Arsip Tag: Wisata Pantai

Resmikan Jalan Lubuk Dalam-Way Urang, Dorong Perekonomian Kawasan Wisata Batu Rame,

Lingkar.co – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, meresmikan ruas jalan Lubuk Dalam-Way Urang di Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Selasa (21/4/2026).

Jalan sepanjang 1.075 meter itu memperlancar akses menuju Kawasan Wisata Batu Rame, Pantai Ketang serta mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyatakan, pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mengoptimalkan potensi pariwisata.

“Alhamdulillah pembangunan jalan ini telah selesai dan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Kami berharap keberadaan jalan ini dapat meningkatkan kunjungan wisata dan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat sekitar,” ujar Egi.

Menurutnya, infrastruktur yang baik menjadi salah satu faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah yang memiliki potensi wisata.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Saya titip kepada masyarakat agar jalan ini dijaga dengan baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tuturnya. (*)

Pantai Sendang Asih Rowosari Kendal, Destinasi Wisata Alam yang Cocok Untuk Akhir Pekan

Lingkar.co – Jika Anda sedang jenuh di rumah dan ingin melepas penat, Pantai Sendang Asih di Kecamatan Rowosari, Kendal, bisa menjadi pilihan tepat. Hanya berjarak sekitar 30 menit dari pusat Kota Kendal, pengunjung akan disuguhi pemandangan laut yang indah serta kesejukan pepohonan cemara di tepi pantai.

Objek wisata ini terus dikembangkan. Saat ini tersedia bangku-bangku santai untuk menikmati udara segar di bawah pepohonan rindang. Bahkan, pengelola juga menambahkan fasilitas baru berupa wisma berbentuk rumah adat Kendal yang bisa digunakan untuk rapat, pertemuan, hingga tempat bermalam.

“Selain bangku pantai, kami juga menyiapkan wisma yang bisa dipakai untuk acara maupun menginap. Malam hari Pantai Sendang Asih juga buka, cocok untuk pengunjung yang hobi memancing. Kami sediakan fasilitas kemping dan sarana api unggun,” ujar pengelola, Kardiantomo.

Huda, salah satu pedagang di kawasan pantai, menambahkan bahwa pantai biasanya ramai pada Jumat dan Sabtu oleh anak muda. Namun, puncak keramaian terjadi pada hari Minggu, saat banyak keluarga datang berwisata. Pantai ini juga dilengkapi wahana permainan anak sehingga cocok untuk liburan keluarga.

Untuk akses jalan, tahun ini pemerintah desa berencana membangun jalan beton menuju lokasi. Saat ini, jalur masuk masih berupa hamparan persawahan dengan tanaman padi yang menambah nuansa pedesaan. (*)

Penulis: Yoedhi W

Pemkab dan Forkopimda Bersama Punguti Sampah di Pantai Muara Kencana Kendal

Lingkar.co – Pemerintah Kabupaten dan Kodim 0715 Kendal bersama ratusan elemen masyarakat melakukan kerja bakti bersih-bersih di Pantai Muara Kencana pada Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini melibatkan anggota TNI, Polres Kendal, DLH Pemkab Kendal, dan kelompok masyarakat, seperti FKPPI, Saka Bahurekso, Kokam, Banser dan lainnya.

Kegiatan ini dikomando langsung oleh Dandim 0715 Kendal Letkol Infanteri Bagus Setyawan, bersama Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari dan Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar. Mereka bersama-sama memunguti sampah yang tersebar di area pantai.

Dandan 0715 Kendal, Letkol Infanteri Bagus Setyawan mengatakan, kegiatan ini untuk memperingati HUT ke-80 TNI dan HUT ke-75 Kodam IV Diponegoro. Kegiatan ini kolaborasi dengan semua pihak, yang turut serta dan bahu-membahu untuk melakukan kegiatan bersih-bersih pantai.

Menjaga kebersihan merupakan kewajiban bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan,, Harapannya, dengan adanya kegiatan ini, dapat menjadikan tempat lain untuk menggugah semangat dalam menjaga kebersihan di wilayah masing-masing.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, kegiatan untuk pelestarian lingkungan ini, selaras dengan program yang sedang digalakkan oleh Pemda Kendal. Bupati Kendal pun mengajak kepada seluruh elemen masyarakat bersama pegiat lingkungan, untuk meningkatkan semangat merawat bumi, agar Kabupaten Kendal menjadi kabupaten yang bersih, rapi dan indah. (*)

Penulis: Yoedhi W

Joko Santoso Sentil Iswar Terkait Potensi Wisata Kota Semarang, Sebut Tak Punya Pantai?

Lingkar.co – Debat ketiga Pilkada Semarang yang digelar oleh KPU pada Jumat (15/11/2024) kembali menjadi ajang para calon untuk menyampaikan visi dan misi mereka.

Dalam debat yang mengangkat tema Pendidikan, Kesehatan, Sosial, dan Budaya ini calon Wakil Wali Kota Semarang, Joko Santoso, memberikan sentilan kepada Iswar Aminudin, terkait pandangannya tentang potensi wisata di Kota Semarang.

Pria kelahiran Makassar yang memulai karir dari Dinas Bina Marga Kota Semarang itu dalam pemaparannya menyatakan bahwa Semarang tidak memiliki pantai. Pernyataan mantan Sekda Kota Semarang itu kemudian dibantah oleh Joko Santoso.

Menurut Joko, Semarang adalah kota yang sangat unik dengan potensi wisata yang beragam, termasuk wisata alam dan wisata religi.

“Kota Semarang memang kota unik dengan potensi wisata yang luar biasa. Kami memiliki waduk, dan bahkan laut. Terkait pantai, perlu diingat bahwa Semarang memiliki kawasan Semarang Atas dan Semarang Bawah, yang keduanya memiliki potensi wisata yang bisa dikembangkan,” ujar Joko Santoso.

Joko juga menyoroti pentingnya mengembangkan wisata religi dan budaya di Semarang. Ia menyebutkan Kota Lama yang kini telah mendapatkan sentuhan perbaikan sebagai salah satu destinasi budaya yang perlu terus diperhatikan dan dikembangkan.

“Wisata budaya, seperti Kota Lama yang dulu belum begitu baik sekarang sudah disolek,” tambah Joko.

Jaga Kelestarian Lingkungan dan Tingkatkan Kunjungan Wisata di Pantai Jodo

Lingkar.co – Masyarakat harus mendapatkan pendidikan yang sederhana dan aplikatif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Sebab hal itu bisa berdampak besar pada industri pariwisata.

Hal itulah yang dilakukan oleh PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) bersama tenant Yih Quan Footwear Indonesia dan Deckers HOKA. Masyarakat diajak membersihkan Pantai Jodo Jumat (6/9/24) kemarin.

Dalam kegiatan ini, KITB dan tenantnya berfokus pada upaya menjaga kebersihan pantai serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Kegiatan ini melibatkan puluhan karyawan dari PT Yih Quan Footwear Indonesia dan Deckers HOKA.

Tak hanya karyawan, warga setempat pun antusias berpartisipasi dengan kesadaran penuh. Dukungan juga datang dari pemerintah desa dan kecamatan yang menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah awal menuju lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Kepala Departemen Corporate Communication, CSR, dan Community Development KITB, Tanya Liwail Chamdy mengatakan bahwa aksi ini merupakan langkah kecil dengan dampak besar bagi keberlangsungan lingkungan sekitar.

“Kami percaya bahwa tindakan sederhana seperti bersih- bersih pantai bisa menciptakan efek domino yang luar biasa. Dengan tema ‘Small Actions, Big Impact‘, kami ingin menginspirasi masyarakat dan perusahaan lain untuk turut serta mengambil bagian dalam menjaga lingkungan. Kegiatan ini bukan hanya tentang hari ini, tapi tentang masa depan yang lebih hijau dan lestari,” ujarnya.

Foto bersama para peserta kasi bersih pantai seusai kegiatan. Foto: Wahyudi/Lingkar.co
Foto bersama para peserta kasi bersih pantai seusai kegiatan. Foto: Wahyudi/Lingkar.co

Pantauan di lokasi, para karyawan dan warga mengumpulkan sampah plastik yang berserakan di sepanjang pesisir Pantai Jodo. Sejalan dengan hal itu, para pemangku kepentingan pun mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, warga sekitar lokasi wisata juga mendapatkan pengetahuan tentang pentingnya pemilahan sampah dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. Ini sejalan dengan visi KITB untuk menciptakan kawasan industri yang ramah lingkungan, cerdas, dan berkelanjutan.

“Dengan aksi kecil seperti ini, kami berharap bisa memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan di sekitar kawasan industri dan memotivasi pihak lain untuk melakukan hal yang sama,” tuturnya..

Kunjungan Wisatawan di Rembang Terbanyak Ketiga se-Jateng

Lingkar.co – Kunjungan wisatawan di Kabupaten Rembang mencapai 305.688 orang selama libur Lebaran dan momen Hari Kartini. Hal ini membuat Rembang berada di peringkat ketiga kunjungan wisatawan terbanyak dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang Kusrini mengatakan dari data Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah dari 30 Maret sampai 21 April 2024 Rembang berada di bawah Kota Semarang dan Klaten. Kota Semarang dengan 462.192 wisatawan dan Klaten di urutan kedua dengan 375.433.

“Alhamdulillah khusus dalam rangka libur lebaran dan momen Hari Kartini masuk tiga besar se-Jawa Tengah. Yang pertama Kota Semarang, rangking kedua Kabupaten Klaten,” ungkapnya, Selasa (23/4/2024).

Kusrini menambahkan Pantai Karangjahe menyumbang kunjungan paling banyak. Selain Karangjahe, empat wisata pantai lainnya dan satu wisata selain pantai yaitu komplek Masjid Jami’ Lasem yang ada makam sejumlah ulama besar dan Museum Islam Nusantara.

Tingkat kunjungan wisata sesuai urutan terbanyak dari tanggal 30 Maret sampai 21 April 2024, Pantai Karangjahe Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang dikunjungi 88.450 orang. Karangjahe juga memduduki 8 besar dari ratusan obyek wisata se-Jateng dengan kunjungan wisata terbanyak.

Di urutan kedua Pantai Pasir Putih Desa Tasikharjo Kecamatan Kaliori dengan 53.606 kunjungan, Pantai Balongan Desa Balongmulyo Kecamatan Kragan sebanyak  37.040 orang.

Selanjutnya Komplek Masjid Jami’ Lasem dengan 18.684 wisatawan. Pantai Caruban sebanyak 17.814 wisatawan dan di peringkat keenam TRP Kartini dengan 15.653 kunjungan.

Selain kelima wisata tersebut, Kusrini mengungkapkan Taman Rekreasi Pantai (TRP) Kartini mengalami kenaikan kunjungan signifikan di momen Syawalan. Dalam data Dinbudpar TRP Kartini ada di urutan keenam dengan kunjungan terbanyak.

“Yang menggembirakan data kami pada tanggal 18 April 2024 , baru ada 5.000 an kunjungan ke TRP Kartini. Dan di 21 April sudah mencapai 15.653 wisatawan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

Peragaan Busana Batik Lokal Meriahkan Pembukaan Bhineka Festival Budaya di Pantai Indah Kemangi

Lingkar.co – Peragaan busana batik Kendal memeriahkan pembukaan Bhinneka Festival Budaya yang digelar di objek wisata Pantai Indah Kemangi di Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal, Jawa Tengah,, Minggu (17/9/2023).

Peragaan busana karya para perajin batik Kendal yang dibawakan Sinok Sinang Duta Wisata Kendal ini terbilang unik. Sebab peragaan busana dilakukan di ruang terbuka tepi pantai. Tidak seperti biasanya di dalam ruangan yang didesain khusus untuk itu

Deburan ombak dan hembusan angin yang menerpa menjadikan suasana semakin berbeda. Gaun yang diterpa angin, pepohonan cemara yang bergoyang menambah suasana kian meriah. Tak jauh dari tempat peragaan busana, nampak anak-anak yang sibuk mengikuti lomba mewarnai batik.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dico Mahtado Ganinduto bersama Wakil Bupati, Windu Suko Basuki dan budayawan nasional Eros Djarot juga ikut mewarnai batik bersama anak-anak.

Menurut Bupati, ada tiga unsur penting untuk memajukan pariwisata. Yaitu menggabungkan pariwisata dengan budaya dan seluruh masyarakat mendukung. Ia berharap event tersebut bisa meningkatkan pendapatan masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten Kendal.

“Dengan diselenggarakan acara ini, kami berharap bisa memacu Pendapatan Asli Desa di Desa Jungsemi,” kata Dico

“Pendapatan dari sektor wisata sudah masuk Rp2 juta per bulan dari hasil Pantai Indah Kemangi. Bahkan juga sudah bisa memberikan beasiswa pada anak yatim di desa Jungsemi,” bebernya.

Sementara Eros Djarot mengapresiasi Dandim 0715 Kendal yang meletakkan budaya sebagai pijakan dalam membangun Kabupaten Kendal. Sebab sutradara Tjut Nja’ Dhien (1988) ini menilai biasanya kebudayaan sering terlupakan, terutama ketika memasuki tahun politik yang semuanya tertuju pada partai politik dan calon tertentu.

“Saat ini memasuki tahuin politik, kami titip pada Pak Bupati dan Pak Dandim agar selelu diciptakan kodusifitas. Sehingga tidak ada demonstrasi antarpendukung parpol,” pesannya.

Penulis lagu Badai Pasti Berlalu ini berharap gelaran tersebut dapat menjadi semangat untuk terus menjaga kondusifitas masyarakat menjelang pemilu mendatang.

Komposer kenamaan ini juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi sehingga terhindar dari adu domba. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat