Lingkar.co – Siti Rokhanah, warga RT 05 RW 01 Kelurahan Balok, Kecamatan Kendal merupakan salah satu dari sedikit warga yang masih bertahan di kawasan tersebut. Setelah sekian lama bertahan di kawasan langganan rob, akhirnya ia direlokasi ke Perumahan Citra Harmoni.
Pada tahun 2006 bersama suami dan anaknya, lingkungan sekitar masih menjadi permukiman yang ramai dengan pepohonan waru dan berbagai tanaman yang tumbuh subur.
Namun, sejak rob mulai menggenangi kawasan tersebut pada tahun 2021, kondisi lingkungan berubah drastis. Genangan air yang semakin sering terjadi membuat satu per satu warga memilih pindah ke lokasi yang lebih aman.
BACA JUGA: Rob Rendam Tiga Desa di Rembang
Relokasi Siti Rokhanah dilaksanakan oleh Polres Kendal dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara. Atas upaya tersebut, Bupati Kendal menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah membantu menyediakan hunian yang lebih layak dan aman bagi warga terdampak.
Hari ini, Sabtu (20/06/2026), Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, meninjau langsung kondisi Siti bersama keluarga setelah di hunian barunya yang lebih nyaman. Bupati bilang, kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Kendal terhadap warga yang terdampak rob di wilayah pesisir.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polres Kendal yang telah membantu proses relokasi Ibu Rokhanah dan keluarganya. Ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan kepolisian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bupati yang akrab disapa Mbak Tika.
BACA JUGA: Pemkab Kendal Panen 1.000 Ton Sampah Usai Banjir
Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kendal akan terus memberikan pendampingan kepada keluarga agar dapat membangun kehidupan yang lebih baik di tempat tinggal yang baru. Melalui Dinas Sosial, Pemkab Kendal akan memberikan bantuan modal usaha melalui program Atensi kepada anak Ibu Rokhanah agar dapat membuka usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga.
“Ke depan, melalui Dinas Sosial kami akan memberikan bantuan modal usaha melalui program Atensi. Harapannya bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha sehingga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga,” tuturnya.
BACA JUGA: Pertumbuhan Ekonomi Kendal Melesat
Selain itu, lanjutnya, Pemkab Kendal juga akan membantu keluarga tersebut dalam upaya memiliki rumah sendiri. Pemerintah daerah akan memberikan dukungan berupa bantuan uang muka rumah, sementara pembayaran angsuran selanjutnya dapat dilakukan secara mandiri setelah usaha yang dijalankan berkembang.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menjelaskan berbagai upaya yang telah dan sedang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kendal dalam mengatasi persoalan rob yang melanda wilayah pesisir. Penanganan rob membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat karena skala permasalahan serta kebutuhan anggaran yang sangat besar.
Bupati menyampaikan bahwa saat ini telah dilaksanakan kick off meeting sebagai langkah awal pelaksanaan pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa yang menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam penanganan rob di wilayah pantai utara Jawa, termasuk Kabupaten Kendal.
BACA JUGA: DPRD Kendal Desak Pemerintah Turunkan Harga Pakan Ternak
“Alhamdulillah, saat ini sudah dilaksanakan kick off meeting untuk pembangunan Giant Sea Wall. Rencananya pembangunan akan memasuki tahap groundbreaking pada tahun 2027. Ini menjadi harapan besar bagi masyarakat pesisir yang selama bertahun-tahun terdampak rob,” jelas Bupati.
Melalui langkah relokasi warga terdampak dan dukungan program penanganan rob yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen untuk terus hadir memberikan solusi bagi masyarakat serta mewujudkan kawasan pesisir yang lebih aman, nyaman, dan produktif. (*)