Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) bersiap memperluas pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti elpiji, khususnya untuk kebutuhan rumah tangga.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan, selama ini penggunaan CNG di Jateng sudah berjalan di sejumlah sektor. Ke depan, cakupannya akan terus diperluas hingga menyentuh rumah tangga.
"Selama ini pemanfaatan CNG di Jateng telah berjalan di sejumlah sektor dan ke depan akan terus diperluas, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga," jelasnya dalam pernyataan di Semarang, Kamis, (9/7/2026).
Jadi Percontohan Nasional
Langkah Jateng semakin mendapat perhatian setelah Presiden Prabowo Subianto melihat langsung praktik pemanfaatan CNG di wilayah tersebut. Prabowo menyebut Jateng layak menjadi percontohan untuk diterapkan secara nasional.
Menurut Luthfi, Jateng memiliki potensi gas alam yang sangat besar. CNG menjadi salah satu potensi luar biasa yang bisa dimaksimalkan untuk kemandirian energi, sebagaimana dilansir, Jumat, (10/7/2026).
Bahkan saat ini CNG sudah banyak digunakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah di Jateng.
Dalam acara peresmian, Presiden Prabowo sempat menyinggung banyaknya penggunaan CNG di Jateng. Ia memastikan praktik tersebut akan diteruskan dan direplikasi di tingkat nasional.
"Baru kita ketahui bahwa kita punya CNG, di Jateng penggunaan CNG sudah sangat banyak dan akan kita teruskan," kata Prabowo.
CNG dan B50 Bukti Kemandirian Energi
Prabowo menegaskan kemandirian energi merupakan hal vital bagi kelangsungan hidup suatu bangsa. Ia bersyukur Indonesia dikaruniai sumber energi yang melimpah.
Program seperti B50 dan pemanfaatan CNG disebutnya bukan sekadar pencapaian teknologi. Program itu merupakan bukti nyata bahwa Indonesia mampu memanfaatkan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat.
"Kita memiliki cadangan geothermal yang sangat besar, kita memiliki cadangan batubara salah satu terbesar di dunia, cadangan gas besar," katanya.
Dengan menjadikan Jateng sebagai model, pemerintah pusat berharap pemanfaatan CNG bisa menjadi solusi energi bersih, murah, dan berkelanjutan bagi rumah tangga di seluruh Indonesia.