Arsul Sani: Generasi Milenial Jangan Hanya Jadi Caleg, Tapi Harus Caleg Jadi

Wakil Ketua MPR Arsul Sani (dua kiri) saat memberikan pemaparan kepada para milenial dalam acara "Anak Muda Nyaleg, Apa Bisa? di bilangan Gunawarman Jakarta, Kamis (7/4/2022). IDRIS/LINGKAR.CO
Wakil Ketua MPR Arsul Sani (dua kiri) saat memberikan pemaparan kepada para milenial dalam acara "Anak Muda Nyaleg, Apa Bisa? di bilangan Gunawarman Jakarta, Kamis (7/4/2022). IDRIS/LINGKAR.CO
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

JAKARTA, Lingkar.co - Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani mengatakan kepada generasi milenial untuk menghadapi 2024 jangan hanya jadi caleg, tapi harus jadi caleg jadi.

Hal itu disampaikan pada acara Diskusi Ringan Tapi Serius dengan tema “Anak Muda Nyaleg Emang Bisa?” yang digelar oleh kader PPP Muda.

"Generasi millenial jangan hanya jadi caleg, tapi harus caleg jadi," ujar politisi PPP di A1 Kitchen Gunawarman, Kepada Lingkar.co melalui keterangan tertulis Kamis (7/4/2022).

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Baca Juga:

Akibat Pandemi Covid-19, Ratusan Anak di Rembang Jadi Yatim Piatu

Arsul Sani menyoroti peran generasi muda dalam pergelaran pemilu yang semakin didominasi oleh generasi milenial.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"DPR yang sekarang yang milenial itu hebat-hebat, bagus-bagus saya lihat. Di 2024 kita berharap itu harus ada banyak (milenial)," tambahnya.

Politisi PPP itu juga menambahkan bahwa modal untuk menjadi caleg tidak hanya modal finansial, tapi juga diperlukan modal sosial.

“Kita perlu membangun, apa yang harus dibangun? Tentu modal sosial dulu, pondasinya bukanlah modal finansial, tapi modal sosial,” kata Arsul Sani.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Baca Juga:

Tampung Aspirasi Warga Desa Wadas, Arsul Sani: Aparat Tidak Boleh Represif

Arsul Sani juga menyoroti wacana penundaan pemilu yang saat ini berkembang di masyarakat.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Saya kira memang nggak perlu (ditunda), kemungkinan jika pemilu ditunda akan banyak memunculkan reaksi kontra," katanya.

Seperti diketahui, isu wacana penundaan pemilu bergulir di tengah-tengah masyarakat, isu tersebut awalnya dilontarkan oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto dan juga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Penulis: Muhammad Idris

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Editor: Muhammad Nurseha

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu