit dan totalitas agar lolos ke babak final. Kami berharap Garuda Pertiwi juga lolos supaya kami dapat bertemu lagi. Karena impian saya adalah mengalahkan Indonesia di turnamen ini,” ucap Coach Fairuz.
Semangat membara untuk merebut tiket ke partai final juga ditunjukkan pemain tengah Timnas Putri U-16, Malaysia Nur Qistina binti Mohd Fais. Jelang laga semifinal kontra Thailand, Nur Qistina memastikan timnya akan menunjukkan kerja sama yang kompak dan tampil maksimal sehingga dapat mencetak gol lebih banyak.
“Kami akan menghadapi Thailand di semifinal dan persiapan kami berjalan dengan lancar. Impian saya tentu bisa angkat piala dari turnamen ini. Termasuk harapan Coach Fairuz kami bisa mengalahkan Garuda Pertiwi jika bertemu di final nanti. Tapi sebelum itu, kami akan kalahkan dulu Thailand,” ucap Nur Qistina dengan penuh keyakinan.
Penyelenggaraan Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino di Kudus yang berlangsung sejak 14 Agustus 2026 tersebut berlangsung semarak. Antusiasme masyarakat terhadap penampilan Timnas Putri U-16 Indonesia yang diperkuat Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara di Srikandi Merdeka Cup 2026, menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola putri Tanah Air. Terbukti, selama turnamen berlangsung, tribun Supersoccer Arena selalu dipadati penggemar.