Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto, menjadi sorotan setelah rekaman video viral yang memperlihatkan dirinya melakukan panggilan video saat rapat DPR beredar luas di media sosial. Aksi tersebut menyita perhatian publik.
Moreno yang merupakan mantan pembalap mobil nasional saat ini duduk sebagai anggota DPR periode 2024-2029. Moreno menjadi wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Timur V yang meliputi wilayah Malang Raya.

Peristiwa tersebut terjadi ketika Komisi XII DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Direktur Utama MIND ID dan jajaran direktur utama subholding pada Selasa (15/9). Dalam video yang beredar pada Sabtu (19/9), Moreno terlihat duduk di ruang rapat di samping anggota DPR lainnya yang tengah menyampaikan pandangan.
Dalam rekaman tersebut, Moreno tampak menggunakan telepon genggam untuk melakukan video call. Dirinya terlihat tersenyum dan tertawa saat berkomunikasi melalui layar ponselnya. Bahkan, Moreno terlihat menjulurkan lidah ke arah kamera sebelum memperlihatkan layar ponselnya ke arah suasana rapat.
Klarifikasi setelah kejadian
Aksi tersebut kemudian mendapat banyak perhatian publik. Moreno pun memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya yang terekam setelah ramai beredar luas di media sosial.
Moreno menjelaskan, video call tersebut dilakukan secara spontan karena dirinya mendapat kesempatan berkomunikasi dengan anaknya yang baru saja diperbolehkan pulang dari rumah sakit bersama kakak perempuan Moreno.
"Saya minta maaf, itu VC dengan anak saya yang baru saja keluar rumah sakit hari itu lagi bersama kakak perempuan saya," kata Moreno.
Moreno juga menjelaskan bahwa panggilan video tersebut dilakukan debentar dan setelah dirinya menyampaikan interupsi dalam rapat bersama MIND ID. Menurutnya, sebelum melakukan video call, dirinya telah menyampaikan pandangan dan masukan kritis terkait pemaparan jajaran pimpinan MIND ID. sehingga, dirinya tetap aktif menyimak apa yang disampaikan dalam rapat
"Dan setelah selesai saya memberi pandangan dan masukan terhadap pemaparan dari MIND ID," pungkasnya.