Dari Belanda Ajak Pelajar Kota Pekalongan Aktif Jaga Lingkungan dan Cegah Banjir dari Hal Sederhana

Foto bersama perwakilan Blue Deal dan para pelajar SD-SMP di Kota Pekalongan. Foto: dokumentasi

Lingkar.co – Pemerintah Belanda (water authorities) dan Indonesia memiliki kerja sama program Blue Deal untuk pengelolaan air berkelanjutan jangka panjang)l (2018-2030). Dari Belanda, Blue Deal mengajak para pelajar SD dan SMP se-Kota Pekalongan Jawa Tengah untuk lebih peduli terhadap lingkungan sebagai langkah awal dalam mencegah banjir dan rob. Perwakilan Blue Deal, Marcel memberikan edukasi dan… Lanjutkan membaca Dari Belanda Ajak Pelajar Kota Pekalongan Aktif Jaga Lingkungan dan Cegah Banjir dari Hal Sederhana

Sampah di Sungai Kendal Tak Ada Habisnya, Kesadaran Masyarakat Masih Rendah

Tumpukan sampah yang menyumbat salah satu aliran sungai di Kabupaten Kendal. Foto: Yoedhi/Lingkar.co

Lingkar.co – Permasalahan sampah di Kabupaten Kendal seolah tidak ada habisnya. Meski dampaknya sudah jelas dapat merusak lingkungan dan memicu banjir, namun kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, masih sangat rendah. Seperti yang terlihat di Sungai Kendal, aliran sungai yang membentang di tengah kota ini kembali dipenuhi tumpukan sampah. Padahal, baru… Lanjutkan membaca Sampah di Sungai Kendal Tak Ada Habisnya, Kesadaran Masyarakat Masih Rendah

25 Titik Sungai di Grobogan Dinormalisasi, Telan Anggaran Rp 5,6 Miliar

Normalisasi sungai di Grobogan. Foto: Istimewa.

Lingkar.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) akan melakukan normalisasi di 25 titik sungai yang tersebar di tujuh kecamatan. Sekretaris DPUPR Grobogan Wahyu Tri Darmawanto mengatakan bahwa normalisasi sungai ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya banjir yang sering terjadi di musim hujan. Ia menyebutkan 25 titik tersebut di antaranya… Lanjutkan membaca 25 Titik Sungai di Grobogan Dinormalisasi, Telan Anggaran Rp 5,6 Miliar

Cegah Banjir dan Olah Sampah Organik, Wali Kota Semarang Dorong Perbanyak Biopori

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meluncurkan Gerakan Pembuatan Lubang Resapan Biopori pada Senin (5/8/2024) di Jalan Argopuro, Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Foto: dokumentasi

Lingkar.co – Untuk mencegah banjir, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mendorong penerapan lubang resapan (biopori) di berbagai kawasan kota. Selain itu, wali kota yang akrab disapa Mbak Ita juga mengajak warganya agar mengurangi volume sampah organik dengan mengolahnya menjadi kompos Melalui Dinas Lingkungan Hidup atau DLH, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang meluncurkan Gerakan Pembuatan Lubang… Lanjutkan membaca Cegah Banjir dan Olah Sampah Organik, Wali Kota Semarang Dorong Perbanyak Biopori

Exit mobile version