Arsip Tag: TNI

Kalapas Semarang Terima Kunjungan Danramil Ngaliyan, Perkuat Sinergi Keamanan

Lingkar.co – Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, menerima kunjungan Komandan Rayon Militer (Danramil) 09/Ngaliyan, Agus Pujiatmo, dalam rangka memperkuat sinergi keamanan dan ketertiban, Jumat (27/3/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan koordinasi antara jajaran TNI dan pihak pemasyarakatan dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di lingkungan lapas.

Dalam pertemuan tersebut, Danramil Ngaliyan hadir bersama jajaran dan Babinsa. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, sekaligus dimanfaatkan sebagai ruang diskusi terkait penguatan kerja sama lintas sektor.

Agus Pujiatmo menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keamanan wilayah, termasuk di dalam lapas yang menjadi salah satu objek vital dengan tingkat pengawasan tinggi.

Menanggapi hal itu, Ahmad Tohari menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Koramil Ngaliyan.

“Sinergi dengan aparat kewilayahan seperti Koramil merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di dalam lapas,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama tidak hanya sebatas koordinasi formal, tetapi juga mencakup dukungan di lapangan, khususnya dalam pengamanan serta deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Melalui pertemuan ini, kedua pihak sepakat untuk meningkatkan koordinasi guna menciptakan lingkungan lapas yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah sekitar. ***

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Apresiasi Sinergitas Polri dan TNI Jaga Kondusivitas Ibu Kota Jateng

Lingkar.co – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengapresiasi kesiapan jajaran Polrestabes Semarang, Kodim 0733, serta seluruh unsur Forkopimda dalam mengawal kondusivitas Ibu Kota Jawa Tengah menjelang Lebaran. Hal tersebut disampaikan Agustina usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Candi Tahun 2026” di Lapangan Pratisarawirya Polrestabes Semarang, Kamis (12/3).

Agustina menyoroti keberhasilan jajaran kepolisian dan TNI yang dalam tiga bulan terakhir sukses menekan peredaran narkoba dan miras sebagai langkah sterilisasi kota sebelum menyambut arus mudik.

“Kami melihat hasil luar biasa dari Kapolrestabes dan jajaran yang sukses mengungkap transaksi narkoba, serta operasi miras bersama Kodim 0733. Yang paling heroik adalah saat menjaga kondusivitas Semarang ketika terjadi gelombang demonstrasi tahun lalu. Dengan pengamanan yang solid ini, kami optimis stabilitas Kota Semarang tetap terjaga sepanjang perayaan Lebaran nanti,” ujarnya.

Kesiapan pengamanan tersebut turut diperkuat dengan langkah manajerial melalui High Level Meeting (HLM) yang digelar Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bersama instansi terkait. Pertemuan tersebut menyepakati tiga poin utama: kenyamanan pemudik di semua fase (mudik, hari H, dan balik), mengendalikan harga barang untuk menekan inflasi, serta membangun posko bersama untuk sinkronisasi tindakan dan informasi di lapangan.

“Kami sepakat membuat posko bersama guna menyinkronkan segala tindakan dan informasi. Bahkan dari Kanwil Kementerian Agama Kota Semarang memastikan semua masjid di jalur mudik bersih, layak, dan informasinya terkoneksi ke sistem Info Lebaran di Pemkot Semarang,” terangnya.

Poin krusial dalam pengamanan tahun ini adalah integrasi data antara sistem milik Pemkot Semarang dengan aplikasi Libas (Polisi Hebat Semarang) milik Polrestabes. Melalui kolaborasi ini, pemudik dapat mengakses informasi secara real-time, mulai dari lokasi masjid terdekat hingga akses pantauan CCTV di titik-titik strategis.

“Kita integrasikan aplikasi Pemkot dengan Libas. Jadi kalau ada pemudik yang kehilangan anaknya di rest area, mereka bisa langsung unduh Libas untuk memantau CCTV on that time. Informasi _Park and Ride milik Polrestabes juga akan terintegrasi dalam satu sistem,” tambahnya.

Wali Kota berharap sinergi lintas instansi ini dapat memberikan rasa aman bagi pemudik serta kesan mendalam bagi siapa saja yang singgah di Kota Semarang. Baginya, kenyamanan warga merayakan hari kemenangan menjadi indikator utama kesuksesan Operasi Ketupat Candi tahun ini.

“Ini sinergi yang sangat baik untuk menyiapkan gawe besar Idul Fitri di Kota Semarang. Kami ingin memastikan setiap pemudik yang datang, tinggal, maupun yang melintas, dapat merayakan Lebaran dengan perasaan yang jauh lebih nyaman dan bahagia,” pungkasnya. (Adv)

TNI Berhasil Bebaskan Empat ABK WNI Korban Penculikan di Perairan Gabon

Lingkar.co – Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Atase Pertahanan (Athan) RI di Nigeria berhasil membebaskan empat anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya diculik oleh perompak di perairan lepas pantai Gabon, Afrika Tengah, pada 11 Januari 2026.

Berdasarkan siaran pers resmi Mabes TNI yang diterima di Jakarta, Jumat (6/3/2026), pembebasan para sandera tersebut berlangsung pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 22.05 waktu setempat. Setelah dibebaskan, keempat ABK WNI itu berhasil tiba dengan selamat di Lagos, Nigeria.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Jumat (6/3/2026), menjelaskan bahwa proses pembebasan para sandera dilakukan setelah melalui rangkaian negosiasi yang cukup panjang dengan para pembajak.

Menurutnya, proses perundingan tersebut akhirnya mencapai kesepakatan pada 3 Maret 2026 untuk membebaskan sembilan orang sandera, termasuk empat warga negara Indonesia yang sebelumnya ditahan oleh kelompok perompak.

“Empat orang WNI yaitu Abdul Ajis, Aditia Permana, Mohamad Fardan Mubarok, dan Eka Trenggana,” kata Aulia.

Ia menambahkan bahwa saat ini para korban penyanderaan untuk sementara ditempatkan di fasilitas penampungan yang aman di Lagos. Di lokasi tersebut mereka menjalani pemeriksaan kesehatan dan pemantauan kondisi fisik setelah melewati masa penyanderaan yang cukup panjang.

Aulia juga menegaskan bahwa keberhasilan pembebasan para sandera WNI ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, tidak hanya TNI semata.

Sejumlah pihak yang turut berperan dalam proses tersebut di antaranya Atase Pertahanan RI di Abuja, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abuja, Kedutaan Besar Tiongkok di Gabon, perusahaan IB Fish, Atase Pertahanan Tiongkok di Abuja, serta Ketua Komunitas Tiongkok di Lagos.

Sinergi dan koordinasi lintas lembaga tersebut dinilai menjadi faktor penting yang memungkinkan proses negosiasi berjalan hingga akhirnya para sandera berhasil dibebaskan dengan selamat.

Penulis: Putri Septina

Siap Beroperasi, SPPG Gowong Bakal Layani 3.000 Penerima Manfaat Area Pegunungan

Lingkar.co – Upaya memperkuat layanan pemenuhan gizi di wilayah pegunungan terus dilakukan. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gowong, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah resmi beroperasi dan siap melayani ribuan penerima manfaat, Minggu (4/1/2026).

Berlokasi di Dusun Gondangsari, Desa Gowong, dapur SPPG diresmikan melalui pemotongan pita oleh Danramil Bruno, Kapten Inf Setyo Herdianto. Peresmian ini sekaligus menandai dimulainya operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan dengan akses geografis menantang.

Ketua Yayasan Bina Generasi Anak Desa, Muchsinun, mengatakan SPPG Gowong hadir untuk menjawab kebutuhan pemenuhan gizi anak-anak sekolah di wilayah pegunungan. Sedikitnya 3.000 penerima manfaat dari 26 sekolah akan dilayani oleh dapur ini.

“SPPG Gowong kami desain agar menyatu dengan masyarakat. Tenaga kerja mayoritas warga lokal, kualitas makanan dijaga sesuai standar gizi, dan distribusi disesuaikan dengan kondisi wilayah,” ujarnya.

Sebanyak 50 warga sekitar direkrut sebagai tenaga dapur, ditambah dua petugas dari yayasan. Untuk menjangkau sekolah-sekolah dengan akses sulit, khususnya di wilayah Plipliran atas, distribusi makanan disiapkan menggunakan sepeda motor dengan gerobak khusus.

Tak hanya dari sisi layanan, SPPG Gowong juga menjadi perhatian karena aspek legalitas dan standarnya. Dapur ini tercatat sebagai satu-satunya SPPG di Purworejo yang tengah mengurus dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB) secara lengkap dan dijadikan pilot project dapur MBG.

“Sertifikat halal sudah ada, koki bersertifikat standar, lahan milik pribadi seluas 1.500 meter persegi, dengan bangunan dapur 20×20 meter sesuai layout ketentuan,” jelas Muchsinun.

Yayasan Bina Generasi Anak Desa juga mengantisipasi risiko kebencanaan mengingat Bruno merupakan wilayah rawan longsor. Koordinasi dengan BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup telah dilakukan, termasuk rekomendasi pembangunan bronjong pengaman.

SPPG Gowong dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada 8 Januari 2026. Ke depan, yayasan menargetkan pengembangan SPPG di Loano dan Butuh, dengan total penerima manfaat di wilayah Bruno diperkirakan mencapai 9.500 orang.

“Ini bagian dari ikhtiar mencetak generasi anak desa yang sehat dan berkualitas, sekaligus mendukung program nasional,” pungkasnya.(*)

Penulis: Lukman Khakim

4 Prajurit TNI di Ketapang Diserang Belasan WNA Asal China

Lingkar.co – Kasus penyerangan terhadap 4 Prajurit TNI oleh belasan warga negara asing (WNA) asal China di Ketapang, Kalimantan Barat, diduga berawal dari penerbangan Drone ilegal di area latihan militer.

Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XII/Tanjungpura, Kolonel Infanteri Yusub Dody Sandra menyampaikan, saat ini pihaknya tengah menyelidiki kasus dugaan penyerangan terhadap prajurit TNI oleh 15 orang WNA Asal China di area PT Sultan Rafli Mandiri, Kabupaten Ketapang.

Insiden tersebut terjadi PA Minggu (14/12/2025) sekitar pukul 15.40 WIB saat prajurit dari Batalyon Zipur 6/SD sedang melaksanakan Latihan Dalam Satuan di sekitar area perusahaan,” ujar Yusuf, Selasa (17/12/2025).

“Empat prajurit kami menerima laporan dari satpam PT SRM terkait adanya aktivitas Drone tak dikenal yang terbang di area latihan militer,” sambungnya.

Prajurit TNI pun merespons laporan tersebut dan mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat pengoprasian drone. Di lokasi itu mereka bertemu empat WNA Asal China yang sedang mengendalikan Drone tanpa izin.

Saat prajurit TNI berupaya meminta keterangan secara prosedural, tiba-tiba sebelas orang WNA lainnya datang ke lokasi dan langsung melakukan penyerangan dengan senjata tajam.

“Mereka menyerang anggota menggunakan senjata tajam berupa parang, airsoft gun, dan satu alat kejut listrik,” ucap Yusuf.

Namun keempat prajurit TNI tersebut tidak gegabah, mereka mengambil langkah dengan menghindari eskalasi konflik terbuka dan mundur ke area perusahaan untuk mengamankan situasi serta melaporkan kejadian tersebut ke komando atas.

“Hungga saat ini, motif penyerangan dan alasan penerbangan Drone di area latihan tersebut masih kami dalami lebih lanjut,” jelas Yusuf.

Akibat insiden itu, satu unit mobil perusahaan jenis Hilux mengalami rusak berat, sementara satu unit sepeda motor Vario milik karyawan PT SRM juga dirusak.

Yusuf menyebut, Kodam XII/Tanjungpura mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Penulis : Putri Septina

Kendal Mencekam, Pemkab dan DPRD Dijaga Ketat TNI-Polri, 11 Sekolah Diliburkan

Lingkar.co – Suasana di Kabupaten Kendal tampak mencekam pada Senin (1/9/2025), khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal dan Gedung DPRD Kendal. Aktivitas perkantoran tidak berjalan seperti biasanya akibat penjagaan ketat aparat keamanan.

Di kawasan Pemkab Kendal, pintu gerbang utama hanya dibuka separuh. Sejumlah personel Satpol PP, TNI, dan Polri berjaga di pintu masuk serta area sekitar kantor bupati. Kondisi serupa juga terlihat di Gedung DPRD Kendal. Puluhan aparat TNI-Polri bersama Satpol PP siaga lengkap dengan berbagai peralatan pengamanan, guna mengantisipasi kemungkinan adanya aksi unjuk rasa.

Pegawai yang hendak beraktivitas mengaku tidak leluasa bekerja. Banyaknya aparat berseragam yang berjaga membuat suasana terasa tegang dan tidak seperti hari biasanya.

Dampak situasi ini juga terasa di dunia pendidikan. Sebanyak 11 sekolah di Kendal terpaksa diliburkan dan dialihkan ke pembelajaran daring. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal, Ferinando Rad Bonay, menyebut kebijakan tersebut diambil atas izin Bupati Kendal demi keamanan siswa.

“Melihat suasana yang tidak menentu, bahkan kemarin sore akses masuk ke lingkungan Pemkab sempat ditutup, maka sekolah-sekolah yang berada dekat titik kerawanan untuk sementara diliburkan. Pembelajaran tetap dilakukan secara daring,” jelas Ferinando.

Sebelas sekolah yang diliburkan tersebut terdiri dari satu PAUD, dua SMP, tiga SMA/SMK, dan empat SD.

Ferinando menambahkan, kebijakan ini juga sebagai langkah antisipasi jika terjadi unjuk rasa yang menyebabkan arus lalu lintas macet. “Kalau jalanan macet, kasihan anak-anak sekolah yang hendak pulang bisa terhambat. Selain itu, jika ada unjuk rasa yang berujung anarkis, anak-anak bisa menjadi sasaran,” tegasnya. (*)

Penulis: Yoedhi W

Ugal-ugalan di Jalan dan Lukai Anggota Polres Kendal, Eks Anggota TNI Dipecat Tidak Hormat

Lingkar.co – Seorang pria mantan anggota TNI berlaku nekat. Ia mengendarai mobil secara ugal-ugalan di jalan raya, bahkan sempat melukai anggota polisi Kendal. Pria yang diberhentikan secara tidak hormat dari kesatuannya pada tahun 2018 itu bernama Budi Hartono, warga Dukuh Krajan RT 4 RW 2, Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong, Kendal, Jawa Tengah..

Kejadian tersebut terjadi saat iring-iringan Kapolres Kendal, AKBP Hendri Susanto Sianipar, tengah melintas di jalur menuju Mapolres Kendal. Tiba-tiba muncul tersangka yang melaju dengan kecepatan tinggi secara sembrono di jalan umum. Ia sempat diingatkan oleh petugas Patwal. Namun bukannya berhenti, tersangka malah mengabaikan peringatan dan terus memacu kendaraannya.

Aksi nekat tersangka berujung pada pengejaran. Setelah berhasil dihentikan, Budi justru menabrakkan mobilnya ke bagian belakang kanan mobil Patwal. Tidak hanya itu, ia juga turun dan berusaha membuka paksa pintu petugas. Sontak hal itu memicu keributan yang berujung pada aksi kontak fisik.

Melihat situasi semakin membahayakan, Kapolres Kendal bersama anggota Patwal langsung mengamankan tersangka. Dalam proses penangkapan, tersangka sempat melakukan perlawanan sehingga petugas melakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan dan memborgol tersangka.

Dari dalam mobil tersangka, petugas menemukan seorang anak kecil yang kemudian diamankan oleh Kapolres dan dibawa ke Mapolres Kendal untuk perlindungan lebih lanjut.

Setelah ditangkap, tersangka sempat dibawa ke Kantor Satpol PP sebelum akhirnya diserahkan ke penyidik Polres Kendal. Dalam pemeriksaan awal, polisi mengamankan barang bukti berupa senjata tajam dan pistol dari kendaraan tersangka. Selain itu, tersangka diketahui baru saja mengonsumsi zat yang diduga mengandung meta vitamin, dan hasil pengembangan di rumah tersangka ditemukan alat hisap (bong) yang biasa digunakan untuk narkoba.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis, termasuk melawan petugas, kepemilikan senjata ilegal, dan dugaan penyalahgunaan narkotika. Hingga kini, Budi Hartono telah mendekam di sel tahanan Mapolres Kendal, sementara penyidik Satreskrim Polres Kendal masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus ini.

Kapolres Kendal, AKBP Hendri Susanto Sianipar, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir tindakan anarkis di jalan raya, terlebih yang membahayakan keselamatan publik dan petugas.

“Kami akan memproses kasus ini secara tegas sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada tempat bagi pelanggaran hukum, apalagi dilakukan dengan kekerasan terhadap aparat negara,” tegas Kapolres. (yud/q)

Hadiri Peresmian Gedung Serbaguna Pepabri Jateng, Ahmad Luthfi Sebut Pengabdian Tak Pernah Pensiun

Lingkar.co Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-POLRI (Pepabri) disebut menjadi salah satu elemen pembangunan penting pembangunan Jawa Tengah ke depannya. Terlebih lagi Ahmad Luthfi yang merupakan peraih suara terbanyak Pilgub Jateng 2024 itu, adalah anggota organisasi purnawirawan TNI dan Polri tersebut.

Ahmad Luthfi menyebut Pepabri sangat solid dan anggota tersebar hingga tingkat kecamatan. Selain jumlah yang besar dan soliditas kuat, anggota Pepabri juga disebut selalu memiliki jiwa pengabdian.

“Usia boleh pensiun tapi pengabdian akan selamanya,” kata Ahmad Luthfi usai acara peresmian dan syukuan renovasi pembangunan gedung serbaguna DPD Pepabri Provinsi Jateng di Jalan Hasanudin Kota Semarang, Rabu 15 Januari 2025.

Jiwa pengabdian serta menjaga nilai-nilai kebangsaan oleh anggota Pepabri juga disebut sebagai salah satu teladan bagi anak-anak muda generasi saat ini.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Pepabri, Komjen Pol (Purn) Drs Yun Mulyana mengatakan, Pepabri akan tetap menjadi mitra pemerintah.

Caranya dengan mendukung program-program pembangunan pemerintah daerah Jawa Tengah. Untuk mensukseskannya, maka Pepabri tetap berpegang teguh pada soliditas TNI dan Polri. Hal itu sebagai jaminan tegaknya negara.

Sebagai purnawirawan TNI dan Polri harus tetap memiliki watak sebagai prajurit serta tetap mengabdi pada negara.

“Soliditas itu bisa tercapai asalkan tetap bersatu, tak hanya dalam bentuk seremonial tapi menyatu dalam jiwa untuk kepentingan bangsa dan negara,” kata Yun Mulyana.

Sementara itu, Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana berharap gedung Pepabri bisa digunakan untuk kepentingan internal maupun masyarakat sekitar.

Gedung serbaguna itu juga diharapkan sebagai bangunan untuk menggalang solidaritas, persatuan dan kesatuan.

Di sisi lain, ia juga mengapresiasi peran para purnawirawan yang terus memiliki jiwa pengabdian meski sudah purna tugas dari korps masing-masing.

Salah satunya ikut menjaga kondusivitas Jawa Tengah di tahun polituk tahun 2024 lalu, sehingga pelaksanaan pileg, pilpres dan pilkada berjalan tertib, serta kondusivitas Jateng tetap terjaga dan adem.

Buka TMMD Tahap III, Wali Kota Semarang Sering Katakan Bekerja Harus Disengkuyung Bareng

Lingkar.co – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu sering mengatakan bahwa bekerja harus disengkuyung bareng (disangga bersama dengan semangat gotong royong) agar mendapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan pemerintah bersama masyarakat.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Iswar Aminuddin yang mewakili Wali Kota Semarang untuk melakukan penandatanganan dan serah terima program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2024 Kota Semarang di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Rabu, (24/7/2024).

Kebersamaan itu juga berlangsung antara Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0733/Kota Semarang dalam program TMMD III

Sebelumnya, TMMD Sengkuyung I telah dilaksanakan di Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Mijen dan Sengkuyung II dilaksanakan di Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari.

“TMMD adalah bagian dari bergerak bersama untuk membangun Kota Semarang, Bu Wali juga sering mengatakan bahwa kita bekerja harus disengkuyung bareng sehingga kemudian cita-cita kita bersama akan terwujud lebih cepat,” ujarnya.

Iswar juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran TNI Kodim 0733/Kota Semarang atas perhatian dan sumbangsihnya dalam mendukung pembangunan di Kota Semarang melalui program TMMD. Tidak hanya berkelanjutan, pelaksanaan TMMD tahun ini juga terdapat peningkatan, yang semula hanya 3 tahap per tahun menjadi 4 tahap per tahun.

“Ruang lingkup kegiatan di masing-masing lokus berupa Kegiatan Fisik, Non Fisik, Perbaikan RTLH (CSR Baznas), dan Penyediaan Tower Air (PDAM). Saya optimis kegiatan fisik dan non fisik pada TMMD ini Insyaa Allah bisa mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, dan ekonomi,” kata Iswar.

Selain kegiatan fisik dan non fisik, TMMD juga menggelar pembinaan dan pemberdayaan masyarakat, serta penanaman nilai-nilai bela negara dan wawasan kebangsaan yang berguna untuk mengembangkan kemampuan dan nasionalisme masyarakat. Iswar menghimbau seluruh warga masyarakat Rowosari untuk mendukung dan mensukseskan TMMD Tahap III ini.

Pada kesempatan tersebut, Iswar juga menyatakan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan berbagai pihak untuk mengantisipasi banjir hingga kekeringan yang rawan terjadi di Rowosari. Menurutnya, penyebab utama banjir di Rowosari adalah maraknya alih fungsi lahan di Semarang bagian atas sehingga berdampak ke daerah Semarang bagian bawah, termasuk Rowosari.

“Saya sudah menemui Pak Sekda Provinsi, saya menyampaikan apa sih yang diharapkan dari Kota Semarang untuk persoalan hulu-hilir? Saya bilang cita-cita kita bagaimana sudah tidak ada limpasan dari aliran air yang cukup banyak yang dari atas,” terang Iswar.

“Untuk antisipasi kekeringan di Rowosari, teman-teman BPBD sudah menyiapkan skenarionya, PDAM kan sudah menyiapkan juga. Tahun kemarin banyak bantuan. Dari swasta, terutama dari PDAM. Kekeringan itu kan biasa ya, yang penting konsumsi air masyarakat yang dibutuhkan masih ada, suplainya masih aman,” tandasnya. (ADV)

Program TMMD di Desa Puyoh Kudus Resmi Ditutup

Lingkar.co – Penjabat (Pj) Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Kodim 0722/Kudus Tahun 2024 di Desa Puyoh, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jumat (7/6/2024).

Penutupan TMMD ditandai dengan pemukulan kentongan dan penandatanganan naskah serah terima hasil TMMD dari Dansatgas TMMD kepada Pj Bupati Kudus.

Pj Bupati Kudus yang membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Deddy Suryadi menyampaikan bahwa program TMMD merupakan wujud kepedulian Kodam IV/Diponegoro untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan gotong royong serta kemanunggalan antara TNI dan Rakyat dalam mengakselerasi program pemerintah yang dibutuhkan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan bersama.

“Saya bangga, berkat kerja sama dan kerja keras para anggota TNI-Polri, Pemda dan masyarakat, sasaran TMMD baik fisik maupun non fisik dapat tercapai,” ucapnya

Pj Bupati Kudus juga mengucapkan terima kasih atas sinergitas yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Kudus bersama TNI Polri serta instansi terkait lainnya dalam memberikan pelayanan dan mendukung program-program pemerintah dalam hal pembangunan di Kabupaten Kudus.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, prasasti program TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2024 resmi saya tanda tangani, semoga program ini bermanfaat bagi masyarakat. Tentunya nanti juga harus dirawat bersama,” kata Hasan Chabibie.

Dalam kesempatan itu, Komandan Kodim 0722/Kudus juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kudus, seluruh instansi, anggota TNI-Polri, dan seluruh masyarakat di Desa Puyoh yang selama satu bulan menjaga dan memelihara ciri khas budaya bangsa dengan bergotong royong membangun kebersamaan.

Sehingga, katanya, TMMD yang dilaksanakan dapat selesai dengan batas waktu yang ditentukan serta mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Semoga kebersamaan yang dijalin ini juga dapat meningkatkan Kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kuat,” harapnya.

Di akhir kegiatan unsur Forkopimda meninjau dan meresmikan jalan beton ukuran 300 x 3 x 0, 15 meter tersebut, kemudian dilakukan pemotongan pita tanda diresmikannya jalan beton tersebut.

“Alhamdulillah, betonisasi jalan sudah selesai. Dan tentunya ini sangat bermanfaat bagi warga masyarakat” tandasnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam