FKPPI Kota Semarang Dorong Kolaborasi Anggota Baru dengan Senior, Produk Pelatihan Diharapkan Cetak Kader Pemimpin

Inti berita

Lingkar.co – Kemampuan kepemimpinan anggota Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Kota Semarang terus diperkuat dengan…

FKPPI Kota Semarang Dorong Kolaborasi Anggota Baru dengan Senior, Produk Pelatihan Diharapkan Cetak Kader Pemimpin
Ketua PC FKPPI Kota Semarang bersma para tamu kehormatan saat pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Berwawasan Kebangsaan di Aula Sudirman Kodim 0733/Kota Semarang pada Minggu (28/6/2026). Foto: Rifqi

Lingkar.co – Kemampuan kepemimpinan anggota Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Kota Semarang terus diperkuat dengan berbagai upaya meningkatkan kompetensi organisasi sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

Terbaru, kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Berwawasan Kebangsaan dikemas dengan cara mendorong kolaborasi antara anggota baru dengan lama atau senior agar bisa berdampak dan menjadi pemimpin di masyarakat. Pelatihan yang digelar di Aula Sudirman Kodim 0733/Kota Semarang pada Minggu (28/6/2026) ini diikuti 48 anggota baru dan 50 anggota lama 

Pelatihan kepemimpinan berwawasan kebangsaan tersebut diselenggarakan untuk memperdalam pemahaman anggota terhadap organisasi FKPPI, memperkuat karakter kepemimpinan, serta mempersiapkan kader-kader muda agar mampu mengambil peran di tengah masyarakat sebagai bagian dari keluarga besar TNI dan Polri.

Ketua PC 1133 FKPPI Kota Semarang Eddy Herry Purnomo menerangkan, kolaborasi antara anggota baru dengan senior ditujukan agar seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama mengenai jati diri organisasi, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan yang menjadi landasan pengabdian FKPPI.

"Kita tingkatkan kemampuan ataupun kompetensinya sebagai pemimpin-pemimpin di masyarakat. Melalui FKPPI," kata Eddy.

Menurutnya, masih banyak anggota yang mengenal nama FKPPI, namun belum memahami secara utuh sejarah, fungsi, maupun peran organisasi tersebut. Kondisi tersebut dinilai perlu diperbaiki melalui pembinaan yang lebih terarah.

"Banyak ternyata yang memakai seragam FKPPI, tetapi tidak paham FKPPI. Tahu FKPPI, tetapi tidak paham FKPPI. Maka hari ini kita akan melakukan pelatihan kepemimpinan berwawasan kebangsaan," ujarnya.

Ia menilai, seluruh anggota pada dasarnya telah memiliki pengalaman sebagai bagian dari masyarakat maupun organisasi. Namun, kemampuan kepemimpinan tetap perlu diasah agar keberadaan FKPPI semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"FKPPI harus tampil di masyarakat sebagai bagian dari keluarga besar TNI-Polri yang pasti memiliki jiwa kepemimpinan. Sekecil apa pun perannya harus mampu menunjukkan kepemimpinan di tengah masyarakat," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Eddy juga mengajak seluruh anggota untuk aktif merekrut generasi muda agar keberlangsungan organisasi tetap terjaga. Menurutnya, regenerasi menjadi kebutuhan penting bagi masa depan FKPPI Kota Semarang.

"Selamat datang anggota FKPPI yang baru. Selama ini kita tidak pernah mendapatkan anggota baru. Siapa nanti yang menggantikan generasi sekarang kalau tidak ada anak-anak muda yang mau bergabung dengan FKPPI," katanya.

Ia berharap anggota lama dapat membimbing anggota baru sehingga seluruh kader memiliki pemahaman yang sama terhadap organisasi dan mampu bergerak bersama setelah pelatihan selesai.

"Yang lama harus mengajak dan memengaruhi yang baru agar betul-betul tahu, paham FKPPI, dan mau terlibat secara aktif. Sehingga nanti begitu selesai, semuanya bisa jalan bareng-bareng," ucap Eddy.

Terakhir, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Semarang yang telah mengalokasikan dana hibah untuk FKPPI melalui Kesbangpol. Ia memastikan bahwa seluruh penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan administrasi.

 Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Kota Semarang Agung Nurul Falaq Adi Wibowo menjelaskan dukungan hibah yang diberikan Pemerintah Kota Semarang kepada FKPPI merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi organisasi dalam membantu pelaksanaan tugas pemerintah daerah.

"Hibah ini bukan semacam hadiah, tetapi apresiasi dari Pemerintah Kota Semarang kepada FKPPI yang selama ini juga membantu melaksanakan tugas-tugas atau kewenangan pemerintah yang tidak bisa dilaksanakan seluruhnya oleh Kesbangpol," katanya.

Ia menegaskan seluruh penggunaan dana hibah akan diawasi secara ketat sesuai ketentuan yang berlaku sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

"Hibah ini akan dilaksanakan secara transparan dan sesuai aturan. Kami dari Kesbangpol akan ikut memeriksa, kemudian Inspektorat Kota Semarang juga akan memeriksa laporan keuangan dari hibah tersebut," ujarnya.

Agung juga mengungkapkan hasil penelitian Kesbangpol Kota Semarang pada 2025 menunjukkan masih lemahnya implementasi nilai Pancasila, khususnya sila kedua, dalam kehidupan masyarakat.

"Penelitian kami menunjukkan indeks pengamalan Pancasila, terutama sila kedua, masih lemah di masyarakat. Karena itu, melalui pelatihan kepemimpinan muda di FKPPI ini kami berharap seluruh peserta dapat menyebarkan ilmu yang diperoleh sehingga memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," katanya.

Pelatihan kepemimpinan berwawasan kebangsaan tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas kader FKPPI Kota Semarang, meningkatkan pemahaman organisasi, memperkuat semangat kebangsaan, sekaligus melahirkan regenerasi kepemimpinan yang siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu