85 Hektar Lahan Persawahan Terendam Banjir, Kades Karangrowo: Setiap Tahun Ini Terjadi

RUGI: Terlihat sejumlah petani gotong royong melakukan panen dini di Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan, Pati Sabtu (6/2/2021).
RUGI: Terlihat sejumlah petani gotong royong melakukan panen dini di Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan, Pati Sabtu (6/2/2021).
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

PATI, Lingkar.co - Sebanyak 85 hektar lahan persawahan di Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan tergenang air banjir Sabtu (6/2/2021). Bahkan, genangan air di lahan persawahan tersebut mencapai hampir satu meter.

Kepala Desa Karangrowo Abdul Suyono mengatakan, banjir ini sering terjadi di setiap tahunnya. Disebabkan oleh meluapnya sungai Juwana.

Selain area persawahan, banjir juga menggenangi pemukiman warga setinggi 5 sampai 25 cm. Suyono menyebutkan Sebanyak 40 KK dengan jumlah 225 jiwa terkena dampak banjir kali ini.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Disebabkan kurangnya normalisasi sungai. Selain itu, juga dampak dari dermaga kapal belum maksimal. Karena kapal yang bersandar di Sungai Juwana menghambat mengalirnya air ke laut," ungkapnya.

Suyono mengungkapkan, banjir kali ini dampaknya sangat luar biasa. Semua aktivitas masyarakat terhambat, terutama di sektor pertanian.

"Panen otomatis gagal total. Beberapa diambil belum waktunya panen. Baru 50 persen kita ambil, kalau tidak, nanti busuk di dalam air," ujarnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Pekerjaan sehari-hari pun lanjut Suyono, otomatis terganggu. Pasalnya mayoritas pekerjaan masyarakat karangrowo adalah petani. Ia berharap supaya pemerintah, dari daerah maupun pusat dapat bersinergi. Supaya banjir tidak terulang kembali.

"Saya yakin kalau ada pusat daerah ini bisa bekerjasama, berkolaborasi, saya yakin bisa mengatasi banjir ini," pungkasnya.(lam/lut)

Sumber: Koran Lingkar Jateng

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280
ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu