Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor Honda Supra dan truk trailer tronton Hino terjadi di Jalan Walisongo Pantura (Tambakaji), Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Selasa (22/9) malam. Seorang pengendara motor meninggal dunia akibat insiden tersebut.
"Kecelakaan di ruas jalan nasional, tepatnya di depan Gang Sendangsari 1, Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Korban meninggal dunia satu orang," kata Kasubnit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita melalui pesan singkat kepada detikJateng, Rabu (23/9/2026).

Kronologi kecelakaan
Iptu Novita mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.13 WIB. Novita menjelaskan, kecelakaan bermula saat motor Supra yang dikendarai warga asal Kendal, Redika Kristanto (18), melaju dari arah timur Krapyak menuju barat arah Mangkang dan Kaliwungu.
Kecelakaan pun tak terhindarkan saat pengendara motor hendak berpindah lajur dan tertabrak tronton yang dikendarai Makmuri (31), warga asal Tegal. Pengendara motor tidak melihat lajur kanan dari spion belakang searahnya sehingga tidak terhindarkan kecelakaan tersebut dengan truk tronton.
"Diduga pengendara motor kurang waspada pandangan samping kanan saat berpindah lajur, sehingga terjadi lakalantas dengan Truk Tronton yang melaju searah di samping kanannya," jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor meninggal dunia ditempat dengan mengalami tangan kaki patah dan perut terurai. Kemudian korban segera dilarikan ke RS Kariyadi, Semarang.
"Korban meninggal dunia di TKP, dibawa ke kamar jenazah RSUP Dr Kariadi Semarang," ucapnya.
Diketahui Redika Kristanto adalah warga Kaliwungu, Kendal yang kemudian dikonfirmasi oleh keluarga dan kadus setempat sehingga jam 10 malam keluarga menemui jenazah segera.