Sembelih 116 Sapi Kurban, BAZNAS Jateng Bagikan Daging Dalam Bentuk Kornet

Ketua BAZNAS Jateng KH Ahmad Darodji saat di Rumah Pemotongan Hewan (RPH), Kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kota Semarang, Sabtu, (7/6/2025).
Ketua BAZNAS Jateng KH Ahmad Darodji saat di Rumah Pemotongan Hewan (RPH), Kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kota Semarang, Sabtu, (7/6/2025). Foto: dokumentasi
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah (Jateng), melakukan penyembelihan hewan kurban berupa 116 ekor sapi pada Idul adha 1446 Hijriah. Namun pendistribusian daging hewan kurban dalam bentuk kornet.

Ketua Baznas Jateng, KH. Ahmad Darodji mengatakan, pengolahan daging sapi menjadi kornet menjadi bentuk alternatif pemenuhan protein gizi masyarakat. Sebab, olahan kornet dinilai punya daya tahan lebih lama.

“Distribusi daging ini untuk peningkatan gizi masyarakat,” kata Kiai Darodji, sapaan akrabnya saat acara penyembelihan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH), Kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kota Semarang, Sabtu, (7/6/2025).

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Selain itu, lanjut dia, dalam pendistribusian olahan kornet juga lebih menghemat biaya transportasi jika dibandingkan masih dalam bentuk daging beku.

Dalam kesempatan itu, Darodji mengungkapkan, secara kuantitas jumlah hewan kurban yang diterima Baznas Jateng tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, terdapat 88 ekor sapi kurban. Jumlah tersebut mampu diolah menjadi lebih dari 100 ribu kaleng daging kornet.

Produk itu diserahkan dalam bentuk puluhan ribu paket sembako kepada masyarakat terdampak bencana alam dan warga kategori miskin. Selain itu juga disalurkan ribuan kepada warga di desa dampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jateng.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Pada tahun ini, lanjut Darodji, dari 116 ekor sapi kurban, diestimasikan mampu diolah menjadi 150 ribu -160 ribu kaleng daging kornet.

Ketua Baznas RI, Noor Achmad mengatakan, pengalengan daging sapi kurban disasarkan juga ke wilayah 3T, yakni terpencil, terluar, dan tertinggal. "Belum tentu saudara kita di sana merasakan daging. Sehingga daging kaleng merupakan hal mewah dan sangat bermanfaat," katanya.

Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno menambahkan, program pengolahan daging sapi menjadi kornet ini merupakan tahun kedua. Ia mengapresiasi dukungan Baznas untuk penanganan stunting, kemiskinan, dan pemenuhan kebutuhan protein masyarakat.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Terima kasih atas dukungan Baznas. Masalah kekurangan protein masyarakat kita juga butuh perhatian. Anak-anak kita butuh konsumsi protein yang cukup," kata dia.

Katanya, inisiasi pengolahan daging kornet ini diharapkan menjadi solusi dalam pemerataan distribusi daging kurban untuk masyarakat. (*)

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu