Iklan

Dorong Kemandirian Ekonomi, 15 KUBE di Kudus Dapat Bantuan Stimulan

Inti berita

Lingkar.co - Pemerintah Kabupaten Kudus bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan stimulan kepada 15 Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Kantor…

Dorong Kemandirian Ekonomi, 15 KUBE di Kudus Dapat Bantuan Stimulan
Penyaluran bantuan kepada 15 KUBE di Kudus. Foto: Istimewa.

Lingkar.co - Pemerintah Kabupaten Kudus bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan stimulan kepada 15 Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Kantor Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus, Jumat (10/7/2026). Bantuan tersebut ditujukan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha produktif.

Setiap kelompok menerima bantuan sebesar Rp20 juta yang digunakan sesuai proposal pengajuan. Dana tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan usaha, mulai dari penambahan modal, pengadaan peralatan, hingga pengembangan akses usaha. Jenis usaha yang dijalankan para penerima pun beragam, seperti peternakan ayam, kambing, domba, sapi, jasa cuci kendaraan, hingga produksi minuman herbal. Program ini juga menyasar kelompok penyandang disabilitas.

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris berharap bantuan tersebut menjadi pemicu bagi para penerima untuk meningkatkan taraf ekonomi dan mengembangkan usahanya secara mandiri.

"Manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Harapan kami, panjenengan semua bisa naik kelas. Jangan selamanya menjadi penerima bantuan, tetapi suatu saat menjadi orang yang mampu memberi manfaat bagi orang lain. Milikilah jiwa yang inovatif dan terus maju sehingga menjadi pelaku UMKM yang mampu berkontribusi bagi masyarakat," ujar Sam'ani.

Ia menegaskan, pemerintah daerah juga terus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM melalui kemudahan pengurusan legalitas usaha, seperti Nomor PIRT, sertifikasi halal, BPOM, hingga berbagai perizinan lainnya agar produk yang dihasilkan semakin kompetitif di pasar.

Selain itu, Bupati meminta para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk terus mengawal perkembangan usaha setiap kelompok penerima bantuan agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

"Teman-teman pendamping PKH saya titip untuk terus mendampingi dan mengawal mereka agar benar-benar naik kelas dan menjadi masyarakat yang mandiri secara ekonomi," katanya.

Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Kudus, Putut Winarno, menjelaskan bantuan tersebut merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang disalurkan berdasarkan usulan dari Pemerintah Kabupaten Kudus.

"Sebanyak 15 kelompok menerima bantuan, masing-masing sebesar Rp20 juta. Bantuan ini diperuntukkan bagi pengembangan usaha sesuai proposal yang diajukan, termasuk kelompok penyandang disabilitas," jelas Putut.

Ia mengingatkan agar seluruh penerima menggunakan bantuan sesuai peruntukannya dan menyusun laporan pertanggungjawaban (LPJ) dengan baik.

"Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan sebagaimana pengajuan yang telah disampaikan. LPJ harus disusun dengan benar, kemudian kelompok akan terus didampingi oleh pendamping PKH," tambahnya.

Sementara itu, Ketua KUBE Wanita Sekar Melati Desa Mlati Lor, Nanik Hariyanti, mengaku bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha produksi minuman herbal yang dikelola kelompoknya.

"Alhamdulillah, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kelompok kami untuk mengembangkan usaha produksi minuman herbal. Semoga usaha kami semakin maju dan dapat meningkatkan kesejahteraan anggota," ujarnya.

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu