Arsip Tag: pembukaan

Pasca Pembukaan Pintu Tol Jogja-Solo, Banyak Truk Nyasar ke Klaten

Lingkar.co – Pembukaan tol Jogja-Solo ruas Kartasura-Klaten di hari pertama memicu peningkatan kepdatan arus lalu lintas di Kota Klaten. Banyak truk tronton yang nyasar setelah keluar dari exit tol Ngawen Klaten.

Truk-truk besar yang bertujuan ke Jogja mayoritas masuk ke Kota Klaten, yang mengharuskan mereka putar balik dikarenakan tidak boleh masuk dalam kota dan mengakibatkan kemacetan.

Menanggapi hal tersebut, Sat Lantas Polres Klaten menyampaikan bahwa pihaknya sudah memasang rambu penunjuk arah namun masih banyak yang nyasar.

Sementara dari Kasi Dalops Dinas Perhubungan Pemkab Klaten, Nunung Dwi Wahyuningsih mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan agar kendaraan besar sumbu di atas 3 dilewatkan exit tol Kuncen, Ceper.

“Intinya dikasih rambu untuk kendaraan besar sumbu di atas 3 turun di exit tol Kuncen. Jadi biar tidak disini (Exit Tol Ngawen) karena kondisi jalan belum memungkinkan, dan belum pelebaran, katanya, Jumat (20/9/2024).

Selain itu, Nunung mengimbau kepada para supir agar tidak menikuti Google Map, karena jika keluar di Exit tol Ngawen akan diarahkan menuju ke dalam kota.

“Biasanya kalau melihat Google Map nanti diarahkan ke dalam kota. Nanti kita pasang MMT ya. Untuk truk besar lurus jalan provinsi, ambil kanan ke Jalan Mayor Kusmanto arah Masjid Agung masuk jalan Jogja-Solo,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meresmikan jalan Tol Solo-Jogja-Kulon Progo seksi I ruas Kartasura-Klaten, kemarin sore.

Jalan tol sepanjang 22,3 kilometer tersebut dibuka pada dini hari dan masih gratis.

“Langsung. Malam hari ini langsung dibuka, tapi masih gratis,” ujar Presiden Joko Widodo, kepada para wartawan diwawancarai usai meresmikan Jalan Solo-Jogja seksi I di Gerbang Tol Banyudono, Boyolali, Kamis (19/9/2024).

Penulis : Kharen Puja Risma
Editor : Muhammad Nurseha

Begini Meriahnya Pembukaan Porseni Madrasah Ibtidaiyah Tingkat Jawa Tengah di Kendal

Lingkar.co – Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Madrasah Ibtidaiyah (MI) tingkat Jawa Tengah tahun 2023 dipusatkan di Kabupaten Kendal. Beginilah kemeriahan pembukaan yang digelar di alun-alun Kendal kota, Jumat (3/11/23)

Berbagai tarian dari berbagai Kabupaten dan Kota menyambut kontingen perwakilan 35 kabupaten/kota setelah Pembukaan oleh Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, H. Mustain Ahmad dan Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, beserta Sekda Kendal.

Turut hadir mengikuti pembukaan, jajaran Kemenag Kendal, Kepala Sekolah MI se-Kabupaten Kendal dan tamu undangan dari 35 Kabupaten Kota.

Tarian kolosal Minapolitan tampil membuka para penampil. Ada 1000an penari dari kalangan pelajar putra dan putri serta guru madrasah Ibtidaiyah se Kabupaten Kendal.

Menurut pencipta tari minapolitan, Ervina Handayani, tari ini menggambarkan kehidupan petani tambak ikan yang umumnya menjadi mata pencaharian masyarakat pesisir pantura Kendal. Oleh karena itu, kata Ervina kostum yang dikenakan seperti pakaian petani tambak dengan peralatan alat penangkap ikan.

Ada juga kentongan Banyumasan yang disajikan para pelajar Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Banyumas. Selain itu, ada marching band dari MI Kendal, dan yang paling meriah adalah parade Deville. Para peserta berjalan dalam barisan yang telah diatur sedemikian rupa dengan tema daerah masing masing.

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki dalam sambutannya mengatakan dengan dibukanya porseni MI ini membuktikan bahwa sekolah islam lebih maju dengan tema Jalin Silaturahmi, Raih Prestasi dan Junjung Sportifitas Tinggi.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Apalagi Porseni MI ini sempat mati suri, dan hari ini hidup kembali, bahkan kabupaten Kendal sebagai tuan rumah pembukaan porseni MI,” ucap WabupJalin Silaturahmi, Raih Prestasi dan Junjung Sportifitas menjadi tema kegiatan ini. Ada 2.430 peserta dari 35 daerah dalam Porseni MI tingkat Jawa Tengah kali ini. Mereka hadir dalam kompetisi olahraga dan seni.

Pada lomba olahraga meliputi; atletik, bulutangkis, tenis meja dan bola voli. Sedangkan untuk seni meliputi seni rebana, pidato bahasa Indonesia, pidato bahasa Inggris, pidato bahasa Arab dan tahfizhul quran.

Lokasi lomba olahraga ditempatkan di stadion utama, lantai 2 gedung PUPR dan GOR Bahurekso. Sedangkan lomba seni ditempatkan di Perpusda, gedung wanita dan pendopo Tumenggung Bahurekso.

Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah Jawa Tengah,, Subiyono selaku penanggung jawab kegiatan Porseni MI tingkat Jateng mengatakan, porseni akan digelar selama tiga hari, (3/5 November 2023).

Porseni ini sempat mati suri sejak tahun 2021 dan baru tahun ini hidup kembali yang di buka di kabupaten kendal.

“Kegiatan ini diikuti 35 kontingen dari 35 Kabupaten Kota se-Jawa Tengah. Adapun tempat kegiatan berada di seputar kota Kendal. Ada yang di pendopo, gedung C Perpusda, sedangkan olahraga berada di GOR dan stadion Kendal,” paparnya. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Peragaan Busana Batik Lokal Meriahkan Pembukaan Bhineka Festival Budaya di Pantai Indah Kemangi

Lingkar.co – Peragaan busana batik Kendal memeriahkan pembukaan Bhinneka Festival Budaya yang digelar di objek wisata Pantai Indah Kemangi di Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal, Jawa Tengah,, Minggu (17/9/2023).

Peragaan busana karya para perajin batik Kendal yang dibawakan Sinok Sinang Duta Wisata Kendal ini terbilang unik. Sebab peragaan busana dilakukan di ruang terbuka tepi pantai. Tidak seperti biasanya di dalam ruangan yang didesain khusus untuk itu

Deburan ombak dan hembusan angin yang menerpa menjadikan suasana semakin berbeda. Gaun yang diterpa angin, pepohonan cemara yang bergoyang menambah suasana kian meriah. Tak jauh dari tempat peragaan busana, nampak anak-anak yang sibuk mengikuti lomba mewarnai batik.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dico Mahtado Ganinduto bersama Wakil Bupati, Windu Suko Basuki dan budayawan nasional Eros Djarot juga ikut mewarnai batik bersama anak-anak.

Menurut Bupati, ada tiga unsur penting untuk memajukan pariwisata. Yaitu menggabungkan pariwisata dengan budaya dan seluruh masyarakat mendukung. Ia berharap event tersebut bisa meningkatkan pendapatan masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten Kendal.

“Dengan diselenggarakan acara ini, kami berharap bisa memacu Pendapatan Asli Desa di Desa Jungsemi,” kata Dico

“Pendapatan dari sektor wisata sudah masuk Rp2 juta per bulan dari hasil Pantai Indah Kemangi. Bahkan juga sudah bisa memberikan beasiswa pada anak yatim di desa Jungsemi,” bebernya.

Sementara Eros Djarot mengapresiasi Dandim 0715 Kendal yang meletakkan budaya sebagai pijakan dalam membangun Kabupaten Kendal. Sebab sutradara Tjut Nja’ Dhien (1988) ini menilai biasanya kebudayaan sering terlupakan, terutama ketika memasuki tahun politik yang semuanya tertuju pada partai politik dan calon tertentu.

“Saat ini memasuki tahuin politik, kami titip pada Pak Bupati dan Pak Dandim agar selelu diciptakan kodusifitas. Sehingga tidak ada demonstrasi antarpendukung parpol,” pesannya.

Penulis lagu Badai Pasti Berlalu ini berharap gelaran tersebut dapat menjadi semangat untuk terus menjaga kondusifitas masyarakat menjelang pemilu mendatang.

Komposer kenamaan ini juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi sehingga terhindar dari adu domba. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat