Puluhan Bangunan Rusak Akibat Tanah Gerak, BPBD Pati: Belum Ada Penanganan Pascabencana Mas

Puluhan Bangunan Rusak Akibat Tanah Gerak, BPBD Pati: Belum Ada Penanganan Pascabencana Mas
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati belum melakukan penanganan pascakejadian tanah gerak di sekitar bantaran Sungai Juwana, tepatnya di Desa Purworejo, Kecamatan/Kabupaten Pati, yang menyebabkan puluhan bangunan rusak parah.

"Belum ada penanganan pascabencana mas. Untuk kerusakan tanggul sungai maupun kerusakan rumah ranahnya ada di dinas teknis mas," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Pati Martinus Budi Prasetya, saat dihubungi Lingkar.co, Selasa (10/9/2024).

Saat ditanya terkait penanganan yang akan dilakukan, ia mengaku akan segera melakukan fungsi koordinasi dengan dinas terkait.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"BPBD melakukan fungsi koordinasi untuk rencana selanjutnya pascakejadian, dengan melibatkan DPUTR, Disperkim, Konsultan Supervisi PT. Indra Karya dan Pelaksana PT. Wijaya Karya," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Purworejo Dwi Sumaryono mengatakan ada 21 bangunan yang rusak akibat peristiwa tanah gerak di wilayahnya. Peristiwa itu terjadi pada Jumat-Sabtu (6-7/9/2024).

Menurutnya, pergerakan tanah terjadi karena Sungai Juwana mengalami kekeringan saat musim kemarau.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Kekeringan sungai ini yang menyebabkan tanah tersebut terjadi keretakan akhirnya bangunan di atasnya bergeser dan retak seperti itu," jelasnya, Senin (9/9/2024).

Akibat kerusakan ini, katanya, jumlah kerugian yang dialami para pemilik rumah dan ruko mencapai Rp 1 miliar lebih.

“Akibat tanah gerak kemarin kerugian bangunan diperkirakan mencapai Rp1,8 miliar, bisa lebih,” ujarnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Salah satu pemilik ruko, Muniroh (50) mengatakan bangunan ruko yang biasanya dibuat untuk menjual ikan hias mengalami rusak berat akibat tanah gerak ini. Bahkan, katanya, bangunannya sudah hampir rubuh.

“Rusak semua, bangunannya sudah miring semua, sudah jomplang. Kalo ditanya kerugiannya, ya banyak,” ujarnya.

Dirinya pun berharap ada uluran tangan dari pemerintah atau pihak lainnya terhadap para korban yang terdampak.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Mudah-mudahan ada bantuan dari pemerintah dari pihak terkait,” harapnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu